redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Fapet UNSOED Bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng Sepakati Kerjasama

avatar penulis

Azrul Prayoga

24 March 2020

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Fapet Unsoed) menjalin kerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Kamis (12/3). Kerjasama ini dalam rangka Road Map Pengembangan Sapi Perah 2020 -2024.

Dekan Fapet Unsoed Prof.Dr Ismoyowati., S.Pt.,MP mengatakan pentingnya menentukan arah dalam pengembangan produksifitas sapi perah dalam rangka mengatasi populasi produksi sapi perah yang semakin menurun di wilayah Jawa Tengah. Dekan berharap dengan adanya kerjasama akan dapat memetakan arah dan tujuan dalam mengembangkan populasi sapi perah di wilayah Jawa Tengah. “Selain itu juga dapat mengindentifikasi peta jalur dalam upaya pengembangan sapi perah nantinya”, ungkap Dekan.

Sementara itu Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah menyampaikan, dengan adanya kerjasama ini diharapkan akan ada sinkronisasi kebijakan antara pihak akademisi (Fapet Unsoed) sebagai peneliti, dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagai pengadopsi untuk action.

Gabungan tim Road Map Fapet Unsoed yang terdiri dari dosen bidang Produksi Ternak Perah, Reproduksi Ternak dan Bidang Sosial Ekonomi diharapkan akan menjadi kolaborasi yang terintegritas dalam upaya pengembangan Sapi Perah.

Wakil Dekan BIdang Akademik / WD I Fapet Unsoed, Novie Andri Setinto, S.Pt.,M.Sc.,Ph.D, menyampaikan bahwa untuk meningkatkan populasi sapi perah dan meningkatkan home industry atau produsen susu olahan akan dapat memancing animo masyarakat terhadap pentingnya protein hewani (Susu Sapi). Hal tersebut perlu merubah paradigma peternak agar lebih memaksimalkan tidak hanya dalam produksi susu akan tetapi adanya keseimbngan dengan Reproduksi agar ada regenerasi sapi perah,

“untuk menentukan Road Map membutuhkan keseimbangan agar semua pihak akan terintregasi dengan baik dan meningkatkan animo masyarakat akan kebutuhan protein hewani (Susu Sapi)” tambahnya.

(unsoed.ac.id)