PinpointBlog

website-baru-feed-banner Portlet

Informasi Terkini Seputar Dunia Pendidikan

Informasi terbaru

website-baru-navbar Portlet

Blog

photo via www.pressgazette.co.uk

Peluang Masa Depan: 7 Profesi Jurnalistik

Jurnalistik

Kuliah Jurnalistik tuh nggak cuma membuatmu jadi jurnalis atau wartawan handal, lho. Dengan segala keilmuan dan keterampilan yang diajarkan selama kuliah dijurusan ini, kamupun cakap pada bidang-bidang lain. Itulah sebabnya kenapa lulusan Jurnalistik punya peluang yang terbuka lebar pada profesi-profesi ini.

 

1. Jurnalis

Pastinya, lulusan Jurnalistik cakap dan mahir bekerja sebagai jurnalis atau wartawan. Jika profesi ini yang dipilih, kamu akan menuliskan berita secara teratur dan kemudian tulisan atau laporan tersebut dimuat dimedia massa secara teratur pula. Media massa yang mempublikasikan berita tersebut bisa berupa koran, radio, televisi, film dokumentasi, majalah, maupun online.

 

2. Fotojurnalis

Seorang fotojurnalis dapat memberitakan peristiwa dengan caranya yang unik, yang tak dapat dilakukan oleh media lain. Tenaga fotojurnalis biasanya dibutuhkan pada media online, televisi, majalah, surat kabar, dan lain-lain.

Seorang fotojurnalis merupakan seorang visual storyteller yang menceritakan kisahnya (fakta) sendiri – berupa tempat, topik menarik, peristiwa, maupun tokoh populer. Seiring perkembangan zaman, fotojurnalisme saat ini tak hanya terbatas pada media foto saja.

 

3. Copy Editor

Tugas copy editor adalah menyiapkan naskah untuk dipublikasikan. Dalam proses ini, copy editor memeriksa dan memperbaiki ejaan, tanda baca, dan susunan kalimat yang kurang tepat. Seorang copy editor juga berhak membuat penyesuaian judul supaya menarik bagi pembaca.

 

4. Editor

Serupa namun tak sama, tugas editor mencakup menulis, mengulas, mengubah, bahkan kadang menulis ulang suatu tulisan atau ulasan supaya memenuhi standar penerbit. Editor juga terlibat dalam ilustrasi, desain, hingga layout publikasi.

 

5. Reporter

Sebagai bagian dari jurnalistik, seorang reporter bertugas melakukan peliputan berita dilapangan dan melaporkannya untuk berbagai media. Televisi, radio, majalah, maupun surat kabar adalah sebagian dari media yang memuat hasil peliputan reporter. Tangkas dan bekerja cepat merupakan kualitas yang diperlukan untuk menjadi seorang reporter agar berita siap sebelum publikasi atau waktu penyiaran.

 

6. Penulis Perjalanan

Menjadi seorang penulis perjalanan berarti kamu akan banyak melakukan perjalanan. Tapi tak sekedar jalan-jalan, kamupun harus aktif melakukan pengamatan selama perjalanan tersebut. Mewawancarai orang-orang yang ditemui selama perjalanan juga menjadi bagian dari pekerjaan penulis perjalanan. Selain melakukan dokumentasi yang rinci, seorang penulis perjalanan akan terus melakukan riset sebelum, selama, hingga setelah menulis perjalanan yang dilakukannya. Tulisan tersebut kemudian menjadi laporan kisah perjalanan, berupa informasi yang valid bagi pembaca.

 

7. Pengarah Acara Televisi

Profesi ini bertugas merencanakan dan menjadwalkan acara dan program televisi. Durasi siaran, rating, demografi penonton, ketersediaan waktu, dan berbagai faktor lain turut mempengaruhi rencana dan jadwal yang disusunnya. Selain memastikan ketertiban jadwal, pengarah acara televisi juga turut memimpin jalannya proses syuting.

 

Itulah sebagian dari prospek kerja alumni atau lulusan Jurnalistik. Terlepas dari statusnya sebagai jurusan, program studi, ataupun peminatan, keberhasilan karir jurnalistik seseorang tergantung pada kecakapannya dalam beradaptasi dan mengembangkan diri. So, is it you?

Lebih masukan Blog

Kuliah Jurnalistik? Pahami 6 Hal Ini

Beda jurusan kuliah, beda lagi perjuangannya. Tapi kalau tentang berpeluh keringat dilapangan...

Ini yang Perlu Kamu Tahu tentang Kuliah Bahasa Korea

Memilih jurusan kuliah tuh bukan hal yang mudah, memang. Dan salah satu yang bisa menjadi...

metablog-web Portlet

popular-post-web Portlet

Terpopuler

Terbaru