APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Informasi Seputar Berita Kampus

Informasi spesial untuk menambah wawasan Sobat Pintar tentang Universitas Gadjah Mada (UGM)

Berita Kampus

Kartika Putri, 20 May 2024

Unsri Gelar Upacara Peringatan Ke -116 Harkitnas “Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas"

Universitas Sriwijaya (Unsri) menyelenggarakan upacara peringatan ke-116 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dengan tema “Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas" di lapangan Gedung Rektorat Unsri Kampus Indralaya, Senin (20/5/2024). Rektor Unsri, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si. sebagai pembina upacara menyampaikan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Budi Arie Setiadi. Dalam sambutannya Budi Arie Setiadi mengatakan kebangkitan kedua merupakan momen terpenting bagi kita hari ini. Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan.  "Kemajuan telah terpampang di depan mata. Momen ini mesti kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu. Di titik inilah, seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju “Indonesia Emas 2045”. Mari kita rayakan kebangkitan nasional kedua menuju Indonesia Emas!" Ujar Rektor membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika RI.  Upacara Harkitnas dihadiri seluruh pimpinan Rektorat, Dekan, Direktur Pascasarjana, Kepala Biro, Ketua Lembaga, Kepala UPT, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dilingkungan Unsri.    Sumber : https://unsri.ac.id/detail-information/1141/unsri-gelar-upacara-peringatan-ke-116-harkitnas-kebangkitan-kedua-menuju-indonesia-emas

Baca Selengkapnya
Berita Kampus

Kartika Putri, 14 May 2024

Mahasiswa S1 Dan S2 FKM Unsri Melakukan Studi Lapangan Ke PDAM Tirta Musi Palembang

Mahasiswa Peminatan Kesehatan Lingkungan dan K3 serta mahasiswa Program Studi Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya (Unsri)  melakukan kunjungan lapangan ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi 3 Ilir Palembang, Rabu (8/4/2024).  Kegiatan yang termasuk dalam program mata kuliah ini diikuti oleh 107 mahasiswa yang terdiri dari 18 orang mahasiswa strata dua (S2) Peminatan Kesehatan Lingkungan dan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) dan 89 orang mahasiswa strata satu (S1)  Program Studi Kesehatan Lingkungan. Dari paparan tim Perusahaan Umum Daerah (Perumda) mahasiswa mendapatkan penjelasan tentang sejarah PDAM Tirta Musi yang telah mengalami tiga kali pergantian nama. Dari semula Water Ledeng, yang kala itu merupakan perusahaan peninggalan kolonial Belanda tahun 1929, kemudian di tahun 1983 berubah namamya menjadi Pendistribusian Air Bersih (PAB), dan tahun 1996 sampai dengan sekarang dikenal dengan nama PDAM Tirta Musi. Perumda juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat secara langsung proses pengolahan air dari tahap netralisasi, koagulasi, flokulasi, sedimentasi, aerasi, filtrasi, dan desinfeksi air baku hingga menjadi air bersih yang siap untuk didistribusikan ke masyarakat kota Palembang. Peserta kunjungan lapangan yang diharapkan mendapat pengalaman dan pembelajaran tentang pengolahan air di Perumda Tirta Musi Palembang  juga diajak masuk ke laboratorium untuk melihat serta mendapatkan penjelasan tentang alat-alat dan proses pengujian parameter air yang digunakan untuk menentukan apakah air yang disalurkan kepada masyarakat telah memenuhi standar baku mutu air bersih yang ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Selengkapnya
Berita Kampus

Kartika Putri, 14 May 2024

Rektor Unsri, Prof. Taufiq Marwa Dianugerahi Satya Lencana 30 Tahun Dari Presiden RI

Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si dianugerahi Satyalencana Karya Satya 30 Tahun dari Presiden Republik Indonesia. penghargaan ini diberikan pada saat upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024. Penyematan tanda kehormatan ini dilakukan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A bertempat di Lapangan Upacara Kemendikbudristek, Senayan, Kamis (2/5/2024). "Alhamdulillah, di hari pendidikan nasional tanggal 2 Mei 2024, menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya 30 tahun yg disematkan langsung oleh Mas Menteri, semoga memberi manfaat bagi kemajuan Universitas Sriwijaya rumah kita bersama, Aamiin Ya Robbal Alamin," Ujar Rektor. Pada upacara Hardiknas tersebut Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim menyampaikan pidatonya. Dalam pidatonya ia mengatakan bahwa lima tahun terakhir ini adalah waktu yang sangat mengesankan dalam perjalanan kami di Kemendikbudristek. Menjadi pemimpin dari gerakan Merdeka Belajar semakin menyadarkan kami tentang tantangan dan kesempatan yang kita miliki untuk memajukan pendidikan Indonesia.  Bukan hal yang mudah untuk mentransformasi sebuah sistem yang sangat besar. Bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran. Pada awal perjalanan, kita sadar bahwa membuat perubahan butuh perjuangan. Rasa tidak nyaman menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan. "Kemudian, ketika langkah kita mulai serempak, kita dihadapkan dengan tantangan yang tak pernah terbayangkan yakni pandemi. Dampak yang ditimbulkan mengubah proses belajar mengajar dan cara hidup kita secara drastis. Pada saat yang sama, pandemi memberi kesempatan untuk mengakselerasi perubahan. Dengan bergotong royong, kita berjuang untuk pulih dan bangkit kembali menjadi jauh lebih kuat. Ombak kencang dan karang tinggi sudah kita lewati bersama. Kini, kita sudah mulai merasakan perubahan terjadi di sekitar kita, digerakkan bersama-sama dengan langkah yang serempak dan serentak. Wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang kita bangun bersama dengan gerakan Merdeka Belajar. Kita sudah mendengar lagi anak-anak Indonesia berani bermimpi karena mereka merasa merdeka saat belajar di kelas. Kita sudah melihat lagi guru-guru yang berani mencoba hal-hal baru karena mereka mendapatkan kepercayaan untuk mengenal dan menilai murid-muridnya. Kita sudah menyaksikan lagi para mahasiswa yang siap berkarya dan berkontribusi karena ruang untuk belajar tidak lagi terbatas di dalam kampus. Dan kita sudah merayakan lagi semarak karya-karya yang kreatif karena seniman dan pelaku budaya terus didukung untuk berekspresi," Ujar Mendikbudristek RI, Nadiem Anwar Makarim. Lebih jauh Nadiem mengatakan, lima tahun bukan waktu yang sebentar untuk menjalankan tugas memimpin gerakan Merdeka Belajar. Namun, lima tahun juga bukan waktu yang lama untuk membuat perubahan yang menyeluruh. Kita sudah berjalan menuju arah yang benar, tetapi tugas kita belum selesai. Semua yang telah kita jalankan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan. Semua yang sudah kita upayakan harus dilanjutkan sebagai perjalanan ke arah perwujudan sekolah yang kita cita-citakan. "Waktu yang bergulir membawa pada akhir masa pengabdian saya sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Namun, ini bukanlah titik akhir dari gerakan Merdeka Belajar. Dengan penuh ketulusan, saya ucapkan terima kasih banyak atas perjuangan yang Ibu dan Bapak lakukan. Dengan penuh harapan, saya titipkan Merdeka Belajar kepada Anda semua, para penggerak perubahan yang tidak mengenal kata menyerah untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan. Selamat Hari Pendidikan Nasional. Mari terus bergotong royong menyemarakkan dan melanjutkan gerakan Merdeka Belajar," pungkasnya.

Baca Selengkapnya
Berita Kampus

Merriam Merriam, 21 February 2022

Fisip Unsri dan Universiti Utara Malaysia Gelar Forum Panelist “Bilateral Dynamics: Crucial Issues In Contemporary Indonesia-Malaysia”

Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya (Fisip Unsri) bersama Universiti Utara Malaysia (UUM) menggelar forum diskusi Panelist dengan tema “Bilateral Dynamics: Crucial Issues In Contemporary Indonesia-Malaysia” yang di selenggarakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Kamis (17/2/2022). Forum tersebut dibuka secara resmi oleh Dekan Fisip Unsri, Prof. Dr. Alfitri, M.Si. dalam sambutannya Prof Alfitri menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemateri yang sudah berkenan mengisi Forum Panelist yang diselenggarakan oleh Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Sriwijaya. “Saya berharap dengan adanya Forum Panelist ini dapat menghasilkan acara yang berkelanjutan di kegiatan yang akan datang dengan Universiti Utara Malaysia,” ujar Prof Alfitri. Wakil Dekan I Fisip Unsri sekaligus Ketua Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Fisip Unsri Dr. H. Azhar, SH., M.Sc., LL.M., LL.D menuturkan bahwa kegiatan ini penting bagi para Penstudi Hubungan Internasional Unsri maupun UUM untuk mengetahui pasang surut yang terjadi antara hubungan bilateral dari kedua negara tersebut di masa lalu hingga masa kini. “saya mengucapkan terima kasih banyak kepada para Pembicara yang sudah berkenan untuk memberikan pemaparan mengenai dinamika hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia,” ujar Dr. Azhar dalam sambutannya.   Hadir sebagai narasumber yaitu Associate Prof. Dr. Nazariah Binti Osman - Dean of School of International Studies (SoIS) Universiti Utara Malaysia (UUM) menjelaskan tentang pasang surut Hubungan Bilateral antara Malaysia dengan Indonesia yang terjadi di Masa lalu terutama pada Era kepemimpinan Presiden Indonesia yang pertama yaitu Presiden Soekarno. Kemudian Dr. Siti Darwinda Mohamed Pero – Head of Department International Affairs (INTAFF), Universiti Utara Malaysia (UUM) dalam paparannya menyampaikan tentang “Coalition Leadership” antara Malaysia dan Indonesia dalam menjadi penentu masa depan Asean sebagai integritas regional di Asia Tenggara. Sementara Sari Mutiara Aisyah, S.IP., MA – Lecturer of International Relations Universitas Sriwijaya menjelaskan tentang Pembangunan berkelanjutan dan kesalingbergantungan antara Indonesia dengan Malaysia dalam sektor Kelapa Sawit. Sedangkan Nurul Aulia S.IP., MA - Lecturer of International Relations Universitas Sriwijaya memaparkan terkait kerjasama antara Indonesia dengan Malaysia dalam merespons Covid 19. Sumber : https://unsri.ac.id/berita/Isi_berita?id=705  

Baca Selengkapnya

Berita Kampus

Unsri Terima Kunjungan Dubes India Untuk Indonesia dan Timor Leste

Universitas Sriwijaya (Unsri) menerima kunjungan Dubes India untuk Indonesia dan Timor Leste, Pradeep Kumar Rawat bersama Konsul Jenderal India untuk Sumatera, Raghu Gururaj di Ruang Rapat KPA Unsri Palembang, Rabu (6/2/2020). Kunjungan tersebut diterima oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Unsri, Dr. Ir. A. Muslim, M.Agr didampingi Direktur Program Pascasarjana, Dekan Fakultas Teknik, Dekan Fakultas Ilmu Komputer, dan Kepala UPT Kerjasama dan Layanan Internasional di lingkungan Unsri. Adapun tujuan kunjungan tersebut untuk menjajaki peluang kerjasama dibidang budaya, pengetahuan termasuk ilmu sosial, kedokteran dan IT. Dubes Republik India untuk Indonesia dan Timor Leste menjelaskan beberapa program yang bisa dimanfaatkan oleh dosen Unsri yaitu Ph.D fellowship di India Institute Technology, kolaborasi dengan Universitas di India, Pertukaran Mahasiswa dan Training. Selain itu dirinya menyebutkan ada 7.000 kuota untuk mahasiswa Ph.D. (unsri.ac.id)

Baca Selengkapnya
Berita Kampus

Universitas Sriwijaya Kembali Raih Penghargaan Database pengelolaan BMN Terbaik Kategori A

Universitas Sriwijaya (Unsri) kembali meraih penghargaan Database pengelolaan BMN terbaik Kategori A dari Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Wilayah Sumateran Selatan, Jambi, dan Bangka Belitung. Penghargaan berupa piagam tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil DJKN Sumatera Selatan, Jambi dan Bangka Belitung, Thaufik kepada Wakil Rektor Bidang Umum, Kepegawaian, dan Keuangan Unsri Mukhtaruddin, SE. Ak. MSi bertempat di Aula DJKN Sumsel yang terletak di Jalan kapten A Rivai palembang, Kamis (12/12/2019). Diketahui ada 18 instansi yang meraih Penghargaan Pengelolaan BMN, terdiri dari 9 peraih penghargaan Kategori Satuan Kerja A (Satker A) dan 9 Satuan Kerja B (Satker B). Penghargaan ini diberikan kepada pengguna barang maupun kuasa pengguna Barang pada Satuan Kerja di Lingkungan KPKNL Palembang, yang telah menggerakan Unit Pengelola Barang Milik Negara di satuan kerja masing-masing secara optimal guna mewujudkan tata kelolah pemerintah yang tertib, transparan dan akuntabel. Dalam sambutannya Thaufik mengatakan Penghargaan itu diberikan kepada instansi atau lembaga sebagai bentuk apresiasi sehubungan dengan pencapaian tertib administrasi dan tertib pengelolaan Barang Milik Negara. Dirinya berharap bagi instansi yang belum mendapatkan penghargaan harus bisa lebih baik lagi dalam mengelola barang milik negara. “Saya ucapkan terimakasih bagi yang sudah mendapatkan penghargaan dan yang belum berarti harus lebih baik lagi” pungkasnya. (unsri.ac.id)

Baca Selengkapnya
Berita Kampus

Unsri Kembali Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik

Universitas Sriwijaya (Unsri) kembali meraih penghargaan pada ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik dalam kategori Perguruan Tinggi Sebagai Badan Publik dengan kualifikasi Cukup Informatif. Penghargaan itu diterima oleh Kepala Biro Umum dan Keuangan Unsri, Hj. Anita Rachmawati, SE di Ruang Anantakupa, Gedung B lantai 8, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2019). Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen Badan Publik dalam mendorong keterbukaan informasi publik yang sesuai dengan Undang-Undang No 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Diketahui Komisi Informasi memberikan penilaian akhir dengan kualifikasi Badan Publik sebagai berikut, Informatif, Menuju Informatif, Cukup Informatif, Kurang Informatif, dan Tidak Informatif. Adapun kualifikasi badan publik yang memperoleh penghargaan yaitu, Perguruan Tinggi Negeri, Badan Usaha Milik Negara, Lembaga Non Struktural, Lembaga Negara dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Provinsi, Kementerian, dan Partai Politik. (unsri.ac.id)

Baca Selengkapnya
Berita Kampus

Mahasiswa Unsri Raih Juara Pertama Desain Logo AIMS 2019

Mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIP) Universitas Sriwijaya (UNSRI), Benedikta Melania Rahmawati, berhasil meraih juara pertama di tingkat ASEAN + dalam mendesain logo AIMS 2019 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, Senin, (11/11/2019). Logo hasil desain Benedikta Melania Rahmawati tersebut menjadi logo resmi AIMS. Lomba desain logo tersebut merupakan rangkaian kegiatan ulang tahun ke-10 AIMS RIHED (Regional Centre for Higher Education and Development) yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara peserta AIMS. Sebelumnya mahasiswa perwakilan dari UNSRI mengikuti perlombaan tingkat nasional dan berhasil menyisihkan peserta nasional dari Indonesia yang kemudian bersaing dengan peserta AIMS dari Jepang, Thailand, Malaysia, Korea Selatan dan Filipina. Acara itu dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr. Ir. A. Muslim, M. Agr. Program AIMS (The Asean International Mobility for Srudents) adalah pertukaran pelajar dalam program Moblity antar negara ASEAN ditambah negara Jepang dan Korea Selatan. Program AIMS diikuti 9 Negara dan 77 Perguruan Tinggi dengan 10 program studi. Pada AIMS tahun 2019 ini, UNSRI mengirim 15 orang mahasiswa (Outbond) ke negara Jepang, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Sementara mahasiswa Asing yang belajar di UNSRI (Inbond) sebanyak 6 mahasiswa dari Jepang, Vietnam, dan Filipina. Adapun tujuan program AIMS yaitu memfasilitasi kerjasama antar Perguruan Tinggi negara ASEAN plus Jepang dan Korea Selatan melalui kegiatan pertukaran mahasiswa (credit transfer atau credit earning) sehinga impactnya akan tercipta kerjasama antar universitas baik dalam pengembangan pendidikan maupun penelitian dan juga akan mendorong kerjasama - kerjasama lainnya seperti pembimbing bersama, professor exchange, pemanfaatan fasilitas laboratorium dan perpustakaan dan lain lain. (unsri.ac.id)

Baca Selengkapnya
Berita Kampus

Rektor Unsri: Sumsel harus mengembangkan industri hilir

Provinsi Sumatera Selatan harus mengembangkan industri hilir untuk meningkatkan nilai tambah dari hasil perkebunan dan mineral batu bara, kata Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) Prof Anis Saggaf.  "Sumsel harus berubah, jangan lagi hanya mengekspor bahan baku tapi harus sudah beralih ke bahan jadi atau setengah jadi," kata Anis di Palembang, Kamis. Ia mengatakan, Pemerintah harus merealisasikan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api (TAA) dan Pelabuhan Samudera di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin. "Dengan adanya kawasan ekonomi khusus atau KEK maka biaya produksi akan jauh lebih murah sehingga daya saing Sumsel meningkat. Dengan begitu, banyak investor yang akan masuk," ujar dia. Saat ini pertumbuhan ekonomi Sumsel tetap terjaga meskipun daerah ini dihadapkan penurunan harga karet dan batu bara. Pada Triwulan III 2017 mencatat 5,56 persen atau diatas rata-rata nasional 5,06 persen. Sejumlah proyek infrastruktur penunjang Asian Games telah mendongkrak pertumbuhan ekonomi Sumsel karena terdapat Rp68 triliun dana APBN yang diserap. "Tren ini harus terus dipertahankan dengan cara mengaktifkan KEK TAA. Dengan KEK ini Sumsel menunjukkan keunggulannya dalam infrastruktur dan konektivitas," katanya. Ia menambahkan yang tak kalah penting lagi yakni bagaimana mengembangkan sektor pariwisata karena Palembang telah memiliki Jakabaring Sport City yang berisikan 18 arena olahraga berstandar internasional. (www.palembang.tribunnews.com)

Baca Selengkapnya