redesain-navbar Portlet

Blog

5 Game Edukasi yang Menunjang Kegiatan Belajar Mengajar Anak SD Kala PJJ

Apa itu game edukasi dan manfaatnya untuk anak

Foto oleh Julia M Cameron dari Pexels

Siswa SD berada pada masa-masa bermain. Mereka mudah bosan jika hanya disuruh duduk dan mendengarkan guru menerangkan pelajaran. Terlebih di kala PJJ yang membuat aktivitas belajar serba terbatas, Guru Pintar harus pintar-pintar mengelola kelas sehingga anak tidak mudah bosan. Rasa bosan dapat membuat siswa tidak fokus dalam belajar dan juga ingin cepat-cepat menyelesaikan waktu belajar.

Untuk mengatasi permasalahan belajar karena rasa bosan, Guru Pintar dapat mereka mengajak bermain saat belajar. Ya, Guru Pintar dapat menerapkan beberapa permainan edukatif untuk membantu siswa lebih fokus belajar dan tetap semangat meskipun hanya belajar di rumah saja. Apakah bisa menerapkan cara ini saat PJJ? Pasti bisa! Guru Pintar dapat membuat inovasi-inovasi pembelajaran kreatif dengan game edukasi.

Apa yang dimaksud dengan permainan edukatif? Permainan edukatif untuk anak SD adalah permainan yang dirancang sedemikian rupa untuk merangsang dan melatih perkembangan otak siswa, mengembangkan kreativitas berpikir, serta meningkatkan daya ingat. Jadi, game anak anak yang akan diterapkan di kelas tidak hanya bertujuan menarik minat siswa tapi juga dapat mendidik dan memberikan stimulasi otak mereka.

Kapan game pembelajaran ini dapat dilakukan? Tidak ada panduan khusus untuk ini karena setiap kelas memiliki kondisi dan karakteristik yang berbeda-beda. Guru Pintar dapat menerapkan di awal pembelajaran sebagai energizer, atau di tengah-tengah pembelajaran saat siswa tampak bosan dan tidak bersemangat mengikuti pembelajaran.

Manfaat Permainan Edukatif

Game Edukasi yang Menunjang Kegiatan Belajar Mengajar Anak SD Kala PJJ
Foto oleh Julia M Cameron dari Pexels

Sebenarnya permainan edukatif tidak hanya diperuntukkan bagi siswa di usia dini atau SD saja, tetapi game pelajaran juga dapat diterapkan untuk siswa di tingkat kelas yang tinggi. Guru Pintar hanya perlu menyesuaikan jenis permainan dan kontennya dengan kebutuhan dan tingkat perkembangan kognitif siswa. Berikut ini adalah 7 manfaat menerapkan permainan edukatif di kelas:

1. Meningkatkan kreativitas dan mengembangkan pola berpikir.

2. Melatih konsentrasi yang dapat meningkatkan fokus belajar siswa.

3. Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa.

4. Meningkatkan kemampuan bersosialisasi dan berinteraksi siswa.

5. Melatih kemampuan verbal dalam berkomunikasi antar siswa.

6. Membantu menumbuhkan rasa percaya diri siswa.

7. Memperkaya pengetahuan dan wawasan siswa.

Contoh Game Edukatif untuk Siswa SD


Foto oleh Pixabay dari Pexels

Banyak jenis dan model permainan edukatif yang dapat diaplikasikan di kelas. Berikut ini adalah beberapa pilihan permainan edukatif yang dapat Guru Pintar coba terapkan di kelas supaya siswa tetap fokus dan bersemangat dalam belajar.

1. Word Guessing

Permainan tebak kata adalah contoh permainan edukatif yang mudah diaplikasikan di kelas. Guru Pintar tidak memerlukan alat dan bahan yang rumit untuk membuatnya. Bahkan dapat dikatakan tanpa menyiapkan alat dan apapun, Guru Pintar dapat bermain tebak kata dengan siswa.

Game pendidikan anak ini dapat diaplikasikan dalam segala level siswa dan juga diintegrasikan dengan berbagai mata pelajaran di sekolah. Misalnya menebak kata dengan tema hewan, tanaman, dan lain sebagainya. Bahkan pelajaran matematika pun bisa lho disisipkan atau diawali dengan game tebak kata ini. Misalnya menebak nama bangun datar berdasarkan ciri-cirinya.

2. Singing and Dancing

Siswa SD memiliki banyak sekali energi. Jika tidak tersalurkan dengan baik, bisa-bisa akan melakukan hal-hal yang dapat mengganggu proses pembelajaran. Seperti permainan tebak kata, permainan singing and dancing ini juga tidak memerlukan alat dan bahan yang rumit. Jika tidak ada CD Player atau alat untuk memutar lagu, Guru Pintar dapat menyanyi bersama-sama siswa tanpa iringan alat musik.

Guru Pintar dapat mencoba berbagai lagu-lagu mulai dari lagu anak-anak hingga lagu kekinian yang familiar dengan anak seperti Baby Shark. Permainan menari dan menyanyi ini dapat dibuat seperti permainan Squid game yang sekarang sedang viral. Saat musik/lagu berhenti, siswa harus juga berhenti bernyanyi/menari. Selain membuat siswa merasa senang dan terhibur, permainan ini juga sangat ampuh mengusir rasa bosan pada siswa.

3. Word Chain

Permainan edukatif anak SD yang sering dimainkan adalah sambung kata. Penerapan permainan ini sangat beragam tergantung kreativitas guru dan level pendidikan siswa. Misalnya siswa menyebutkan satu kata yang berawalan huruf terakhir dari kata yang disebutkan teman sebelumnya. Atau bisa juga siswa diminta menyebutkan kata yang dimulai dari suku kata terakhir kata sebelumnya. Alternatif lain yang dapat Guru Pintar terapkan adalah meminta siswa menyambung kata sehingga membentuk sebuah kalimat.  

Pada level pendidikan yang lebih tinggi, Guru Pintar dapat meningkatkan tantangan dengan memberikan tema tertentu atau mengubah bahasa yang digunakan misalnya bahasa Inggris. Permainan ini sangat bermanfaat untuk memperkaya kosakata pada siswa.

4. Memory Game

Permainan ini dapat juga dapat dilakukan secara online maupun offline. Guru pintar dapat memanfaatkan aplikasi permainan memory game yang sudah ada dan dapat dimainkan atau membuat sendiri menggunakan aplikasi power point. Pembuatannya cukup mudah. Guru Pintar dapat menemukan tutorialnya di internet maupun di video-video yang diunggah di youtube.

Permainan ini dapat digunakan untuk pelajaran apapun, bahkan matematika sekalipun. Permainan edukatif matematika menggunakan memory game misalnya mencocokkan bangun ruang dengan rumus volumenya atau mencocokkan bangun datar dengan rumus luas/kelilingnya.

5. Quiz

Salah satu ciri siswa generasi alpha adalah akrab dengan gadget dan menyukai tantangan. Kuis online yang sekarang ini mudah sekali dijumpai sangat membantu Guru Pintar dalam memberikan kegiatan yang menyenangkan saat belajar. Kuis juga bisa jadi permainan yang cocok untuk menarik kembali minat siswa dalam belajar.

Jika tidak ingin bantuan aplikasi kuis online, Guru Pintar tetap dapat membuat kuis sendiri, lho. Guru Pintar dapat meminta siswa menuliskan jawaban di chat room atau menulis di kertas kemudian mengirimkannya dalam bentuk foto. Semua mata pelajaran sangat memungkinkan untuk diberikan sisipan game berupa kuis. Jangan lupa memberikan apresiasi atau hadiah untuk siswa dengan jumlah skor tertinggi supaya mereka akan lebih bersemangat untuk belajar dan menunjukkan antusiasme di kuis-kuis selanjutnya.

Demikianlah contoh permainan edukasi yang dapat dilakukan di kelas. Guru Pintar tertarik mengerjakan yang mana?

00

Entri Blog Lainnya

thumbnail
thumbnail
Menambah Komentar

CssBlog

metablog-web Portlet