redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Latihan 1

Yang menentukan faktor hereditas pada DNA adalah....

A. Macam fosfatnya

B. Macam karbohidratnya

C. Rantai nukleotida

D. Ikatan hidrogennya

E. Urutan kombinasi basa nitrogen

Latihan 2

Di bawah ini adalah tahap-tahap sintesis protein:

  1. DNA membentuk RNA duta di dalam inti sel
  2. Asam-asam amino diangkut oleh tRNA dari sitoplasma
  3. RNA duta keluar dari inti sel
  4. Terbentuk polipeptida
  5. Asam-asam amino terangkat di dalam ribosom

Urutan proses sintesis protein yang tepat adalah....

A. 1-2-3-4-5

B. 1-3-2-4-5

C. 1-3-2-5-4

D. 2-3-1-4-5

E. 2-4-5-1-3

DNA (Deoxyribonucleic Acid)

Jika belum baca materinya sampai selesai ya....

Di dalam kromosom sel eukariotik, selain materi genetik DNA (Deoxyribonucleic Acid), terdapat juga RNA (Ribonucleic Acid). Kedua materi genetik tersebut dikenal sebagai asam inti atau asam nukleat.

Kita pelajari satu persatu yuk Sobat, kita mulai dengan DNA terlebih dahulu. Coba Sobat Pintar cermati gambar berikut!

DNA berada dalam inti sel, DNA membawa informasi genetik membentuk material kromosom.

Selain di dalam nukleus, DNA dapat ditemukan pada organel mitokondria, plastida, dan sitoplasma (dalam jumlah yang sedikit). DNA merupakan komponen yang ditemukan secara eksklusif di dalam kromosom dan mempunyai  sifat dan fungsi, antara lain:

  1. Merupakan material kromosom sebagai pembawa informasi genetik, melalui aktivitas pembelahan sel.
  2. Tebalnya 20 Amstrong dan panjangnya beribu-ribu Amstrong (1 Amstrong = 10-10 meter).
  3. Dapat melakukan replikasi, yaitu membentuk turunan atau menggandakan diri. DNA hasil replikasi (DNA anak) memiliki urutan basa yang identik dengan yang dimiliki oleh heliks ganda parental (DNA induk).
  4. Pada sel organisme prokariotik (bakteri), DNA beruntai tunggal.
  5. Pada sel eukariotik, DNA berupa heliks (rantai) ganda.
  6. Pada suhu mendekati titik didih atau pada pH yang ekstrim (kurang dari 3 atau lebih dari 10), DNA mengalami denaturasi (membuka). Jika lingkungan dikembalikan seperti semula, DNA dapat kembali membentuk heliks ganda, disebut renaturasi.

Sobat Pintar untuk materi Struktur Kimia DNA akan dijelaskan di materi berikutnya....

DNA (Deoxyribonucleic Acid)

Sobat Pintar, kira-kira apa yang kalian tahu tentang struktur kimia DNA?

DNA merupakan molekul yang besar (makromolekul) dan terdiri dari dua rantai polinukleotida yang saling berikatan.

Setiap nukleotida tersusun atas 3 komponen, antara lain: sebuah basa nitrogen, sebuah gula pentosa yaitu deoksiribosa, dan satu gugus fosfat. Basa nitrogennya meliputi:

  • Basa purin meliputi guanin (G) dan adenin (A)
  • Basa pirimidin meliputi sitosin (C) dan timin (T)

Basa nitrogen purin dari heliks, yang satu berpasangan dengan basa pirimidin dari heliks yang lain membentuk struktur yang disebut double helix (heliks atau rantai ganda). Perhatikan Gambar dibawah. Struktur tersebut disebut juga “rantai ganda Watson Crick” karena ditemukan oleh James  Watson dan Francis Crick. 

Jika basa purinnya adalah adenin maka pirimidinnya timin (membentuk ikatan ganda A=T), jika basa purinnya guanin maka pirimidinnya sitosin (membentuk ikatan rangkap). Oleh karena itu, untaian rantai ganda bersifat komplementer (basa nitrogen pada rantai yang satu merupakan pasangan basa nitrogen pada rantai lainnya).

Sobat Pintar amati gambar struktur DNA berikut ini!

Struktur heliks DNA

Basa purin pada heliks satu dengan pirimidin heliks pasangannya dihubungkan oleh ikatan hidrogen. Pada heliksnya, basa nitrogen berikatan dengan gula pentosa deoksiribosa. Gula pentosa tersebut mengikat gugus fosfat. Basa nitrogen, gula deoksiribosa, dan  gugus fosfat membentuk satu molekul nukleotida.

Nah, gugus fosfat tersebut menghubungkan antara nukleotida satu dengan yang lain dalam satu rantai atau heliks yang sama. Apabila rantai ganda DNA dapat diibaratkan sebagai sebuah tangga maka ikatan basa purin dengan pirimidin sebagai anak tangganya, sedangkan gula deoksiribosa beserta fosfatnya sebagai ibu tangganya.

RNA (Ribonucleic acid)

Sobat Pintar, pada akhir abad ke-19, telah ditemukan bahwa sel memiliki asam nukleat yang disebut ribonukleat atau Ribonucleic Acid (RNA). Kita cermati dulu gambar berikut yuk....

RNA mempunyai beberapa ciri yang berbeda dengan DNA. Sintesis protein melibatkan DNA sebagai pembuat rantai polipeptida. Meskipun begitu, DNA tidak dapat secara langsung menyusun rantai polipeptida karena harus melalui RNA.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa DNA merupakan bahan informasi genetik yang dapat diwariskan dari generasi ke generasi. Informasi yang dikode di dalam gen diterjemahkan menjadi urutan asam amino selama sintesis protein. Informasi ditransfer secara akurat dari DNA melalui RNA untuk menghasilkan polipeptida dari urutan asam amino yang spesifik.

Selain DNA, sebagian besar sel prokariotik dan sel eukariotik juga memiliki asam nukleat yang lain yaitu RNA.

RNA merupakan hasil transkripsi dari suatu fragmen DNA, sehingga RNA merupakan polimer yang jauh lebih pendek dibanding DNA. Tidak seperti DNA yang biasanya dijumpai di dalam inti sel, kebanyakan RNA ditemukan di dalam sitoplasma, terutama di ribosom.

RNA dapat dibedakan menjadi dua kelompok yaitu:

  1. RNA genetik memiliki fungsi yang sama dengan DNA, yaitu sebagai pembawa keterangan genetik. RNA genetik hanya ditemukan pada makhluk hidup tertentu yang tidak memiliki DNA, misalnya virus. Dalam hal ini fungsi RNA menjadi sama dengan DNA, baik sebagai materi genetik maupun dalam mengatur aktivitas sel.
  2. RNA non-genetik tidak berperan sebagai pembawa keterangan genetik sehingga RNA jenis ini hanya dimiliki oleh makhluk hidup yang juga memiliki DNA. Berdasarkan letak dan fungsinya, RNA non-genetik dibedakan menjadi mRNA, tRNA, dan rRNA.

RNA (Ribonucleic acid)

Lanjut yuk Sobat, kita perlu mengenal lebih dalam lagi tentang RNA.

Susunan kimia RNA

Seperti pada  DNA, RNA juga merupakan polinukleotida. Jika pada  DNA, komponen gula berupa deoksiribosa, komponen gula RNA berupa gula ribosa. Perhatikan Gambar dibawah. Dua purin dan dua pirimidin juga ditemukan pada RNA, tetapi basa pirimidin timin tidak ditemukan, melainkan berupa pirimidin urasil.

Molekul RNA dapat berupa:

  1. Rantai tunggal, contoh: pada virus tumbuhan (TMV atau virus mosaik tembakau), virus hewan (influenza), dan bakteriofag (MS2).
  2. Rantai ganda tidak berpilin, contoh: pada virus tumbuhan (reovirus). RNA dapat dibentuk oleh DNA, karena di dalam DNA kromosom terdapat sandi-sandi yang berperan dalam pembentukan RNA. Sintesis RNA tersebut melibatkan enzim RNA polimerase.

Macam-macam dan Fungsi RNA

Berdasarkan tempat terdapat dan fungsinya, RNA dibedakan menjadi mRNA (RNA messenger), rRNA (RNA ribosom), dan tRNA (RNA transfer).

mRNA (RNA messenger)

  • Disebut juga RNA duta atau RNA kurir.
  • Dibentuk oleh DNA di dalam inti saat sel melakukan sintesis protein.
  • Kode genetik berupa 3 urutan basa nitrogen
  • Membawa informasi genetik dari  DNA ke ribosom.

rRNA (RNA ribosom)

  • Dibentuk dari prekursor yang disebut RNA pra-ribosom.
  • Merupakan molekul paling besar dibandingkan mRNA dan tRNA.
  • Mengandung 50 – 2.000 asam amino.
  • Bersama-sama dengan protein, membentuk struktur ribosom yang mengatur proses translasi. 

tRNA (RNA transfer)

  • Disebut RNA pemindah
  • Merupakan RNA yang terpendek.
  • Menerjemahkan kodon yang dibawa oleh mRNA sehingga disebut antikodon.

Gimana Sobat Pintar sudah paham kan perbedaannya DNA dan RNA?

Latihan 3

Jumlah nukleotida pada gambar tersebut adalah….

A. 4

B. 5

C. 6

D. 7

E. 8

Latihan 4

Rantai sense DNA mempunyai urutan basa: CAG-GGA-CCG-TAC maka urutan basa nitrogen pada tRNA adalah….

A. GUC-CCU-GGC-AUC

B. GTC-CCT-GGC-ATC

C. CAG-GGA-CCG-UAC

D. CAG-GGA-CCG-TAC

E. TAC-CCG-GGA-CAG

Latihan 5

DNA dalam inti mempunyai kemampuan bereplikasi dan menghasilkan DNA baru yang berfungsi untuk….

A. melakukan translasi, dengan membentuk mRNA

B. melakukan transkripsi dengan membentuk mRNA

C. menyusun rangkaian asam amino yang diperlukan

D. melakukan transkripsi dengan membentuk mRNA

E. membentuk DNA baru yang sangat persis dengan dirinya

Struktur Kromosom

Sobat Pintar pasti sudah sering mendengar istilah kromosom. Apakah kromosom itu?

Kromosom merupakan tabung-tabung protein dalam setiap sel. Jumlah kromosom sangat bervariasi dalam bentuk tabung. Kromosom merupakan zat yang mudah mengikat zat warna sehingga mudah diamati sewaktu sel membelah.

Zat penyusun kromosom disebut kromatin, yaitu serabut halus yang terjalin seperti benang. Kromosom terdiri atas belahan dua benang halus yang sama, disebut kromatid. Kromosom merupakan struktur makromolekul besar yang memuat DNA yang membawa informasi genetik dalam sel. DNA terbalut dalam satu atau lebih kromosom.

Kromosom tersusun atas nukleoprotein, yaitu persenyawaan antara asam nukleat yang terdapat dalam inti sel serta protein histon dan protamin, yang membawa keterangan genetik hanyalah asam nukleat saja. Sebuah kromosom (dalam bahasa Yunani chroma = warna dan soma = badan) adalah seberkas DNA yang sangat panjang dan berkelanjutan, mengandung gen unsure dan nukleotida.

Dalam kromosom terdapat gen yang membawa sifat-sifat keturunan atau disebut juga faktor keturunan. Gen tersusun secara teratur pada suatu urutan tertentu dan berada di dalam lokus. Di dalam kromosom terdapat DNA (Deoxyribonucleic Acid).

Struktur Kromosom

Sobat Pintar, Seperti apa ya struktur kromosom? Kita belajar bersama yuk....

Bagian-bagian kromosom

Makhluk hidup yang ada di alam ini tidak semuanya mempunyai struktur kromosom yang sama dengan kromosom manusia. Bakteri dan virus mempunyai kromosom sirkuler (membulat). Kromosom mempunyai 2 bagian utama yaitu sentromer (kinetokor) dan lengan.

Sentromer (Kinetokor)
Sentromer disebut juga bagian kepala kromosom. Bagian ini berfungsi sebagai tempat melekatnya benang-benang gelendong pembelahan pada waktu sel membelah.

Lengan
Kromosom dapat mempunyai satu buah lengan atau dua buah lengan, bahkan ada yang tidak mempunyai lengan. Kromosom dengan dua lengan dapat mempunyai lengan yang sama panjang atau berbeda panjangnya (lengan yang satu panjang dan lengan yang lain pendek).

Bagian lengan berisi cairan yang dinamakan matriks. Pada matriks tersebut terdapat benang halus atau pita berbentuk spiral yang disebut kromonema (jamak = kromonemata). Penebalan dari kromonema ini disebut kromomer.

Ada yang menganggap kromomer tersebut sebagai nukleoprotein. Di daerah tertentu pada lengan kromosom terbentuk lekukan sekunder. Lekukan sekunder berfungsi sebagai tempat terbentuknya anak inti atau nukleolus. Pada daerah ujung kromosom (ujung lengan) terdapat bagian yang disebut  telomer. Fungsi bagian ini untuk mencegah agar kromosom satu dan yang lain tidak berlekatan.

Pada beberapa kromosom terdapat bentukan bulat di bagian ujung lengannya, disebut satelit.

Yuk, lanjutkan belajar kalian Sobat Pintar supaya lebih paham lagi....

Bentuk Kromosom

Bentuk kromosom

Berdasarkan letak sentromernya, bentuk kromosom dikelompokkan menjadi empat, yaitu:

Metasentris
Kromosom ini memiliki 2 buah lengan yang sama panjang, sentromernya tepat ada di tengah.

Submetasentris
Lengan kromosom tidak sama panjang, sentromer terletak tidak di tengah. Sentromer agak mendekati ujung salah satu lengan kromosom. Sentromer berada di daerah submedian.

Akrosentris
Sentromernya mendekati salah satu ujung lengan kromosom (sub terminal). Lengan yang satu, jauh lebih panjang dari lengan kromosom yang lain.

Telosentris
Kromosom ini hanya memiliki sebuah lengan karena sentromernya terletak pada ujung salah satu lengan kromosom.

Gimana Sobat Pintar? Sudah paham kan tentang kromosom?

Jumlah dan Tipe Kromosom

Sobat Pintar, menurut Benden dan Boveri (1887), jumlah kromosom pada setiap jenis organisme berbeda-beda, namun bersifat tetap (konstan).

Jumlah kromosom tiap jenis organisme menunjukkan banyaknya kromosom yang ada pada sebuah sel organisme tersebut.

Tubuh organisme bersel banyak (multiseluler), mempunyai 2 jenis kelompok sel yaitu sel somatis (sel tubuh) dan sel gamet (sel kelamin). Jumlah kromosom pada sel gamet (sel kelamin) adalah separuh dari jumlah kromosom yang ada pada sel somatis (sel tubuh).

Dengan demikian, sel gamet bersifat haploid (n kromosom) dan sel somatis bersifat diploid (2n kromosom). Berdasarkan jenis selnya, kromosom dibedakan menjadi 2 tipe, yaitu kromosom sel tubuh (autosom) dan kromosom sel kelamin (gonosom).

Autosom pada organisme jantan dan betina adalah sama. Kromosom autosom tidak menentukan jenis kelamin (penentuan jenis kelamin akan dibahas pada bab hereditas).

Gonosom pada organisme jantan berbeda dengan kromosom organisme betina. Kromosom ini disebut juga kromosom jenis kelamin.

Organisme yang normal memiliki kromosom seks sepasang (2 buah) saja. Jumlah kromosom sel somatis tumbuhan, hewan, dan manusia berbeda satu sama lain. Pada mamalia misalnya, sel somatis (diploid) manusia mengandung 46 buah kromosom, sedangkan gorila 48 kromosom.

Jika masih bingung memahami konsep di atas, bisa langsung kita diskusikan di kolom komentar ya, Sobat Pintar.

Latihan 1

Jumlah kromosom tubuh (autosom) yang terdapat dalam sel telur manusia adalah....

A. 22 pasang

B. 22 buah

C. 23 buah

D. 46 buah

E. 23 pasang

Latihan 2

Formula kromosom seks pada sel gamet seorang pria adalah....

A. 22 A + X atau Y

B. 22 A + XX atau XY

C. 44 A + XY

D. 22 AA + Y

E. 44 A + X

Latihan 3

Berikut adalah penulisan jumlah kromosom pada sel somatik yang tepat sesuai dengan keberadaannya dalam sel, kecuali....

A. Pria: 22AA + XY

B. Wanita: 22AA + XX

C. Pria: 44A + XY

D. Wanita: 44A + XY

E. Pria: 44, XY

Latihan 4

Kromosom autosom adalah....

A. kromosom yang terdapat dalam sel-sel tubuh

B. kromosom yang terdapat dalam sel-sel kelamin

C. kromosom yang mempengaruhi jenis kelamin

D. kromosom yang mempengaruhi sifat-sifat tubuh

E. semua kromosom yang terdapat dalam tubuh maupun pada sperma

Latihan 5

Jenis kromosom yang tidak memiliki sentromer disebut....

A. asentrik

B. monosentrik

C. disentrik

D. polisentrik

E. tetrasentrik

Peta Belajar Bersama

Sebelum mulai mempelajari materi, simak dulu peta belajar bersama ya Sobat...

redesain-navbar Portlet