redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama

Sobat, ini nih ada Peta Belajar Bersama IPS bab tiga.


 

Yuk mulai belajar bersama!

Konsep Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia


 


Sumber: https://manajemenppm.wordpress.com

 

Apa sih definisi kelangkaan dan kebutuhan manusia?

Kebutuhan bisa diartikan segala sesuatu yang dibutuhkan manusia untuk mempertahankan hidup dan memperoleh kesejahteraan. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia rela untuk melakukan berbagai aktivitas yang mampu melakukannya demi terpenuhi kebutuhan hidupnya. Sobat Pintar, tau nggak sih kalo setiap manusia pasti punya kebutuhan? Dari kebutuhan-kebutuhan yang super duper banyak dan tidak terorganisir itu akan menyebabkan terjadinya kelangkaan karena jumlah stok barang atau alat pemenuh kebutuhan itu jumlahnya terbatas. 

Lalu, apa sih yang disebut dengan kelangkaan itu? Kelangkaan (scarcity) adalah suatu keadaan dimana kebutuhan manusia yang tidak terbatas dihadapkan pada alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Jadi, kebutuhan manusia yang beraneka ragam dan banyak itu terbentur pada keadaan dimana jumlah stok barang dan alat pemenuh kebutuhannya yang terbatas sehingga tidak sepenuhnya dapat terpenuhi dan menyebabkan kelangkaan.
 

Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Manusia


 

Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Manusia
1. Jenis Kelamin
Jenis Kelamin menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia karena kebutuhan antara laki-laki berbeda dengan kebutuhan perempuan
Contohnya: Anak perempuan menyukai alat-alat make up sedangkan anak laki-laki menyukai permainan sepak bola.


2. Tingkat Pendidikan
Tingkat pendidikan seseorang akan mempengaruhi kebutuhannya dikarenakan jenjang pendidikan seseorang memiliki kebutuhan yang berbeda
Contohnya: Siswa SD membutuhkan sempoa untuk alat bantu berhitung sedangkan mahasiswa pada perguruan tinggi membutuhkan laptop untuk menyusun tugas akhir kuliah.


Sumber: https://pixabay.com

3. Kondisi Lingkungan
Kondisi lingkungan tempat tinggal yang berbeda-beda menyebabkan adanya perbedaan kebutuhan antar masyarakatnya. Masyarakat di daerah dataran tinggi memiliki kebutuhan yang berbeda dengan masyarakat di daerah pesisir pantai dan juga dataran rendah.
Contohnya: Masyarakat di daerah dataran tinggi memerlukan pakaian yang tebal untuk menghangatkan tubuh.


4. Tingkat Pendapatan
Kebutuhan seseorang akan menyesuaikan dengan tingkat pendapatan yang dimilikinya. Semakin tinggi pendapatan seseorang, maka kebutuhan hidupnya akan semakin banyak dan beragam.
Contohnya: Orang yang berpendapatan 1 juta/bulan dengan orang yang berpendapatan 10 juta/bulan tentunya akan memiliki kebutuhan yang berbeda dengan menyesuaikan pendapatannya.

5. Tingkat Ilmu Pengetahuan
Di tengah perkembangan Revolusi Industri dan Globalisasi, tingkat ilmu pengetahuan semakin mudah untuk diakses dan teknologi yang berkembang dapat memudahkan pekerjaan manusia. Perkembangan Revolusi Industri dan Globalisasi yang tidak bisa dihindari menyebabkan semua manusia harus siap dengan teknologi dan mengikuti perkembangannya
Contohnya: Pada 20 tahun yang lalu paket data masih belum dikenal, namun pada saat ini paket data merupakan suatu kebutuhan manusia. Paket data digunakan untuk mengakses internet dimana manusia bisa belajar, bekerja, dan melakukan aktivitas-aktivitas di dunia maya.

Sumber: http://duniakampus7.blogspot.com/2020/04/pemanfaatan-internet-dalam-pembelajaran.html

6. Status Sosial
Status sosial seseorang di masyarakat apabila semakin tinggi maka akan memiliki kebutuhan yang semakin banyak. Kebutuhan tersebut digunakan sebagai penunjang karir, keluarga, dan lain-lain.
Contoh: Seorang direktur membutuhkan laptop dengan teknologi yang terbaru serta penyimpanan yang besar, namun seorang mahasiswa hanya membutuhkan laptop yang dapat digunakan sebagai penunjang pembelajaran.
 

 

 

Faktor yang Mempengaruhi Kelangkaan


 

Faktor yang Mempengaruhi Kelangkaan
1. Kepadatan Penduduk
Menurut seorang ekonom Thomas Robert Malthus, kelangkaan dapat terjadi karena pertumbuhan manusia lebih cepat dibanding pertumbuhan produksi barang dan jasa. Pertumbuhan penduduk yang lebih cepat dibanding pertumbuhan barang menyebabkan kelangkaan.

Sumber: https://www.economiczone.id

2. Perbedaan Letak Geografis
Perbedaan letak geografis bisa menyebabkan kelangkaan karena akses suatu wilayah geografis untuk dijangkau guna kegiatan distribusi barang. Akses yang jauh dari tempat produsen atau wilayah yang sulit diakses dengan transportasi akan menyebabkan ketersediaan barang sedikit dan kegiatan distribusi barang memerlukan waktu yang relatif lebih lama.
Contohnya: Harga ikan laut di daerah dataran tinggi relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan sayur-sayuran. 

Sumber: http://ockym.blogspot.com

3. Perkembangan Teknologi
Jika di negara maju perkembangan teknologinya menggunakan teknologi yang terbaru sehingga kegiatan transportasi dan produksi barang lebih cepat. Hal tersebut akan menunjang kegiatan distribusi barang kepada konsumen tidak memakan waktu yang lama dan kegiatan produksi barang lebih cepat dan menghasilkan barang yang banyak. Akan tetapi, jika di negara berkembang yang teknologinya masih tertinggal menyebabkan distribusi barang dan produksi barang memakan waktu yang lebih lama. Perkembangan teknologi inilah yang mempengaruhi kelangkaan suatu barang karena proses distribusi barang dan produksi barang yang memerlukan waktu yang lama.


Sumber: https://blog.payrollbozz.com

4. Kemampuan Produksi
Kapasitas produksi perusahaan terbatas karena pekerja membutuhkan istirahat, libur, sakit, mengalami kebosanan dalam bekerja, keterbatasan bahan baku ataupun sumber daya sehingga jumlah produk yang dihasilkan tidak sebanyak kebutuhan.

5. Bencana
Bencana dapat mempengaruhi kelangkaan karena akses wilayah yang tertutup sehingga tidak bisa terjadi proses distribusi barang, perusahaan yang memproduksi barang tidak dapat melakukan produksi karena alat-alat dan mesin yang rusak, dan para pekerja yang tidak dapat melakukan aktivitasnya karena terdampak bencana. Bencana dapat dikategorikan sebagai bencana alam dan bencana non alam. Bencana alam misalnya banjir, gempa bumi, gunung meletus, dll. Sedangkan bencana non alam seperti wabah penyakit.

Sumber: https://www.malangtimes.com

Motif Ekonomi

Apa itu Motif Ekonomi?

Motif ekonomi merupakan keinginan atau alasan untuk melakukan tindakan atau kegiatan yang ada hubungannya dengan ekonomi. Motif ekonomi manusia dibedakan menjadi motif intrinsik yaitu keinginan yang berasal dari dalam diri sendiri dan motif ekstrinsik yaitu keinginan yang berasal dari luar diri sendiri. Secara umum, motif ekonomi digolongkan menjadi 4, yaitu:

1. Motif untuk memenuhi kebutuhan
Motif untuk memenuhi kebutuhan merupakan alasan seseorang melakukan kegiatan ekonomi. Setiap orang melakukan berbagai kegiatan ekonomi untuk memperoleh penghasilan. Selanjutnya, penghasilan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhannya. Jika penghasilannya tidak mencukupi, orang tersebut akan berusaha melakukan kegiatan ekonomi lain untuk memperoleh tambahan penghasilan.

2. Motif untuk berbuat sosial
Setiap orang memiliki rasa kemanusiaan. Selain ingin memenuhi kebutuhannya, manusia ingin menolong atau membantu manusia lain. Motif ini perlu dibiasakan dalam kehidupan masyarakat agar sesama manusia hidup layak.

3. Motif untuk mendapatkan penghargaan
Penghargaan yang ingin dicapai seseorang dalam melakukan tindakan ekonomi tidak hanya sebatas pujian atau piagam. Penghargaan yang dimaksud adalah meningkatkan status sosial seseorang di lingkungan sekitar. penghargaan dapat diperoleh jika seseorang mampu meraih prestasi. Adanya penghargaan dapat memotivasi seseorang untuk lebih giat berkarya. 

4. Motif untuk memperoleh kekuasaan
Motif ini muncul setelah seseorang mampu mengembangkan usahanya. Manusia terkadang tidak puas dengan sesuatu yang telah didapatkan sehingga muncul suatu kondisi dimana seseorang melakukan berbagai aktivitas dan mengembangkan usahanya agar semakin besar. Perluasan usaha dapat dilakukan dengan membuat diversifikasi produk, mendirikan anak perusahaan, dan membeli perusahaan lain. Perluasan usaha tersebut bertujuan menguasai pasar sehingga keuntungan dapat ditingkatkan.

Latihan 1

Pilihlah jawaban yang tepat dari soal di bawah ini!
Pak Danu sebagai seorang guru memiliki kebutuhan untuk memiliki laptop, proyektor, LCD, dan sound guna menunjang bahan ajarnya. Sedangkan Mifta sebagai seorang siswa hanya memiliki kebutuhan untuk membeli alat tulis untuk mencatat materi yang telah diberikan oleh Pak Danu. Perbedaan kebutuhan antara Pak Danu dan Mifta disebabkan oleh .... 

A. Status sosial

B. Jenis kelamin

C. Kondisi lingkungan

D. Tingkat ilmu pengetahuan dan teknologi

Latihan 2

Pilihlah jawaban yang tepat dari soal di bawah ini!
Bu Tina membuka butik atas namanya sendiri. Karena butiknya tersebut semakin maju dan ramai penjual dari berbagai kota di Indonesia, Bu Tina berniat untuk membuka berbagai cabang baru di berbagai kota. Bu Tina mempunyai banyak pekerja yang membantu mengurus butiknya. Dalam kasus ini, motif ekonomi yang dilakukan oleh Bu Tina adalah…

A. Memperoleh kekuasaan

B. Dapat berbuat sosial

C. Memperoleh penghargaan

D. Mencapai kemakmuran

Kegiatan Produksi


 

Apa sih kegiatan produksi itu?

Kegiatan produksi merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menghasilkan suatu barang atau jasa. Orang yang melakukan kegiatan produksi ini disebut dengan produsen.

 

Tujuan Kegiatan Produksi

Tujuan dari kegiatan produksi yaitu untuk memenuhi kebutuhan para pembeli atau konsumen dan mencari keuntungan dalam menghasilkan barang dan jasa. Kegiatan produksi ini secara garis besar digunakan untuk memenuhi kebutuh pasar yang dibutuhkan oleh konsumen.



Sumber: https://www.tribunnews.com

 

Faktor Kegiatan Produksi

1. Faktor Asli
a. Faktor Produksi Alam
Faktor produksi alam merupakan semua kekayaan alam yang terdapat di alam semesta yang dapat digunakan produsen dalam proses produksi. Faktor produksi ini merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh manusia.
Contoh: Air, udara, sinar matahari, barang tambang, dll.

Sumber: https://rosellaherb.wordpress.com

b. Sumber Daya Manusia (SDM)
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan tenaga kerja yang secara langsung maupun tidak langsung menjalankan kegiatan produksi. Tenaga kerja ini merupakan elemen penting dalam terselenggaranya kegiatan produksi.

Sumber: https://www.republika.co.id

2. Faktor Turunan
a. Faktor Produksi Modal 
Faktor produksi modal merupakan faktor berupa modal atau kapital berupa benda hasil produksi yang digunakan untuk proses produksi barang atau jasa lainnya. Contohnya adalah mesin produksi, peralatan dan perlengkapan, serta juga uang. Fungsi sumber daya modal yaitu sebagai penunjang dalam mempercepat kemampuan produksi barang atau jasa.

Sumber: https://otomotif.kompas.com

c. Faktor Kewirausahaan
Faktor kewirausahaan merupakan suatu keahlian atau skill berwirausaha. Kemampuan manusia untuk menjalankan perusahaan dengan menggabungkan semua faktor produksi. Salah satu tujuan wirausaha memperoleh hasil atau keuntungan yang maksimal.

https://www.pkpberdikari.id

Kegiatan Distribusi


 

Apa sih kegiatan distribusi itu?

Kegiatan distribusi merupakan proses penyaluran barang dari produsen kepada konsumen. Orang yang menyalurkan barang pada proses distribusi disebut dengan distributor.


Sumber: https://jogja.suara.com

 

Tujuan Kegiatan Distribusi

  1. Untuk menyalurkan barang dari produsen ke konsumen;
  2. Supaya barang produksi lebih berguna;
  3. Kebutuhan barang dan jasa konsumen dapat terpenuhi.

 

 

Cara Distribusi
1. Distribusi Langsung 
Distribusi langsung adalah suatu kegiatan menyalurkan barang atau jasa kepada konsumen secara langsung tanpa melalui perantara
Contohnya, Nadia membeli batagor langsung ke tukang batagornya tanpa perantara.

2. Distribusi Semi Langsung 
Distribusi semi langsung adalah suatu kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen melalui perantara yang masih bagian dari produsen
Contoh: Misalnya, ada satu perusahaan yang bergerak di bidang pakaian, contohnya Batik Kampung. Hasil Batik Kampung ini tidak didistribusikan ke distributor lain, tetapi langsung ke toko sendiri yaitu Batik Kampung yang sudah tersebar di berbagai daerah.

3. Distribusi Tidak Langsung 
Distribusi tidak langsung merupakan kegiatan distribusi melalui perantara atau distributor supaya barang bisa sampai ke konsumen. Agen, grosir, dan pedagang kecil bertindak sebagai pedagang perantara. 
Contohnya Gilang berbelanja ke warung tetangga untuk membeli buku tulis. Buku tulis tersebut tidak dibuat oleh warung tersebut, tetapi diproduksi oleh pabrik kertas/buku.

Kegiatan Konsumsi


 

Apa sih kegiatan konsumsi itu?

Kegiatan konsumsi adalah kegiatan ekonomi yang menghabiskan nilai guna suatu barang atau jasa secara berangsur-angsur atau langsung habis. Sedangkan pelaku pada kegiatan ekonomi ini disebut dengan konsumen. Kegiatan konsumsi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam rangka menjaga kelangsungan hidup.


Sumber: https://www.grab.com/id

 

Faktor yang Mempengaruhi Kegiatan Konsumsi
1. Jumlah Anggota Keluarga
Semakin banyak anggota keluarga, maka semakin kebutuhan yang dibutuhkan untuk dikonsumsi oleh keluarga tersebut. Ketika kebutuhan semakin banyak pengeluaran yang dikeluarkan oleh keluarga.
Contohnya: Di keluarga Pak Bayu yang memiliki anggota keluarga berjumlah 5 orang membutuhkan beras sejumlah 30 kg/bulan. Dikeluarga Pak Arifin yang memiliki anggota keluarga berjumlah 3 orang membutuhkan beras sejumlah 15 kg/bulan.

2. Gaya Hidup
Semakin mewah gaya hidup suatu keluarga, maka semakin besar biaya untuk memenuhi kebutuhan.

3. Tingkat Pendidikan
Perbedaan tingkat pendidikan sebuah keluarga akan mempengaruhi tingkat konsumsi keluarga.

4. Lingkungan Tempat Tinggal
Tempat tinggal juga akan mempengaruhi pengeluaran. Semakin elit tempat tinggal suatu keluarga, maka pengeluaran yang dikeluarkan akan semakin besar.

 

Pelaku Konsumsi
1. Konsumsi Rumah Tangga Keluarga
Dalam rumah tangga keluarga, kegiatan konsumsi dilakukan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Rumah tangga keluarga memiliki kegiatan konsumsi yang berbeda-beda. Dalam rumah tangga keluarga, anggota keluarga di dalamnya perlu membuat perencanaan pengeluaran dengan menyusun anggaran pendapatan dan belanja keluarga. Dengan disusunnya perencanaan tersebut maka antara tingkat pendapatan dan tingkat pengeluaran akan selaras.

2. Konsumsi Rumah Tangga Perusahaan
Dalam rumah tangga perusahaan kegiatan konsumsi dilakukan dengan tujuan menghasilkan barang produksi. Pada saat memproduksi barang, perusahaan memerlukan bahan baku, tenaga kerja, dan modal. Dengan demikian, perusahaan melakukan kegiatan konsumsi dalam proses produksi. Agar kegiatan konsumsi berlangsung efisien, perusahaan perlu menekan pengeluaran biaya produksi. Jika perusahaan menurunkan biaya produksi, biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang atau jasa akan rendah.

3. Konsumsi Rumah Tangga Negara
Rumah tangga negara melakukan konsumsi dengan tujuan memenuhi kebutuhan rakyat. Pembiayaan konsumsi negara bersumber dari rakyat yaitu sektor pajak. Terkait dengan kegiatan konsumsinya, rumah tangga negara merancang Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang disetujui DPR. Bagi negara, APBN digunakan untuk mengetahui besarnya penerimaan dan pengeluaran selama satu tahun berjalan. Melalui APBN, rumah tangga negara dapat menyesuaikan kegiatan konsumsi yang dilakukan dengan sumber pembiayaannya. Sikap ini dilakukan agar pengeluaran yang dilakukan rumah tangga negara sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Latihan 1

Pilihlah jawaban yang tepat dari soal di bawah ini!
Salah satu masalah yang dihadapi negara berkembang adalah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang rendah. Faktor tersebut menyebabkan kualitas barang dan atau/atau jasa yang dihasilkan juga rendah. Cara paling tepat untuk memecahkan permasalahan ekonomi tersebut adalah…

A. Mengundang investor luar negeri untuk melakukan produksi

B. Mendatangkan tenaga ahli dari luar negeri untuk melakukan produksi

C. Memberikan magang atau pelatihan kepada tenaga kerja

D. Mencari barang ilegal dari negara lain agar mendapatkan harga murah

Latihan 2

Pilihlah jawaban yang tepat dari soal di bawah ini!
Dampak positif adanya pembangunan infrastruktur jalan bagi kegiatan ekonomi dalam negeri adalah…

Permintaan


 

Definisi Permintaan
Permintaan adalah sejumlah barang dan/atau jasa yang diinginkan seseorang untuk dibeli pada berbagai tingkat satuan harga, waktu, dan tepat tertentu

 

Hukum Permintaan
Semakin rendah harga barang dan/atau jasa, semakin banyak jumlah barang dan/atau jasa yang diminta
Semakin tinggi harga barang dan/atau jasa, semakin sedikit jumlah barang dan/atau jasa yang diminta
Hukum permintaan akan berlaku jika faktor-faktor lain yang mempengaruhi jumlah barang dan/atau jasa yang diminta tidak berubah.

 

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan
1. Harga Barang
Harga barang berpengaruh terhadap jumlah barang yang diminta. Jika harga barang naik, jumlah barang yang diminta berkurang. Namun, jika harga barang turun, jumlah barang yang diminta bertambah.

2. Kualitas Barang
Jika kualitas barang bagus dan harganya sedikit lebih mahal dari barang yang sama, masyarakat lebih memilih barang tersebut. Jika kualitas barang buruk, permintaan terhadap barang tersebut akan berkurang.

3. Besarnya Pendapatan Konsumen
Jika pendapatan konsumen naik, maka permintaan terhadap suatu barang akan mengalami kenaikan. Sebaliknya, jika pendapatan konsumen turun, maka permintaan terhadap suatu barang akan mengalami penurunan.

4. Harga Barang Lain
Banyak sedikitnya jumlah barang yang diminta juga dipengaruhi harga barang pengganti (substitusi) dan barang pelengkap (komplementer). Jika harga barang pengganti turun, permintaan terhadap barang yang digantikan akan turun. Kondisi ini karena masyarakat akan beralih membeli barang pengganti (substitusi).

5. Jumlah Penduduk
Semakin banyak jumlah penduduk di suatu negara, maka akan semakin tinggi pula permintaan barang dan/atau jasa.

6. Selera Konsumen Itu Sendiri
Jika selera masyarakat terhadap suatu barang dan/atau jasa meningkat, maka permintaan terhadap barang tersebut akan meningkat. 

7. Prediksi Masa Depan
Jumlah permintaan suatu barang dan/atau jasa dipengaruhi oleh prediksi harga masa depan. Jika harga suatu barang dan/atau jasa diperkirakan naik, maka konsumen akan menambah permintaan terhadap barang dan/atau jasa tersebut sebelum mengalami kenaikan. Jika harga tersebut diperkirakan turun, konsumen akan mengurangi permintaannya saat ini.
 

Penawaran


 

Definisi Penawaran
Penawaran (supply) adalah jumlah barang yang ditawarkan pada waktu, tempat, dan tingkat harga tertentu. Barang yang ditawarkan berasal dari proses produksi yang dilakukan oleh produsen. Selanjutnya, barang tersebut ditawarkan kepada masyarakat pada tingkat harga tertentu.

 

Hukum Penawaran
Semakin tinggi harga suatu barang dan/atau jasa, semakin banyak jumlah barang dan/atau jasa yang ditawarkan produsen (penjual)
Semakin rendah harga suatu barang dan/atau jasa, semakin sedikit jumlah barang dan/atau jasa yang ditawarkan produsen (penjual)

 

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penawaran
1. Harga
Harga barang mempengaruhi jumlah barang yang ditawarkan seperti dalam hukum penawaran, yaitu harga naik maka penawaran akan naik. Jika harga turun, maka penawaran juga akan mengalami penurunan.

2. Biaya Produksi
Biaya produksi merupakan biaya yang dikeluarkan untuk menciptakan/membuat sebuah produk. Jika biaya produksi mengalami kenaikan, maka kemampuan perusahaan dalam menciptakan barang/jasa akan mengalami penurunan sehingga penawaran yang dilakukan perusahaan akan mengalami penurunan. Sebaliknya, apabila biaya produksi turun, maka kemampuan perusahaan dalam menciptakan barang/jasa akan mengalami peningkatan sehingga penawaran akan mengalami kenaikan.

3. Teknologi
Tingkat teknologi yang digunakan akan membuat biaya produksi turun sehingga jumlah barang yang ditawarkan bertambah.

4. Prediksi Produsen di Masa Mendatang
Jika suatu produsen memprediksi kenaikan harga beras bulan depan, maka produsen tersebut akan mengurangi stok penjualan beras. Dengan membatasi stok, produsen berharap akan mendapatkan keuntungan penjualan di bulan depan.

 

Faktor Non Ekonomi
Faktor non ekonomi merupakan faktor yang dapat memengaruhi penawaran di luar faktor ekonomi seperti bencana alam.

Pasar


 

Definisi Pasar

Pasar merupakan tempat bertemunya antara penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli. Saat ini, pasar bisa dilakukan secara daring/online tanpa melakukan pertemuan secara langsung dimana penjual dan pembeli melakukan transaksi jual beli melalui marketplace atau situs jual beli online yang ada di internet.
 

Fungsi Pasar
1. Fungsi Distribusi
Dengan adanya pasar, kegiatan distribusi barang dan/atau jasa dari produsen ke konsumen menjadi lancar. Di satu sisi, adanya pasar memungkinkan produsen dapat memasarkan barangnya baik secara langsung maupun melalui perantara. Konsumen juga dapat memperoleh barang yang diinginkan secara mudah dan cepat. Lancarnya kegiatan distribusi barang dan/atau jasa menunjukkan pasar berfungsi dengan baik.

2. Fungsi Pembentuk Harga
Pada sebuah pasar dimungkinkan adanya tawar-menawar harga antara penjual dan pembeli. Kegiatan tawar-menawar tersebut akan menghasilkan kesepakatan harga atau harga pasar. Terbentuknya harga pasar menunjukkan fungsi pasar sebagai pembentuk harga.

3. Fungsi Promosi
Pasar berfungsi sebagai tempat mengenalkan hasil produksi dari produsen kepada konsumen. Strategi promosi penjualan yang tepat akan berdampak pada jumlah omzet yang diperoleh produsen atas penjualan produk tertentu.

 

Jenis-Jenis Pasar
a. Pasar Konkret
Tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi secara langsung serta barang yang dijual tersedia di pasar atau pasar yang biasa dikunjungi.


Sumber: https://bisnis.tempo.co

 

b. Pasar Abstrak
Pasar abstrak merupakan tempat dimana penjual dan pembeli tidak bertemu secara langsung. Pembeli juga tidak dapat melihat langsung barang yang dijual, tetapi hanya melihat gambar yang ditampilkan dalam sebuah aplikasi. Pasar abstrak juga dikenal sebagai pasar belanja online. Penjual dan pembeli melakukan komunikasi melalui telepon atau kiriman pesan yang ada di aplikasi online shop, dan sistem pembayarannya melalui antar rekening atau menggunakan alat yang disediakan aplikasi online shop.

Sumber: https://ginee.com

 

Latihan 1

Pilihlah jawaban yang tepat dari soal di bawah ini!
Berikut ini yang merupakan bunyi hukum permintaan yang benar adalah…

A. Jika harga naik maka jumlah barang yang diminta naik, sedangkan jika harga turun maka jumlah barang yang diminta turun

B. Jika harga naik maka jumlah barang yang diminta tetap, sedangkan jika harga turun maka jumlah barang yang diminta naik

C. Jika harga naik maka jumlah barang yang diminta akan turun, sedangkan jika harga naik maka jumlah barang yang diminta tetap

D. Jika harga naik maka jumlah barang yang diminta akan turun, sedangkan jika harga turun maka jumlah barang yang diminta naik

Latihan 2

Pilihlah jawaban yang tepat dari soal di bawah ini!
Kemudahan berbelanja secara daring/online dan tawaran produk asing dengan harga murah mendorong berkembangnya gaya hidup konsumtif dalam masyarakat. Sikap yang perlu diterapkan konsumen untuk mencegah pengaruh negatif tersebut adalah…

A. Menyimpan uang yang dimiliki untuk ditabung di bank

B. Membuat daftar prioritas tentang kebutuhan yang harus dipenuhi

C. Membuat kartu kredit agar memudahkan saat berbelanja

D. Membeli barang-barang yang sedang diskon dan flash sale

Pengertian Iptek


 

Apa sih Iptek itu?

Ilmu pengetahuan dan teknologi atau yang disebut iptek merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang perkembangan teknologi berdasarkan pengetahuan. Perkembangan iptek pada era saat ini membawa manfaat yang luar biasa bagi kehidupan manusia. Munculnya berbagai teknologi canggih membantu aktivitas manusia merupakan wujud nyata pesatnya perkembangan iptek.

Peran Iptek


 

Peran Iptek 
1. Iptek Dalam Kegiatan Produksi
Dalam kegiatan produksi, iptek berperan memenuhi kebutuhan akan mesin, bahan baku, dan bahan penolong untuk produksi. Perkembangan iptek mendorong munculnya mesin produksi modern yang dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Dengan adanya perkembangan iptek, produsen lebih mudah memenuhi kebutuhan bahan baku dan barang penolong produksi.

Sumber: https://kicauhariini.com

2. Iptek Dalam Kegiatan Distribusi
Dalam kegiatan distribusi, adanya perkembangan iptek memudahkan distribusi barang, memperlancar distribusi barang, dan mempercepat barang sampai ke konsumen. Dengan produk hasil kemajuan iptek, sarana transportasi modern mulai ditemukan dan dikembangkan sehingga mendukung kelancaran distribusi.


Sumber: https://www.kabarriau.com

3. Iptek Dalam Kegiatan Konsumsi
Perkembangan iptek memberikan kemudahan bagi konsumen dalam memenuhi kebutuhan. Konsumen dapat dengan cepat dan mudah memperoleh barang yang dibutuhkan. Begitu pula penjualan yang dilakukan secara daring yang semakin memudahkan akses masyarakat dalam berbelanja.

Sumber: https://teknodaim.com

Latihan 1

Pilihlah jawaban yang tepat dari soal di bawah ini!
Akses internet yang tidak dibatasi tempat dan waktu mendorong kegiatan berbelanja melalui pasar daring menjadi lebih mudah. Kondisi ini menjadi keuntungan bagi produsen dalam melakukan pemasaran yaitu…

A. Menjangkau pasar secara lebih luas

B. Meningkatkan produksi barang dan/atau jasa

C. Memudahkan melakukan pengiriman barang dan/atau jasa

D. Memudahkan dalam memenuhi kebutuhan

Latihan 2

Pilihlah jawaban yang tepat dari soal di bawah ini!
Perkembangan iptek dapat memberikan dampak positif di bidang ekonomi. Salah satu contohnya ditunjukkan dengan pernyataan…

A. Pendirian pabrik di pinggiran kota menyebabkan semakin sempitnya lahan terbuka hijau

B. Pembayaran belanja secara cashless menggunakan uang elektronik dan mendapatkan cashback

C. Pemanfaatan pasar daring yang menjadikan konsumen malas bepergian

D. Minimnya penggunaan alat transportasi sehingga meminimalisir polusi

Ciri-Ciri Jiwa Kreativitas dan Kewirausahaan


 

Sikap-Sikap Kreativitas

  1. Memiliki Rasa Ingin Tahu
  2. Memunculkan Ide Orisinil
  3. Bekerja Keras
  4. Bebas Dalam Bertindak
  5. Optimis dan Percaya Diri

 

Sikap-Sikap Kewirausahaan

  1. Mempunyai Kepribadian Kuat dan Percaya Diri
  2. Memiliki Sikap Mental Wirausaha
  3. Memiliki Kepekaan Terhadap Lingkungan
  4. Memiliki Keterampilan Wirausaha
  5. Memiliki Kemampuan Mencari Informasi
  6. Berani Mengambil Risiko
  7. Berjiwa Kepemimpinan 
  8. Berorientasi pada Masa Depan
     

Latihan 1

Pilihlah jawaban yang tepat dari soal di bawah ini!
Bianca pernah mengalami kegagalan dimana produknya tidak diminati oleh konsumen. Akan tetapi, ia tidak putus ada. Bianca terus belajar dan bangkit dari kegagalannya dengan melakukan survei terhadap minat konsumen. Kondisi tersebut menunjukkan ciri-ciri orang kreatif, yaitu…
 

A. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi

B. Bekerja keras

C. Berani mengambil resiko

D. Berjiwa kepemimpinan

Latihan 2

Pilihlah jawaban yang tepat dari soal di bawah ini!
Anggara selaku pengusaha distro sedang mempersiapkan desain produk terbarunya tentang pahlawan super yang akan dilaunching pada 10 November yang bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional. Salah satu sikap yang dimiliki oleh Anggara adalah…

A. Puas atas usaha kaos distronya

B. Pesimis menghadapi kompetitor

C. Dapat membaca peluang usaha

D. Bebas dalam berekspresi pada produknya

redesain-navbar Portlet