redesain-navbar Portlet

Blog

5 Alasan Kenapa Guru Harus Terus Belajar dan Mengikuti Perkembangan Zaman

Guru dituntut ikuti perkembangan zaman supaya tidak ketinggalan zaman

Photo by LinkedIn Sales Solutions on Unsplash

Mengapa guru harus terus belajar? Bukankah sebelum menjadi seorang guru, seseorang sudah belajar selama empat tahun atau bahkan lebih di perguruan tinggi? Seorang guru yang merupakan tenaga pendidik dituntut untuk menguasai empat kompetensi guru, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian. Guru memiliki tugas pokok dan fungsi guru sebagaimana tertuang dalam Permendikbud No.15 Tahun 2018 adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dari waktu ke waktu menuntut guru untuk memiliki kemampuan untuk beradaptasi, berinovasi, kreatif dan kritis dalam menjalankan tugasnya menyelenggarakan kegiatan pembelajaran.

Kenapa guru terus belajar dan terus berusaha meng-uprade kemampuannya dalam mengajar adalah supaya dapat memberikan layanan prima untuk siswa-siswi yang diajarnya. Menjadi seorang guru berarti Guru Pintar harus siap untuk selalu belajar sepanjang masa atau menjadi guru pembelajar. Berikut ini adalah lima alasan yang mengharuskan Guru Pintar untuk terus belajar dan mengikuti segala perkembangan di dunia pendidikan:

1. Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi

Alasan Kenapa Guru Harus Terus Belajar dan Mengikuti Perkembangan Zaman
Photo by Mimi Thian on Unsplash

Peran guru sebagai pendidik akan lebih mudah dijalankan jika Guru Pintar memiliki ilmu pengetahuan yang mumpuni dan juga menguasai teknologi. Perkembangan menuntut kita untuk terus belajar hal-hal baru sebagai guru. Semua orang pasti menyadari bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengalami kemajuan yang sangat cepat dalam satu dekade terakhir. Di era digital seperti sekarang ini banyak sekali produk-produk canggih ditemukan seperti gawai pintar, berbagai jenis aplikasi yang memudahkan kehidupan manusia, dan lain sebagainya. Kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi tentu saja akan sangat mempengaruhi pendidikan di sebuah negara. Perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi dapat meringankan tugas guru dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan di kelas.

Pada saat dunia pendidikan mengalami kendala karena wabah virus corona, teknologi tampil menjadi penolong supaya kegiatan pembelajaran tetap dapat berlangsung. Pembelajaran online menjadikan guru yang dulunya anti dengan teknologi, perlahan-lahan mulai membuka diri dan bersahabat dengan teknologi. Kenapa? Jika tidak segera bergerak dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka Guru Pintar pasti akan kalah dan digantikan oleh guru-guru yang mau belajar dan selalu mengembangkan kompetensinya.

2. Guru merupakan penentu kualitas pendidikan

Kurikulum boleh saja berubah-ubah. Seperti kita ketahui bersama bahwa di Indonesia sudah mengalami banyak sekali perubahan. Namun, ujung tombak dari pendidikan adalah para guru. Seberapa sering apapun kurikulum berganti, jika siswa-siswa diajar oleh guru-guru berkualitas yang selalu mengembangkan diri dan belajar tanpa henti maka tidak perlu khawatir terhadap kualitas pendidikan yang dihasilkan. Oleh karena itu, sekolah dan juga pemerintah sangat mendorong terbentuknya guru pembelajar yang tidak alergi terhadap perubahan dan perkembangan. 

3. Kualitas guru menentukan kualitas siswa


 

Guru sebagai teladan bagi siswa akan selalu menjadi panutan. Siswa akan memiliki peluang untuk menjadi siswa berprestasi jika berada di tangan guru yang berkualitas. Guru Pintar pasti kenal dengan Profesor Yohanes Surya. Beliau sangat terkenal karena berhasil mengubah anak-anak yang kurang berprestasi di Papua menjadi juara matematika tingkat nasional dan bahkan mampu membuat robot. Profesor Yohanes Surya mengatakan bahwa sejatinya tidak ada anak yang bodoh, melainkan mereka hanya tidak memperoleh kesempatan belajar dari guru yang baik dan metode yang benar. 

Sebuah studi dari World Bank pada tahun 2017 juga memperlihatkan bahwa kualitas guru sangatlah penting dalam meningkatkan pembelajaran siswa. Hasil tersebut berdasarkan skor evaluasi siswa yang mendapatkan hasil lebih tinggi 1,7 persen dari siswa lain pada evaluasi post-test yang ternyata diajar oleh guru dengan skor evaluasi yang lebih tinggi 10 persen dari guru lainnya. Kesimpulannya adalah kualitas guru akan berbanding lurus dengan kualitas siswa yang diajarnya.

4. Guru yang berkualitas tinggi yang akan bertahan di tengah gempuran tantangan

Perkembangan menuntut kita untuk terus belajar hal-hal baru. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat dengan sendirinya menjadi alat proses seleksi bagi para pekerja, termasuk guru. Pentingnya pengembangan diri di lingkungan sekolah oleh guru adalah untuk membekali mereka berbagai kompetensi yang akan menunjang pelaksanaan peran dan fungsinya sebagai guru. Tingkat kemampuan dan kompetensi guru sepuluh tahun yang lalu tentu saja berbeda dengan tingkat kemampuan dan kompetensi guru yang dibutuhkan di masa kini. Tidak mengejutkan jika di tahun 2020 Kemendikbudristek Indonesia juga melakukan pembaruan model kompetensi guru. Pembaruan yang dilakukan oleh Kemendikbudristek adalah pengembangan lebih lanjut dari empat kompetensi yang sudah ada yang disusun secara berjenjang dan bertahap agar mudah dipahami oleh guru. Adanya pembaruan-pembaruan tersebut bertujuan untuk menjawab tantangan terhadap kualitas pendidikan yang terus berkembang di tingkat regional maupun global. Guru dituntut untuk selalu bergerak maju dan memperbaiki diri untuk memenuhi kualifikasi sebagai guru zaman now. Jangan sampai Guru Pintar mengajar siswa di zaman millennial dengan cara-cara kolonial.

5. Guru adalah teladan yang mewariskan nilai-nilai dan norma masyarakat kepada siswa

Upaya yang dilakukan untuk membangun kesadaran pentingnya pengembangan diri oleh seorang guru tidak hanya penting penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas diri, melainkan juga karena Guru adalah panutan bagi siswa-siswanya. Tanggung jawab seorang guru tidak hanya sebatas mentransfer ilmu pengetahuan saja. Guru Pintar juga mengemban tugas sebagai pendidik yang harus mewariskan nilai-nilai dan norma-norma kepada generasi muda sehingga terjadi proses pelestarian dan penerusan nilai. Meskipun ilmu pengetahuan dan teknologi selalu berkembang, nilai-nilai dan karakter baik dalam siswa harus tetap diajarkan. Bagaimana caranya? Tentu saja menggunakan strategi yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Untuk itu kemampuan guru untuk mengidentifikasi kebutuhan dan karakteristik siswa harus selalu diasah. Guru yang giat belajar akan dilihat oleh siswa dan tentu saja akan menjadi inspirasi mereka.

Nah, demikianlah alasan-alasan kenapa guru harus mau terus belajar dan tidak anti pada perkembangan zaman. Tetap semangat ya, Guru Pintar! 

00

Entri Blog Lainnya

thumbnail
thumbnail
Menambah Komentar

ArtikelTerkaitV3


Artikel Terkait

image article

5 Tips Membuat Anak Aktif saat Pembelajaran Daring

avatar penulis

Nita Oktifa

28 September 2021

Baca Selengkapnya
image article

Cara Mengajar Menarik di Era Pandemi

avatar penulis

Nita Oktifa

02 Juli 2021

Baca Selengkapnya
image article

Mengenal Metode KWL (Know, Want to Know, and Learned) dalam

avatar penulis

Nita Oktifa

14 April 2022

Baca Selengkapnya

CssBlog

metablog-web Portlet