APSiswaNavbarV2

CssBlog

redesain-navbar Portlet

metablog-web Portlet

CssBlog

Blog

Sekolah Diuntungkan oleh Psikotes? Begini Penjelasannya

Tes psikologi dibutuhkan oleh siswa, bermanfaat pula bagi guru dan sekolah.

Image source: Aku Pintar

Tes psikologi ada kalanya masih dipandang sebelah mata. Mulai dari biaya sampai kurangnya pengetahuan dan berbagai faktor lain turut berkontribusi terhadap rendahnya minat terhadap tes psikologi. Di sisi lain, peserta didik sangat mendapatkan manfaat, bahkan bisa jadi membutuhkannya.

Mengapa perbedaan kebutuhan peserta didik dan kesigap-tanggapan pendidik maupun orang tua seperti ini dapat terjadi? Apa sebenarnya yang ditawarkan oleh tes psikologi? Bagaimana pula pelaksanaannya?

 

Tentang Psikotes

tes iq online bersertifikat
Photo by Alex Green on Pexels

Tes psikologi, atau terkadang juga disebut dengan psikotes, adalah tes yang dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang diri individu. Ada berbagai aspek yang diukur dalam tes psikologi, antara lain kepribadian, kecerdasan, keterampilan kognitif, minat, dan sikap.

Pengukuran tersebut biasanya dilakukan secara khusus dalam rekrutmen pegawai atau penempatan pekerjaan. Namun informasi yang diperoleh dari psikotes sebenarnya dapat digunakan oleh, bahkan sangat membantu pelajar. Informasi yang diperoleh siswa dari tes psikologi mencakup:

  • Apa saja kekuatan dan kelemahannya?
  • Di bidang apa minatnya dan kecakapannya?
  • Seperti apa preferensinya?
  • Apa saja potensinya yang dapat ditingkatkan dan dikembangkan?
  • dll.

 

Tujuan Psikotes

lembaga psikologi dan konsultasi anak
Photo by Alex Green on Pexels

Hasil psikotes yang sedemikin komprehensif akan sangat membantu pelajar maupun orang tua dalam merencanakan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. Lebih jauh lagi, hasil psikotes dapat digunakan pula untuk merencanakan dan menentukan arah karier anak yang sejalan dengan bakat dan potensinya.

Psikotes ataupun tes psikologi sendiri bisa mencakup berbagai jenis tes, seperti tes kepribadian, tes kecerdasan, tes minat, dan banyak lagi. Melalui rangkain tes tersebut, dapat diketahui:

  • Karakteristik kepribadian anak, seperti ketelitiannya, keterbukaannya terhadap hal-hal baru, dan lain sebagainya. Misalnya, anak yang mendapatkan skor tinggi dalam keterbukaan mungkin lebih cocok kuliah di jurusan yang membutuhkan kreativitas dan inovasi, seperti seni atau desain.
  • Kapasitas kognitif anak di berbagai bidang, seperti kecerdasan verbalnya, numeriknya, spasialnya, dan lain-lain. Kekuatan intelektual dan kognitif anak dapat membantu menentukan bidang studi di jenjang pendidikan tingginya.
  • Preferensi karier, bidang pekerjaan, dan aktivitas yang sesuai dengan minat anak.

Perpaduan berbagai tes dalam satu paket psikotes dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh tentang diri individu. Bukan hanya anak yang mendapatkan manfaat dari tes psikologi. Akan tetapi, orang tua juga bisa memperoleh informasi yang lebih akurat, sehingga dapat membimbing anak merencanakan masa depannya dengan lebih baik.

 

Metode Tes Psikologi


Photo by Alex Green on Pexels

Sebagai salah satu tech company yang aktif berkiprah di bidang pendidikan, Aku Pintar turut berkontribusi dengan menyediakan tes IQ online bersertifikat, tes kepribadian, dan lain sebagainya. Tes-tes tersebut dapat diikuti secara terpisah maupun dalam satu rangkaian tes psikologi online atau offline, yang terdiri dari:

  • Tes IQ, dengan metode IST/CFIT
  • Tes Kepribadian, dengan metode 16 PF, RMIB, Grafis (DAP, BAUM, HTP)
  • Tes Kemampuan, dengan metode MI
  • Tes Penjurusan, dengan metode Holland, RIASEC
  • Tes Gaya Belajar, dengan metode VAK.

Pelaksanaan tes psikologi online ataupun offline tidak secara langsung terkait dengan efektivitas tes. Namun terdapat beberapa hal mendasar yang membedakan antara tes psikologi online dan offline, antara lain sebagai berikut.

1. Aksesibilitas

Tes psikologi online dapat diakses dari mana saja dengan koneksi internet, sehingga pelajar dapat mengambil tes tersebut secara mandiri tanpa harus datang ke tempat tes fisik. Tes offline, sebaliknya, memerlukan kehadiran fisik di lokasi tes. Bagi peserta tes, faktor jarak, biaya, dan waktu bisa menjadi pertimbangan dalam hal ini.

2. Waktu dan Biaya

Bagi lembaga tes psikologi atau pihak penyelenggara, tes psikologi online membutuhkan pembiayaan yang relatif lebih rendah dan memerlukan waktu yang lebih sedikit. Sebaliknya, tes offline memerlukan sokongan sumber daya fisik seperti ruang ujian, alat cetak, hingga petugas pengawas tes. Oleh sebab itulah, tak jarang tes offline cenderung menghabiskan biaya yang lebih besar bagi peserta.

3. Penilaian

Beberapa jenis tes psikologi, seperti tes kepribadian, lebih cocok dilakukan secara online karena lebih mudah disesuaikan untuk penggunaan gambar atau video. Interaksi daring pun saat ini sudah relatif lebih baik. Sementara itu, tes offline biasanya diterapkan pada tes psikomotorik atau tes keterampilan praktis yang membutuhkan pengawasan langsung atau interaksi tatap muka guna memastikan keandalan dan validitasnya.

 

Manfaat Psikotes untuk Sekolah


Photo by Husniati Salma on Unsplash

Tes psikologi offline bisa diselenggarakan di sekolah. Dengan menggandeng lembaga tes psikologi atau lembaga psikologi dan konsultasi anak, semakin banyak sekolah yang proaktif memfasilitasi pendalaman bakat minat peserta didik. Psikotes sekolah sebenarnya menguntungkan karena beberapa alasan berikut.

1. Pengawasan Langsung

Pelaksanaan psikotes offline di sekolah memungkinkan guru dan sekolah mengawasi secara langsung, baik pelaksanaan tes itu sendiri maupun peserta didiknya. Itulah sebabnya psikotes sekolah memiliki tingkat kecurangan atau manipulasi hasil tes yang relatif rendah.

2. Interaksi Tatap Muka

Perkembangan teknologi dalam berkomunikasi takkan mampu menggantikan interaksi langsung. Demikian juga dengan psikotes offline di sekolah.

Psikotes sekolah memungkinkan interaksi tatap muka antara siswa dan psikolog dari lembaga tes psikologi. Interaksi yang terjalin secara umum mampu menumbuhkan kepercayaan dan memberikan rasa nyaman bagi siswa. Peserta psikotes offline memang biasanya merasakan tingkat kecemasan atau kebingungan yang lebih rendah selama tes berlangsung.

3. Konseling Pribadi

Tes psikologi yang bonafide akan menyediakan waktu khusus bagi peserta tes dengan psikolog setelah psikotes selesai. Waktu khusus untuk konseling tersebut merupakan kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang dirinya sendiri.

Aku Pintar bahkan menyediakan sesi konseling pula bagi peserta tes psikologi online. Bersama seorang psikolog online, peserta psikotes online mendapatkan saran atau bimbingan langsung untuk memahami hasil tes dan implikasinya.

Konseling juga dapat dilakukan melalui psikotes offline di sekolah. Informasi mengenai karakteristik peserta didik merupakan daya dukung yang dibutuhkan oleh sekolah dalam merencanakan dan menyelenggarakan pembelajaran yang lebih terdiferensiasi. Efisiensi pembelajaran seperti ini cenderung berdampak positif terhadap efektivitas kinerja tenaga pendidik.

 

Contoh Penerapan Psikotes di SMP


Image source: Aku Pintar

Tak sedikit sekolah yang telah meningkatkan efektivitas pembelajarannya berkat tes psikologi. SMP At-Taubah, misalnya, menggunakan hasil psikotes sekolah untuk mengembangkan rencana pendidikan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan peserta didiknya. Psikotes sekolah tersebut berlangsung secara offline menggunakan CFIT. Tes ini mampu mengukur aspek-aspek kognitif siswa, antara lain kecerdasaan verbal, numerik, figural, logika, daya ingat, dan lain sebagainya.

SMP At-Taubah juga menggandeng Aku Pintar dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru. Dengan ditambahkannya tes kemampuan akademik dalam rangkaian tes psikologi, sekolah mendapatkan informasi yang mendalam mengenai kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Sekolah kini memiliki daya dukung yang dibutuhkannya dalam merencanakan pembelajaran berdiferensiasi dan siswa memiliki kesempatan untuk mencapai potensi terbaiknya.

 

Contoh Penerapan Psikotes di SMA/SMK


Image source: Aku Pintar

Psikotes sekolah bersama Aku Pintar juga berlangsung di SMAN 73 Jakarta. Bagi peserta didik yang akan masuk kuliah, memilih jurusan atau program studi terhitung bukan hal yang mudah. Begitu banyaknya pilihan, pengaruh teman sebaya, ditambah dengan kurangnya pemahaman atas kemampuan dan potensi diri sendiri membuat penjurusan kuliah terbilang rumit bagi pelajar SMA.

SMAN 73 Jakarta bersikap proaktif dengan menyelenggarakan psikotes sekolah bagi peserta didiknya. Dilengkapi dengan sesi konseling bersama psikolog, psikotes sekolah membantu siswa lebih memahami potensi intelektual, kecenderungan belajar, minat, bakat, dan kekuatan dirinya sendiri. Kesempatan seperti ini amat dibutuhkan sebelum menempuh pendidikan tinggi karena siswa dan orang tua dapat memilih jurusan kuliah dan merencanakan karier berbekal informasi yang memadai.

Bagi sekolah, pelaksanaan tes psikologi merupakan bagian dari peningkatan kualitas layanan. Berdasarkan hasil tes dan pemahaman atas potensi dan minat siswa, sekolah dapat menyusun rencana pembelajaran yang sesuai, lebih inklusif dan efektif. Tes psikologi bahkan dapat meningkatkan kualitas hubungan antara sekolah dan orang tua, memfasilitasi diskusi yang konstruktif dalam mendukung perkembangan peserta didik.

Jasa Iklan Kampus Swasta Negeri

DAFTAR DI SINI: https://akupintar.id/promosi-kampus

Tes psikologi sudah menjadi kebutuhan yang tak dapat diabaikan lagi saat ini. Baik peserta didik, orang tua, maupun tenaga pendidik hingga sekolah sama-sama dapat memetik manfaat dari hasil tes psikologi. Dalam rangka turut memajukan pendidikan Indonesia, Aku Pintar berkompeten dan mampu menyelenggarakan tes psikologi secara online maupun offline, baik untuk individu maupun sekolah.

00

Entri Blog Lainnya

thumbnail
thumbnail
Menambah Komentar

ArtikelTerkaitV3

Artikel Terkait

download aku pintar sekarang

BannerPromoBlog