redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Kolaborasi UNSOED dan PT. HMS Bantu Petani Tingkatkan Produksi Padi

avatar penulis

Azrul Prayoga

24 March 2020

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

Melalui Program Teaching Industry Universitas Jenderal Soedirman / Unsoed bersama PT. Mandala Hamonangan Sude (MHS) serta petani Kelompok Tani (Poktan) Guyub di Desa Kedungjati Kec.Bukateja Kab.Purbalingga melakukan Sebar benih perdana, Kamis (09/1).

Ir.Suprayogi,MSc.,PhD selaku Direktur Program Teaching Industry Unsoed mengatakan bahwa Program Teaching Industry bertujuan untuk proses pembelajaran produksi pertanian bagi mahasiswa dan kegiatan bisnis yang berorientasi keuntungan. Pola kerja sama dengan petani merupakan kegiatan "business to business" supaya masing-masing pihak mendapatkan keuntungan secara wajar. “Selain itu, petani akan mendapatkan pendampingan dan alih teknologi budi daya pertanian khususnya padi untuk peningkatan produksi", ungkapnya.

Sementara itu Suwondo (Kepala Desa Kedugjati) mengatakan Petani Poktan Guyub dan Pemerintah Desa menyambut baik program kerja sama ini. “Mudah-mudahan secara langsung dapat meningkatkan pendapatan petani dengan peningkatan produksi padi bagi petani di Desa Kedungjati Kec.Bukateja Kab.Purbalingga”, harapnya.

Ir.Akhmad Saefudin selaku penanggungjawab kegiatan PT.Mandala Hamonangan Sude memaparkan bahwa melalui kerja sama produksi padi, petani akan mendapatkan kemudahan berbagai hal. Mulai dari benih padi unggul Inpago Unsoed 1, pembinaan dan pendampingan selama produksi, alih teknologi pengendalian hama penyakit. “Kami siap menampung hasil panen dengan harga lebih tinggi saat panen dari pada harga pasaran setempat", papar Saefudin.

Kerja sama dengan petani mitra di Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga diproteksi mencapai luasan 10-15 ha yang akan dikonsentrasikan di 3 desa, yaitu Desa Kedungjati, Desa Bukateja dan Desa Bajong. Kegiatan sebar benih perdana sebagai tanda awal dilakukan kegiatan bersama.

(unsoed.ac.id)