redesain-navbar Portlet

kampus_pintar_v3

Begini Cara Mahasiswa Universitas Dr Soetomo Ajak Siswa Berhenti Merokok

avatar penulis

Fikha Ardiani

13 February 2018

header image article

Photo by Chaitanya Tvs on Unsplash

SURYA.co.id | SURABAYA - Edukasi sejak dini mengurangi rokok dilakukan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Dr Soetomo Surabaya.

Mereka melakukan  sosialisasi dengan konsep talkshow bertema “Perangi kanker paru-paru dengan cara kenali gejala dan pencegahannya sejak dini” di Marvell City mall, Kamis (18/1/2018).

Kepala Puskesmas Sememi, dr Lolita Riamawati menyampaikan kanker paru-paru ini menduduki urutan keempat di kota Surabaya antara tahun 2014 sampai 2017.

Tak seperti kanker leher rahim dan kanker payudara yang didominasi perempuan, menurutnya kanker paru-paru bisa menyerang siapapun.

"Penyebab kanker sampai saat ini tidak ada yang spesifik. Tetapi rokok menjadi salah satu faktor yang paling memicu," ungkapnya dalam seminat bertajuk We Care We Share ini, Kamis (18/1/2018).

Selain dihadiri para mahasiswa internal kampus, mahasiswa eksternal dan para siswa SMA juga turut hadir.

Sehingga dr Lolita menekankan agar bisa menghindari rokok sedini mungkin untuk meningkatkan kualitas hidup.

"Kalau punya riwayat keluarga kena kanker memiliki lebih banyak risiko untuk terkena kanker. Jadi kualitas hidup harus lebih ditingkatkan,"lanjutnya

Firnanda Alta, ketua panitia mengungkapkan kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap banyaknya sifat acuh masyarakat terhadap penyakit kanker paru-paru.

“Banyak orang yang tidak sadar bahkan mengabaikan akan bahayanya penyakit kanker paru-paru, sehingga tidak sedikit yang terlambat mengetahui bahwa kanker paru-paru tersebut telah menyerang tubuhnya,"ujarnya

(www.surabaya.tribunnews.com)