PinpointBlog

website-baru-feed-banner Portlet

Informasi Terkini Seputar Dunia Pendidikan

Informasi terbaru

website-baru-navbar Portlet

Blog

photo via www.balls2marketing.co.uk

12 Profesi dengan Tingkat Stres Tinggi di Indonesia

Masa Depan Pelajar dan Mahasiswa

Kamu pikir masa depanmu masih jauh? Masih bisa santai main-main tanpa perlu risau tentang pekerjaanmu kelak? Ya gapapa, sih. Tapi entar kamu sendiri lho yang rugi, stres gegara pekerjaanmu ternyata nggak bikin hidupmu nyaman. Biar nggak terlanjur, intip dulu yuk, pekerjaan apa yang level stresnya cukup tinggi di Indonesia.

 

1. Polisi Khusus Kereta Api 

Saat naik kereta api, apa kamu perhatian pada sosok dengan atribut baret ala militer yang mendampingi kondektur mengecek tiket penumpang? Itulah Polsuska.

Walaupun bukan bagian dari struktur Kepolisian Republik Indonesia, Polsuska memiliki tugas sama seperti Polisi. Profesi setipe yang sama-sama berpotensi stres tinggi termasuk Polisi Pamong Praja, Polisi Kehutanan Indonesia, Polisi Khusus Lembaga Pemasyarakatan.

 

2. Ahli Bedah

Ahli bedah atau pakar bedah adalah seseorang yang melakukan pembedahan dalam dunia kedokteran. Untuk menjadi seorang ahli bedah, kamu bisa berangkat dari profesi dokter gigi, dokter hewan, atau dokter umum. Setelah kuliah spesialisasi bedah, kamu akan mulai bertugas menjadi seorang ahli bedah.

Saat bertugas, seorang ahli bedah harus sanggup konsentrasi membedah pasien yang bertaruh nyawa di meja operasi. Dan lagi, ahli bedah harus kuat berdiri selama berjam-jam melakukan pekerjaannya – ini berat, lho.

 

3. Pemadan Kebakaran

Damkar bertugas memadamkan api saat orang lain lari dan menyelamatkan diri dari kebakaran. Damkar juga bertugas melakukan penyelamatan dan menanggulangi bencana yang terjadi.

Bencana yang diatasi oleh Damkar nggak cuma kebakaran, ya! Bencana bisa berupa kecelakaan lalu lintas, banjir, gedung runtuh, gempa bumi, mengevakuasi sarang tawon, menyelamatkan hewan atau orang yang terjebak, menyelamatkan korban bunuh diri, menanggulangi pohon tumbang, dan lain sebagainya. Kebayang kan, beratnya pekerjaan ini.

 

4. Sopir Ambulance

Pada dasarnya, mobil ambulance ada dua jenis, yaitu mobil emergency dan mobil jenazah. Sopir mobil ambulance emergency harus sigap menembus lalu lintas Indonesia karena pasien yang sedang dibawanya hampir selalu bisa dipastikan berada dalam kondisi kritis dan membutuhkan pertolongan medis secepatnya. Kalau mobil jenazah, sopirnya terpapar risiko infeksi dari jenazah. Jadi, kamu pilih yang mana?

 

5. Ahli Kandungan

Seorangahli kandungan bertugas memeriksa dan memantau kondisi kesehatan calon ibu dan janin, memberi saran dan tips kesehatan sesuai kebutuhan pasien, membantu mengatasi berbagai keluhan selama kehamilan, hingga menangani persalinan dan berbagai komplikasinya. Seorang ahli kandungan bisa menangani berbagai kemungkinan komplikasi tak terduga dalam satu kasus persalinan. Berbagai masalah reproduksi wanita juga menjadi cakupan kerja ahli kandungan.

 

6. Perawat Bagian Akut

Berbeda dari job descperawat pada umumnya, perawat yang bekerja pada bagian akut memiliki tanggungjawab yang lebih berat. Pelayanan pada pasien dalam kondisi akut secara umum harus dilakukan secara cepat dan tepat, mengingat risiko yang dihadapi pasien.

Profesi sejenis dengan tingkat stes setara yaitu perawat anastesi dan asisten anastesi. Kalau kamu mudah panik dalam situasi darurat, sepertinya pekerjaan seperti ini nggak cocok buatmu, deh.

 

7. Customer Service

Tak jarang, para pegawai dibagian CS bekerja dengan jadwal yang cukup ketat. Udah gitu, pekerjaan mereka berurusan dengan pelanggan yang menyampaikan berbagai macam keluhan – termasuk cacian.

Pekerjaan yang mirip-mirip dengan CS, sama-sama membutuhkan tingkat kesabaran yang luar biasa adalah Resepsionis atau Operator Telepon. Pada intinya, job desc memberi pelayanan informasi ini nggak gampang – kudu teliti dan, sekali lagi, sabar.

 

8. Ahli Urologi

Sama seperti ahli kandungan yang mendalami masalah seputar reproduksi wanita, ahli urologi adalah pakarnya masalah reproduksi pria. Ahli urologi juga mengatasi masalah saluran kemih dan seluruh organ-organ yang terlibat dalam sistem ekskresi ini.

 

9. Petugas Kebersihan

Bayangin deh, pekerjaan yang satu ini harus berjibaku dengan kotoran, sampah, debu, dan segala hal yang menjijikkan bagi kebanyakan orang. Udah gitu, jarang banget ada orang yang memberi apresiasi atau menghargai profesi petugas kebersihan. Gaji dan tunjangan petugas kebersihan juga jarang menjadi perhatian. Padahal tanpa mereka, bayangkan betapa kotornya lingkungan kita.

 

10. Guru Sekolah

Serius deh, guru-gurumu tuh pada rentan stres, lho. Pada masing-masing tingkatan sekolah, TK sampai SMA, guru mengalami tantangan yang berbeda. Misalnya, murid TK masih rentan mengalami masalah sanitasi pribadi, sedangkan murid remaja memiliki masalah yang cukup kompleks dengan perkembangan psikologisnya. Menurutmu, kamu berkontribusi pada tingkat stres gurumu nggak, sih?

 

11. Pelayan Restoran

Jujur aja deh, mannernya orang Indonesia di tempat-tempat umum masih perlu banyak perbaikan. Kamu sendiri, sudahkan bilang 'tolong' dan 'terimakasih' pada pelayan di kafe atau resto?

Sikap pelanggan yang petentang-petenteng seringkali menempatkan pelayan restoran diposisi sulit. Pekerjaan mereka udah berat, tapi mereka harus tetap bersikap ramah, sopan, dan tersenyum pada pelanggan. Coba bayangin kamu berada diposisi seperti itu. Sanggup nggak, kira-kira?

 

12. Jurnalis

Bagi kamu yang memiliki panggilan jiwa dibidang ini, menjadi jurnalis adalah profesi yang seru – nggak ngebosenin! Pekerjaanmu tak dikungkung dalam ruangan dengan jam kerja stagnan dari Senin sampai Jumat atau Sabtu.

Namun ini berarti, jurnalis harus siap bekerja 24 jam sehari dan tujuh hari dalam seminggu. Peristiwa yang harus diliput bisa muncul setiap saat. Saat orang lain lari menjauh dan menyelamatkan diri dari peristiwa kriminal, bencana alam, atau bahkan terorisme, jurnalis adalah orang yang lari mendekat. Pasti stres banget kalau kamu nggak cinta mati sama profesi ini.

 

Pada dasarnya, balik lagi pada kecintaan seseorang pada profesi yang digelutinya. Saat kamu menyukai apa yang kamu lakukan, sesulit apapun pekerjaan dan keadannya, level stres yang muncul akan dapat ditekan dan diminimalisir. Makanya, jangan sampai salah pilih jurusan kuliah, agar kelak kamu juga nggak salah mendarat pada pekerjaan yang nggak bikin kamu hepi.

Lebih masukan Blog

Yuk, Baca! Cobain 6 Media Baca Ini

Hey, sekarang nih udah 2018, lho. Udah didekade kedua pada milenium ketiga, tapi kamu masih...

Bangun Suksesmu Sejak Sekarang dengan 5 Sikap Ini

Ketika kamu bertanya pada orang-orang yang lebih dewasa tentang makna kesuksesan, jawaban yang...

Menambah Komentar

H
Hilda Alintria 7 Bulan Lalu
selain guru, sebenarnya para murid juga stres karena harus kejar nilai terus dan menghadapi guru killer. jadi, kayaknya bukan cuma guru deh yang stres. para murid juga tertekan lho! harus masuk sekolah inilah, kuliah inilah, jurusan blablabla. dan kalo gagal nilai, entah kenapa kayak dunia akan runtuh. panik semua. harus panggil ortu atau menghadapi kata-kata kurang enak semisal bodoh. hmmmm.....
Harap sign in untuk melanjutkan.

metablog-web Portlet

popular-post-web Portlet

Terpopuler

Terbaru