redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Letak

Hallo Sobat Pintar! Kali ini kita akan belajar tentang Letak, Luas dan Batas Wilayah Indonesia

Letak Astronomis

Letak Astronomis Indonesia adalah 6° LU (Lintang Utara) – 11° LS (Lintang Selatan) dan antara 95° BT (Bujur Timur) – 141° BT (Bujur Timur). Jika dilihat dari posisi astronomis Indonesia terletak di kawasan iklim tropis dan berada di belahan timur bumi.

Indonesia berada di kawasan tropis, hal ini membuat Indonesia selalu disinari matahari sepanjang tahun. Di Indonesia hanya terjadi dua kali pergantian musim dalam setahun yaitu musim kemarau dan hujan. Negara-negara yang memiliki iklim tropis pada umumnya dilimpahi alam yang luar biasa. Curah hujan tinggi akan membuat tanah menjadi subur. Flora dan fauna juga sangat beraneka ragam.

Pengaruh dari letak dilihat dari garis bujur, maka Indonesia memiliki perbedaan waktu yang dibagi menjadi tiga daerah waktu yaitu Indonesia bagian timur (WIT), Indonesia bagian tengah (WITA), dan Indonesia bagian barat (WIB).

Letak Geografis

Letak Indonesia yang berada di antara dua samudra dan dua benua tentunya sangat mempengaruhi wilayah Indonesia. Pengaruh letak geografis Indonesia adalah sebagai berikut :

Indonesia Mempunyai Dua Musim

Letak Indonesia yang berada di antara dua samudra dan dua benua pun berpengaruh terhadap keadaan cuaca dan iklim. Indonesia yang beriklim laut, disebabkan pengaruh angin laut yang mendatangkan hujan. Selain itu iklim di Indonesia mempunyai iklim musim, kemarau dan hujan. Hal ini disebabkan oleh angin muson yang berhembus selalu berganti arah setiap enam bulan.

Wilayah Indonesia Sangat Strategis

Indonesia yang diapit 2 samudera dan 2 benua, membuat wilayah Indonesia sangat strategis sebab dilalui oleh persimpangan lalu lintas internasional baik itu di laut atau di udara.

Indonesia Kaya Akan Budaya

Indonesia memiliki keanekaragaman budaya daerah karena bentuk negaranya yang kepulauan.

Indonesia Menjadi Negara Maritim Terbesar di Dunia

Indonesia dikenal sebagai negara maritim karena mempunyai lebih dari 17 ribu pulau. Berdasarkan statistik Kementerian Kelautan dan Perikanan, hasil laut di Indonesia baru dimanfaatkan 48% dari potensi sebesar 6,7 juta ton.

Indonesia Memiliki Keanekaragaman

Letaknya yang berada dalam kawasan tropis membuat Indonesia kaya akan hasil hutan. Indonesia juga memiliki beraneka ragam jenis flora dan fauna yang tidak dimiliki oleh daerah lainnya.

Indonesia Negara Agraris

Indonesia terletak dalam kawasan yang beriklim tropis yang menyebabkan tanah di Indonesia sangat subur. Hal yang demikian ini menjadikan Indonesia sebagai wilayah yang sangat cocok untuk dijadikan sebagai negara pertanian dan perkebunan.

Indonesia Potensi Menjadi Negara Pariwisata

Selain letaknya yang sangat strategis, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar dimana setiap pulau mempunyai keindahan yang luar biasa.

Luas

Nah, Sobat pintar, tadi kita sudah membahas Letak Indonesia sekarang kita akan melanjutkan pembahasan tentang Luas Indonesia!

Indonesia disebut juga sebagai Nusantara, hal ini dikarenakan Indonesia terdiri atas pulau-pulau yang berjumlah 17.508 pulau. Nusantara sendiri memiliki arti kepulauan yang terpisah oleh laut atau bangsa-bangsa yang terpisah oleh laut. Luas wilayah negara Indonesia menjadi daya tarik tersendiri untuk para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Luas Daratan Indonesia

Negara Indonesia yang merupakan negara kepulauan terdiri dari pulau-pulau besar dan pulau-pulau kecil. Pulau-pulau besar di Indonesia antara lain:

  • Pulau Papua dengan luas 785.753 km²,
  • Pulau Kalimantan dengan luas 748.168 km²,
  • Pulau Sumatera dengan luas 443.066 km²,
  • Pulau Sulawesi dengan luas 180.681 km²,
  • Pulau Jawa dengan luas 138.794 km²,
  • Pulau Timor dengan luas 28.418 km²,
  • Pulau Halmahera dengan luas 18.040 km²,
  • Pulau Seram dengan luas 17.454 km²,
  • Pulau Sumbawa dengan luas 14.386 km²,
  • Pulau Flores dengan luas 14.154 km², dan pulau-pulau besar lainnya.

Luas Perairan

Indonesia terbentang sepanjang 3.997mil dari samudera Indonesia hingga samudera pasifik. Ini menjadikan Indonesia memiliki lautan yang luas sekitar 3.273.810 km². Lautan Indonesia memiliki batas sesuai hukum laut internasional, yaitu dengan menggunakan teritorial laut sepanjang 12 mil laut serta zona ekonomi eksklusif sepanjang 200 mil laut (searah dengan penjuru mata angin).

Luasnya lautan Indonesia ini membawa keberkahan bagi bangsa Indonesia. Sumber daya alam yang terkandung di lautan sangat banyak sekali dan ini bisa digunakan untuk mensejahterakan bangsa Indonesia.

Batas

 

Pembagian batas-batas wilayah Indonesia di sebelah utara, barat, selatan, dan timur adalah sebagai berikut :

Utara

Indonesia berbatasan langsung dengan Malaysia (bagian timur), Tepatnya berada di pulau kalimantan. Wilayah perairan Indonesia sebelah utara (selat Malaka) berbatasan langsung dengan laut di lima negara, antara lain : Malaysia, Thailand, Singapura,Vietnam dan juga Filipina.

Barat

Perairan sebelah barat berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Indonesia berbatasan dengan Negara India. Meskipun tidak berbatasan langsung secara segi darat, Namun kita juga harus mengingat bahwa negara kita berbatasan dengan negara India melalui jalur laut.

Terdapat dua pulau yang menjadi penanda perbatasan antara Negara Indonesia dan Negara India, yakni pulau Ronde dan pulau Nicobar dimana di area ini sering kali terjadi pelanggaran daerah teritorial yang dilakukan oleh para nelayan penangkap ikan.

Selatan

Indonesia sebelah selatan berbatasan langsung dengan wilayah darat perairan Australia, Timor Leste, dan Samudera Hindia. Timor Leste dulunya adalah bekas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang telah memisahkan diri secara sukarela menjadi negara sendiri pada pertengahan tahun 1999, Sebelum memisahkan diri wilayah ini dikenal dengan nama Timor Timur.

Indonesia juga berbatasan dengan perairan Australia. Pada awal tahun 1997, NKRI dan Australia telah menyepakati sebuah perjanjian yang mengatur tentang batas-batas wilayah negara keduanya yang meliputi Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), hak otonomi dan batas landas kontinen.

Timur

Wilayah timur Indonesia berbatasan langsung dengan perairan wilayah perairan Samudera Pasifik dan daratan Papua New Guinea. Indonesia dan Papua New Guinea telah menyepakati kesepakatan bilateral yang sudah dibuat untuk mengatur hak kekuasaan di masing-masing negara dan tidak mencampuri kepentingan negara lain baik di darat maupun di laut. Wilayah Indonesia bagian timur berbatasan dengan Papua New Guinea sebelah barat, yaitu , yaitu Provinsi Barat (Fly) dan Provinsi Sepik Barat (Sandaun).

Untuk meningkatkan pemahaman Sobat Pintar pada materi Letak, Luas dan Batas Wilayah Indonesia, yuuk diskusikan soal berikut!

Latihan 1

Secara astronomis posisi Indonesia terletak pada....

A. 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BB

B. 6°LU-11°LU dan 95°BB-141°BT

C. 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT

D. 6°LS-11°LU dan 95°BT-141°BT

E. 6°LS-11°LS dan 95°BT-141°BT

Latihan 2

Indonesia berbatasan darat dengan negara....

A. Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam

B. Timor Leste, Malaysia, dan Thailand

C. Papua New Guinea, Palau, dan Filipina

D. Vietnam, Laos dan Myanmar

E. Timor Leste, Malaysia dan Papua New Guinea

Latihan 3

Pulau berikut secara geografis terletak di bagian timur Indonesia adalah ....

A. Sumatera

B. Jawa

C. Halmahera

D. Bali

E. Bangka

Latihan 4

Berikut ini merupakan ciri-ciri fisik umum negara Indonesia, kecuali ....

A. memiliki dua musim

B. curah hujan dan kelembaban tinggi

C. memiliki variasi kenampakan geomorfologi

D. banyak mendapat sinar matahari

E. memiliki banyak daerah tandus

Latihan 5

Perbedaan antara pengaruh letak astronomis dengan pengaruh letak geografis Indonesia adalah ….

A. letak astronomis Indonesia berpengaruh pada pembagian zona iklim sementara letak geografis berpengaruh terhadap pembagian zona waktu.

B. letak astronomis Indonesia berpengaruh pada pembagian zona waktu sementara letak geografis berpengaruh terhadap kerentanan bencana alam.

C. letak astronomis dan letak geografis tidak memiliki pengaruh apapun pada kondisi cuaca dan iklim di Indonesia.

D. letak astronomis berpengaruh terhadap kondisi angin dan letak geografis berpengaruh terhadap pembagian waktu.

E. letak astronomis menentukan iklim di Indonesia sedangkan letak geografis mempengaruhi perubahan pola angin musim di Indonesia.

Karakteristik Wilayah Daratan Indonesia

Hallo Sobat Pintar! Kali ini kita akan belajar tentang Karakteristik Wilayah Daratan dan Lautan Indonesia.

Karakteristik wilayah daratan Indonesia dipengaruhi dua sirkum pegunungan dunia, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania.

Pegunungan Sirkum Pasifik adalah pegunungan-pegunungan yang berada di sekitar Samudera Pasifik mulai dari Pegunungan Andes di Amerika Selatan, pegunungan-pegunungan di Amerika Tengah, Pegunungan Rocky (Amerika Serikat), pegunungan-pegunungan di Kanada Alaska, Kepulauan Aleut, Kepulauan Kuril, Jepang, Filipina, Irian, dan Selandia Baru.

Pegunungan Sirkum Mediterania ( Laut Tengah), terus ke Pegunungan Kaukasus, Himalaya, Burma, Andaman, Nikobar, Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, sampai Kepulauan Banda.

Indonesia merupakan daerah dataran yang terbagi atas dataran tinggi dan rendah:

Dataran tinggi

Terletak di antara pegunungan atau gunung-gunung. Wilayah dataran tinggi umumnya merupakan daerah yang padat penduduknya. Kepadatan tersebut disebabkan oleh tanahnya yang subur dan udara yang sejuk.

Dataran tinggi Indonesia di antaranya adalah dataran tinggi Bandung, dan dataran tinggi Malang di Pulau Jawa, dataran tinggi Agam, Karo , dan Gaya di Pulau Sumatera, dan dataran tinggi Toraja di Pulau Sulawesi, dan dataran tinggi Madi di Pulau Kalimantan.

Dataran rendah

Letaknya tidak lebih dari 200 meter dari permukaan laut. Wilayah ini sering dijadikan pusat kegiatan perdagangan dan industri. Hal ini karena transportasi darat maupun laut lebih mudah.

Contoh dataran rendah di Indonesia terdapat di bagian timur Pulau Sumatera. Wilayah dataran rendah lainnya banyak di Pulau Kalimantan, Pulau Nusa Tenggara dan Maluku serta Papua. Di Nusa Tenggara misalnya tanah baik untuk peternakan, karena sebagian besar merupakan padang rumput.

Perairan Laut Indonesia

Hallo Sobat Pintar! Kali ini kita akan belajar tentang Karakteristik Wilayah Indonesia!

Kedaulatan Indonesia sebagai Negara kepulauan meliputi wilayah daratan, perairan pedalaman, perairan kepulauan, dan laut teritorial, termasuk ruang udara diatasnya serta dasar laut dan tanah dibawahnya, termasuk kekayaan alam yang terkandung didalamnya.

Perairan Indonesia dapat dibagi menjadi dua yaitu perairan dangkal yang berupa paparan dan perairan laut dalam. Paparan adalah zona laut yang terhitung mulai garis surut terendah hingga kedalaman sekitar 120-200 m, yang kemudian disusul lereng yang lebih curam ke arah lautan dalam.

Paparan Sunda

Paparan Sunda merupakan paparan benua terluas di dunia. Luas wilayahnya mencapai 1,8 juta km2. Paparan ini menghubungkan Pulau Jawa, Kalimantan dan Sumatra dengan daratan di Asia, dan mencakup antara lain Laut Cina, Teluk Thailanda, Selat Malaka, dan Laut Jawa.

Paparan Sahul

Paparan Sahul adalah bagian dari lempeng landas kontinen benua Sahul (benua Australia - Papua) yang terletak di lepas pantai utara Australia dan lautan selatan Papua. Paparan Sahul membentang dari Australia utara, meliputi Laut Timor menyambung ke Timur di laut Arafura yang menyambung dengan Papua.

Kepulauan Aru menonjol di atas paparan Sahul. Paparan Sahul juga mencakup Paparan Rowley yang terletak di sisi Samudra Hindia di Barat Laut Australia membentang hingga tanjung di barat laut Australia.

Perairan Laut Dalam

Indonesia Timur Perairan laut dalam yang terletak diantara paparan Sunda dan paparan Sahul mempunyai topografi yang kompleks dengan berbagai bentuk basin dan palung. Di sebelah barat daya terdapat basin Sulawesi yang sangat luas dengan dasar yang kurang mendatar pada kedalaman 5.100 m. Basin Sulawesi ini berhubungan dengan palung Makassar yang kedalamannya 2.300 m.

Bentukan selanjutnya adalah palung Weber. Palung ini memiliki kedalaman maksimum 7.440 m. Posisi diapit oleh dua punggung dan deretan pulau - pulau yang letaknya merupakan busur Banda dalam dan busur Banda luar.

 

Pembagian Laut

Laut menurut terjadinya

Laut Transgresi

Laut yang terjadi karena dataran rendah tergenang air akibat naiknya permukaan air laut. Yang disebabkan karena mencairnya es di kutub. Karena permukaan laut naik maka daratan yang rendah tergenang oleh air laut, dan terbentuklah laut transgresi. 

Laut Ingresi

Laut dalam yang terjadi karena dasarnya mengalami penurunan. Contoh laut ini adalah Laut Banda, Laut Flores, Laut Sulawesi, dan Laut Maluku.

Laut Regresi

Laut yang terjadi karena penyempitan luas permukaan laut akibat pengendapan atau sedimentasi hasil erosi, baik oleh gerakan laut maupun gerakan sungai yang bermuara di sekitarnya. Selain itu laut ini pernah terjadi pada zaman es karena penurunan permukaan air laut sebagai akibat adanya penurunan suhu.

Berdasarkan Letaknya

Laut Tepi

Laut yang terletak di tepi benua, Laut ini seolah – olah terpisah dari samudra yang luas karena terhalang oleh gugusan pulau atau Jazirah. Contohnya Laut Cina Selatan yang terletak di tepi benua Asia.

Laut Pertengahan

Laut yang terletak antara dua benua atau lebih. Laut ini memiliki gejala-gejala gunung api. Contohnya Laut Tengah (Laut Mediteran) yang terletak di antara benua Afrika dan benua Eropa.

Laut pedalaman

Laut yang terletak di tengah-tengah benua atau hampir seluruhnya dikelilingi daratan. Contohnya Laut Kaspia, Laut Hitam, dan Laut Mati.

Berdasarkan Zona Kedalamannya

Zone Lithoral

Wilayah laut yang berbatasan langsung dengan daratan atau wilayah laut yang merupakan batas air pasang dengan air surut.

Zone Neritis (zone laut dangkal) 

Wilayah laut yang meliputi daerah batas air surut ke arah laut sampai pada kedalaman 200 meter.

Zone Bathial (zone laut dalam)

Bagian laut dalam yang kedalamannya 200 - 2.000 meter. Pada zone ini sinar matahari tidak mencapai dasar laut.

Zone abisal (zone laut sangat dalam)

Laut yang kedalamannya lebih dari 2.000 meter. Pada zone ini dasar laut nya sangat gelap dan dingin jarang fauna laut yang dapat hidup.

Untuk meningkatkan pemahaman Sobat Pintar pada materi Karakteristik Wilayah Daratan dan Lautan Indonesia, yuuk diskusikan soal berikut!

Latihan 1

Wilayah Indonesia yang cocok untuk peternakan kuda dan sapi yaitu....

A. Nusa Tenggara

B. Papua

C. Kalimantan

D. Sulawesi

E. Bali

Latihan 2

Wilayah laut yang merupakan batas air pasang dengan air surut adalah...

A. Zone Lithoral

B. Zone Neritis

C. Zone Bathial

D. Zone abisal

E. Zona Laut sangat dalam

Latihan 3

Indonesia masuk kategori daerah tropis dan banyak vegetasi tumbuh di Indonesia. Manakah diantara vegetasi berikut yang bukan khas wilayah tropis Indonesia....

A. Jati

B. Sagu

C. Pisang

D. Tembakau

E. Kaktus

Latihan 4

Rumah di daerah tropis cenderung memiliki jendela yang besar-besar dan pakaian berbahan katun merupakan dampak letak astronomis terhadap… .

A. pengaruh letak astronomis terhadap aspek sosial

B. pengaruh letak astronomis terhadap aspek iklim

C. pengaruh letak astronomis terhadap aspek budaya

D. pengaruh letak astronomis terhadap aspek ekonomi

E. pengaruh letak astronomis terhadap aspek politik

Latihan 5

Tumbuh dan berkembangnya seni melayu hingga melahirkan musik dangdut karena mendapat pengaruh India dan Arab merupakan pengaruh letak ....

A. pengaruh letak astronomis terhadap aspek budaya

B. pengaruh letak astronomis terhadap aspek ekonomi

C. pengaruh letak geografis terhadap aspek budaya

D. pengaruh letak astronomis terhadap aspek iklim

E. pengaruh letak geografis terhadap aspek politik

Sejarah Kemaritiman Indonesia

Hallo Sobat Pintar! Kali ini kita akan belajar tentang Perkembangan Jalur Transportasi dan Perdagangan Internasional di Indonesia!

Indonesia merupakan negara maritim, yaitu negara yang mampu memanfaatkan dan menjaga wilayah lautnya. Pada zaman kerajaan Sriwijaya dan Majapahit, bangsa Indonesia sudah memiliki kemampuan besar untuk menguasai laut dan armadanya yang besar dan mampu mengarungi samudera.

Kerajaan Sriwijaya mencapai kejayaan pada abad ke – 6 sampai dengan 10 M. Kerajaan ini menguasai seluruh jalur perdagangan maritim di Asia Tenggara.

Sriwijaya menjadi pengendali jalur perdagangan antara India dan Tiongkok sebagai negara benua yang kaya akan komoditas perdagangan. Hal ini dilakukan dengan menguasai Selat Malaka dan Selat Sunda.

Sriwijaya menjadikan kerajaannya sebagai pengendali rute perdagangan lokal dengan mengenakan biaya atas setiap kapal yang lewat. Sriwijaya menguasai pelabuhan dan mendirikan gudang-gudang perdagangan untuk pasar Tiongkok dan India.

Kemunduran terbesar Indonesia sebagai bangsa maritim terjadi pada saat VOC mulai menguasai jalur perdagangan terpenting di Nusantara. Setelah VOC diambil alih oleh pemerintah Belanda, Batavia diprogramkan sebagai pusat perkapalan dan perdagangan internasional di Asia Tenggara. Program ini diimbangi oleh Inggris dengan membangun Singapura sebagai pelabuhan paling bebas di dunia.

Pada masa pendudukan Jepang, jaringan pelayaran antar pulau diambil alih dan dikuasai Jepang. Sebagian kapal-kapal KPM disita oleh Jepang dan sebagian lagi keluar dari perairan Indonesia. Kapal-kapal Tiongkok dan Singapura juga tidak banyak lagi berlayar di perairan Nusantara.

Setelah Indonesia merdeka, laut Nusantara kembali ditata. Deklarasi Djuanda menjadi tonggak sejarah pengakuan terhadap pentingnya sektor ekonomi maritim. Pemerintah juga mengeluarkan aturan tentang nasionalisasi perusahaan maritim Belanda.

Perairan laut Indonesia memiliki beberapa jalur laut utama, yaitu Laut Natuna, Laut Jawa, Laut Flores, Laut Sulawesi, Laut Maluku, dan Laut Banda.

Potensi Sumber Daya Kelautan di Indonesia

Nah, Sobat Pintar, tadi kita sudah membahas Perkembangan Jalur Transportasi dan Perdagangan Internasional di Indonesia sekarang kita akan membahas Potensi dan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan di Indonesia!

Potensi Fisik

Indonesia dari segi fisik memiliki luas laut teritorial pedalaman seluas 284.210,900 km², luas Zona Ekonomi Eksklusif seluas 2.981.211 km² dan luas laut 12 mil seluas 279.322,000 km². Luasnya wilayah Indonesia tentu menyimpan potensi yang luar biasa.

Potensi Pembangunan

Potensi wilayah pesisir dan laut Indonesia dipandang dari segi pembangunan adalah sebagai berikut:

  1. Sumber daya yang dapat diperbaharui seperti ; perikanan (tangkap, budidaya, dan pasca panen), hutan mangrove, terumbu karang, industri bioteknologi kelautan dan pulau-pulau kecil
  2. Sumber daya yang tidak dapat diperbaharui seperti ; minyak bumi dan gas, bahan tambang dan mineral lainnya
  3. Energi kelautan seperti pasang surut, gelombang, angin, OTEC ( Ocean Thermal Energy Conversion)
  4. Jasa-jasa lingkungan seperti : pariwisata, perhubungan, dan pelabuhan, serta penampung (penetralisir) limbah.

Potensi Sumber Daya Pulih

Potensi wilayah pesisir dan lautan Indonesia dipandang dari segi perikanan meliputi hal berikut:

  1. Perikanan laut ( tuna/cakalang, udang, demersal, pelagis kecil, dan lainnya sekitar 4.948.824 ton/tahun
  2. Marikultur ( rumput laut, ikan, dan kerang-kerangan serta mutiara) sebanyak 528.403ton/tahun
  3. Perairan umum 356.020 ton/tahun
  4. Budi daya tambak 1.000.000 ton/tahun
  5. Budi daya air tawar 1.039,100 ton/tahun

Potensi Sumber Daya Tidak Pulih (Non renewable Resource)

Pesisir dari laut Indonesia memiliki cadangan minyak bumi, gas alam, mineral, serta bahan tambang yang besar. Potensi minyak dari keseluruhan cekungan berpotensi menghasilkan 106,2 miliar barel. Untuk potensi sumber daya gas bumi, cadangan yang dimiliki Indonesia mencapai 136,5 Triliun kaki kubik.

Adapun potensi kekayaan tambang dasar laut seperti alumunium, mangan, tembaga, nikel, kobalt, biji besi non titanium, dan vanadium belum teridentifikasi dengan baik dan memerlukan teknologi tinggi.
 

Potensi Geopolitik

Indonesia berada di posisi yang strategis. Posisi ini menjadikan Indonesia sebagai penghubung antar benua. Hal ini memberikan peluang Indonesia sebagai jalur perekonomian. Potensi ini dapat digunakan sebagai kekuatan dalam percaturan politik dan ekonomi antarbangsa.
 

Potenis Sumber Daya Manusia

Sekitar 60% penduduk Indonesia bermukim di wilayah pesisir. Oleh sebab itu kita perlu mnegembangkan pusat-pusat kegiatan perekonomian, baik perdagangan, transportasi laut, dan pariwisata bahari di wilayah pesisir. Potensi penduduk di pulau-pulau merupakan aset strategis untuk peningkatan aktivitas ekonomi antar pulau sekaligus pertahanan dan keamanan negara.

Untuk meningkatkan pemahaman Sobat Pintar pada materi Perkembangan Jalur Transportasi dan Perdagangan Internasional di Indonesia , yuuk diskusikan soal berikut!

Latihan 1

Indonesia disebut sebagai poros maritim dunia, hal tersebut dilatarbelakangi oleh...

A. kekayaan sumber daya Indonesia yang melimpah

B. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia

C. nenek moyang bangsa Indonesia dikenal sebagai pelaut ulung

D. letak geografis Indonesia yang strategis

E. kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah

Latihan 2

Hal yang perlu diperhatikan untuk mendukung Indonesia sebagai poros maritim dunia adalah...

A. membangun fasilitas untuk mengeksploitasi sumber daya alam Indonesia

B. merawat dan melengkapi pelabuhan-pelabuhan yang sudah ada

C. membangun fasilitas penangkapan ikan bagi masyarakat perkotaan

D. mengadakan kerja sama dengan negara lain dalam bidang kebudayaan

E. membangun perusahaan perkapalan di Indonesia

Latihan 3

Pernyataan :

  1. sering dilanda bencana alam di daerah pesisir
  2. memancing wisatawan mancanegara (biota laut/keragaman ikan)
  3. memiliki kekayaan flora dan fauna
  4. batas laut Indonesia selalu dilanggar
  5. kerap kali kapal asing menumpang lewat begitu saja tanpa melaporkan ke pihak Indonesia terlebih dahulu

Kerugian letak maritim Indonesia adalah....

A. 4 dan 5

B. 3 dan 4

C. 2 dan 5

D. 1 dan 2

E. 1 dan 3

Latihan 4

Dalam dunia perdagangan Indonesia memiliki sejarah yang panjang sebagai negara dagang pada masa lalu, diantaranya banyak saudagar Bugis yang menjadi pioneer perdagangan dan pelayaran dunia. Indonesia menjadi poros maritim dunia pada masa lalu transportasi dan perdagangan karena....

A. pada masa lalu Indonesia dikenal dalam perdagangan rempah-rempah

B. sumber daya kelautan Indonesia sudah sangat terkenal dan dicari oleh pedagang Eropa

C. komoditi minyak bumi Indonesia sangat dicari para pedagang Eropa

D. pada masa lalu Indonesia dikenal sebagai penghasil kakao terbesar di dunia

E. barang dagang emas sangat dicari oleh para pedagang Eropa

Latihan 5

Indonesia dapat menjadi poros maritim dunia berdasarkan potensi sumber daya kelautan karena....

A. Indonesia memiliki posisi yang strategis diantara jalur perdagangan dunia diantara samudera Pasifik dan Samudera Hindia dan diantara dua benua Asia dan Australia dan berhadapan dengan negara maju di Amerika dan Afrika.

B. kondisi iklim Indonesia sangat mendukung bagi aktivitas pertanian sehingga menjadikan Indonesia menjadi negara agraris yang diperhitungkan di kawasan Asia.

C. Indonesia memiliki potensi kekayaan laut tidak hanya berupa ikan, tetapi juga bahan tambang seperti minyak bumi, emas, nikel, bauksit, pasir, bijih besi, timah, dan lain-lain yang ada di bawah permukaan laut.

D. Indonesia memiliki 16.000 pulau yang unik dengan potensi alam yang sangat indah dari Sabang sampai Merauke dengan berbagai keragaman yang ada di dalamnya.

E. Indonesia memiliki keragaman budaya tradisi yang khas dan sangat unik yang dapat mendatangkan banyak wisatawan dari berbagai pelosok dunia.

Peta Belajar Bersama

Sobat, ini nih, ada Peta Belajar Bersama Geografi di Bab pertama!

Yuk, mulai belajar bersama kita!

redesain-navbar Portlet