redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Kapolda Jawa Timur Menghadiri Mujahadah Kubro di Pondok Pesantren Kedunglo

avatar penulis

Anggi Maulinda

17 August 2018

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

Kapolda Jawa Timur Menghadiri Mujahadah Kubro di Pondok Pesantren Kedunglo

Direncanakan Kapolri Jendral Pol. Tito Karnavian akan menghadiri puncak acara Mujahadah Kubro pada gelombang V pada hari Minggu malam. Namun karena ada satu hal selanjutnya diwakilkan Kapolda Jatim Irjen Pol. Drs. Machfud Atifin .SH hadir bersama para perwira tinggi Polda Jatim.

“Hari ini atas kesibukan tidak bisa ditinggalkan, rencana kehadiran Bapak Kapolri ditunda. Beliau menyampaikan pesan untuk selalu menjalin silahturahim yang baik, selanjutnya bersama para ulama, santri dan jamaah menciptakan keamanan dan ketertiban,” jelas Irjen Pol. Drs. Machfud Arifin .SH dalam kata sambutannya.

Untuk persiapan kedatangan Kapolda, maka Polres Kediri Kota Kompol Didit Prihantoro, SH, M.H hadir dan menjadi instruktur apel pasukan pengamanan Mujahadah Kubro di Pon. Pes Kedunglo, Kamis pagi

Pengamanan internal sebanyak 250 personil yakni 50 wanita dan 200 pria dan dibantu 15 anggota TNI. Untuk kepolisian sendiri jumlah yang akan diterjunkan menyesuaikan dengan tingkat kerawanan. Pesantren Kedunglo Kediri bulan ini memiliki hajatan besar yaitu resepsi Mujahadah Kubro acara seremonial yang dilaksanakan oleh seluruh Pengamal Sholawat Wahidiyah di seluruh nusantara bahkan secara internasional. Acara ini diselenggarakan dua kali dalam setahun. Tepatnya pada setiap bulan Muharram dan bulan Rajab yaitu pada hari jum’at pertama setelah tanggal lima belas Muharam dan Rajab. Acara ini diselenggarakan di Pusat lahirnya Sholawat Wahidiyah yakni Pondok Pesantren Kedunglo Al Munadhdharah di Kelurahan Bandar Lor Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Acara Mujahadah Kubro yang digelar pada bulan Muharam dimaksudkan untuk kembali mengenang ulang tahun lahirnya Sholawat Wahidiyah sekaligus Haul Mbah K.H. Muhamad Ma’roef RA. Sedangkan mujahadah yang diselenggarakan pada bulan Rajab adalah untuk memperingati peristiwa Isra’ Mi’raj rasulullah SAW sekaligus haul Mbah K.H. Abdul Madjid Ma’roef Q.S. wa RA. 

Jumlah peserta mujahadah kubro:

  1. Gel 1    yang di khususkan bagi Khodimul Wahidiyah dengan jumlah peserta : +-  55.000,-    
  2. Gel 2    yang di khususkan bagi Ibu-ibu Wahidiyah dengan jumlah peserta : +- 75.000,-
  3. Gel 3    yang di khususkan bagi seluruh Remaja Wahidiyah dengan jumlah peserta : +- 80.000,-
  4. Gel 4    yang di khususkan bagi Kanak-kanak Wahidiyah dengan jumlah peserta : +-  65.000,-
  5. Gel 5    yang di khususkan bagi Bapak-bapak dan seluruh Pengamal Wahidiyah dengan jumlah peserta : +-115.000,-

Total biaya yang dikeluarkan untuk perhelatan acara Mujahadah Kubro ini ½ milyar lebih  dengan melibatkan ± 1000 orang sebagai panitia, mulai dari panitia seksi acara, seksi penerima tamu, seksi perlengkapan, seksi keuangan, seksi konsumsi, seksi lisokom, seksi humas dan publikasi, seksi mujahadah, seksi keamanan, seksi dekorasi dan dokumentasi, dan seksi kesehatan. Panita ini melibatkan santri dan mahasiswaa Uniwa serta Pengamaaal yang ada di daerah

Terobosan untuk mujahadah saat ini dari panitia seksi penerima tamu bekerjasama dengan Universitas Wahidiyah Prodi Teknik Informatika meluncurkan website PENDAFTARAN PESERTA MUJAHADAH KUBRO yang bertujuan untuk mengetahui secara dini (QUICK COUNT) berapa perkiraan peserta yang akan hadir sehingga bermanfaat bagi panitia untuk mengantisipasi bila bila jumlah peserta yang hadir meluber diluar perkiraan sebelumnya baik dari sisi sarana prasarana maupun dari sisi keamanannya.

 

http://stiswa.uniwa.ac.id/article/kapolda-jawa-timur-menghadiri-mujahadah-kubro-di-pondok-pesantren-kedunglo