PinpointBlog

website-baru-feed-banner Portlet

Informasi Terkini Seputar Dunia Pendidikan

Informasi terbaru

website-baru-navbar Portlet

Blog

photo via www.scri.edu.sg

Kuliah di Singapura? Perhatikan 4 Pertimbangan Ini

Tips Kuliah di Singapura

Dimasa global village seperti sekarang ini, kamu punya lebih banyak pilihan dan peluang untuk kuliah di luar negeri. Tapi kalau masih berat berpisah lama dari keluarga, masih suka homesick, kuliah ke luar negeri nggak harus jauh-jauh, kok. Singapura, misalnya, bisa jadi salah satu pilihan negara di mana kamu bisa melanjutkan pendidikan tinggimu. Trus, apa saja yang perlu diperhatikan saat memilih kampus di negeri tetangga ini?

 

1. Apa Saja Institusi Pendidikannya?

Pendidikan tinggi di Singapura terdiri dari empat perguruan tinggi, lima politeknik, dan institusi pendidikan swasta atau disebut juga dengan Private Education Institutions (PEIs). Singapura juga memiliki aliansi pendidikan berkelas internasional seperti Massachusets Institute of Technology.  

 

2. PTN atau PTS?

Sama saja seperti Indonesia, Singapura juga punya kampus negeri dan swasta. Dua PTN yang terkenal di Singapura adalah Nanyang Technological University (NTU) dan National University of Singapore (NUS).  Jika kamu berasal dari sekolah-sekolah terbaik di Indonesia yang telah memiliki kerjasama dengan kedua universitas tersebut, selamat! Kamu punya peluang lebih besar untuk menjadi mahasiswa NTU atau NUS meskipun tetap saja tak mudah untuk lolos seleksi masuknya.

Bagaimana dengan kampus swastanya? Banyak sih, ada Curtin University Singapore, Kaplan Higher Education Academy, Raffles Design Institute and Commerce Singapore, ERC Institute, Shelton College International, East Asia Institute of Management, EVO Home Student Accommodation, dan lain-lain.  

Bila kamu tertarik sama private institution atau kampus swasta di Singapura, pastikan kampus pilihanmu memiliki sertifikasi EduTrust. EduTrust sendiri merupakan skema jaminan kualitas lembaga pendidikan swasta, yang dikelola oleh Council for Private Education (CPE). Kuliah di kampus bersertifikasi EduTrust berarti kamu akan mendapatkan kualitas pendidikan tinggi yang baik, aman, dan jaminan keberlangsungan pendidikan hingga tuntas – no tipu-tipu deh, intinya. Supaya maksimal, jangan lupa perhatikan skor EduTrust kampus pilihanmu itu, ya – 750 atau lebih (EduTrust Star), 600-749 (EduTrust), dan 500-599 (EduTrust Provisional).

Pilihan PTN dan PTS diatas tentunya membawa dampak pada gelar yang disandang lulusannya. Hanya kampus negeri yang diperbolehkan memberikan gelar negara Singapura pada lulusannya, sedangkan lulusan kampus swasta mendapat gelar sesuai dengan asal kampusnya – misalnya dari Inggris, Amerika, atau Australia.

 

3. Bagaimana Proses Pendaftarannya?

Setelah menetapkan pilihan, kamu bisa mengajukan permohonan pendaftaran melalui situs perguruan tinggi yang bersangkutan. Selain formulir pendaftaran, situs resmi suatu perguruan tinggi juga menyediakan alamat email yang bisa kamu gunakan untuk mengajukan pertanyaan seputar proses pendaftaran.

Sebagai calon mahasiswa internasional, kamu harus mengajukan permohonan Student Pass ke Immigration and Checkpoints Authority (ICA) untuk tinggal dan belajar di Singapura. Persyaratan dan prosedur Student Pass berbeda, tergantung kampus pilihanmu. Oh ya, kamu tak memerlukan Student Pass bila telah memegang Dependent Pass (DP) atau Immigration Exemption Order (IEO).

 

4. Beasiswa atau Biaya Sendiri?

Beruntunglah kamu yang tak perlu mengkhawatirkan soal biaya kuliah di negeri orang, termasuk Singapura. Meskipun terbilang mahal dibanding Indonesia bahkan termahal di Asia, sebenarnya biaya hidup – terutama tempat tinggal di Singapura masih lebih terjangkau dibanding Australia, Amerika Serikat, ataupun negara-negara di Eropa.

Bila kamu menerima beasiswa untuk kuliah di Singapura – dengan tuition grant sebesar 70%, bacalah dengan teliti sebelum menandatangi kontrak beasiswa tersebut. Biasanya beasiswa pemerintah Singapura memiliki ikatan dinas yang mengharuskan mahasiswa internasional bekerja di sana selama tiga tahun setelah lulus kuliah. Bila melanggar ketentuan dalam kontrak, kamu harus mengembalikan sejumlah uang.

 

Dan tentang global village, rasa-rasanya kampus di Singapura memang cukup mewakili keragaman Asia. Baik mahasiswa maupun dosennya memiliki latar belakang budaya dan bahasa yang beragam. Selesai kuliah nantinya, kamupun akan mendapat bonus pelajaran hidup yang berharga disebabkan oleh interaksi multikultural tersebut.

Lebih masukan Blog

Pilih-Pilih Perguruan Tinggi? Perhatikan 7 Pantangan Ini

Kamu sempat mengalami aturan zonasi sekolah? Masih ingat gimana rasanya saat kamu tak punya...

Mau Jadi Produktif? Lakukan 5 Hal Ini

Biasanya diakhir semester, menjelang UAS, tiba-tiba kamu merasa ada saja sederet tugas yang...

metablog-web Portlet

popular-post-web Portlet

Terpopuler

Terbaru