APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama

Hai Sobat Pintar! Perhatikan peta konsep untuk BAB II tentang Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal di bawah ini!

Yuk mari kita mulai belajar bersama!
 

Pengertian Globalisasi


Sumber: https://www.sosiologi79.com

Menurut Anthony Giddens, globalisasi adalah suatu proses radikalisasi dan universalisasi nilai-nilai modernitas peradaban Barat ke seluruh penjuru dunia yang kemudian berkembang menjadi modernitas global. Kemudian menurut Drucker, globalisasi adalah sebuah istilah menyeluruh untuk berbagai proses yang berada di jantung ekonomi global, yaitu penyebaran komunikasi global secara instan, pertumbuhan perdagangan internasional yang cepat, dan pasar uang global. 

Karakteristik Globalisasi

Robert Cohen dan Paul Kennedy berpendapat bahwa globalisasi adalah seperangkat transformasi yang saling memperkuat dunia. Seperangkat transformasi ini merupakan suatu karakteristik yang meliputi hal-hal sebagai berikut:

  • Perubahan dalam konsep ruang dan waktu, di sini perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi, satelit, dan internet menunjukkan komunikasi global terjadi semakin cepat.
  • Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung.
  • Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa.
  • Meningkatnya masalah bersama, misalnya masalah ekonomi, lingkungan, dan permasalahan lazim lainnya seperti AIDS, flu babi, flu burung, perdagangan obat terlarang internasional, dan terorisme internasional.

Proses Globalisasi

Globalisasi tidak terjadi begitu saja, namun bertahap atau melewati beberapa proses berikut ini:

  • Globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antarnegara sekitar tahun 1000 dan 1500 SM. Saat itu, para pedagang dari Tiongkok dan India mulai menelusuri negara lain untuk berdagang. 
  • Fase selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di Asia dan Afrika yang membentuk jaringan perdagangan dan menyebarkan nilai-nilai Agama Islam, nama-nama, abjad, arsitektur, nilai sosial dan budaya Arab kepada warga dunia.
  • Fase berikutnya ditandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa dan kemudian didukung dengan terjadinya revolusi industri yang akhirnya dapat meningkatkan keterkaitan antarbangsa dunia. 
  • Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapat momentumnya ketika perang dingin berakhir dan komunisme dunia runtuh yang seakan memberi pembenaran bahwa kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. Akhirnya negara-negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. Di sini sekat-sekat antarnegara mulai kabur. 

Dari beberapa fase tersebut, globalisasi sebenarnya mulai menarik perhatian ketika dibahas oleh para ilmuwan penganut paham Marxis, salah satunya adalah Gunder Frank. Di mana ia mengemukakan bahwa gejala globalisasi adalah modernisasi, yaitu perkembangan yang bermula dari Eropa Barat dan menyebar ke seluruh penjuru dunia. 

Faktor Pendorong Globalisasi

Proses globalisasi sudah ada sejak zaman dahulu dan berlangsung terus-menerus sampai sekarang. Proses perkembangannya pun berbeda, di mana zaman dahulu globalisasi berkembang secara lambat dan lama, sedangkan sekarang berkembang secara cepat dan seakan tanpa batas. Perkembangan globalisasi yang begitu cepat didukung oleh faktor sebagai berikut:

  • Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
  • Semakin terbukanya sistem perekonomian negara-negara di dunia
  • Mengglobalnya pasar uang

Teori-Teori Globalisasi

Terdapat sejumlah teori globalisasi yang dikemukakan oleh para ahli, diantaranya yaitu sebagai berikut:

Cochrane dan Pain

  • Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi konkret terhadap berjalannya orang atau lembaga di seluruh dunia.
  • Para tradisionalis percaya bahwa globalisasi hanyalah sebuah mitos, dan jika benar pun fenomena tersebut hanya dibesar-besarkan. 
  • Para transformalis berada di antara para globalis dan tradisionalis.

George Ritzer

  • Perkembangan awal komunikasi global berkembang melalui beragam media.
  • Terbentuknya kesadaran global sebagai hasil akhir globalisasi.

Thomas Friedman
Friedman menulis tentang metafora “Jaket Ikat Emas” yang menyatakan bahwa sementara globalisasi membatasi pilihan yang tersedia bagi pemerintah, globalisasi menawarkan kemakmuran bagi negara-negara yang memenuhi persyaratan.

Roland Robertson
Menurut Robertson, globalisasi membuat dunia menjadi suatu tempat yang tunggal namun tidak homogen karena globalisasi dunia diekspresikan melalui keberagaman antar wilayah atau benua. 

Thomas Meyer
Menurut Meyer, masyarakat di berbagai negara di dunia menjadi makin mirip dalam hal pemerintahan dan kebijakan yang biasa disebut sebagai “isomorphism”.

William Robinson
Menurut Robinson, perubahan besar telah terjadi dari ekonomi dunia menjadi ekonomi global. 

Gejala-Gejala Globalisasi di Indonesia

  • Bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, di sini dibuktikan dengan banyaknya penemuan dalam bidang teknologi guna memenuhi kebutuhan hidup manusia dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.
  • Bidang ekonomi, di sini dapat dilihat dari meningkatnya saling ketergantungan ekonomi negara-negara di dunia berkat percepatan pergerakan barang, jasa, teknologi, dan modal lintas perbatasan. 
  • Bidang politik, di sini keberhasilan pembangunan di bidang politik semakin memantapkan tatanan kehidupan politik dan kenegaraan yang berdasarkan demokrasi pancasila, memantapkan perkembangan organisasi sosial politik dan kemasyarakatan, serta mendorong peningkatan kesadaran berpolitik rakyat. 
  • Bidang budaya, di sini globalisasi budaya telah meningkatkan kontak lintas budaya melalui perkembangan media massa yang akhirnya dapat mengubah pola pikir masyarakat menjadi lebih modern dan dinamis. 
  • Bidang agama, di sini globalisasi lebih terfokus pada aplikasi ajaran agama dalam konteks kekinian tanpa melanggar atau menabrak akidah-akidah agama. 

Dampak Globalisasi terhadap Perubahan Sosial di Tingkat Lokal atau Komunitas

Komunitas adalah suatu wilayah kehidupan sosial yang ditandai oleh suatu derajat hubungan sosial tertentu. Keberadaan komunitas ini biasanya didasari oleh lokalitas atau tempat tinggal dan perasaan komunitas yang merasa saling membutuhkan. 

Dampak globalisasi terhadap perubahan sosial adalah sebagai berikut:

  • Urbanisasi
  • Kesenjangan sosial ekonomi
  • Pencemaran lingkungan alam
  • Kriminalitas
  • Lunturnya eksistensi jati diri bangsa

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Suatu proses radikalisasi dan universalisasi nilai-nilai modernitas peradaban Barat ke seluruh penjuru dunia yang kemudian berkembang menjadi modernitas global merupakan pengertian globalisasi yang dikemukakan oleh….

A. Malcolm Waters

B. Anthony Giddens

C. Martin Albrow

D. Moss Kanter

E. Mansour Fakih

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

  1. Perubahan dalam konsep ruang dan waktu
  2. Peningkatan interaksi kultural melalui media massa
  3. Menurunnya masalah bersama
  4. Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara berbeda saling bergantung
  5. Adanya sekat-sekat antarnegara

Dari poin di atas, karakteristik globalisasi ditunjukkan oleh nomor….

A. 1); 2); dan 3)

B. 2); 3); dan 4)

C. 3); 4); dan 5)

D. 1); 4); dan 5)

E. 1); 2); dan 4)

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

  1. Eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa 
  2. Perdagangan antarnegara tahun 1000 dan 1500 SM.
  3. Perang dingin berakhir dan komunisme dunia runtuh
  4. Dominasi perdagangan kaum muslim di Asia dan Afrika

Urutan fase proses terjadinya globalisasi yang benar adalah….

A. 2); 4); 1); 3)

B. 3); 1); 2); 4)

C. 1); 2); 3); 4)

D. 2); 4); 3); 1)

E. 4); 2); 1); 3)

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Metafora “Jaket Ikat Emas” yang menyatakan bahwa sementara globalisasi membatasi pilihan yang tersedia bagi pemerintah, globalisasi menawarkan kemakmuran bagi negara-negara yang memenuhi persyaratan ditulis oleh….

A. William Robinson

B. Thomas Meyer

C. Thomas Friedman

D. George Ritzer

E. Roland Robertson

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Di bawah ini yang bukan merupakan dampak globalisasi terhadap perubahan sosial di tingkat lokal atau komunitas adalah….

A. Urbanisasi

B. Modernisasi

C. Kesenjangan sosial ekonomi

D. Pencemaran lingkungan alam

E. Lunturnya eksistensi jati diri bangsa

Permasalahan Sosial Akibat Perubahan Sosial di Tingkat Lokal atau Komunitas Disebabkan Globalisasi

Sumber: https://www.kreditpintar.com 

Perubahan yang terjadi akibat globalisasi juga menimbulkan berbagai permasalahan sosial di masyarakat karena masyarakat secara mental dan kultural belum siap untuk melakukan globalisasi. Berikut adalah permasalahan sosial akibat perubahan sosial yang disebabkan oleh globalisasi:

Cultural Shock
Cultural shock atau gegar budaya merupakan kondisi ketika masyarakat mengalami guncangan mental akibat belum siapnya menerima unsur-unsur kebudayaan asing yang berbeda dengan kebudayaan sendiri. Cultural shock ini pada umumnya akan muncul pada masyarakat yang belum siap menerima perubahan. 

Cultural Lag
Cultural Lag atau ketimpangan kebudayaan merupakan kondisi tidak seimbangnya unsur-unsur kebudayaan yang berkembang di dalam masyarakat. 

Teknologi modern yang dihasilkan oleh pembangunan menimbulkan efek samping yang bertentangan dengan kemajuan, misalnya pergeseran nilai, norma, perilaku, dan lembaga.

Ketimpangan Sosial
Ketimpangan sosial adalah kondisi yang tidak seimbang atau tidak sesuai dengan sebagaimana mestinya.

Latihan 1

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

Sebuah kondisi ketika masyarakat mengalami guncangan mental akibat belum siapnya menerima unsur-unsur kebudayaan asing yang berbeda dengan kebudayaan sendiri disebut sebagai….

A. Cultural Shock

B. Cultural Lag

C. Cultural Relativism

D. Cultural Appropriation

E. Cultural Diversity

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Sebuah kondisi tidak seimbangnya unsur-unsur kebudayaan yang berkembang di dalam masyarakat disebut sebagai….

A. Cultural Shock

B. Cultural Lag

C. Cultural Relativism

D. Cultural Appropriation

E. Cultural Diversity

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Siap tidaknya masyarakat komunitas lokal menerima globalisasi agar tidak banyak permasalahan di lingkungannya sangat bergantung pada….

A. Mental dan kultur masyarakatnya

B. Pertahanan dan keamanan lingkungannya

C. Sumber daya manusia

D. Partisipasi masyarakat dalam melakukan perubahan

E. Sikap masyarakat lokal dalam menerima perubahan

Latihan 4

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

Perbedaan kualitas hidup yang sangat mencolok antara individu satu dengan individu lain atau antara kelompok satu dengan kelompok lain merupakan salah satu fenomena dari adanya….

A. Kesenjangan sosial antara kelompok kaya dan kelompok miskin

B. Ketidakseimbangan antara pembangunan desa dan kota

C. Ketimpangan sosial akibat kurang meratanya akses pembangunan

D. Ketidakadilan penguasa terhadap kelompok yang dimarjinalkan

E. Kecemburuan sosial sebagai akibat kesenjangan sosial yang kian lebar

Latihan 5

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

Cultural lag atau ketertinggalan budaya dapat terjadi karena adanya….

A. Perbedaan taraf kemajuan antara berbagai bagian dalam satu kebudayaan

B. Jurang pemisah antara kebudayaan satu dengan kebudayaan lain

C. Pertentangan antara kebudayaan barat dengan kebudayaan timur

D. Perbedaan pemahaman terhadap kebudayaan material oleh beberapa masyarakat

E. Perbedaan awal perkembangan antara kebudayaan asli dan kebudayaan pendatang

Globalisasi dan Dampak Ketimpangan Sosial di Masyarakat


Sumber: https://www.gramedia.com

Globalisasi dapat menyebabkan terjadinya permasalahan sosial, misalnya adalah ketimpangan sosial yang mendorong terjadinya kesenjangan sosial. Ketimpangan atau kesenjangan yang muncul di dalam masyarakat adalah sebagai berikut:

  • Kesenjangan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi karena adanya kesenjangan mutu pendidikan dari berbagai daerah.
  • Kesenjangan ekonomi, misalnya penghasilan kaum teknokrat dan para pengusaha yang semakin besar sedangkan kaum buruh, dan petani yang memiliki lahan kecil semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
  • Kesenjangan di bidang politik yang berkaitan dengan pendistribusian kekuasaan yang didapat dengan mekanisme partai politik melalui rekrutmen pemilu dan pilkada. 
  • Kesenjangan sosial budaya, di sini globalisasi meningkatkan sikap egoism, materialisme, konsumerisme, hedonisme, dan sebagainya

Kesenjangan yang terjadi dalam masyarakat ini juga memicu berbagai permasalahan sosial, seperti terjadinya kecemburuan sosial sehingga mendorong terjadinya tindak kejahatan dan kriminal yang mengganggu keamanan sehingga merugikan masyarakat dan perkembangan wilayah itu sendiri. 

Latihan 1

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

Kesenjangan yang terjadi karena adanya kesenjangan mutu pendidikan dari berbagai daerah termasuk ke dalam kesenjangan….

A. Penguasaan IPTEK

B. Ekonomi

C. Politik

D. Sosial

E. Budaya

Latihan 2

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

Sebuah gaya hidup yang menganggap barang-barang mewah sebagai ukuran kebahagiaan disebut sebagai….

A. Egoisme

B. Individualisme

C. Materialisme

D. Konsumerisme

E. Hedonisme

Latihan 3

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

Sebuah pandangan yang menganggap bahwa kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama hidupnya dinamakan dengan….

A. Egoisme

B. Individualisme

C. Materialisme

D. Konsumerisme

E. Hedonisme

Latihan 4

Perhatikan pernyataan di bawah ini!

Di era globalisasi saat ini, sikap konsumerisme dan hedonisme mempengaruhi sebagian generasi muda kita. Untuk mengatasi masalah ini, hal yang perlu dilakukan adalah….

A. Mengencangkan ikat pinggang

B. Sistem birokrasi yang efektif

C. Membeli sesuai kebutuhan bukan keinginan

D. Hanya membeli produk dalam negeri

E. Berusaha untuk mendapatkan penghasilan tambahan

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Sikap konsumtif dapat memicu perilaku yang menjurus pada pola hidup hedonisme, maksudnya adalah….

A. Suka belanja sesuai dengan kebutuhan hidupnya

B. Dalam memenuhi kebutuhannya diperlukan kerja keras

C. Demi memenuhi kenikmatan hidup segala sesuatu akan dibelinya

D. Kepuasan membeli suatu barang dari luar negeri

E. Boros membelanjakan uangnya sehingga melebihi kemampuannya

Reaksi Komunitas Lokal terhadap Globalisasi


Sumber: https://materibelajar.co.id/ 

Sebelum globalisasi muncul, komunitas lokal sudah ada di dalam masyarakat. Di sini berbagai macam reaksi komunitas lokal sebagai respons terhadap arus globalisasi dapat disimpulkan sebagai berikut: 

  • Roland Robertson mencatat bahwa sebenarnya hal yang kita pilih dari hal-hal yang bersifat global hanyalah hal yang menyenangkan kita dan kemudian mengubahnya sehingga hal tersebut beradaptasi dan sesuai dengan budaya dan kebutuhan komunitas lokal. 
  • Kita dapat mencampur unsur-unsur global untuk menghasilkan penemuan baru dari hasil penggabungan itu.
  • Komunikasi global berarti bahwa sekarang sulit bagi orang untuk tidak memikirkan dengan sungguh-sungguh kejadian-kejadian di dunia atau mengakui bahwa kita hidup di tengah-tengah dunia yang bercirikan risiko
  • Pengetahuan kita tentang hal-hal global dapat meninggikan kesadaran dan kesetiaan kita terhadap hal-hal penting bagi komunitas lokal.
  • Beberapa kelompok religius dan etnis berusaha mencegah terjadinya globalisasi karena mereka mengartikan hal tersebut sebagai sebuah penjajahan Barat atau serangan terhadap kemurnian budaya dan agama atau kepercayaan mereka. 

Sikap Selektif terhadap Globalisasi

Globalisasi harus disikapi dengan sikap selektif, arif, dan bijaksana. Sikap selektif ini dibutuhkan sebagai sikap berhati-hati dalam memilah dan memilih pengaruh-pengaruh yang datang dari luar. Sikap arif dan bijaksana juga tidak kalah pentingnya karena pengaruh dari globalisasi dapat bersifat negatif, yaitu mengakibatkan masyarakat Indonesia menjadi materialistis serta memudarnya nilai-nilai solidaritas dan kecintaan terhadap tanah air. Oleh karena itu, sikap arif dan bijaksana tersebut harus dimiliki setiap masyarakat untuk memperkuat jati diri bangsa. 

Selain itu, perlu adanya pembangunan moral bangsa yang mengedepankan nilai-nilai kejujuran, amanah, keteladanan, sportivitas, disiplin, etos kerja, gotong-royong, kemandirian, sikap toleransi, rasa malu, dan tanggung jawab. Di samping itu, memperkokoh ketahanan budaya nasional dan pengutamaan nilai-nilai budaya juga perlu untuk menangkal penetrasi budaya asing yang akan masuk. 

Menghadapi Tantangan Globalisasi

Menurut Selo Soemardjan, untuk menghadapi tantangan global, bangsa Indonesia membutuhkan unsur-unsur kepribadian sebagai berikut:

  • Setiap individu harus mempunyai pengetahuan yang luas
  • Harus mempunyai keahlian
  • Mempunyai cita-cita hidup
  • Memiliki rasa harga diri dan kepercayaan diri untuk ikut serta dalam tata masyarakat
  • Memiliki kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara
  • Berperilaku sesuai nilai-nilai sosial dan kaidah-kaidah hukum
  • Mempunyai kemampuan dan kebiasaan berpikir secara rasional

Strategi dan Pendekatan Pemberdayaan untuk Mengatasi Ketimpangan Sosial akibat Globalisasi

Salah satu upaya untuk mengatasi masalah ketimpangan adalah dengan pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat adalah upaya meningkatkan harkat dan martabat golongan masyarakat yang mengalami kondisi miskin sehingga mereka dapat melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan. Sebagai upaya pemberdayaan masyarakat, Jim lfe mengidentifikasi beberapa jenis kekuatan yang dimiliki masyarakat untuk dapat digunakan untuk memberdayakan mereka. Jenis kekuatan tersebut antara lain sebagai berikut:

  • Kekuatan atas pilihan pribadi dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menentukan pilihan pribadi atau kesempatan hidup lebih baik.
  • Kekuatan dalam menentukan kebutuhan sendiri dengan mendampingi masyarakat untuk merumuskan kebutuhannya sendiri.
  • Kekuatan dalam kebebasan berekspresi dengan mengembangkan kapasitas masyarakat untuk bebas berekspresi dalam bentuk budaya publik.
  • Kekuatan kelembagaan dengan meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap kelembagaan, seperti keluarga, pendidikan, kesehatan, struktur pemerintahan, media, sistem kesejahteraan sosial, dan sebagainya.
  • kekuatan sumber daya ekonomi dengan meningkatkan aksesibilitas dan kontrol terhadap aktivitas ekonomi. 
  • Kekuatan dalam kebebasan reproduksi dengan memberikan kebebasan kepada masyarakat dalam menentukan proses reproduksi.

Selain mengidentifikasi kekuatan, diperlukan pula investigasi terhadap faktor-faktor penyebab atau akar permasalahan. Setelah itu, barulah dilakukan strategi dalam upaya memberdayakan masyarakat. Jim lfe membagi strategi pemberdayaan tersebut menjadi tiga, yaitu:

  • Pemberdayaan melalui perencanaan dan kebijakan yang dilaksanakan dengan membangun atau mengubah struktur dan lembaga.
  • Pemberdayaan melalui aksi-aksi sosial dan politik yang dilakukan dengan perjuangan politik dan gerakan untuk membangun kekuasaan.
  • Pemberdayaan melalui pendidikan dan penumbuhan kesadaran yang dilakukan dengan proses pendidikan. 

Selain ketiga strategi di atas, ada beberapa strategi pemberdayaan masyarakat yang lainnya, yaitu sebagai berikut:

  • Memulai dengan tindakan mikro
  • Membangun kembali kelembagaan masyarakat
  • Mengembangkan kesadaran rakyat
  • Redistribusi sumber daya ekonomi
  • Menerapkan model pembangunan berkelanjutan
  • Mengontrol kebijakan dan advokasi
  • Mengembangkan sektor ekonomi strategis sesuai dengan kondisi lokal
  • Melalui pendekatan kewilayahan administratif dan kawasan
  • Membangun jaringan ekonomi strategis
  • Mengembangkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi lokal

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

  1. Kita tidak memilih hal-hal yang bersifat global, tapi kita mengubah hal-hal tersebut sehingga dapat beradaptasi dan sesuai dengan budaya serta kebutuhan komunitas lokal. 
  2. Kita tidak dapat mencampur unsur-unsur global untuk menghasilkan penemuan baru dari hasil penggabungan itu.
  3. Sekarang ini kita hidup di tengah-tengah dunia yang penuh risiko.
  4. Pengetahuan kita tentang hal-hal global dapat meningkatkan kesadaran dan kesetiaan kita.
  5. Beberapa kelompok religius dan etnis berusaha mencegah terjadinya.

Dari poin di atas, reaksi komunitas lokal sebagai respons terhadap arus globalisasi ditunjukkan oleh nomor….

A. 1); 2); dan 3)

B. 2); 3); dan 4)

C. 3); 4); dan 5)

D. 1); 4); dan 5)

E. 1); 2); dan 5)

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Sikap berhati-hati dalam memilah dan memilih pengaruh-pengaruh yang datang dari luar dinamakan dengan sikap….

A. Selektif

B. Arif

C. Bijaksana

D. Waspada

E. Teliti

Latihan 3

Perhatikan pernyataan di bawah ini!

  1. Setiap individu harus mempunyai pengetahuan yang luas
  2. Harus mempunyai keahlian
  3. Tidak berperilaku sesuai dengan nilai-nilai sosial 
  4. Memiliki rasa harga diri dan kepercayaan diri untuk ikut serta dalam tata masyarakat
  5. Tidak terbiasa berpikir secara rasional

Unsur-unsur kepribadian untuk menghadapi tantangan global ditunjukkan oleh nomor….

A. 1); 2); dan 3)

B. 2); 3); dan 4)

C. 3); 4); dan 5)

D. 1); 2); dan 4)

E. 1); 2); dan 5)

Latihan 4

Perhatikan pernyataan di bawah ini!

Memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menentukan pilihan pribadi atau kesempatan hidup lebih baik merupakan jenis kekuatan pemberdayaan….

A. Menentukan kebutuhan sendiri

B. Kebebasan berekspresi

C. Kelembagaan

D. Sumber daya ekonomi

E. Pilihan pribadi

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

  1. Melalui perencanaan dan kebijakan 
  2. Melalui aksi-aksi sosial dan politik 
  3. Melalui pendidikan dan penumbuhan kesadaran
  4. Memulai dengan tindakan mikro
  5. Mengontrol kebijakan dan advokasi

Strategi pemberdayaan berdasarkan penyebab permasalahan ditunjukkan oleh nomor….

A. 1); 2); dan 3)

B. 2); 3); dan 4)

C. 3); 4); dan 5)

D. 1); 4); dan 5)

E. 1); 2); dan 5)

redesain-navbar Portlet