redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Rantai Makanan

 Sobat Pintar Bagaimana Hubungan Kerusakan Lingkungan dengan Rantai Makanan ?

Setiap lingkungan hidup diatur oleh suatu hukum alam secara otomatis. Maksudnya jika salah satu komponen mengalami kerusakan, akan dapat menyebabkan kerusakan pula pada komponen-komponen yang lain karena dalam suatu lingkungan hidup ada yang disebut dengan kaidah satu untuk yang lain. Untuk memahami kaidah ini, perhatikanlah skema rantai makanan pada gambar berikut.

Dari gambar di atas jelaslah apa yang dimaksud rantai makanan dalam suatu lingkungan. Pada dasarnya tiap-tiap komponen dalam lingkungan hidup dapat dikatakan sebagai satu untuk yang lain, yang dalam hal ini digambarkan bahwa binatang mati, busuk, diserap tanah, menjadi pupuk bagi tumbuhnya rumput, rumput dimakan kambing, kambing dimakan harimau, dan seterusnya.

Kalau dalam komponen lingkungan hidup seperti digambarkan dalam rantai makanan di atas salah satu mengalami kepunahan maka akan terjadi gangguan pada siklus tersebut. Misalnya, di dunia ini tidak ada rumput maka tidak akan ada sapi dan akhirnya manusia tidak akan makan daging sapi.

Dunia saat ini menghadapi berbagai permasalahan yang sangat mendesak, yaitu penyediaan pangan dunia, pengangguran, hambatan dalam pengembangan industri, pengadaan energi dan bahan baku, serta pengelolaan sumber daya alam.

Di bidang pendidikan masalah yang ada juga tidak ringan di antaranya kesempatan pendidikan, dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Di bidang ekonomi, terjadi kepincangan neraca pembayaran perdagangan internasional dan inflasi, keserakahan perusahaan multinasional dalam mengambil kekayaan alam yang sering tidak memperhatikan nasib bangsabangsa di sekitarnya, serta permasalahan pencemaran yang mengancam lingkungan hidup. 

Permasalahan Lingkungan dan Faktornya

Dampak Permasalahan Lingkungan Hidup Bagi Manusia

Sobat pintar, dalam kaitannya dengan permasalahan lingkungan hidup manusia dihadapkan pada rangkaian permasalahan yang saling berkaitan.

Rangkaian pokok permasalahan dalam lingkungan hidup, yaitu sebagai berikut:

  1. Pengembangan dan pemanfaatan daya alam yang semakin terbatas.
  2. Grafik kenaikan penduduk dunia sejak permulaan abad ke-18 yang meningkat tajam.
  3. Pertumbuhan ekonomi tidak merata.
  4. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dilandasi oleh moral akan mengancam keserasian kehidupan di dunia.

Permasalahan-permasalahan tersebut apabila penanganannya tidak tepat akan saling berbenturan dan menimbulkan kerusakan lingkungan hidup. Keterkaitan keempat faktor tersebut dan keterkaitannya dengan lingkungan hidup sedemikian erat sehingga setiap permasalahan harus dilihat secara bulat sebagai kesatuan permasalahan manusia.

Berbagai permasalahan di dunia dalam hubungan penduduk, ekonomi, sumber daya alam, iptek, dan lingkungan hidup membentuk suatu hubungan yang mempengaruhi sebagai berikut.

Apabila manusia dianggap sebagai individu yang menjadi pusat perha tian di dalam membicarakan masalah lingkungan hidup maka unsur-unsur yang berada di sekitarnya adalah hewan, tumbuhan, air, udara, dan tanah. Komponen-komponen lingkungan itu harus dijaga kelestariannya, mengingat pengaruhnya sangat besar bagi pengembangan manusia.

Faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi lingkungan hidup antara lain sebagai berikut:

1. Kelakuan atau kondisi unsur lingkungan hidup. Misalnya di dalam ruangan tertutup orang merokok, tentu akan menyebabkan ruangan menjadi pengap.

2. Jenis dan jumlah masing-masing unsur lingkungan hidup.  Akan terlihat perbedaan lingkungan hidup pa da daerah bukit tandus dengan daerah yang tertutup rimbun oleh tumbuhan.

3. Hubungan atau interaksi antarunsur dalam lingkungan hidup. Interaksi di sini tidak hanya menyang kut komponen biofisik saja melainkan menyangkut pula hubungan sosial karena unsur-unsur lingkung an hidup memiliki sifat dinamis.

4. Faktor-faktor nonmaterial, antara lain kondisi suhu, cahaya, dan kebisingan.

5. Keadaan fisik akan berpengaruh terhadap keadaan ekonomi, sedangkan kondisi ekonomi akan berpenga ruh terhadap keadaan sosial dan budaya penduduk.

Soal Latihan

Hutan-hutan di daerah pegunungan menyebabkan uda ra segar dan nyaman. Fungsi semacam ini disebut fungsi ....

A. hidrologis

B. strategis

C. estetis

D. klimatologis

E. orologis

Latihan 2

Dalam ekosistem terjadi proses makan dan dimakan. Proses tersebut melibatkan tingkatan-tingkatan trofik. Sistem trofik pada ekosistem menggambarkan aliran...

A. energi

B. suhu

C. cahaya

D. listrik

E. angin

Peningkatan Kebutuhan Manusia yang Terus Bertambah

Sobat Pintar, kali ini kita akan mendiskusikan tentang Peningkatan Kebutuhan Manusia!

Semula kehidupan manusia di bumi dikuasai oleh alam, namun dengan munculnya etika Barat lahirlah sistem nilai yang hakikatnya memandang bahwa manusialah yang menguasai dan menjadi pusat (antroposentris). Dalam sistem nilai seperti ini lahirlah anggapan bahwa apa yang di bumi ini segala-galanya adalah untuk manusia.

Meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan peningkatan berbagai kebutuhan, mulai dari pangan, sandang, maupun permukiman. Dibutuh kan juga sumber daya alam lainnya seperti tanah, air, energi, mineral, dan lainnya yang diambil dari persediaan sumber daya alam di bumi.

Eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan untuk kepentingan manusia menyebabkan menipisnya persediaan sumber daya alam, bahkan sisa-sisa pengelolaan berbagai barang akhirnya menimbulkan bencana bagi kehidupan manusia. Beberapa contoh mengenai terjadinya bencana lingkungan akibat pencemaran dan lainnya adalah sebagai berikut.

a. Terjadinya erosi dan banjir di berbagai bagian bumi.

b. Terganggunya udara di kota London dan Los Angeles karena udara tercemar oleh asap berbagai industri sehingga mengganggu kesehatan penduduk.

c. Malapetaka yang terjadi di Ethiopia (Afrika) 1980, yakni kegagalan panen akibat kekeringan yang menyebabkan kelaparan dan kematian, berawal dari pertumbuhan penduduk yang tinggi, penggundulan hutan, erosi tanah yang meluas, dan kurangnya dukungan terhadap program pertanian.

d. Pencemaran limbah industri dan rumah tangga menyebabkan pencemaran air tanah dan air permukaan. Hujan asam di berbagai kota termasuk di DKI Jakarta me nyebabkan timbulnya berbagai penyakit, kerusak an, dan kematian tanaman pertanian serta kerusakan hutan.

e. Pencemaran yang disebabkan karena kecelakaan, misalnya bocornya pabrik pestisida di Bhopal (India) dan kecelakaan pusat listrik tenaga nuklir di Chernobyl (Rusia) telah menimbulkan banyak kerugian.

Dalam Pembangunan Harus Diperhitungkan Keterbatasan Lingkungan Ekologis

Sobat Pintar, Bagaimana Dampak Industrialisasi pada Lingkungan Hidup ?

Pembangunan yang dilakukan oleh setiap negara ternyata dapat meningkatkan kesejahteraan penduduknya. Sejalan dengan itu eksploitasi sumber daya alam semakin meningkat. Akibatnya persediaan sumber daya alam makin terkuras dan pencemaran lingkungan semakin meningkat.

Hal tersebut terjadi tidak hanya pada negara maju, tetapi juga terjadi pada negara berkembang, termasuk Indonesia. Negara maju masih meneruskan pola hidupnya yang mewah dan boros. Jumlah industri, kendaraan bermotor, dan konsumsi energi terus meningkat dalam memenuhi kebutuhan kehidupan mereka.

Sementara negara berkembang berusaha keluar dari kemiskinannya melalui peningkatan pembangunan. Untuk itu, eksploitasi sumber daya alam dilakukan, baik untuk kebutuhan dalam negeri, maupun untuk ekspor. Eksploitasi sumber daya alam yang terus-menerus dan kurangnya kesadaran terhadap lingkungan menyebabkan bencana lingkungan yang terjadi di berbagai bagian bumi makin beragam.

Keberadaan industri dalam bentuk pabrik-pabrik atau teknologi lainnya pada dasarnya muncul karena tersedianya unsur alam yang memerlukan proses lebih lanjut sehingga memiliki nilai tambah. Unsur lingkungan alam inilah yang disebut bahan baku atau bahan mentah, atau mungkin bahan setengah jadi.

Industrialisasi baik itu industri besar, menengah, kecil, dan rumah tangga adalah proses pengolahan bahan mentah atau bahan baku menjadi barang jadi atau setengah jadi. Luaran atau hasil yang berupa barang jadi itu menjadi jelas kegunaan dan harganya menjadi meningkat. Usaha inilah yang menjadikan diperoleh keuntungan yang besar.

Usaha industrialisasi ini, membutuhkan tenaga kerja yang banyak sehingga memerlukan seleksi kemampuan. Dalam penyerapan tenaga kerja ini sangat penting bagi penduduk. Industrialisasi ini terjadi karena adanya persediaan bahan mentah yang belum jelas nilainya kemudian diolah atau diproses menggunakan mesin pabrik atau peralatan lainnya.

Contoh Jaringan Interaksi Unsur-Unsur Lingkungan

Sobat Pintar, kali ini kita akan membahas materi tentang Interaksi dan Rentetan Permasalahan yang Rumit

Dunia dewasa ini menghadapi suatu rentetan permasalahan yang sangat rumit, seperti penyediaan pangan dunia, pengangguran, hambatan dalam pengembangan industri, pengadaan energi dan bahan baku, pengembangan sumber daya alam, kesempatan pendidikan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak terkendali, keserakahan perusahaan multinasional dalam mencari kekayaan alam, dan akhir-akhir ini permasalah an pencemaran lingkungan hidup.

Keseluruhan permasalahan tersebut saling berkaitan dan apabila direnungkan lebih dalam, pada hakikatnya bersumber pada rangkaian dari lima permasalahan pokok, yaitu:

  1. Pengembangan dan pemanfaatan sumber daya alam yang semakin terbatas.
  2. Dinamika kependudukan, di mana sejak abad 18, grafik kenaikan penduduk dunia sangat tajam.
  3. Pertumbuhan ekonomi yang tidak merata.
  4. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang apa bila tidak dilandasi oleh moral, akan mengancam keserasian kehidupan di dunia.
  5. Lingkungan hidup yang semakin jelek.

Apabila penanganan permasalahan pokok dunia tidak tepat, akan saling berbenturan dan pada akhirnya akan bermuara pada perselisihan, permusuhan, perebutan, dan terjadi kerusakan lingkungan hidup. Keterkaitan antara keempat faktor ini dan keterkaitannya dengan ling kungan hidup semakin erat sehingga setiap permasalahan harus dilihat secara utuh sebagai satu kesatuan dan sebagai permasalahan bersama.

Untuk lebih jelasnya lihat bagan berikut ini!

Interaksi Kehidupan Ekonomi Sosial dan Budaya yang Menimbulkan Masalah Penduduk dan Lingkungan

Tingginya kebutuhan jumlah barang dan jasa memerlukan lebih banyak sumber daya alam sebagai salah satu faktor produksi dalam industri pengolahan. Jadi, dengan meningkatnya jumlah penduduk maka secara ekonomis barang dan jasa harus disediakan dalam jumlah banyak.

Hal tersebut dilakukan untuk mempertahankan dan meningkatkan taraf hidup suatu bangsa, tetapi peningkatan produksi barang dan jasa yang dilakukan tersebut ternyata menuntut lebih banyak persediaan sumber daya alam yang bersangkutan. Akibatnya, sumber daya alam semakin menipis, bahkan pencemaran lingkungan juga sangat meningkat sejalan dengan laju pertumbuhan ekonomi.

Perhatikan skema berikut ini, tentang bagan kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya.

Berdasarkan bagan tersebut, terlihat bahwa pertumbuhan ekonomi akan menghasilkan hal-hal berikut.

1) Ketersediaan barang dan jasa meningkat sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup.

2) Pemanfaatan sumber daya alam untuk memacu pertumbuhan ekonomi menyebabkan menipisnya sumber daya alam dan terjadinya pencemaran lingkungan.

Dengan terpenuhinya kebutuhan hidup menyebabkan manusia timbul rasa aman, tenteram, dan percaya diri, tetapi kemampuan seseorang atau kelompok masyarakat untuk berkembang tidak selalu sama sehingga produktivitasnya juga berbeda. Perbedaan kemampuan dalam mengolah sumber daya alam menyebabkan pendapatan nasional berbeda-beda, akibatnya kemakmuran bangsa berbeda-beda pula.

Soal Latihan

Kegiatan berikut ini yang merupakan faktor kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh alam adalah ….

A. Asap kendaraan bermotor

B. Erupsi gunung api

C. Pembakaran lahan

D. Limbah domestik rumah tangga

E. Asap pabrik

Latihan 2

Adanya perlindungan alam dapat menanamkan rasa syukur terhadap tuhan Yang Maha Esa merupakan tujuan perlindungan alam dari nilai...

A. ilmiah

B. spiritual

C. estetis

D. budaya

E. ekonomis

Tujuan Pembangunan Nasional

Sobat Pintar, Bagaimana Peran Pembangunan dalam Kualitas Manusia ?

Pembangunan nasional merupakan usaha peningkatan kualitas manusia dan masyarakat Indonesia yang dilakukan secara berkelanjutan, berlandaskan kemampuan nasional dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperhatikan perkembangan global. Berdasarkan pengertian di atas, tujuan pembangunan nasional meliputi unsur-unsur sebagai berikut.

a. Meningkatkan kualitas manusia dan masyarakat Indonesia.
b. Melakukan usaha secara berkelanjutan.
c. Melandaskan diri pada kemampuan nasional.
d. Memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
e. Memperhatikan tantangan perkembangan global.

Dalam mewujudkan tercapainya tujuan pembangunan nasional, diperlukan visi pembangunan nasional sebagai rambu-rambunya.

Visi pembangunan nasional adalah gambaran yang akan dicapai agar tujuan pembangunan nasional terlaksana. Rumusan visi pembangunan nasional adalah terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai, demokratis, berkeadilan, berdaya saing, maju, dan sejahtera dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat, mandiri, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cintah tanah air, berkesadaran hukum dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, dan memiliki etos kerja yang tinggi serta berdisiplin.

Sasaran Pembangunan Nasional

Sobat Pintar, selanjutnya kita akan membahas tentang sasaran pembangunan nasional!

Pembangunan nasional bertujuan menciptakan kehidupan masyarakat Indonesia yang makmur dan sejahtera lahir dan batin. Secara prinsip ada tiga unsur penting yang menjadi acuan setiap pelaksanaan pembangunan nasional, yaitu stabilitas nasional, pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan.

Sasaran-sasaran strategis pembangunan nasional berdasarkan tiga unsur penting yang menjadi acuan setiap pelaksanaan pembangunan nasional, yaitu sebagai berikut.

Mewujudkan Stabilitas Nasional yang Sehat dan Dinamis

Untuk mewujudkan hal tersebut usaha yang dilakukan, yaitu sebagai berikut:

  1. Mengusahakan stabilitas politik yang sehat berdasarkan partisipasi kesadaran politik masyarakat yang meningkat termasuk terselenggaranya keamanan dan ketertiban.
  2. Penyediaan dan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok yang memadai.
  3. Mengendalikan pada batas laju inflasi dunia rata-rata (di bawah 10%).
  4. Menjaga agar cadangan devisa negara tetap memadai.

Mencapai Tingkat Pertumbuhan Ekonomi yang Cukup Tinggi

Untuk mencapai hal itu perlu ditingkatkan produksi berbagai sektor ekonomi seperti pertanian, industri, pertambangan dan energi, prasarana angkutan, perdagangan, serta pemanfaatan sumber daya alam, sekaligus memelihara kelestariannya. Dalam usaha membangun landasan pembangunan yang kukuh dan lebih luas, struktur perekonomian harus seimbang, memiliki kemampuan dan kekuatan industri maju yang didukung oleh kekuatan dan kemampuan pertanian yang tangguh.

Pemerataan Pembangunan

Untuk dapat mencapai pemerataan dalam pembangunan usaha yang dilakukan antara lain melalui delapan jalur pemerataan yang meliputi:

  1. pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak, khususnya pangan, sandang, dan perumahan;
  2. pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan;
  3. pemerataan pembagian pendapatan;
  4. pemerataan kesempatan kerja;
  5. pemerataan kesempatan berusaha;
  6. pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan, khususnya bagi generasi muda dan kaum wanita;
  7. pemerataan persebaran pembangunan di seluruh wilayah tanah air; dan
  8. pemerataan kesempatan memperoleh keadilan.

Sesuai dengan sasaran yang ingin dicapai, disusun anggaran pendapatan dan belanja negara dalam anggaran tahun bersangkutan. Oleh karena itu, dibutuhkan berbagai sumber pendapatan pemerintah, antara lain berupa penerimaan dari pungutan pemerintah berupa pajak dan nonpajak.

Program Pembangunan yang Dijalankan Pemerintah

Sobat Pintar, taukah kalian bahwa Pendidikan Sebagai Program Pembangunan Karakter Bangsa!

Bidang Pendidikan

1) Program wajib belajar dilaksanakan dengan tujuan rakyat Indonesia tidak ada yang buta huruf.

2) Pendidikan dasar 9 tahun.

3) Mendirikan pusat-pusat latihan keterampilan untuk meningkatkan keahlian.

Bidang Keluarga Berencana

1) Membina keluarga kecil yang diharapkan tingkat kesejahteraan anggota keluarga meningkat.

2) Menjamin kesehatan ibu dan anak.

Bidang Kesehatan

Di bidang kesehatan dilakukan dengan peningkatan gizi masyarakat yang diharapkan meningkatkan kecerdasan bangsa sehingga usia hidup rata-rata bangsa Indonesia juga akan meningkat.

Bidang Iman dan Takwa Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

1) Membangun tempat-tempat peribadatan;

2) Meningkatkan penghasilan rakyat untuk memberikan rasa lebih tenang dalam menjalankan agama.

Bidang Kerukunan Hidup Beragama

Untuk menjaga kerukunan hidup beragama dilakukan antara lain dengan tidak membeda-bedakan agama semua warga negara dan diikutsertakan dalam semua sektor pembangunan secara kebersamaan.

Pembangunan di Bidang Material

Usaha yang dilakukan antara lain dibangunnya sarana-sarana pendidikan, kesehatan, peribadatan, perkantoran, transportasi dan komunikasi, perumahan rakyat, dan sarana umum lainnya.

Pembangunan di Bidang Pertanian

Pembangunan pertanian tetap menjadi perhatian utama dalam pembangunan perekonomian karena:

1) mayoritas penduduk Indonesia tinggal di daerah pedesaan;

2) mayoritas penduduk pedesaan berada pada tingkat perekonomian yang masih rendah yang tercermin dari jumlah pendapatan lebih rendah bila dibandingkan dengan penduduk kota sampai saat ini petani masih belum dapat menikmati keuntungan dari hasil bertaninya;

3) keterikatan kepada norma-norma tradisional sehingga sering menimbulkan sikap sukar menerima perubahan termasuk perubahan dalam hal bertani.

Upaya-upaya pembangunan pertanian dilakukan dengan perubahan dan peningkatan hasil pertanian melalui usaha-usaha secara terpadu, serasi, dan merata serta tetap memelihara kelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Usaha-usaha itu adalah intensifikasi pertanian, diversifikasi pertanian, ekstensifikasi pertanian, dan rehabilitasi pertanian.

Intensifikasi pertanian, yaitu peningkatan hasil pertanian secara maksimal dengan menggunakan teknologi tepat guna, seperti penggunaan alat-alat modern, irigasi yang baik, penggunaan bibit unggul, pestisida, dan pupuk.

Ekstensifikasi pertanian, yaitu perluasan areal persawahan dengan pembangunan irigasi baru, pemanfaatan daerah rawa, dan perluasan areal pertanian baru dengan mengelola lahan tidak produktif dan semak hutan menjadi daerah pertanian. 

Diversifikasi pertanian, yaitu memperbanyak jenis-jenis tanaman pertanian sesuai dengan potensi sumber daya alam yang terdapat di suatu daerah, seperti tanaman palawija dan tanaman keras.

Rehabilitas pertanian, ialah memperbaiki kembali lahan kritis lewat penghijauan (reboisasi), terasering, pemupukan alami, dan menanam pohon-pohon produktif.

Hakikat Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Sobat Pintar, selanjutnya kita akan mendiskusikan tentang hakikat pembangunan berwawasan lingkungan!

Dalam pelaksanannya, pembangunan harus diatur agar tidak mengganggu unsur-unsur lingkungan hidup. Pembangunan harus berwawasan lingkungan, yaitu dengan upaya sadar dan terencana menggunakan dan mengelola sumber daya secara bijaksana yang berkesinambungan untuk meningkatkan mutu kehidupan. Untuk mencapai tujuan pembangunan berwawasan lingkungan, berbagai upaya perlu dilakukan, misalnya:

  1. menyatukan persepsi tentang pelestarian lingkungan,
  2. menjaga kestabilan populasi flora dan fauna di bumi,
  3. menjaga penggunaan sumber daya yang dapat diperbarui,
  4. menggunakan sumber energi dengan hemat, efisien, dan tidak membahayakan lingkungan,
  5. mengembangkan dan menerapkan teknologi yang mendukung pengelolaan dan pengembangan lingkungan,
  6. melaksanakan program ekonomi berstrategi pengelolaan sumber daya yang bijaksana dan mengembangkan kelestarian lingkungan, dan
  7. mengefektifkan pelaksanaan peraturan-peraturan konservasi keanekaragaman hayati.

Pada hakikatnya pembangunan berwawasan lingkungan menekankan pada pelaksanaan peningkatan kesejahteraan manusia tanpa merusak lingkungan. Peningkatan kesejahteraan dapat dilakukan dengan membangun sarana-sarana ekonomi, sosial, kesehatan, dan sebagainya. Hendaknya dalam pembangunan sarana-sarana tersebut harus mempertimbangkan kelestarian sumber daya alam dan lingkungan.

Kita tentu tidak boleh membangun lapangan golf, rumah-rumah peristirahatan atau vila di daerah tangkapan air atau di lereng-lereng perbukitan. Selain mengurangi kemampuan menyerap air, pembangunan sarana tersebut dapat mengakibatkan longsor dan banjir.

Di samping pembangunan berwawasan lingkungan muncul konsep baru dalam pembangunan, yaitu pembangunan berkelanjutan. Hal tersebut bertujuan mewujudkan keberlanjutan sumber daya alam untuk mendukung kesejahteraan manusia seutuhnya. Artinya, prioritas utama ditujukan pada upaya pelestarian kualitas lingkungan.

Definisi lain menyatakan bahwa pembangunan berkelanjutan bertujuan pada tersedianya sistem, program, sarana prasarana, sumber daya manusia, dan dana untuk memenuhi kesejahteraan manusia.

Pembangunan berwawasan lingkungan selalu mempertimbangkan dampak negatif terhadap lingkungan atas pelaksanaan pembangunan. Jadi, sebelum dilaksanakan pembangunan suatu proyek, terlebih dulu harus dilakukan kajian menganai dampak negatif yang akan terjadi dari tinjauan geografisnya. Pembangunan berwawasan lingkungan memiliki ciri-ciri yang mempertimbangkan hal-hal berikut.

a. Tercapainya keselarasan hubungan antara manusia dengan lingkungan hidup.

b. Terkendalinya pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana.

c. Pelaksanaannya harus berwawasan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan mendatang.

d. Menghindari dampak kerusakan dan pencemaran lingkungan.

Soal Latihan

Revolusi industri berawal di Inggris pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19 (sekitar tahun 1750-1850). Akibat negatif dalam aspek sosial yang disebabkan oleh revolusi industri adalah ?

A. Arus urbanisasi besar-besaran terjadi

B. Tingginya harga kebutuhan pokok

C. Punahnya spesies flora atau fauna tertentu

D. Terbentuknya partai buruh (sosialis) dan partai pengusaha (kapitalis)

E. Penyebab terjadinya perang dunia II

Latihan 2

Lingkungan hidup terbentuk oleh beberapa komponen atau unsur. Apabila salah satu unsur lingkungan hidup mengalami kepunahan, akan terjadi...

A. ketidakseimbangan lingkungan

B. kesenjangan sosial dan ekonomi

C. hilangnya kehidupan makhluk hidup

D. kurangnya ketersediaan SDA

E. sempitnya lahan pertanian

Cagar Alam/Suaka Alam

Sobat Pintar, kali ini kita akan mendiskusikan tentang cagar alam sebagai konsevasi flora dan fauna di habitat aslinya

Kawasan suaka alam selain mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragam an tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya, juga berfungsi sebagai wilayah perlindungan sistem penyangga kehidupan. Pengelolaan kawasan suaka alam dilaksanakan oleh pemerintah sebagai upaya pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa beserta dengan ekosistemnya.

Beberapa contoh daerah-daerah cagar alam adalah sebagai berikut.

Ujungkulon di Banten, untuk melindungi badak, buaya, banteng, rusa, babi hutan, merak, dan tumbuh-tumbuhan.

Sibolangit di Sumatera Utara, untuk melindungi flora asli khas dataran rendah Sumatera Timur an tara lain bunga lebah dan bunga bangkai raksasa.

Rafflesia di Bengkulu, untuk melindungi bunga rafflesia sebagai bunga terbesar di dunia.

Pulau Dua di Jawa Barat, untuk melindungi hutan dan berbagai jenis burung.

Arjuna Lalijiwo di Jawa Timur, untuk melindungi hutan cemara dan hutan alpina.

Cibodas di Jawa Barat, untuk melindungi hutan cadangan di daerah basah.

Tanjung Pangandaran di Jawa Barat, untuk melindu ngi hutan, rusa, banteng, badak, dan babi hutan.

Suaka Margasatwa

Sobat Pintar, apasih suaka margasatwa itu ?

Di dalam suaka margasatwa dapat dilakukan kegiatan untuk kepentingan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan wisata terbatas, dan kegiatan lainnya yang menunjang budi daya. Dalam rangka kerja sama konservasi internasional, kawasan suaka alam dan kawasan tertentu lainnya dapat ditentukan sebagai cagar biosfer.

Penetapan suatu kawasan suaka alam dan kawasan tertentu lainnya sebagai cagar biosfer diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah dengan mempertimbangkan:

  1. setiap orang dilarang melakukan kegiatan yang dapat mengakibatkan perubahan terhadap ke rusakan kawasan suaka alam,
  2. ketentuan tidak termasuk kegiatan pembinaan ha bitat untuk kepentingan satwa di dalam suaka margasatwa,
  3. perubahan terhadap keutuhan kawasan suaka alam meliputi pengurangan, penghilangan fungsi, dan luas kawasan suaka alam, serta penambahan jenis tumbuhan dan satwa lain yang tidak asli.

Beberapa contoh suaka margasatwa adalah sebagai berikut.

Pulau Komodo di NTT, untuk melindungi komodo, rusa, babi hutan, kerbau liar, ayam hutan, dan kakaktua. 

Gunung Leuser di Nanggroe Aceh Darussalam, untuk melindungi gajah, badak Sumatera, harimau, rusa, kambing hutan, orang utan, dan berbagai jenis burung.

Way Kambas di Sumatera Selatan, untuk melindungi gajah, badak, kerbau liar, tapir, harimau Sumatera, dan rusa. 

Baluran di Jawa Timur, untuk melindungi badak, banteng, kerbau liar, rusa, babi hutan, lutung, ayam hutan, anjing hutan, berbagai jenis kera, dan burung.

Kutai di Kalimantan, untuk melindungi rusa, babi hutan, dan orang utan. 

Pulau Moyo di Sumbawa, untuk melindungi babi hutan, rusa, sapi liar, burung kakaktua, dan ayam hutan.

Usaha Pelestarian Kekayaan Alam dan Lingkungannya

Sobat Pintar, selanjutnya kita akan mempelajari tentang usaha pelestarian kekayaan alam dan lingkungannya!

Di bawah ini merupakan usaha-usaha pengendalian lahan: 

Rehabilitasi dan Reklamasi Lahan Kritis

Usaha pengendalian lahan kritis dilaksanakan melalui beberapa usaha sebagai berikut.

1) Penghijauan dan Reboisasi Usaha penghijauan tanah dan reboisasi lahan hutan telah dilakukan dengan pola inpres (instruksi presiden), sejak tahun 1976. Untuk lebih mempercepat usaha mengurangi lahan kritis, lahan tersebut justru dimanfaatkan untuk keperluan pembangunan perkebunan, transmigrasi, peternakan, dan bentuk pembangunan lainnya sekaligus untuk rehabilitasi.

2) Resettlement dan Pengendalian Peladang Berpindah Untuk mengendalikan peladang berpindah diperlukan pendekatan yang lebih menyeluruh. Dalam hubungan ini perlu dikembangkan pendekatan dengan cara pendekatan fisik dan alam, pendekatan sosioantropologi, dan pendekatan pengembangan institusi. Setelah pendekatan-pendekatan tersebut berhasil, baru dilakukan penataan pemukiman (resettlement).

Program Kali Bersih

Untuk meningkatkan daya dukung lingkungan demi menunjang keberhasilan kegiatan pemba ngunan di semua sektor maka ditempuh usaha program kali bersih. Tujuan-tujuan program kali bersih adalah sebagai berikut:

  1. Mencegah penurunan kualitas dan daya guna air sekaligus menaikkan kualitas dan daya guna air. Program kali bersih ditujukan khususnya pada sumber-sumber air yang kualitasnya sangat buruk.
  2. Persiapan bagi pelaksanaan peraturan peme rintah tentang pengendalian pencemaran air.
  3. Pengembangan kelembagaan pengelolaan ling kungan hidup.

Program Pengendalian Intrusi Air Asin

Bentuk pengendalian penyusupan air asin dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan yang ada, misalnya sebagai berikut:

  1. Mengendalikan tingkat pemompaan air tanah.
  2. Menambah masukan air tanah dengan memperbanyak tumbuhan dan sumur resapan.
  3. Mengendalikan perluasan pemukiman perkotaan.
  4. Melindungi daerah resapan atau daerah tangkapan hujan (recharge area).
  5. Memberi prioritas pelayanan Perusahaan Air Minum (PAM) di daerah yang rawan air tawar.

Pengelolaan Pantai dan Lautan

Dalam mengelola wilayah pantai dan lautan di perlukan kebijaksanaan-kebijaksanaan sebagai berikut:

  1. Pemanfaatan sumber daya alam di wilayah pantai dan lautan yang dapat diperbarui perlu dilakukan dalam batas kemampuan regene rasi, sedangkan untuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, dilakukan dengan bijaksana dan rasional.
  2. Inventarisasi tingkat pemanfaatan lahan wilayah pantai untuk berbagai kegiatan yang perlu dikendalikan. Untuk itu, diperlukan adanya pembagian daerah, mana yang merupakan kawasan lindung, kawasan penyangga, dan kawasan budi daya.
  3. Pengelolaan wilayah pantai dan lautan dapat dikembangkan dengan 3 alternatif, yaitu pembagian wilayah laut, kepulauan, dan ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif) serta diatur oleh sistem koordinasi antardepartemen di tingkat pusat.

Usaha Menjaga Kelestarian dan Meningkatkan Sumber Daya

Dalam rangka menjaga kelestarian dan meningkatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia maka kebijaksanaan pembangunan harus mencakup hal-hal berikut:

  1. Penciptaan dan perluasan mata pencaharian khususnya di daerah yang mengalami tekanan ekonomi yang berat.
  2. Perlindungan terhadap pendapatan petani, nelayan, dan pengumpul hasil hutan.
  3. Pengkajian ilmiah terhadap pengikisan lapisan atas tanah dan pengambilan sumber daya hutan agar tidak melebihi laju perbaikan produktivitasnya.
  4. Peningkatan produktivitas lahan dengan cara memperhatikan pengendalian penggunaan pupuk organik, pestisida, dan tata air.
  5. Penelitian terhadap kebutuhan kayu bakar dan hasil hutan dengan memperhatikan aspek lingkungan.
  6. Pelestarian dan penggunaan energi secara efisien.
  7. Pencegahan dan pengurangan pencemaran udara, tanah, dan air sedini mungkin.
  8. Pengembangan teknologi dengan memperhatikan kelestarian lingkungan.

Soal Latihan

Cagar alam di Sumatera Utara terdapat di daerah ....

A. Sibolangit 

B. Rimbo Panti 

C. Cibodas

D.  Medan

E. Sigli 

Latihan 2

Manusia memiliki peranan yang besar untuk menciptakan kelestarian lingkungan karena...

A. Kebutuhan manusia semakin meningkat seiring pertumbuhan penduduk

B. Manusia merupakan satu-satunya makhluk yang mampu menciptakan kelestarian lingkungan hidup

C. Lingkungan yang sudah rusak tidak dapat diperbaiki lagi

D. Perilaku manusia dalam memanfaatkan lingkungan hidup berpengaruh pada kelestarian lingkungan hidup

E. Lingkungan hidup sepenuhnya dikuasai oleh manusia

redesain-navbar Portlet