redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Robot Karya Mahasiswa ITERA Masuk Putaran Final KRI

avatar penulis

tisya tisya

3 August 2019

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

ITERA NEWS. Tim dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Robotika ITERA (Urotera) berhasil melaju hingga putaran final dalam ajang Kontes Robot Indonesia(KRI) 2019 yang diadakan di Kampus Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang 20 – 23 Juni 2019. Tim Urotera yang beranggotakan Fajar Aji Pratama, M. Reza Rafendy, Dendy Faturrahman, Rizky Denianto, Bagus Pratama dan Lita Widias berkompetisi pada divisi Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI) dengan mengusung jenis Robot Tani ITERA (Botani).

Pada ajang kompetisi robotika mahasiswa tingkat nasional tersebut, Tim Urotera dengan Botani mampu melaju hingga tahap perempat final. Pada babak perempat final yang semakin ketat, Botani dengan keunggulan beroperasi menggunakan kontrol nirkabel, mampu bermanuver ke segala arah karna menggunakan Omni wheel, serta dapat mensimulasikan kegiatan penanaman padi, penyiangan, dan panen tersebut mampu mengimbangi kemampuan robot dari tim Politeknik Negeri Jember. Hanya saja robot Botani ITERA kalah dalam perolehan waktu, hingga akhirnya tim Urotera harus puas hingga tahapan tersebut.

Sebelumnya, pada babak kualifikasi tim Urotera mampu mengalahkan tim Institut Teknologi Deli Serdang, Sumatera Utara, kemudian dalam tahap penyisihan grup Tim Robot ITERA mengalahkan tim dari Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung dan Universitas Tadulako, Palu. Selanjutnya memasuki tahap 16 besar Tim Robot ITERA mampu mengalahkan tim dari universitas Sam Ratulangi, Manado sehingga bisa masuk ke babak perempat final.

Ketua TIM Urotera Fajar Aji Pratama menyebut, meski hanya dapat melaju hingga perempat final, akan tetapi capaian tersebut sangat membangakan bagi tim Urotera yang baru terbentuk enam bulan lalu, dan baru pertama mengikuti KRI untuk divisi KRTMI. Sebab dalam kesempatan tersebut Tim Urotera sudah mampu mengungguli tim dari perguruan-perguruan tinggi favorit seperti UGM, ITB,IPB, UPI, Universitas Telkom dan UNS.

“Kami cukup bangga karena dapat mewakili ITERA pada ajang Kontes Robot Indonesia yang baru pertama kali diikuti oleh ITERA. Serta kami juga bangga mampu bersaing dan mengungguli tim dari PTN favorit yang ada di Indonesia, serta mendapatkan banyak pengalaman berharga,” ujar Fajar.
Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro ITERA itu berharap Tim Robotika ITERA dapat terus melakukan riset secara lebih mendalam mengenai robot pertanian, sehingga kedepannya dapat meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama ITERA di kancah nasional dalam ajang KRI.
Fajar juga menjelaskan Urotera sudah empat tahun didirikan. Selama dua tahun pertama UKM ini fokus pada pengembangan riset dan pelatihan anggota kemudian pada tahun ketiga Urotera mencoba bersaing dalam ajang-ajang tingkat nasional seperti Kontes Robot Indonesia 2018 dan Kontes Robot Terbang Indonesia 2018. Dari berbagai kompetsi tersebut tim Urotera mampu menuai prestasi seperti dalam divisi Fixed Wing KRTI robot karya Urotera dinobatkan sebagai pendatang baru terbaik.
Di tahun ke 4, yaitu tahun 2019 ini, tim Urotera lebih berani lagi dalam mengejar prestasi di tingkat nasional yaitu dengan mengikuti kompetisi robotika bergengsi seperti Technogine Telkom University 2019 divisi ROV, E-Time PNJ 2019 divisi IOT dan PLC, KRI 2019 tingkat regional divisi KRPAI dan KRI 2019 tingkat Nasional Divisi KRTMI.
Saat ini, tim Urotera tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti kontes robotika nasional yang akan diadakan akhir tahu ini diantaranya Kontes Robot Terbang Indonesia dengan membidik 3 divisi sekaligus yaitu fixed wing,technology development dan racing plant. [Humas]