APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama

Sobat, ini nih, ada Peta Belajar Bersama Geografi di Bab kesatu!


Yuk, mulai belajar bersama kita!

Letak

 Letak Wilayah Indonesia

Letak Astronomis 

Astronomis Indonesia adalah 6° LU (Lintang Utara) – 11° LS (Lintang Selatan) dan antara 95° BT (Bujur Timur) – 141° BT (Bujur Timur). Jika dilihat dari posisi astronomis Indonesia terletak di kawasan iklim tropis dan berada di belahan timur bumi. 

Indonesia berada di kawasan tropis, hal ini membuat Indonesia selalu disinari matahari sepanjang tahun. Di Indonesia hanya terjadi dua kali pergantian musim dalam setahun yaitu musim kemarau dan hujan. Negara-negara yang memiliki iklim tropis pada umumnya dilimpahi alam yang luar biasa. Curah hujan tinggi akan membuat tanah menjadi subur. Flora dan fauna juga sangat beraneka ragam.

Pengaruh dari letak dilihat dari garis bujur, maka Indonesia memiliki perbedaan waktu yang dibagi menjadi tiga daerah waktu yaitu Indonesia bagian timur (WIT), Indonesia bagian tengah (WITA), dan Indonesia bagian barat (WIB).

Letak Geografis 

Letak Indonesia yang berada di antara dua samudra dan dua benua tentunya sangat mempengaruhi wilayah Indonesia. Pengaruh letak geografis Indonesia adalah sebagai berikut :

Indonesia Mempunyai Dua Musim

Letak Indonesia yang berada di antara dua samudra dan dua benua pun berpengaruh terhadap keadaan cuaca dan iklim. Indonesia yang beriklim laut, disebabkan pengaruh angin laut yang mendatangkan hujan. Selain itu iklim di Indonesia mempunyai iklim musim, kemarau dan hujan. Hal ini disebabkan oleh angin muson yang berhembus selalu berganti arah setiap enam bulan.

Wilayah Indonesia Sangat Strategis

Indonesia yang diapit 2 samudera dan 2 benua, membuat wilayah Indonesia sangat strategis sebab dilalui oleh persimpangan lalu lintas internasional baik itu di laut atau di udara.

Indonesia Kaya Akan Budaya

Indonesia memiliki keanekaragaman budaya daerah karena bentuk negaranya yang kepulauan.

Indonesia Menjadi Negara Maritim Terbesar di Dunia 

Indonesia dikenal sebagai negara maritim karena mempunyai lebih dari 17 ribu pulau. Berdasarkan statistik Kementerian Kelautan dan Perikanan, hasil laut di Indonesia baru dimanfaatkan 48% dari potensi sebesar 6,7 juta ton.

Indonesia Memiliki Keanekaragaman

Letaknya yang berada dalam kawasan tropis membuat Indonesia kaya akan hasil hutan. Indonesia juga memiliki beraneka ragam jenis flora dan fauna yang tidak dimiliki oleh daerah lainnya.

Indonesia Negara Agraris

Indonesia terletak dalam kawasan yang beriklim tropis yang menyebabkan tanah di Indonesia sangat subur. Hal yang demikian ini menjadikan Indonesia sebagai wilayah yang sangat cocok untuk dijadikan sebagai negara pertanian dan  perkebunan.

Indonesia Potensi Menjadi Negara Pariwisata 

Selain letaknya yang sangat strategis, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar dimana setiap pulau mempunyai keindahan yang luar biasa.

Letak Geologis Indonesia

Selain letak geografis di atas, wilayah Indonesia juga memiliki letak geologis yang didasarkan pada keadaan litosfernya, khususnya yang berhubungan dengan gejala pergerakan kulit bumi (tektonisme atau diatropisme) dan gejala kegunungapian (vulkanisme).

Letak Geologis Indonesia pada Pertemuan Tiga Lempeng Dunia

Wilayah Indonesia, secara geologis terletak pada pertemuan tiga lempeng dunia, yaitu lempeng Pasifik (atau lempeng dasar samudera Pasifik), lempeng Australia (atau lempeng Indo-Australis) dan lempeng Eurasia (dengan bagian kecilnya adalah lempeng benua Asia). 

Akibat dari letak geologis Indonesia, kita harus waspada terhadap bencana alam yang dapat ditimbulkan oleh letusan gunung api dan gempa bumi. Namun demikian, kita juga harus bersyukur terhadap manfaat yang diperoleh bangsa Indonesia sehubungan dengan letak geologisnya tersebut, antara lain:

  • Bahan material yang dihasilkan dari letusan gunung api suatu saat mengalami pelapukan dan menghasilkan tanah vulkanis yang subur. Karena itu, di sebagian besar Pulau Jawa, Pulau Sumatera, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Bali, Nusatenggara dan banyak lagi tempat lain yang merupakan daerah subur bagi kegiatan pertanian.
  • Batuan yang terbentuk dari pembekuan magma di bawah permukaan bumi mengandung mineral-mineral atau bijih logam seperti platina, emas, perak, besi, tembaga, mangan dan lain-lain. Dengan memiliki banyak gunung api berarti bumi Indonesia memiliki potensi barang tambang yang sangat melimpah.
  • Magma yang meresap pada lapisan batuan dapat menyentuh fosil tumbuhan, kemudian mengubah fosil tumbuhan tersebut menjadi batuan metamorf (malihan) kontak. Batuan tersebut dikenal dengan nama batu bara. Batu bara yang berkualitas tinggi terbentuk melalaui proses persentuhan dengan magma.

Letak Geologis Indonesia pada Pertemuan Dua Sistem Pegunungan Muda Dunia

Pembentukan pegunungan di muka bumi (orogenesa) merupakan hasil pengerjaan lempeng-lempeng litosfer yang saling bertumbukan. Untuk itu, letak pegunungan selalu berhubungan dengan daerah pertemuan lempeng-lempeng litosfer. Wilayah Indonesia dilihat dari letak geologisnya berada pada pertemuan sistem pegunungan dunia yaitu Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik.

Sirkum Mediterania

Dimulai dari wilayah sekitar laut Tengah (laut Mediterania) memanjang ke arah Timur, yang terdiri dari rangkaian pegunungan di Eropa, Iran, Afghanistan, Himalaya (India – RRC), Arakan Yoma (Myanmar), kemudian belok ke selatan menyambung dengan pegunungan yang terdapat di pulau Sumatera, pulau Jawa, kepulauan Nusa Tenggara dan berakhir di laut Banda. 

Sirkum Pasifik

Diawali dari Amerika Selatan memanjang ke arah Utara dan Barat, menyambung dengan pegunungan yang membentuk kepulauan Aleut (antara benua Amerika Utara dan benua Asia), semenanjung Kamsyatka (Rusia), pegunungan di kepulauan Jepang, pulau Formosa (Taiwan), merangkai dengan pegunungan di kepulauan Filipina. 

Sampai di wilayah Indonesia, Sirkum Pasifik bercabang dua; (1) menyambung dengan pegunungan di Kalimantan, dan (2) menyambung dengan rangkaian gunung api yang terdapat di Sulawesi Utara. Dari Sulawesi, Sirkum Pasifik menyambung dengan jalur pegunungan lipatan Busur Australia (disebut juga Busur Papua). 


 

Luas

 Luas Wilayah Indonesia


Indonesia disebut juga sebagai Nusantara, hal ini dikarenakan Indonesia terdiri atas pulau-pulau yang berjumlah 17.508 pulau. Nusantara sendiri memiliki arti kepulauan yang terpisah oleh laut atau bangsa-bangsa yang terpisah oleh laut. Luas wilayah negara Indonesia menjadi daya tarik tersendiri untuk para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Luas Daratan Indonesia
Negara Indonesia yang merupakan negara kepulauan terdiri dari pulau-pulau besar dan pulau-pulau kecil. Pulau-pulau  besar di Indonesia antara lain:

  • Pulau Papua dengan luas 785.753 km²,
  • Pulau Kalimantan dengan luas 748.168 km²,
  • Pulau Sumatera dengan luas 443.066 km²,
  • Pulau Sulawesi dengan luas 180.681 km²,
  • Pulau Jawa dengan luas 138.794 km²,
  • Pulau Timor dengan luas 28.418 km²,
  • Pulau Halmahera dengan luas 18.040 km²,
  • Pulau Seram dengan luas 17.454 km²,
  • Pulau Sumbawa dengan luas 14.386 km²,
  • Pulau Flores dengan luas 14.154 km², dan pulau-pulau besar lainnya.

Luas Perairan
Indonesia terbentang sepanjang 3.997mil dari samudera Indonesia hingga samudera pasifik. Ini menjadikan Indonesia memiliki lautan yang luas sekitar 3.273.810 km². Luasnya lautan Indonesia ini membawa keberkahan bagi bangsa Indonesia. Sumber daya alam yang terkandung di lautan sangat banyak sekali dan ini bisa digunakan untuk mensejahterakan bangsa Indonesia.

Batas

Batas Darat Indonesia

Pembagian batas-batas darat wilayah Indonesia di sebelah utara, barat, selatan, dan timur adalah sebagai berikut :

Utara
Indonesia berbatasan langsung dengan Malaysia (bagian timur), Tepatnya berada di pulau kalimantan. Wilayah perairan Indonesia sebelah utara (selat Malaka) berbatasan langsung dengan laut di lima negara, antara lain : Malaysia, Thailand, Singapura,Vietnam dan juga Filipina.

Barat
Perairan sebelah barat berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Indonesia berbatasan dengan Negara India. Meskipun tidak berbatasan langsung secara segi darat, Namun kita juga harus mengingat bahwa negara kita berbatasan dengan negara India melalui jalur laut.

Terdapat dua pulau yang menjadi penanda perbatasan antara Negara Indonesia dan Negara India, yakni pulau Rondo dan pulau Nicobar dimana di area ini sering kali terjadi pelanggaran daerah teritorial yang dilakukan oleh para nelayan penangkap ikan.

Selatan
Indonesia sebelah selatan berbatasan langsung dengan wilayah darat perairan Australia, Timor Leste, dan Samudera Hindia. Timor Leste dulunya adalah bekas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang telah memisahkan diri secara sukarela menjadi negara sendiri pada pertengahan tahun 1999, Sebelum memisahkan diri wilayah ini dikenal dengan nama Timor Timur.

Indonesia juga berbatasan dengan perairan Australia. Pada awal tahun 1997, NKRI dan Australia telah menyepakati sebuah perjanjian yang mengatur tentang batas-batas wilayah negara keduanya yang meliputi Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), hak otonomi dan batas landas kontinen.

Timur
Wilayah timur Indonesia berbatasan langsung dengan perairan wilayah perairan Samudera Pasifik dan daratan Papua New Guinea. Indonesia dan Papua New Guinea telah menyepakati kesepakatan bilateral yang sudah dibuat untuk mengatur hak kekuasaan di masing-masing negara dan tidak mencampuri kepentingan negara lain baik di darat maupun di laut. Wilayah Indonesia bagian timur berbatasan dengan Papua New Guinea sebelah barat, yaitu , yaitu Provinsi Barat (Fly) dan Provinsi Sepik Barat (Sandaun).

Batas Laut Indonesia
Batas perairan negara Indonesia dapat dibagi menjadi tiga jenis menurut hasil konvensi hukum laut internasional yang sudah disepakati oleh Perserikatan Bangsa Bangsa atau PBB yang dilakukan pada tahun 1982.

Batas Teritorial
Batas laut pertama yang ada di negara Indonesia adalah batas teritorial yang merupakan batas yang dihitung dari sebuah garis dasar serta memiliki jarak 12 mil ke arah laut.
Garis dasar yang ada sendiri merupakan sebuah garis khayal yang ditarik pada pantai ketika air laut sedang mengalami surut, serta menghubungkan berbagai titik yang ada pada ujung pulau.

Batas Landas Kontinental
Landas kontinen yang ada memungkinkan di bawahnya hingga jarak 200 mil laut dari tempat asal garis pangkal dimana laut teritorial tersebut diukur. 
Landas kontinen yang ada memungkinkan perairan yang berada di bawahnya hingga jarak 350 mil laut dari tempat asal garis pangkal dimana laut teritorial yang ada diukur dan jika tidak melebihi 100 mil laut dari kedalaman laut yaitu 2500 meter.

Batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
Batas laut ketiga yang ada di negara Indonesia adalah batas zona ekonomi eksklusif yang merupakan batas negara yang ditarik 200 mil dari asal garis dasar ke arah laut lepas atau laut bebas saat air laut surut.
Dengan adanya Zona Ekonomi Eksklusif ini, segala sumber daya alam atau SDA yang ada di bawah permukaan laut, dasar laut, maupun berada di bawah laut sepenuhnya menjadi hak eksklusif bagi negara Indonesia.

Batas Udara
Batas udara pada negara Indonesia mengikuti batas kedaulatan negara yang ada di darat maupun di laut. Batas udara yang ada ini ditetapkan berdasarkan perkembangan hukum internasional yang berlaku.
 

Latihan 1

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Secara astronomis posisi Indonesia terletak pada....

A. 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BB

B. 6°LU-11°LU dan 95°BB-141°BT

C. 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT

D. 6°LS-11°LU dan 95°BT-141°BT

E. 6°LS-11°LS dan 95°BT-141°BT

Latihan 2

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Indonesia berbatasan darat dengan negara....

A. Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam

B. Timor Leste, Malaysia, dan Thailand

C. Papua New Guinea, Palau, dan Filipina

D. Vietnam, Laos dan Myanmar

E. Timor Leste, Malaysia dan Papua New Guinea

Latihan 3

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Pulau berikut secara geografis terletak di bagian timur Indonesia adalah ....

A. Sumatera

B. Jawa

C. Halmahera

D. Bali

E. Bangka

Latihan 4

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Berikut ini merupakan ciri-ciri fisik umum negara Indonesia, kecuali ....

A. memiliki dua musim

B. curah hujan dan kelembaban tinggi

C. memiliki variasi kenampakan geomorfologi

D. banyak mendapat sinar matahari

E. memiliki banyak daerah tandus

Latihan 5

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Perbedaan antara pengaruh letak astronomis dengan pengaruh letak geografis Indonesia adalah ….

A. letak astronomis Indonesia berpengaruh pada pembagian zona iklim sementara letak geografis berpengaruh terhadap pembagian zona waktu.

B. letak astronomis Indonesia berpengaruh pada pembagian zona waktu sementara letak geografis berpengaruh terhadap kerentanan bencana alam.

C. letak astronomis dan letak geografis tidak memiliki pengaruh apapun pada kondisi cuaca dan iklim di Indonesia.

D. letak astronomis berpengaruh terhadap kondisi angin dan letak geografis berpengaruh terhadap pembagian waktu.

E. letak astronomis menentukan iklim di Indonesia sedangkan letak geografis mempengaruhi perubahan pola angin musim di Indonesia.

Latihan 6

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Berikut yang bukan dampak dari letak Indonesia secara geologis adalah…

A. Indonesia kaya akan barang tambang mineral

B. Indonesia banyak memiliki gunung berapi

C. Indonesia rawan bencana gempa bumi dan tsunami

D. Indonesia beriklim tropis

E. Indonesia rawan bencana erupsi gunung berapi

Latihan 7

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Wilayah Indonesia yang dilalui rangkaian Pegunungan Sirkum Pasifik adal

A. Sumatera

B. Jawa

C. Sulawesi

D. Bali

E. Nusa Tenggara

Karakteristik Wilayah Daratan Indonesia

Karakteristik Wilayah Daratan Indonesia


Pegunungan

Karakteristik wilayah daratan Indonesia dipengaruhi dua sirkum pegunungan dunia, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Seperti sudah disinggung di atas, wilayah daratan Indonesia dipengaruhi oleh dua sirkum pegunungan, yaitu sirkum pasifik dan sirkum mediterania. 

Selain itu, Indonesia memiliki jumlah pegunungan yang cukup banyak misalnya di Jawa terdapat jalur pegunungan Dieng, di pulau Kalimantan ada pegunungan Meratus, dan di bagian timur Indonesia yaitu pulau Papua ada pegunungan Jaya Wijaya. Pada umumnya daerah pegunungan ini dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai daerah perkebunan.

Gunung
Indonesia memiliki kurang lebih 100 buah gunung api dengan tiga golongan, yaitu padam (mati), istirahat, dan masih aktif. Gunung-gunung di wilayah daratan Indonesia ini menjadi bagian dari cincin api pasifik . Dampak positif dari gunung berapi yang tersebar suburnya tanah di Indonesia, menyebabkan curah hujan yang teratur dan bisa dimanfaatkan sebagai tempat berpijak dan sumber kehidupan bagi manusia. 

Namun, dampak negative dari banyaknya gunung berapi ini adalah tingkat ancaman bencana alam yang cukup tinggi, sehingga mengintai keselamatan masyarakat sekitar.

Dataran tinggi
Terletak di antara pegunungan atau gunung-gunung. Wilayah dataran tinggi umumnya merupakan daerah yang padat penduduknya. Kepadatan tersebut disebabkan oleh tanahnya yang subur dan udara yang sejuk.
Dataran tinggi Indonesia di antaranya adalah dataran tinggi Bandung, dan dataran tinggi Malang di Pulau Jawa, dataran tinggi Agam, Karo , dan Gaya di Pulau Sumatera, dan dataran tinggi Toraja di Pulau Sulawesi, dan dataran tinggi Madi di Pulau Kalimantan.

Dataran rendah
Letaknya tidak lebih dari 200 meter dari permukaan laut. Wilayah ini sering dijadikan pusat kegiatan perdagangan dan industri. Hal ini karena transportasi darat maupun laut lebih mudah.

Contoh dataran rendah di Indonesia terdapat di bagian timur Pulau Sumatera. Wilayah dataran rendah lainnya banyak di Pulau Kalimantan, Pulau Nusa Tenggara dan Maluku serta Papua. Di Nusa Tenggara misalnya tanah baik untuk peternakan, karena sebagian besar merupakan padang rumput.
 

Karakteristik Wilayah Perairan Indonesia

Karakteristik Wilayah Perairan  Indonesia

Kedaulatan Indonesia sebagai Negara kepulauan meliputi wilayah daratan, perairan pedalaman, perairan kepulauan, dan laut teritorial, termasuk ruang udara diatasnya serta dasar laut dan tanah dibawahnya, termasuk kekayaan alam yang terkandung didalamnya.

Perairan Laut
Perairan laut Indonesia dapat dibagi menjadi dua yaitu perairan dangkal yang berupa paparan dan perairan laut dalam. Paparan adalah zona laut yang terhitung mulai garis surut terendah hingga kedalaman sekitar 120-200 m, yang kemudian disusul lereng yang lebih curam ke arah lautan dalam.

Paparan Sunda
Paparan Sunda merupakan paparan benua terluas di dunia. Luas wilayahnya mencapai 1,8 juta km2. Paparan ini menghubungkan Pulau Jawa, Kalimantan dan Sumatra dengan daratan di Asia, dan mencakup antara lain Laut Cina, Teluk Thailand, Selat Malaka, dan Laut Jawa.

Paparan Sahul
Paparan Sahul adalah bagian dari lempeng landas kontinen benua Sahul (benua Australia - Papua) yang terletak di lepas pantai utara Australia dan lautan selatan Papua. Paparan Sahul membentang dari Australia utara, meliputi Laut Timor menyambung ke Timur di laut Arafura yang menyambung dengan Papua.

Kepulauan Aru menonjol di atas paparan Sahul. Paparan Sahul juga mencakup Paparan Rowley yang terletak di sisi Samudra Hindia di Barat Laut Australia membentang hingga tanjung di barat laut Australia.

Perairan Laut Dalam
Indonesia Timur Perairan laut dalam yang terletak diantara paparan Sunda dan paparan Sahul mempunyai topografi yang kompleks dengan berbagai bentuk basin dan palung. Di sebelah barat daya terdapat basin Sulawesi yang sangat luas dengan dasar yang kurang mendatar pada kedalaman 5.100 m. Basin Sulawesi ini berhubungan dengan palung Makassar yang kedalamannya 2.300 m.

Bentukan selanjutnya adalah palung Weber. Palung ini memiliki kedalaman maksimum 7.440 m. Posisi diapit oleh dua punggung dan deretan pulau - pulau yang letaknya merupakan busur Banda dalam dan busur Banda luar.

Perairan Darat

Sungai
Sungai merupakan bagian dari permukaan bumi yang rendah dan aliran air yang mengalir dari dataran tinggi menuju dataran rendah dan bermuara di laut. Sungai pada bagian awal berukuran kecil yang bermula dari daerah pegunungan, mengalir ke tempat yang lebih rendah akhirnya bermuara di danau/laut. 

Semakin dekat ke arah laut, maka semakin melebar. Sungai di Indonesia bisa dimanfaatkan sebagai sarana transportasi, pembangkit listrik, irigasi sawah, perikanan, olahraga, dan rekreasi serta digunakan untuk pengangkutan kayu hasil penebangan dan pasar terapung.

Danau
Danau merupakan cekungan daratan yang terisi air. Danau dapat terbentuk karena letusan gunung berapi atau danau vulkanik seperti Danau Kelimutu, Danau Batur, Danau Poso. Adapun danau yang terbentuk karena gaya keduanya atau disebut danau tekto vulkanik seperti Danau Toba. 

Dan ada juga yang terbentuk di daerah cekungan bukit kapur yang terisi air atau sering disebut danau karst seperti Lokva Bendogede di daerah Gunung Kidul, dan danau yang sengaja dibuat oleh manusia atau danau buatan seperti Waduk Jatigede di Sumedang Jawa barat.

Danau terluas di Indonesia adalah Danau Toba di Sumatera Utara. Danau ini terletak 905 meter di atas permukaan laut. Danau Toba merupakan danau terdalam ke-9 di dunia. Danau ini merupakan danau tipe vulkanik kaldera terbesar di dunia. 

Danau terdalam di dunia adalah Danau Matano di Sulawesi. Danau ini terbentuk akibat patahan tektonik pada masa Pliosen. Danau Matano merupakan danau terdalam di Asia Tenggara dan terdalam ke-8 menurut WWF. Hampir di setiap provinsi di Indonesia memiliki Danau baik alami atau Danau buatan yang dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan.
 

Latihan 1

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Wilayah Indonesia yang cocok untuk peternakan kuda dan sapi yaitu....

A. Nusa Tenggara

B. Papua

C. Kalimantan

D. Sulawesi

E. Bali

Latihan 2

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Wilayah laut yang merupakan batas air pasang dengan air surut adalah...

A. Zone Lithoral

B. Zone Neritis

C. Zone Bathial

D. Zone abisal

E. Zona Laut sangat dalam

Latihan 3

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Indonesia masuk kategori daerah tropis dan banyak vegetasi tumbuh di Indonesia. Manakah diantara vegetasi berikut yang bukan khas wilayah tropis Indonesia....

A. Jati

B. Sagu

C. Pisang

D. Tembakau

E. Kaktus

Latihan 4

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Rumah di daerah tropis cenderung memiliki jendela yang besar-besar dan pakaian berbahan katun merupakan dampak letak astronomis terhadap… .

A. pengaruh letak astronomis terhadap aspek sosial

B. pengaruh letak astronomis terhadap aspek iklim

C. pengaruh letak astronomis terhadap aspek budaya

D. pengaruh letak astronomis terhadap aspek ekonomi

E. pengaruh letak astronomis terhadap aspek politik

Latihan 5

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Tumbuh dan berkembangnya seni melayu hingga melahirkan musik dangdut karena mendapat pengaruh India dan Arab merupakan pengaruh letak ....

A. pengaruh letak astronomis terhadap aspek budaya

B. pengaruh letak astronomis terhadap aspek ekonomi

C. pengaruh letak geografis terhadap aspek budaya

D. pengaruh letak astronomis terhadap aspek iklim

E. pengaruh letak geografis terhadap aspek politik

Latihan 6

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Laut dangkal kurang dari 200 m yang menghubungkan Indonesia dengan Benua Australia adalah…

A. Paparan Sunda

B. Paparan Sahul

C. Laut Halmahera

D. Laut Jawa

E. Selat Karimata

Latihan 7

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Palung yang memiliki kedalaman maksimum 7.440 m dan kedudukannya diapit oleh busur Banda dalam dan busur Banda luar, disebut palung…

A. Jawa

B. Weber

C. Makasar

D. Buton

E. Sangihe

Sejarah Kemaritiman Indonesia

 Perkembangan Jalur Transportasi dan Perdagangan
Internasional di Indonesia 


Indonesia merupakan negara maritim, yaitu negara yang mampu memanfaatkan dan menjaga wilayah lautnya. Pada zaman kerajaan Sriwijaya dan Majapahit, bangsa Indonesia sudah memiliki kemampuan besar untuk menguasai laut dan armadanya yang besar dan mampu mengarungi samudera.

Kerajaan Sriwijaya mencapai kejayaan pada abad ke – 6 sampai dengan 10 M. Kerajaan ini menguasai seluruh jalur perdagangan maritim di Asia Tenggara.

Sriwijaya menjadi pengendali jalur perdagangan antara India dan Tiongkok sebagai negara benua yang kaya akan komoditas perdagangan. Hal ini dilakukan dengan menguasai Selat Malaka dan Selat Sunda.

Sriwijaya menjadikan kerajaannya sebagai pengendali rute perdagangan lokal dengan mengenakan biaya atas setiap kapal yang lewat. Sriwijaya menguasai pelabuhan dan mendirikan gudang-gudang perdagangan untuk pasar Tiongkok dan India.

Kemunduran terbesar Indonesia sebagai bangsa maritim terjadi pada saat VOC mulai menguasai jalur perdagangan terpenting di Nusantara. Setelah VOC diambil alih oleh pemerintah Belanda, Batavia diprogramkan sebagai pusat perkapalan dan perdagangan internasional di Asia Tenggara. Program ini diimbangi oleh Inggris dengan membangun Singapura sebagai pelabuhan paling bebas di dunia.

Pada masa pendudukan Jepang, jaringan pelayaran antar pulau diambil alih dan dikuasai Jepang. Sebagian kapal-kapal KPM disita oleh Jepang dan sebagian lagi keluar dari perairan Indonesia. Kapal-kapal Tiongkok dan Singapura juga tidak banyak lagi berlayar di perairan Nusantara.


Setelah Indonesia merdeka, laut Nusantara kembali ditata. Deklarasi Djuanda menjadi tonggak sejarah pengakuan terhadap pentingnya sektor ekonomi maritim. Pemerintah juga mengeluarkan aturan tentang nasionalisasi perusahaan maritim Belanda.

Perairan laut Indonesia memiliki beberapa jalur laut utama, yaitu Laut Natuna, Laut Jawa, Laut Flores, Laut Sulawesi, Laut Maluku, dan Laut Banda.

Potensi Sumber Daya Kelautan di Indonesia

 Potensi dan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan di Indonesia


Potensi Fisik
Indonesia dari segi fisik memiliki luas laut teritorial pedalaman seluas 284.210,900 km², luas Zona Ekonomi Eksklusif seluas 2.981.211 km² dan luas laut 12 mil seluas 279.322,000 km². Luasnya wilayah Indonesia tentu menyimpan potensi yang luar biasa.

Potensi Pembangunan
Potensi wilayah pesisir dan laut Indonesia dipandang dari segi pembangunan adalah sebagai berikut:

  1. Sumber daya yang dapat diperbaharui seperti ; perikanan (tangkap, budidaya, dan pasca panen), hutan mangrove, terumbu karang, industri bioteknologi kelautan dan pulau-pulau kecil
  2. Sumber daya yang tidak dapat diperbaharui seperti ; minyak bumi dan gas, bahan tambang dan mineral lainnya
  3. Energi kelautan seperti pasang surut, gelombang, angin, OTEC ( Ocean Thermal Energy Conversion)
  4. Jasa-jasa lingkungan seperti : pariwisata, perhubungan, dan pelabuhan, serta penampung (penetralisir) limbah.

Potensi Sumber Daya Pulih
Potensi wilayah pesisir dan lautan Indonesia dipandang dari segi perikanan meliputi hal berikut:

  1. Perikanan laut ( tuna/cakalang, udang, demersal, pelagis kecil, dan lainnya sekitar 4.948.824 ton/tahun
  2. Marikultur ( rumput laut, ikan, dan kerang-kerangan serta mutiara) sebanyak 528.403ton/tahun
  3. Perairan umum 356.020 ton/tahun
  4. Budi daya tambak 1.000.000 ton/tahun
  5. Budi daya air tawar 1.039,100 ton/tahun

Potensi Sumber Daya Tidak Pulih (Non renewable Resource)
Pesisir dari laut Indonesia memiliki cadangan minyak bumi, gas alam, mineral, serta bahan tambang yang besar. Potensi minyak dari keseluruhan cekungan berpotensi menghasilkan 106,2 miliar barel. Untuk potensi sumber daya gas bumi, cadangan yang dimiliki Indonesia mencapai 136,5 Triliun kaki kubik.

Adapun potensi kekayaan tambang dasar laut seperti alumunium, mangan, tembaga, nikel, kobalt, biji besi non titanium, dan vanadium belum teridentifikasi dengan baik dan memerlukan teknologi tinggi.

Potensi Geopolitik
Indonesia berada di posisi yang strategis. Posisi ini menjadikan Indonesia sebagai penghubung antar benua. Hal ini memberikan peluang Indonesia sebagai jalur perekonomian. Potensi ini dapat digunakan sebagai kekuatan dalam percaturan politik dan ekonomi antarbangsa.

Potenis Sumber Daya Manusia 
Sekitar 60% penduduk Indonesia bermukim di wilayah pesisir. Oleh sebab itu kita perlu mnegembangkan pusat-pusat kegiatan perekonomian, baik perdagangan, transportasi laut, dan pariwisata bahari di wilayah pesisir. Potensi penduduk di pulau-pulau merupakan aset strategis untuk peningkatan aktivitas ekonomi antar pulau sekaligus pertahanan dan keamanan negara.
 

Latihan 1

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Indonesia disebut sebagai poros maritim dunia, hal tersebut dilatarbelakangi oleh...

A. kekayaan sumber daya Indonesia yang melimpah

B. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia

C. nenek moyang bangsa Indonesia dikenal sebagai pelaut ulung

D. letak geografis Indonesia yang strategis

E. kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah

Latihan 2

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Hal yang perlu diperhatikan untuk mendukung Indonesia sebagai poros maritim dunia adalah...

A. membangun fasilitas untuk mengeksploitasi sumber daya alam Indonesia

B. merawat dan melengkapi pelabuhan-pelabuhan yang sudah ada

C. membangun fasilitas penangkapan ikan bagi masyarakat perkotaan

D. mengadakan kerja sama dengan negara lain dalam bidang kebudayaan

E. membangun perusahaan perkapalan di Indonesia

Latihan 3

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Pernyataan :

  1. sering dilanda bencana alam di daerah pesisir
  2. memancing wisatawan mancanegara (biota laut/keragaman ikan)
  3. memiliki kekayaan flora dan fauna
  4. batas laut Indonesia selalu dilanggar
  5. kerap kali kapal asing menumpang lewat begitu saja tanpa melaporkan ke pihak Indonesia terlebih dahulu

Kerugian letak maritim Indonesia adalah....

A. 4 dan 5

B. 3 dan 4

C. 2 dan 5

D. 1 dan 2

E. 1 dan 3

Latihan 4

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Dalam dunia perdagangan Indonesia memiliki sejarah yang panjang sebagai negara dagang pada masa lalu, diantaranya banyak saudagar Bugis yang menjadi pioneer perdagangan dan pelayaran dunia. Indonesia menjadi poros maritim dunia pada masa lalu transportasi dan perdagangan karena....

A. pada masa lalu Indonesia dikenal dalam perdagangan rempah-rempah

B. sumber daya kelautan Indonesia sudah sangat terkenal dan dicari oleh pedagang Eropa

C. komoditi minyak bumi Indonesia sangat dicari para pedagang Eropa

D. pada masa lalu Indonesia dikenal sebagai penghasil kakao terbesar di dunia

E. barang dagang emas sangat dicari oleh para pedagang Eropa

Latihan 5

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Indonesia dapat menjadi poros maritim dunia berdasarkan potensi sumber daya kelautan karena....

A. Indonesia memiliki posisi yang strategis diantara jalur perdagangan dunia diantara samudera Pasifik dan Samudera Hindia dan diantara dua benua Asia dan Australia dan berhadapan dengan negara maju di Amerika dan Afrika.

B. kondisi iklim Indonesia sangat mendukung bagi aktivitas pertanian sehingga menjadikan Indonesia menjadi negara agraris yang diperhitungkan di kawasan Asia.

C. Indonesia memiliki potensi kekayaan laut tidak hanya berupa ikan, tetapi juga bahan tambang seperti minyak bumi, emas, nikel, bauksit, pasir, bijih besi, timah, dan lain-lain yang ada di bawah permukaan laut.

D. Indonesia memiliki 16.000 pulau yang unik dengan potensi alam yang sangat indah dari Sabang sampai Merauke dengan berbagai keragaman yang ada di dalamnya.

E. Indonesia memiliki keragaman budaya tradisi yang khas dan sangat unik yang dapat mendatangkan banyak wisatawan dari berbagai pelosok dunia.

Latihan 6

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Perhatikan selat-selat berikut.
1) Selat Sunda
2) Selat Karimata
3) Selat Makassar
4) Selat Bali
5) Selat Madura
6) Selat Lombok
Selat di Indonesia yang menjadi jalur-jalur strategis perdagangan dunia ditunjukkan oleh nomor…

A. 1), 2), dan 3)

B. 1), 2), dan 4)

C. 1), 3), dan 6)

D. 2), 4), dan 6)

E. 3), 4), dan 5)

Latihan 7

Tentukan jawaban yang tepat dari pertanyaan berikut ini.

Berikut ini yang tidak termasuk potensi sumber daya laut marikultur adalah…

A. Mutiara

B. terumbu karang

C. ikan

D. kerang-kerangan

E. rumput laut

redesain-navbar Portlet