redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

2018, Taruna Tingkat 4 AU Sudah Bisa Diseleksi Sebagai Penerbang

avatar penulis

Anggi Maulinda

03 February 2018

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

2018, Taruna Tingkat 4 AU Sudah Bisa Diseleksi Sebagai Penerbang

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Akademi Angkatan Udara (AAU)sebagai kawah candradimuka para calon perwira TNI AU, menyadari benar bahwa tantangan ke depan akan semakin besar.

Baik itu tantangan adaptasi terhadap teknologi maupun tantangan dalam skala global yang harus disikapi dengan cara mengimbangi perkembangan tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat di sela-sela peresmian Monumen Tugu Karbol di AAU, Minggu (3/12/2017).

"Perubahan kurikulum pada 2018 akan saya ubah. Jadi rencananya tingkat 4 sudah bisa diseleksi untuk masuk penerbang dan juga kita juruskan ke korps yang ada di AU, sehingga ketika dilantik oleh Presiden, pulang dari istana mereka sudah menyebar ke satuan masing-masing," kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

KSAU melanjutkan artinya taruna tingkat 4 sudah masuk sekolah penerbang.

"Pangkat sersan mayor 1 taruna mereka sudah lulus sampai latih lanjut. Hanya tinggal menunggu jam terbang lebih lanjut untuk lulus penerbang tingkat 2," ujarnya.

Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan saat ini TNI AU sudah mendidik lebih dari 50 penerbang.

"Kita sudah optimis bisa memenuhi kebutuhan penerbang. Terutama untuk penerbang-penerbang tempur," ujarnya.

Menurut KSAU, AAU harus semakin memperkuat peranannya dalam mempersiapkan kader-kader calon pemimpin dan penerbang TNI AU di masa depan.

Kurikulum AAU selama ini dinilai sudah mampu menjawab berbagai tantangan kebutuhan para calon pemimpin TNI AU di masa depan.

Namun begitu, kondisi tantangan global yang terus berubah, mengharuskan AAU untuk mengimbangi perubahan itu. (Tantowi Alwi/tribunnews.com)