redesain-navbar Portlet

Blog

Globalisasi: Pengertian, Karakteristik, Contoh, beserta Dampak Positif dan Negatifnya

Apa yang dimaksud dengan globalisasi? Bagaimana karakteristiknya? Bagaimana contohnya dalam berbagai bidang? Apa dampak positif dan negatifnya? Yuk Sobat, Kita bahas dalam artikel ini!

Photo by  MART PRODUCTION on Pexels

Sobat pintar, sadar nggak sih, kalau dunia ini makin sempit? Mau kemana aja bisa dalam hitungan menit, dengan sosial media aja kita bisa tau lho semua informasi baik di dalam maupun di luar negeri dengan cepat. Jadi nggak perlu repot-repot keluar untuk cari informasi deh.

Sejak munculnya wabah covid 19, semuanya serba online mulai dari sekolah, kuliah, sampai kerja pun dilaksanakan di rumah. Meskipun begitu, dengan bantuan teknologi semuanya bisa terselesaikan dengan baik. Canggih bukan? Di rumah aja udah dapat banyak ilmu dan relasi.

Sama halnya dengan transportasi, perkembangan teknologi mendorong manusia membuat inovasi seperti ojek online. Kini masyarakat Indonesia, khususnya di kota-kota besar dengan tingkat mobilitas yang tinggi, akan sangat terbantu dengan adanya aplikasi layanan ojek online ini.

Semua peristiwa tersebut disebut dengan globalisasi, Sobat. Oke mari kita bahas lebih lanjut, Apa itu globalisasi?

Pengertian Globalisasi


Photo by Mikhail Nilov on Pexels

Globalisasi adalah tersebar luasnya pengaruh ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang ada di setiap penjuru dunia ke penjuru dunia yang lain sehingga tidak jelas lagi batas-batas yang jelas dari suatu negara.

Menurut Selo Soemardjan “globalisasi adalah terbentuknya sebuah komunikasi dan organisasi di antara masyarakat satu dengan yang lainnya yang berbeda di seluruh dunia yang memiliki tujuan untuk mengikuti kaidah-kaidah baru yang sama”. Hubungan tersebut disebabkan oleh penemuan baru seperti alat elektronik dan internet.

Anthony Giddens mengemukakan bahwa “semua hal yang terjadi yakni hubungan sosial akhirnya menjadi intens antar penduduk di dunia ini dan menghubungkan satu peristiwa dengan peristiwa lainnya yang menghasilkan dampak timbal balik antara satu wilayah dengan wilayah yang lainnya sehingga berkembang luas sampai aspek-aspek kehidupan antara keduanya”

Jadi, dapat disimpulkan bahwa globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena adanya pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. Adanya kemajuan infrastruktur transportasi dan telekomunikasi, termasuk kemunculan telegraf dan Internet, merupakan faktor utama dalam globalisasi yang semakin mendorong saling ketergantungan (interdependensi) aktivitas ekonomi dan budaya.

Gimana Sobat sudah paham? Menurut kalian bagaimana mengenali ciri-ciri dari globalisasi?

Karakteristik Globalisasi


Photo by elearningindustry.com

Globalisasi memiliki karakteristik yang bisa kita amati secara langsung. Berikut karakteristik globalisasi:

1. Adanya Perbedaan Memaknai Ruang dan Waktu

Globalisasi membuat batas ruang dan waktu menjadi hilang, karena komunikasi dan informasi bisa dilakukan dengan mudah dan cepat tanpa batasan jarak dan waktu.

2. Perekonomian Antar Negara Saling Bergantung

Ekonomi negara-negara saling bergantung satu sama lain karena umumnya produksi produk tertentu dilakukan di negara lain dengan biaya produksi yang lebih rendah.

3. Pertukaran Informasi Menjadi Lebih Cepat

Ciri utama globalisasi adalah adanya kemudahan akses informasi yang bisa didapatkan dengan cepat dan mudah.

4. Timbulnya Masalah Bersama Secara Global

Globalisasi akan memunculkan timbulnya masalah bersama yang jdi isu global, misalnya seperti isu pemanasan global, isu kerusakan lingkungan atau isu monopoli sumber daya tertentu.

5. Terjadinya Pertukaran Budaya

Globalisasi akan mendorong terjadinya pertukaran budaya, dimana interaksi antar kultur antar negara menjadi lebih sering terjadi.

6. Proses Komunikasi Menjadi Lebih Mudah

Komunikasi di era globalisasi dapat dilakukan dengan cepat, tanpa batasan ruang dan waktu, dan bisa dilakukan dengan sekejap lewat perangkat ponsel dan internet.

7. Keterbukaan di Segala Aspek

Karakteristik globalisasi selanjutnya adalah adanya keterbukaan di segala aspek, seperti politik, sosial budaya, dan ekonomi.

Dengan mengetahui karakteristik di atas, kira-kira gimana sih contohnya di berbagai bidang? Yuk kita bahas, Sobat!

Contoh Globalisasi di Berbagai Bidang


Photo by Anna Shvets on Pexels

1. Contoh Globalisasi Sosial dan Budaya

- Kebudayaan asing lebih mudah masuk dan diterima di dalam negeri
- Penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional menjadi penting
- Pergeseran gaya hidup masyarakat menjadi lebih maju dan modern
- Masyarakat lebih memilih bekerja di sektor industri dibanding agraris
- Tren mode dan busana internasional menjadi lebih diminati
- Peningkatan atau kemunduran norma-norma sosial di masyarakat

2. Contoh Globalisasi Ekonomi

- Membeli barang dengan menggunakan kartu kredit atau rekening bank
- Melakukan jual beli secara daring melalui e-commerce. 
- Membayar barang yang dibeli dengan aplikasi dompet digital,
- Kegiatan ekspor dan impor dari satu negara ke negara lain menjadi lebih mudah,
- Adanya kerja sama di bidang ekonomi oleh negara-negara dunia,
- Adanya kebijakan perdagangan bebas yang memudahkan transaksi internasional
- Produk-produk luar negeri banyak yang masuk ke pasar dalam negeri.

3. Contoh Globalisasi Politik

- Memperluas dan meningkatkan hubungan dan kerja sama internasional,
- Partisipasi aktif dalam politik internasional untuk mencapai perdamaian dunia,
- Terbentuknya organisasi internasional.

4. Contoh Globalisasi Pendidikan

- Pertukaran pelajar
- kemudahan mengakses internet untuk menunjang kegiatan belajar
- Belajar dan mengajar berbasis teknologi

Globalisasi pada bidang-bidang di atas adalah globalisasi yang sering kali kita temui, Sobat. Globalisasi di bidang apalagi yang sering kalian temui? Kira-kira berdampak nggak sih bagi kehidupan?

Dampak Globalisasi

Photo by elearningindustry.com

Globalisasi mempengaruhi sektor-sektor dalam kehidupan seperti pada bidang politik, sosial, ekonomi, budaya, dan sektor lainnya. Pastinya globalisasi akan memberikan dampak pada kehidupan kita. Dampak Globalisasi bisa positif maupun negatif, oke mari kita bahas lebih lanjut!

Dampak Positif globalisasi

1. Perubahan Tata Nilai dan Sikap
Globalisasi menyebabkan terjadinya perubahan tata nilai sosial budaya seperti cara hidup, pola pikir, maupun ilmu pengetahuan, dan teknologi dari bangsa lain yang telah maju. Misalnya meningkatkan etos kerja yang tinggi, suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa kemandirian, rasional, sportif, dan lain sebagainya.

2. Berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Berkembangnya ilmu pengetahuan dapat ditandai dengan kehidupan sosial ekonomi yang lebih produktif, efektif, dan efisien. Selain itu juga ada kemajuan di bidang teknologi komunikasi, informasi, dan transportasi, memudahkan kehidupan manusia, misalnya mobilitas tinggi, karena jarak tempuh dalam bepergian dari satu tempat ke tempat lain menjadi lebih cepat, mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan.

3. Kehidupan Menjadi Lebih Baik
Kehidupan dapat menjadi lebih baik dengan globalisasi. Hal ini ditandai dengan meningkatnya turisme dan pariwisata menjadi berkembang.
Selain itu, globalisasi juga membantu memperluas pasar produk dalam negeri. Hal ini merupakan pertanda positif karena produksi dalam negeri dapat bersaing di pasar internasional. Pada akhirnya kehidupan menjadi lebih baik dan pembangunan negara menjadi meningkat.

Dampak negatif globalisasi

1. Lunturnya Nilai Budaya Asli
Lunturnya budaya asli dapat ditandai dengan hal-hal berikut:

- Menggerus nilai-nilai budaya asli seperti lunturnya gotong royong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan sosial sehingga dalam keadaan tertentu/ darurat, misalnya sakit,kecelakaan, atau musibah hanya ditangani oleh segelintir orang.
- Cara berpakaian bangsa barat masuk ke dalam budaya bangsa.
- Meniru perilaku yang buruk dan kebarat-baratan.
- Memberi salam tergantikan cium pipi kanan dan kiri yang dikenalkan budaya barat.
- Meniru cara berpakaian idola dari luar yang bertentangan dengan gaya berpakaian di Indonesia.

2. Perubahan Gaya Hidup
Perubahan gaya hidup mencakup:

- Individualistis, yaitu mementingkan diri sendiri.
- Pragmatis, yaitu melakukan kegiatan yang menguntungkan saja.
- Materialistis, yaitu mengukur suatu sikap dengan materi.
- Hedonism, yaitu sikap bergaya hidup mewah dan boros karena status seseorang di dalam masyarakat diukur berdasarkan kekayaannya.
- Konsumtif, yaitu pola konsumsi yang melebihi batas.
- Sekuler, yaitu mementingkan duniawi dan mengabaikan nilai-nilai agama.

3. Terjadi eksploitasi sumber daya alam yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan polusi limbah industri.

Dengan adanya globalisasi, pastinya banyak industri yang dibangun. Pembangunan industri dapat menyebabkan lingkungan menjadi rusak, dari mulai alih fungsi lahan, eksploitasi sumber daya alam, hingga pencemaran air dan udara.

Bagaimana, Sobat Pintar? Sudah paham mengenai globalisasi? dengan mengetahui dampak positif dan negatif globalisasi, apa yang seharusnya kalian lakukan sobat? Yuk pelajari materi lengkapnya pada Belajar Pintar.

Sampai jumpa pada pembahasan pengetahuan sosial lainnya, Sobat! Belajar pintar bersama Aku Pintar!

30

Entri Blog Lainnya

thumbnail
thumbnail
Menambah Komentar

CssBlog

metablog-web Portlet