Perlu Tahu: 13 Sekolah Kedinasan di Indonesia – Part 2
APSiswaNavbarV2
Tesssss Tesssss
CssBlog
redesain-navbar Portlet
metablog-web Portlet
Blog
Sekolah Kedinasan di Indonesia, photo via poltekip.ac.id
Masih tentang sekolah kedinasan ya, Sobat Pintar. We've discussed six schools in the previous post. In case you missed the first part of this topic, help yourself and check Aku Pintar Blog. Now, let's continue to the next... sekolah kedinasan yang berada diurutan berikutnya (ke-7).
7. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)
Sobat Pintar punya minat pada bidang Fisika, Geografi, bumi, antariksa, ataupun keadaan dan perubahan iklim saat ini? STMKG may be one of your options.Sekolah kedinasan dibawah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ini menggratiskan biaya pendidikan dan menawarkan Ikatan Dinas bagi alumninya. Program D4 yang ada di STMKG yaitu Geofisika, Klimatologi, Instrumentasi, dan Meteorologi – seluruhnya menerapkan pola pendidikan semi militer.
8. Akademi Militer (AKMIL)
AKMIL merupakan sekolah kedinasan dibawah Kementerian Pertahanan yang mendidik calon-calon Perwira TNI Angkatan Darat. Selain menggratiskan biaya pendidikan, AKMIL juga menyediakan asrama, biaya makan, seragam, fasilitas pendidikan, bahkan uang saku bagi para tarunanya. Alumni sekolah kedinasan ini menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan (S.ST.Han.).
9. Akademi Kepolisian (AKPOL)
Kalau AD punya AKMIL, Kepolisian punya AKPOL. Setelah menempuh pendidikan selama empat tahun di sekolah kedinasan ini, Sobat Pintar akan menjadi seorang Perwira Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).
10. Akademi Angkatan Udara (AAU)
Sebagai taruna di sekolah kedinasan milik Kementerian Pertahanan ini, Sobat Pintar harus melalui masa pendidikan integratif (Pendidikan Dasar Keprajuritan Chandradimuka) di AKMIL selama satu tahun dan di AAU selama tiga tahun. Setelah empat tahun masa pendidikan tersebut, alumni AAU berhak menjadi Perwira TNI AU.
11. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
Berdasar pada Keppres tahun 2004, Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) dan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) bergabung menjadi IPDN. Sekolah kedinasan yang mendidik kader pemerintahan ditingkat pusat dan daerah ini memiliki dua fakultas, yaitu Manajemen Pemerintahan dan Politik Pemerintahan. Alumni kedua fakultas tersebut bergelar Sarjana Sains Terapan sesuai dengan program studinya masing-masing.
12. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN)
Sama seperti STMKG yang berada dibawah BMKG, STPN juga berada dibawah Badan Pertanahan Nasional (BPN). Di sekolah kedinasan ini, Sobat Pintar dapat memilih untuk kuliah diprogram D1 Pengukuran dan Pemetaan Kadastral atau diprogram D4 yang menawarkan dua jurusan yaitu Perpetaan dan Manajemen Pertanahan.
13. Politeknik Imigrasi (POLTEKIM)
Sekolah kedinasan ini berada dibawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pendidikan profesional kedinasan taruna berlangsung selama tiga tahun, diawali dengan Pendidikan Dasar Kesamaptaan bersama Korps Brimob dan/ atau Korps Marinir. Kemudian, setelah diwisuda dan mendapat Brevet Pejabat Imigrasi (PI), alumni POLTEKIM akan mengikuti Pendidikan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Pusat Pendidikan Reserse dan Kriminal Polri.
Itulah 13 sekolah kedinasan di Indonesia. Selain kemungkinan Ikatan Dinas yang lebih menjamin kesempatan kerja bagi lulusannya, sekolah kedinasan pada umumnya juga menawarkan biaya kuliah yang lebih terjangkau – bahkan gratis. Disisi lain, seleksi masuk sekolah kedinasan memang terkenal tak mudah dilalui.
Oleh karena itu, alangkah baik bila Sobat Pintar dapat bertukar pikiran dengan orang tua dalam menentukan pilihan kampus agar lebih banyak hal yang masuk pertimbangan. Kalaupun bukan pada salah satu dari 13 sekolah kedinasan diatas, masih ada sekolah-sekolah kedinasan yang lain – so, do your own research if you find none of the 13 schools interesting. Atau, bagaimana bila kembali lagi pada opsi SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri?
ArtikelTerkaitV3
Misteri Banjir di Dataran Tinggi: Kok Bisa Ya, Sobat Pintar?
Belakangan ini, Kota Malang yang terkenal dengan udara sejuk dan pemandangan pegunungannya justru dilanda banjir. Wah, padahal kan Malang itu dataran tinggi, kok bisa kebanjiran? Nah, biar nggak penasaran, yuk kita kupas tuntas alasan di balik fenomena in...
Baca Selengkapnya
LPG vs DME: Kompor di Rumah Harus Dimodifikasi atau Bisa Lan
Wacana Pemerintah: LPG Bakal Diganti DME, Apa Bedanya? Sobat Pintar, pemerintah sedang gencar mendorong penggunaan Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk mengurangi impor energi. Tapi, apa benar kompor LPG di rumah bis...
China Bangun Pabrik Kelapa di Morowali: Ini Peluang Emas bua
Sobat Pintar, baru-baru ini viral kabar tentang rencana pembangunan pabrik kelapa oleh investor asal China di Morowali. Kabar ini bukan cuma penting buat dunia bisnis, tapi juga buat kita yang masih duduk di bangku sekolah atau kuliah. Kenapa? Karena ini ...
Hai Sobat Pintar,
Yuk Cobain Aplikasi Aku Pintar Sekarang Juga!
Jutaan siswa sudah menemukan minat, bakat dan kampus impian bersama Aku Pintar. Sekarang giliran kamu Sobat!
BannerPromoBlog