redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pendahuluan

Sobat Pintar, yuk kita pelajari materi tentang pembentukan tata surya ?

Semula dari gumpalan gas yang besar dari matahari yang selalu dalam keadaan berputar. Dikarenakan sesuatu hal, terlepaslah sebagian gumpalan itu, gumpalan gumpalan yang terpisah dan masih tetap berputar tersebut setelah mengalami proses pendinginan akan menjadi padat.

Itulah yang disebut planet-planet, berturut-turut nama-nama planet yang masuk susunan Matahari, yaitu:

  • Merkurius,
  • Venus,
  • Bumi,
  • Mars,
  • Yupiter,
  • Saturnus,
  • Uranus, dan
  • Neptunus.

Dari gumpalan yang terlepas tersebut (planet) terlepas pula sebagian dari planet, itulah yang disebut Bulan atau Satelit.

Kejadian tersebut memakan waktu yang sangat lama. Sesudah Bumi bertambah dingin, berubahlah gas tersebut menjadi cairan dan lama kelamaan bagian luarnya makin padat sehingga pada permukaan bumi dapat ditempati makhluk hidup. Lapisan kerak bumi paling luar memiliki ketebalan ± 1.200 km. Menurut ahli geologi, pada permukaan bumi ini terdapat berbagai oksida yang sebagian besar (± 60%) berupa oksida silikon (SiO2).

Zaman sejarah pembentukan bumi sendiri terbagi menjadi 4, yaitu:

  • Prakambrium,
  • Kenozoikum
  • Paleozoikum, dan
  • Mesozoikum

Yuk lanjut ke materi berikutnya !

Zaman Prakambrium

Sobat, berikut ini kita akan mempelajari tentang Zaman Prakambrium!

Prakambrium adalah masa di mana lapisan-lapisannya terdapat di bawah lapisan-lapisan yang mengandung fosil. Jelasnya, lapisan batuan baru dikatakan pasti berumur Prakambrium jika tertutup lapisan yang berfosil Kambrium.

Diperkirakan, batuan Prakambrium tampak di permukaan bumi karena batuan-batuan itu tidak pernah tertutup oleh sedimen yang lebih muda. Umumnya daerah-daerah itu merupakan bagian pusat benua. Karena bentuknya agak melingkar dan permukaannya sedikit cembung, maka inti-inti Prakambrium disebut perisai benua.

Seringkali batu-batuan Prakambrium sangat sulit diselidiki untuk mengetahui proses manakah di antara ketiga proses tersebut yang sesungguhnya telah membentuk batuan tadi, dan diantaranya dapat ditemukan bentuk-bentuk peralihan.

Sesudah itu diadakan penelitian dan penyelidikan yang saksama terhadap sisa-sisa batuan, diketahui bahwa pada masa Prakambrium tidak ditemukan bentuk-bentuk hidup dengan tekstur dan bentuk yang terang/jelas. Tekstur adalah istilah yang dipakai untuk bentuk-bentuk dan arah-arah di dalam batuan, misalnya tekstur butir. Struktur adalah istilah yang lebih banyak dipakai untuk bentuk-bentuk yang terbangunkan oleh kumpulan batuan kubah.

Pada masa Prakambrium dapat diketahui pula bahwa di beberapa daerah terdapat iklim yang sangat dingin (endapan terbentuk oleh es darat atau gletser), sedangkan pada saat lain, iklimnya panas dan lembap (lapisan yang berwarna merah dengan rekah kerut), tetapi sangat sukar untuk menentukan iklim dari lapisan-lapisan sedimen yang ada.

Pada waktu itu permukaan bumi yang ada di atas muka laut merupakan gurun, yang tidak disebabkan karena kekurangan air yang sangat besar (Sahara), tetapi karena pada waktu itu belum terdapat tumbuh-tumbuhan darat. Faktor lain adalah adanya oksigen bebas dalam atmosfer, yang jauh lebih sedikit daripada sekarang.

Zaman Paleozoikum

Sobat, berikut ini kita akan mempelajari tentang Zaman Paleozoikum!

Zaman Paleozoikum dibagi menjadi zaman Kambrium, Silur, Devon, karbon dan Perm 

Kambrium

Endapan yang terbentuk pada masa Kambrium banyak ditemukan fosil sehingga banyaklah yang dapat diketahui tentang keadaan kehidupan masa itu. Semua masih hidup terbatas pada air. Oleh karena itu, sisa-sisa peninggalannya hanya berupa jasad-jasad air, terutama jasad-jasad samudera. Contohnya archaecyata dan binatang Trilobit Olenellus.

Archaecyatha

Peranannya seperti binatang karang. Jenis ini banyak membentuk endapan-endapan gamping yang tebal. Gamping yang mengandung Archaecyatha telah banyak ditemukan di California, Siberia, Spanyol, Australia, dan lain-lain.

Binatang

Yang menjadi fosil penunjuk yang terpenting yang pada zaman Kambrium adalah Trilobita, yaitu sebangsa jenis udang-udangan yang berkulit keras.

Pada masa ini tidak terdapat batas iklim yang nyata, jasad yang membentuk gamping memerlukan air yang hangat. Jadi, pada saat itu iklimnya sedang, bahkan panas. Masa Kambrium ditaksir lamanya 70 juta tahun.

Anggapan yang menyebabkan binatang-binatang yang dapat memfosil semakin banyak dan ditemukan sebagian besar di daerah tertentu, misalnya Kanada Barat sebagai berikut.

  1. Pada masa Kambrium, batu-batuan terkena pengaruh metamorfosa lebih kecil sehingga lapisan-lapisan batu-batuan yang telah diendapkan dalam zaman geologi yang lebih muda. Contohnya lempung lemigrad untuk pembuatan barang-barang pecah-belah.
  2. Setelah Prakambrium, beberapa kelompok binatang lebih banyak mempunyai kerangka maka kemungkinan untuk memfosil lebih besar.

Dengan menggunakan fosil maka dapat diketahui 3 macam zaman Kambrium

Fauna kambrium bawah Masih bersifat kosmopolit, yaitu binatang-binatang masih terdapat di mana-mana di dunia (Trilobit Olenellus).

Fauna kambrium tengah Sudah terbagi menjadi daerah-daerah fauna pasifik dan Atlantik. Daerah Atlantik sebagai fosil binatang Paradoxides (Pasifik Olenoides).

Fauna kambrium atas Daerah fauna Pasifik bercirikan Diclocephalus dan terus menembus Eropa-Tiongkok-Tibet sampai Spanyol. Daerah fauna Atlantik bercirikan Olenus.

Silur

Pada zaman Silur, penyebaran fauna lebih luas dan banyak kelompok binatang baru muncul, diantaranya yang terpenting adalah Vertebrata atau binatang bertulang punggung. Banyak binatang karang berkembang biak dengan baik sehingga jasad-jasadnya meninggalkan lapisan batu gamping yang tebal. Sedimen dengan ciri fasies Graptalit terbentuknya di lautan yang dalam, tetapi kini ternyata kebanyakan di antara lempung-lempung itu diendapkan di lautan yang dangkal, yang kadang-kadang tertutup oleh ganggang laut. Hal ini menyebabkan laut berwarna hitam (Laut Hitam).

Di Indonesia zaman Silur adalah zaman yang tertua yang diketahui. Fosil Silur berupa koral bulat yang bernama Halisites, telah banyak ditemukan orang dalam batu-batu lepas dalam suatu sungai di Papua. Iklim pada zaman Silur di mana-mana mengalami panas yang hampir sama dengan masa Kambrium.

Devon

Zaman ini bercirikan munculnya tumbuh-tumbuhan darat dan binatang bertulang punggung. Di laut dijumpai perkembangan luas kelompok-kelompok binatang yang tidak bertulang punggung, seperti Amronit. Pada dasarnya Devon terbagi atas 3 macam, yaitu Devon bawah, Devon tengah, dan Devon atas. Pada umumnya daerah Old Red Sandstone (ORS) terdiri atas Arkosa Konglomerat, batu pasir, yang kesemuanya berasal dari perombakan pegunungan Kaledonia.

Pada zaman Devon banyak ditemukan:

  • Lapisan-lapisan endapan daratan yang sungguh luas,
  • Keadaan iklim sangat panas, dan di daerah tropika banyak hujan disertai tumbuhan berkembang, mengakibatkan terjadinya tanah merah yang bersifat laten.
  • Di beberapa tempat Afrika Selatan, Grondalia, dan Amerika ditemukan bekas-bekas yang menunjukkan adanya gletser-gletser besar. 

Di Indonesia, zaman Devon hanya dapat ditunjukkan di beberapa tempat saja, yaitu dengan adanya Heliolithes dan Tetracoralla. Clathrodyctyon daerah sungai Telen di Kalimantan adalah satu-satunya tempat di Indonesia yang telah terbukti mempunyai batuan-batuan Devon.

Karbon

Zaman ini ditandai dengan timbulnya sejumlah besar karbon bebas di pelbagai bagian dunia. Pada zaman Karbon ini terjadi pembentukan pegunungan; hal-hal inilah yang menyebabkan zaman Karbon dapat dikenal dengan nyata. Terjadinya batu bara sangat erat hubungannya dengan pengangkatan dan pembentukan pegunungan. Perkembangan naptelia, amfibia yang muncul pada zaman Devon mengalami perkembangan pesat, demikian pula perkembangan serangga, lebah, dan lipan. Serangga pada zaman ini ialah pemakan daging/bangkai. Perkembangan tumbuhan (paku/pakis, kawat/sumbar batu) lebih nyata dibandingkan dengan binatang bertulang punggung.

Perm

Ciri-ciri perm adalah:

  • letak lapisan yang diskor dan di atas karbon mengandung batu bara,
  • adanya penyimpangan fauna laut dari 2 karbon fosil pada zaman Paleozoikum akhir.
  • lapisan perm mengandung minyak, koalium (bahan porselin), lempung keramik, besi, dan batu bara.

Di Indonesia, peninggalan perm ditemukan di Timor pada lembah sungai Noil, besi di Miaffo Timor Barat Daya berupa lapisan lava-lava bantal (kegiatan vulkanik). 

Zaman Mesozoikum

Mesozoikum

Masa Mesozoikum terdiri atas zaman kapur (+- 90 juta tahun), jura 140 tahun, dan trias 190 tahun. Ketiga zaman ini disebut tingkat kehidupan pertengahan. Keadaan iklim pada waktu itu adalah panas dan basah. Hal ini dapat diketahui dengan adanya pertumbuhan dan perkembangan flora dan fauna, pada zaman ini mulai timbul dan berkembang tumbuh-tumbuhan berdaun lebar, binatang melata, amfibi, dan ikan serta binatang menyusui pertama.

Kenozoikum/Neozoikum

Masa Kenozoikum disebut juga masa Neozoikum, terdiri atas zaman tersier dan kwartir dan merupakan tingkat kehidupan baru.

Zaman tersier terbagi menjadi zaman eosen 70 juta tahun, oligosen 42 juta tahun, dan pleiosen 16 juta tahun. Pada zaman ini  terjadi:

  • tumbuh-tumbuhan berkembang biak dan meluas ke seluruh wilayah kontinen,
  • mulai timbul dan berkembang tumbuh-tumbuhan berbunga,
  • binatang menyusui dan burung-burung mulai meluas,
  • keadaan iklim tidak begitu berbeda dengan zaman sekunder,
  • batu bara muda mulai terbentuk.

Zaman kwartir, munculnya manusia pertama terdiri atas zaman pleistosen atau dilluvium dan zaman holosen atau alluvium. Kedua zaman ini berumur kurang lebih 3 juta tahun yang lalu. 

 

Skala Waktu Geologi

Latihan 1

Masa dimana mulai ada manusia pertama yaitu manusia kera, binatang menyusui, berkembang meluasnya tumbuh-tumbuhan darat, bunga-bungaan merupakan masa....

A. Neozoikum

B. Mesozoikum

C. Paleozoikum

D. Neolitikum

E. Prakambrium

Latihan 2

Sebelum muncul kehidupan pada masa pterozoikum, di bumi terbentuk dua komponen pendukung kehidupan, yaitu….

A. atmosfer dan pedosfer

B. atmosfer dan biosfer

C. biosfer dan litosfer

D. atmosfer dan hidrosfer

E. hidrosfer dan pedosfer

Latihan 3

Hewan darat, ikan air tawar, dan hewan amfibi terbentuk pada 290-250 juta tahun yang lalu. Masa tersebut dikenal dengan zaman….

A. Silur

B. Perm

C. Devon

D. Karbon

E. Kambrium

Latihan 4

Dalam sejarah kehidupan planet bumi dinosaurus hidup sekitar 250-65 juta tahun yang lalu. Dengan demikian hewan reptil raksasa tersebut hidup pada masa….

A. Paleozoikum

B. Mesozoikum

C. Kenozoikum

D. Arkeozoikum

E. Pterozoikum

Latihan 5

Zaman geologi :

  1. Silur
  2. Karbon
  3. Trias
  4. Jura
  5. Kapur

Zaman dalam masa mesozoikum ditunjukkan oleh nomor….

A. 1, 2 dan 3

B. 1, 3 dan 5

C. 2,3 dan 4

D. 2, 4 dan 5

E. 3, 4 dan 5

Perkembangan Muka Bumi

Sobat Pintar, kali ini kita akan belajar tentang Perkembangan Muka Bumi!

Para ahli geologi sependapat, terjadinya gerakan-gerakan benua, pelebaran dasar samudera, terjadinya gerakan tektonik, dan kegiatan vulkanisme disebabkan oleh kekuatan yang berasal dari dalam bumi sehingga di permukaan bumi terjadi perubahan/perkembangan muka bumi.

Alfred L. Wagner (1880 - 1930) dalam bukunya berjudul, Die Enstehung der Kontinente Und Ozeane (Asal-usul Benua dan Lautan)(1915).

  1. Dibuktikan adanya persamaan garis kontur pantai timur Amerika Utara dan Amerika Selatan dan garis kontur Eropa Barat dan Afrika.
  2. Dibuktikan adanya kesamaan formasi geologi sepanjang pantai Afrika Barat (dari Sierra Leone - Tanjung Afrika Selatan) dengan formasi geologi pantai timur Amerika (dari Peru - Balsia Blanca).
  3. Daerah Green Sandria bergerak menjauhi Afrika Selatan dengan kecepatan 36 m/th. Pulau Madagaskar bergerak menjauhi Afrika Selatan dengan kecepatan 9 m/tahun.
  4. Benua yang sekarang ini, dulunya satu yang disebut benua Pangaea. Benua Pangaea pecah, di bagian selatan bergerak menuju ke barat dan ke utara menuju khatulistiwa

Des Cartes (1596 - 1650) Pokok-pokok teori kontraksi. Karena mengalami pendinginan terus-menerus maka bumi kita makin susut dan berkerut, kerutan tersebut menyebabkan terjadinya lembah-lembah di permukaan bumi. 

E. Suess (1831 - 1914) Meneruskan teori Des Cartes, akan tetapi E. Suess menambahkan bahwa persamaan geologi yang terdapat di Amerika Selatan, Antartika, India, Australia karena semula benua itu satu yang disebut Benua Gondwana. Benua itu dewasa ini tinggal sisa-sisanya karena sebagian telah tenggelam di bawah permukaan laut.

Teori Lempeng Tektonik J. Tuzlo Wilson dan Jason Morgan Ahli geofisika Kanada, J. Tuzlodan ahli geofisika Amerika Jason Morgan, mengajukan skema teori lempeng tektonik pada tahun 1960-an. Teori ini menyatakan litosfer bumi terdiri atas beberapa lempeng keras. Lempeng ini bergeser dan bergerak di atas lapisan yang lebih lunak yang disebut astenosfer. Sebuah lempeng dapat menyusun seluruh tumbukan samudera, seperti lempeng Pasifik dan lempeng Amerika Utara.

Tumbukan samudera baru menghasilkan pegunungan samudera (deretan gunung bawah air yang terbentuk akibat kulit samudera muda). Kulit samudera tua tenggelam atau tersubdaksi ke mantel bumi pada zona subduksi, yang ditemukan pada bagian terdalam samudera, disebut trenches. Batas lempeng adalah daerah tersering terjadi gempa bumi dan paling banyak terdapat gunung api.

Persebaran Lempeng Tektonik

Lempeng-lempeng tektonik terus mengalami pergerakan, lempeng-lempeng tektonik ini tidaklah masif, melainkan terpecah-pecah, terapung di atas cairan magma panas.

Akibat gerakan lempeng ini, kerak bumi yang tebalnya sekitar 40 km dan di dasar samudera sekitar 10 km, terpecah menjadi sekitar 12 lempeng.

Ada tiga jenis pertemuan lempeng tektonik, yaitu sebagai berikut.

Di daerah dua lempeng bertemu/bertabrakan terjadi keadaan sebagai berikut.

  • Terjadi aktivitas intrusi, ekstrusi, dan vulkanisme.
  • Merupakan hiposentrum dalam dan dangkal.
  • Lempeng dasar samudera masuk di bawah lempeng benua terjadi palung-palung laut.
  • Tepi lempeng benua terjadi pegunungan, deretan pulau-pulau yang bergunung api.
  • Terjadi tumpukan sedimen campuran/batuan campuran/melange.

Lempengan India-Australia bertabrakan dengan lempengan Eurasia

Di daerah lempeng bertemu/berpapasan terjadi keadaan sebagai berikut.

  • Terdapat aktivitas vulkanisme yang lemah dan gempa tidak kuat.
  • Terdapat jalur tanggul di dasar laut yang terputus-putus.

Di daerah dua lempeng yang saling berjauhan terjadi keadaan sebagai berikut.

  • Pembentukan tanggul di dasar samudera sepanjang perenggangan lempeng, seperti tanggul-tanggul di dasar Samudera Atlantik, Samudera Pasifik.
  • Persebaran lempeng tektonik di bumi.
  • Benua Amerika bergerak menjauh dengan benua Afrika dan Eropa.
  • Vulkanisme dasar laut menghasilkan lava basa/lava encer.
  • Aktivitas gempa di dasar laut.

Persebaran lempeng tektonik

Latihan 1

Palung laut dapat terbentuk apabila...

A. salah satu lempeng tektonik menghujam ke dalam lempeng yang lain

B. kedua lempeng saling menjauh

C. salah satu lempeng bergerak menjauh

D. kedua lempeng mengalami pergeseran

E. kedua lempeng hanya diam

Latihan 2

Pembentukan jagat raya menurut Teori Big Bang didasarkan pada asumsi bahwa alam semesta berasal dari keadaan panas dan padat yang mengalami ...

A. gaya gravitasi antara materi dan planet.

B. ledakan dahsyat dan mengembang.

C. perubahan materi secara terus-menerus dan statis.

D. pembentukan atom-atom hidrogen dan helium.

E. pergeseran bintang-bintang di alam raya dan planet.

Latihan 3

Ciri khas dari Teori Big Bang dalam pembentukan jagat raya adalah ....

A. jagat raya sangat luas

B. jagat raya cukup luas

C. jagat raya mengembang

D. jagat raya statis

E. jagat raya stabil

Latihan 4

Pertemuan dua lempeng tektonik berada pada zona subduksi. Adapun dua lempeng tektonik yang saling bertumbukan tersebut dapat mengakibatkan terjadinya ….

A. perenggangan lempeng

B. pembentukan dasar samudra

C. terbentuknya mid oceanic ridge

D. vulkanisme laut

E. palung laut dan zona beni off

Latihan 5

Benua yang sekarang ada diawali dengan daratan Gondwana yang terbentuk sekitar 200 juta tahun lalu dan merupakan pecahan dari Pangea. Bagian dari daratan Gondwana yang ada sekarang adalah ….

A. Amerika Selatan, Afrika, India, dan Australia

B. Amerika Selatan, Amerika Utara, India, dan Afrika

C. Asia, Amerika Utara, India, dan Australia

D. Afrika, Amerika Utara, Australia, dan Eropa

E. Afrika, India, Amerika Utara, dan Australia

Peta Belajar Bersama

Sobat, ini nih, ada Peta Belajar Bersama Geografi di Bab keempat!

Yuk, mulai belajar bersama kita!

redesain-navbar Portlet