APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama

Hai Sobat Pintar! Perhatikan peta konsep untuk BAB I tentang Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat di bawah ini!

Yuk mari kita mulai belajar bersama!
 

Hakikat dan Karakteristik Perubahan Sosial


Sumber: https://www.kompasiana.com 
 

Pada dasarnya, perubahan merupakan proses modifikasi struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan yang terjadi dalam masyarakat disebut sebagai perubahan sosial, yaitu gejala umum yang terjadi sepanjang masa pada setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. Di sini manusia selalu tidak puas dengan apa yang telah dicapainya, di mana manusia selalu mencari sesuatu yang baru untuk mengubah suatu keadaan agar menjadi lebih baik. 

Menurut Selo Soemardjan, perubahan sosial adalah perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai-nilai, sikap, dan perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Perubahan yang terjadi di masyarakat meliputi perubahan norma-norma sosial, pola-pola sosial, interaksi sosial, pola perilaku, organisasi sosial, lembaga kemasyarakatan, lapisan-lapisan masyarakat, serta susunan kekuasaan dan wewenang. Kemudian, karakteristik perubahan sosial adalah sebagai berikut:

  • Tidak ada masyarakat yang berhenti berkembang karena setiap masyarakat mengalami perubahan.
  • Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan tertentu diikuti oleh perubahan pada lembaga-lembaga sosial lainnya yang berada dalam satu mata rantai.
  • Perubahan yang cepat biasanya mengakibatkan disorganisasi yang bersifat sementara karena ada penyesuaian diri.
  • Perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja.
  • Dalam menghadapi perubahan, yang paling penting adalah bagaimana seseorang menyikapinya. 

Teori-Teori Perubahan Sosial

Teori-teori perubahan sosial digunakan sebagai dasar strategi pembangunan di suatu negara, teori perubahan sosial diantaranya adalah sebagai berikut:

Teori Siklus

Teori siklus melihat perubahan sebagai sesuatu yang berulang-ulang. Apa yang terjadi sekarang pada dasarnya memiliki kesamaan atau kemiripan dengan apa yang telah terjadi sebelumnya. Dalam pola perubahan ini tidak tampak batas-batas antara pola hidup primitif, tradisional, dan modern. 

 


Sumber: https://www.masrafli.com/ 


Teori Perkembangan

Penganut teori perkembangan percaya bahwa perubahan dapat siarahkan ke titik tujuan tertentu, misalnya perubahan dari masyarakat tradisional ke masyarakat modern yang kompleks. 



Sumber: https://www.seokilat.com/ 


Teori Gerakan Sosial

Menurut teori gerakan sosial, ketidakpuasan terhadap kondisi tertentu yang ada di dalam masyarakat adakalanya menimbulkan gerakan sosial, di mana sejumlah besar orang mengorganisasikan diri untuk memperjuangkan perubahan. 


Teori Modernisasi

Teori modernisasi melihat bahwa perubahan negara-negara terbelakang akan mengikuti jalan yang sama dengan negara industri di Barat melalui proses modernisasi sehingga negara terbelakang menjadi negara maju. 
 

Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial



Perubahan sosial memiliki beberapa bentuk, diantaranya adalah sebagai berikut:

Perubahan Lambat (Evolusi)

Perubahan lambat merupakan rentetan-rentetan perubahan kecil yang saling mengikuti dengan lambat. Pada perubahan lambat, perubahan terjadi dengan sendirinya tanpa rencana atau kehendak tertentu. Di sini masyarakat hanya berusaha untuk menyesuaikan diri dengan keperluan, keadaan, dan kondisi baru yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat. 

Perubahan Cepat (Revolusi)

Perubahan cepat adalah perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau sendi-sendi kehidupan masyarakat, misalnya adalah revolusi industri di Inggris.

Perubahan Kecil

Perubahan kecil adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat, misalnya perubahan mode pakaian. 

Perubahan Besar

Perubahan besar adalah perubahan yang berpengaruh terhadap masyarakat dan lembaga-lembaganya, misalnya urbanisasi ke kota yang menimbulkan berbagai perubahan seperti lahan menjadi sempit dan kesenjangan sosial. 

Perubahan yang Dikehendaki atau Direncanakan

Perubahan yang dikehendaki atau direncanakan merupakan perubahan yang diperkirakan atau yang direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahan dalam masyarakat, misalnya program KB untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk.

Perubahan yang Tidak Dikehendaki atau Tidak Direncanakan

Perubahan yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan merupakan perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat atau kemampuan manusia. 

Perubahan Struktural dan Perubahan Proses

Perubahan struktural adalah perubahan yang sangat mendasar yang menyebabkan timbulnya reorganisasi dalam masyarakat, dan sedangkan perubahan proses adalah perubahan yang sifatnya tidak mendasar karena hanya menyempurnakan perubahan sebelumnya. 
 

Faktor Penyebab Perubahan Sosial



Faktor penyebab terjadinya perubahan sosial di masyarakat adalah sebagai berikut:

Faktor Internal

  1. Bertambah atau berkurangnya penduduk
  2. Penemuan-penemuan baru
  3. Pertentangan masyarakat
  4. Terjadinya pemberontakan atau revolusi

Faktor Eksternal

  1. Lingkungan fisik yang ada di sekitar manusia
  2. Peperangan
  3. Pengaruh kebudayaan masyarakat lain

Faktor-Faktor Pendorong dan Penghambat Perubahan Sosial



Perubahan sosial tidak dapat terjadi dengan sendirinya, tetapi dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu yang menjadi pendorong dan penghambat terjadinya perubahan sosial. Faktor-faktor pendorong dan penghambat tersebut adalah sebagai berikut:

Faktor Pendorong Perubahan Sosial

  • Kontak dengan kebudayaan lain
  • Sistem pendidikan formal yang maju
  • Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan untuk maju
  • Toleransi
  • Sistem lapisan masyarakat yang terbuka
  • Penduduk yang heterogen
  • Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu
  • Orientasi ke masa depan
  • Adanya nilai bahwa manusia harus berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya

Faktor Penghambat Perubahan Sosial

  • Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
  • Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat
  • Sikap masyarakat yang cenderung konservatif
  • Adanya kepentingan yang sudah tertanam kuat
  • Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasi kebudayaan
  • Sikap yang tertutup
  • Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis
  • Kebiasaan tertentu yang sukar diubah
  • Nilai bahwa hidup pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Perubahan sosial merupakan perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang dapat memengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai-nilai, sikap, dan perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. 

Pernyataan di atas merupakan pandangan mengenai perubahan sosial menurut….
 

A. William F. Ogburn

B. Samuel Koenig

C. Selo Soemardjan

D. George Ritzer

E. Kingsley Davis

Latihan 2

Perhatikan pernyataan di bawah ini!

  1. Tidak ada masyarakat yang berhenti berkembang
  2. Adanya penemuan-penemuan baru
  3. Perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja
  4. Dalam menghadapi perubahan, yang paling penting adalah bagaimana seseorang menyikapinya
  5. Adanya nilai bahwa manusia harus berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya

Dari beberapa pernyataan di atas, karakteristik perubahan sosial ditunjukkan oleh nomor….

A. 1); 2) ;3)

B. 1); 3); 5)

C. 1); 3); 4)

D. 2); 3); 4)

E. 2); 4); 5)

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Masyarakat tidak akan pernah berhenti dengan perubahan, karena….
 

A. Pada dasarnya manusia memiliki keinginan yang sama dengan keadaan lingkungannya

B. Perubahan merupakan harga mutlak yang harus dilaksanakan oleh setiap individu

C. Pada hakikatnya manusia selalu tidak puas dengan apa yang telah dicapainya

D. Manusia memiliki akal untuk mengadakan perubahan

E. Banyak pengaruh dari luar yang mendorong terjadinya perubahan

Latihan 4

Perhatikan pernyataan di bawah ini!

  1. Kontak dengan kebudayaan lain
  2. Sistem pendidikan formal yang maju
  3. Bertambah atau berkurangnya penduduk
  4. Penemuan-penemuan baru
  5. Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan untuk maju

Dari beberapa pernyataan di atas, faktor pendorong perubahan sosial ditunjukkan oleh nomor….

A. 1); 2); 5)

B. 2); 3); 4)

C. 3); 4); 5)

D. 1); 2); 3)

E. 2); 4); 5)

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Antara perubahan sosial dan gerakan sosial memiliki keterkaitan, seperti gerakan yang menginginkan perubahan secara menyeluruh dalam segala aspek kehidupan. Pernyataan tersebut termasuk dalam….

A. Gerakan konservatif

B. Gerakan radikal

C. Gerakan progresif

D. Gerakan revolusi

E. Gerakan evolusi

Perubahan Sosial dan Perubahan Hubungan Antarindividu dan Antarkelompok

Sumber: https://www.sosiologimudah.com/ 
 


Perubahan sosial telah memengaruhi perubahan hubungan antarindividu dan antarkelompok yang terdapat dalam masyarakat. Menurut Robert Maclver, perubahan sosial adalah perubahan dalam hubungan sosial atau sebagai perubahan keseimbangan hubungan sosial. Kemudian menurut George Ritzer, perubahan sosial mengacu pada variasi-variasi hubungan antarindividu, kelompok, organisasi, kultur, dan masyarakat pada waktu tertentu. 

Apabila kita membahas tentang individu atau kelompok yang berhubungan dengan perubahan sosial, asumsinya bahwa individu atau kelompok merupakan subjek sekaligus objek dari perubahan itu sendiri. Di sini individu atau kelompok merupakan pelaku perubahan sosial. Sementara itu, individu atau kelompok yang sebagai objek berarti merekalah yang menerima pengaruh perubahan sosial baik positif maupun negatif. Apabila individu dijadikan sebagai pelaku perubahan, diharapkan dapat memengaruhi kelompok atau tatanan sosial.  
 

Latihan 1

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

Perubahan sosial adalah perubahan dalam hubungan sosial atau sebagai perubahan keseimbangan hubungan sosial. Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari perubahan sosial menurut….

A. Robert Maclver

B. George Ritzer

C. John Lewis Gillin

D. John Philip Gillin

E. Kingsley Davis

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Sikap masyarakat yang cenderung mengadaptasikan diri di mana ketika terjadi ketidakseimbangan dalam masyarakat dapat dipulihkan kembali setelah terjadi suatu perubahan disebut sebagai….

A. Maladjusment

B. Difusi

C. Adjusment

D. Akulturasi

E. Asimilasi

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Suatu keadaan di mana masyarakat tidak dapat menyesuaikan diri dengan perubahan sehingga perubahan dapat menyebabkan terjadinya sebuah anomie disebut sebagai….

A. Difusi

B. Maladjusment

C. Penetration Violente

D. Akomodasi

E. Adjusment

Latihan 4

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

Berikut ini yang tidak termasuk ke dalam proses perubahan sosial adalah….
 

A. Difusi

B. Akulturasi

C. Asimilasi

D. Akomodasi

E. Dekulturasi

Latihan 5

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

Suatu proses adaptasi dua kebudayaan yang melahirkan budaya baru disebut….

A. Asimilasi

B. Akulturasi

C. Difusi

D. Akomodasi

E. Semuanya salah

Perubahan Sosial dan Dampaknya terhadap Kesenjangan Sosial di Masyarakat

Sumber: https://www.gramedia.com/ 

Masyarakat merupakan suatu organisasi yang terdiri atas unsur-unsur yang merupakan satu kesatuan yang disebut sebagai sistem. Apabila dalam suatu sistem salah satu unsurnya tidak berfungsi dengan baik, maka keseimbangan sistem akan terganggu secara keseluruhan. Di sini ketidakseimbangan atau ketidakserasian unsur dalam masyarakat akan mengakibatkan timbulnya disorganisasi sosial yang lama-kelamaan berubah menjadi disintegrasi sosial. Apabila terjadi disintegrasi sosial, situasi di dalam masyarakat akan menjadi kacau sehingga akan ditemukan keadaan yang anomie atau tanpa aturan. 

Proses disintegrasi juga akan dijumpai pada keadaan ketertinggalan budaya (cultural lag), yaitu perbedaan taraf kemajuan antara berbagai bagian dalam suatu kebudayaan karena pertumbuhan kebudayaan tidak selalu sama. Selain anomie dan cultural lag, disorganisasi/disintegrasi juga dapat dijumpai pada kondisi percampuran kebudayaan (mestizo culture), yaitu percampuran dua kebudayaan atau lebih yang mempunyai warna dan sifat yang berbeda. Karakteristik percampurannya adalah meniru kebudayaan lain tanpa mengetahui arti sesungguhnya. Situasi disintegrasi biasanya ditandai oleh:

  • Masyarakat tidak mematuhi norma yang berlaku
  • Timbul ketidaksepahaman di antara anggota kelompok
  • Tidak berfungsinya sanksi
  • Menurunnya kewibawaan para tokoh masyarakat dan pimpinan masyarakat

Proses disintegrasi sebagai akibat perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat dapat berbentuk pergolakan daerah, aksi protes dan demonstrasi, kriminalitas, dan kenakalan remaja. Selain menimbulkan dampak negatif, perubahan sosial juga membawa dampak positif seperti semakin mudah dan cepatnya manusia menyelesaikan segala aktivitas, semakin baiknya kualitas individu atau masyarakat seiring dengan perkembangan teknologi baru, semakin meningkatnya integrasi sosial, semakin cepatnya mobilitas sosial, dan semakin berkembangnya pola pikir manusia melalui pertukaran budaya serta pertukaran informasi yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. 
 

Latihan 1

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

Masyarakat pedesaan dewasa ini mulai gemar memiliki benda-benda hasil teknologi modern seperti kulkas, mesin cuci, mobil, dan lain sebagainya. Kepemilikan benda-benda tersebut digunakan untuk meningkatkan status sosial mereka di dalam masyarakat, meskipun pada dasarnya mereka masih bertindak dan berperilaku tradisional.

Pernyataan tersebut merupakan fenomena dari adanya….

A. Cultural Lag

B. Cultural Capital

C. Cultural Shock

D. Mestizo Culture

E. Cultural Heritage

Latihan 2

Perhatikan pernyataan di bawah ini!

  1. Sebagian besar anggota masyarakat tidak lagi mematuhi norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat
  2. Timbul ketidaksepahaman di antara anggota kelompok dalam hal tujuan sehingga hilang rasa solidaritas dalam kelompok
  3. Semakin meningkatnya integrasi sosial
  4. Menurunnya kewibawaan para tokoh masyarakat dan pimpinan masyarakat
  5. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain

Dari pernyataan di atas, yang termasuk tanda disintegrasi sosial ditunjukkan oleh nomor….

A. 1); 2); dan 3)

B. 3); 4); dan 5)

C. 1); 4); dan 5)

D. 1); 2); dan 5)

E. 1); 2); dan 4)

Latihan 3

Perhatikan pernyataan di bawah ini!

  1. Masyarakat menjadi sangat hedonisme
  2. Semakin cepatnya mobilitas sosial
  3. Semakin mudah dan cepatnya manusia menyelesaikan segala aktivitas 
  4. Semakin meningkatnya integrasi sosial
  5. Semakin meningkatnya sifat konsumtif masyarakat

Dari pernyataan di atas, yang termasuk dampak positif dari adanya perubahan sosial di dalam masyarakat ditunjukkan oleh nomor….

A. 1); 2) dan 3)

B. 2); 3); dan 4)

C. 3); 4); dan 5)

D. 1); 2); dan 5)

E. 2); 3); dan 5)

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Kesenjangan sosial yang terjadi di Indonesia merupakan suatu permasalahan yang sangat kompleks, hal tersebut dapat terjadi karena….
 

A. Interaksi di masyarakat tidak terjalin dengan baik

B. Kehidupan masyarakat kurang harmonis

C. Masyarakat kurang terbuka

D. Adanya kecemburuan sosial

E. Adanya perbedaan yang sangat terlihat antara masyarakat kelas atas dan menengah

Latihan 5

Perhatikan pernyataan di bawah ini!

Penggunaan handphone sangat efektif untuk berkomunikasi, namun kadangkala tidak diimbangi dengan kematangan sikap dan perilaku penggunanya. Tidak jarang mereka menggunakan handphone pada situasi yang membahayakan nyawa penggunanya, misalnya sambil mengendarai mobil atau motor. Situasi tersebut merupakan contoh dari….

A. Cultural Shock

B. Cultural Lag

C. Mestizo Culture

D. Cultural Relativism

E. Cultural Appropriation

Modernisasi

Sumber: https://www.caraprofesor.com/ 


Menurut Johan Willem Schoorl, modernisasi merupakan penerapan pengetahuan ilmiah pada semua kegiatan, bidang kehidupan, dan aspek kemasyarakatan. Aspek yang paling menonjol dalam proses modernisasi adalah perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi. Misalnya, perkembangan teknologi pertanian yang awalnya menggunakan tenaga hewan berkembang kearah yang maju dengan munculnya penemuan traktor. 

Di Indonesia, istilah modernisasi seringkali disalahartikan. Di mana orang cenderung mengartikan modernisasi sebagai westernisasi, terutama pada sikap para pelakunya yang cenderung selalu meniru secara mutlak pengaruh Barat yang masuk. Modernisasi juga tidak sama dengan sekularisasi. Di mana sekularisasi merupakan suatu proses pemisahan antara nilai-nilai keagamaan dan nilai-nilai duniawi dengan penekanan pada kepentingan duniawi.

Modernisasi menyangkut perubahan sikap dan mentalitas, pengetahuan, keterampilan, serta struktur sosial masyarakat menuju suatu kehidupan yang modern sesuai dengan tuntutan zaman. Ciri-ciri manusia modern adalah 1) Menghormati hak dan kewajiban orang lain; 2) Lebih berorientasi pada masa kini; 3) Berpendirian kuat dan menghargai ilmu pengetahuan; 4) Menyadari potensi diri dan mau mengembangkannya; 5) Memiliki kepekaan terhadap masalah-masalah di sekitarnya; 6) Bersikap terbuka terhadap pengalaman dan penemuan baru; dan 7) Senantiasa mempunyai informasi yang lengkap. Kemudian menurut Peter L. Berger, modernisasi mempunyai karakteristik sebagai berikut:

  • Modernitas telah merusak ikatan solidaritas sosial yang melekat dalam kehidupan masyarakat tradisional
  • Terjadi ekspansi pilihan personal
  • Terjadi peningkatan keragaman keyakinan
  • Terjadi orientasi ke depan dan kesadaran atas waktu

Selain dorongan modernisasi, menurut Soerjono Soekanto syarat-syarat modernisasi adalah 1) Cara berpikir ilmiah yang sudah melembaga dan tertanam kuat dalam kalangan pemerintah maupun masyarakat luas; 2) Sistem administrasi negara yang baik dan benar-benar mewujudkan birokrasi; 3) Sistem pengumpulan data yang baik, teratur, dan terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu; 4) Penciptaan iklim yang menyenangkan terhadap modernisasi; 5) Tingkat organisasi yang tinggi; dan 6) Sentralisasi wewenang dalam perencanaan sosial yang tidak mementingkan kepentingan pribadi atau golongan. 

Selain syarat-syarat di atas, agar modernisasi dapat berjalan dengan lancar, maka diperlukan dukungan kebudayaan masyarakat. Di sini sikap mental yang dapat menjadi pendorong proses modernisasi adalah rajin, tepat waktu, berani mengambil resiko, disiplin, kompetitif, adil, jujur, rasional, toleran, dan peduli lingkungan. Kemudian gejala-gejala modernisasi adalah sebagai berikut:

  • Bidang budaya, ditandai dengan semakin terdesaknya budaya tradisioal oleh masuknya pengaruh budaya dari luar sehingga budaya asli semakin pudar.
  • Bidang politik, ditandai dengan semakin banyaknya negara yang lepas dari penjajahan, munculnya negara-negara yang baru merdeka, tumbuhnya negara-negara demokrasi, lahirnya lembaga-lembaga politik, dan semakin diakuinya hak-hak asasi manusia.
  • Bidang ekonomi, ditandai dengan semakin kompleksnya kebutuhan manusia akan barang-barang dan jasa sehingga sektor industri dibangun secara besar-besaran untuk memproduksi barang.
  • Bidang sosial, ditandai dengan semakin banyaknya kelompok baru dalam masyarakat.

Proses Perubahan Sosial dan Kesinambungan Masyarakat Indonesia

Proses penyesuaian masyarakat terhadap perubahan, saluran-saluran perubahan sosial, dan kesinambungan masyarakat Indonesia adalah sebagai berikut:

Proses Penyesuaian terhadap Perubahan

Kondisi masyarakat yang serasi dan harmoni adalah kondisi yang diharapkan oleh semua masyarakat. Dalam kondisi keserasian, adakalanya mengalami gangguan. Apabila gangguan tersebut setelah terjadi perubahan bisa dipulihkan, maka kondisi tersebut dinamakan penyesuaian (adjustment). Namun jika gangguan tersebut tidak bisa dipulihkan, keadaan tersebut dinamakan ketidakpenyesuaian sosial (maladjustment) dan kondisi ini dapat menimbulkan anomie atau perilaku tanpa arah.

Saluran-Saluran Perubahan Sosial

Untuk mencapai perubahan diperlukan adanya saluran-saluran perubahan sosial budaya seperti lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam bidang pemerintahan, ekonomi, pendidikan, agama, rekreasi, dan sebagainya. Lembaga kemasyarakatan tersebut akan memengaruhi lembaga-lembaga kemasyarakatan yang lain. 

Kesinambungan Masyarakat Indonesia

Agar kesinambungan masyarakat Indonesia berjalan terus, kita perlu menjaga keutuhan masyarakat majemuk dan mempercepat proses integrasi sosial budaya. 

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Modernisasi merupakan penerapan pengetahuan ilmiah pada semua kegiatan, bidang kehidupan, dan aspek kemasyarakatan. Pernyataan tersebut merupakan pengertian globalisasi yang dikemukakan oleh….

A. Wibert E. Moore

B. Koentjaraningrat

C. Soerjono Soekanto

D. Johan Willem Schoorl

E. Astrid S. Susanto

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Suatu proses pemisahan antara nilai-nilai keagamaan dan nilai-nilai duniawi dengan penekanan pada kepentingan duniawi merupakan pengertian dari….

A. Sekularisasi

B. Westernisasi

C. Modernisasi

D. Hedonisme

E. Konsumtif

Latihan 3

Perhatikan pernyataan di bawah ini!

  1. Menghormati hak dan kewajiban orang lain
  2. Lebih berorientasi pada masa kini
  3. Memiliki sikap masyarakat yang cenderung konservatif
  4. Memiliki rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasi kebudayaan
  5. Berpendirian kuat dan menghargai ilmu pengetahuan

Dari pernyataan di atas, yang termasuk ke dalam ciri-ciri manusia modern ditunjukkan oleh nomor….

A. 1); 2); dan 3)

B. 2); 3); dan 4)

C. 1); 4); dan 5)

D. 3); 4); dan 5)

E. 1); 2); dan 5)

Latihan 4

Perhatikan pernyataan di bawah ini!

  1. Memiliki cara berpikir ilmiah
  2. Memiliki sistem administrasi negara yang baik
  3. Terjadi ekspansi pilihan personal
  4. Terjadi peningkatan keragaman keyakinan
  5. Terjadi orientasi ke depan dan kesadaran atas waktu

Dari pernyataan di atas, yang termasuk ke dalam karakteristik modernisasi ditunjukkan oleh nomor….

A. 1); 2); dan 3)

B. 2); 3); dan 4)

C. 3); 4); dan 5)

D. 1); 4); dan 5)

E. 1); 2); dan 5)

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Suatu proses di mana pola kehidupan masyarakat meniru gaya budaya Barat seperti gaya berpakaian, tingkah laku, maupun kebudayaan disebut sebagai….

A. Westernisasi

B. Modernisasi

C. Akulturasi

D. Cultural Shock

E. Sekularisasi

redesain-navbar Portlet