redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pengertian Iklan

Sobat Pintar Apa Ya Yang dimaksud Iklan ?

Mendengar kata iklan di jaman sekarang tentu bukanlah hal yang asing, karena di era informasi saat ini ada banyak sekali jenis iklan yang sering kita jumpai di beberapa media, biasanya terdapat di di media-media elektronik dan media cetak seperti di televisi, majalah koran dan media lainnya.

Secara umum pengertian dari teks iklan adalah suatu media komunikasi yang sangat efektif untuk menyampaikan informasi kepada target audience dengan tujuan untuk mempengaruhi, mempromosikan, mengingatkan, menginformasikan, melarang membujuk dan merayu target audience.

Teks iklan juga memiliki pengertian secara khusus tergantung dari jenis iklan yang ingin dibuat, untuk iklan sebuah produk misalnya, Teks iklan merupakan salah satu media promosi yang efektif dalam memasarkan berbagai produk kepada konsumen karena daya jangkauannya yang luas dan masif. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan suatu produk, baik barang maupun jasa kepada masyarakat, guna menarik perhatian masyarakat untuk mengenali, membeli, hingga mengonsumsi atau menggunakan produk yang diiklankan.

Tujuan dan Manfaat Iklan

Tujuan Iklan

Seperti yang dijelaskan pada pengertian iklan di atas, secara garis besar tujuan dari iklan adalah untuk membujuk atau mendorong orang lain agar menjadi tertarik untuk menggunakan suatu produk/ jasa. Mengacu pada pengertian iklan di atas, adapun tujuannya adalah sebagai berikut:

1. Memberikan informasi kepada khalayak mengenai suatu produk barang atau jasa, merek, perusahaan, ataupun suatu ide. Iklan menggunakan bahasa persuasif dengan menonjolkan kelebihan produk/ jasa yang ditawarkan.

2. Mempengaruhi orang lain yang merupakan target market untuk menggunakan dan membeli produk atau jasa yang ditawarkan kepada mereka.

Manfaat Iklan

Iklan tidak akan pernah ada jika tidak memberikan manfaat bagi si pengiklan. Secara umum ada beberapa manfaat iklan yang bisa didapatkan oleh pengiklan, yaitu:

1. Produk atau jasa yang diiklankan akan dikenal atau lebih terkenal di masyarakat luas.

2. Konsumen baru semakin bertambah sehingga meningkatkan angka penjualan produk/ jasa yang diiklankan.

3. Keuntungan pihak pengiklan akan meningkat karena penjualan produk/ jasanya yang diiklankan.

4. Meningkatkan brand awareness sebuah merek di masyarakat luas sehingga masyarakat mudah mengidentifikasi produknya.

Ciri-ciri Iklan dan Syarat Iklan

Ciri-Ciri Iklan

Sangat mudah untuk mengenali sebuah iklan. Dengan mengenali karakteristiknya, kita dapat mengetahui apakah sebuah pesan atau informasi merupakan sebuah iklan atau tidak. Berikut ini adalah ciri-ciri iklan pada umumnya:

.1 Informasi atau pesan disampaikan secara komunikatif dan informatif

2. Iklan menggunakan kata-kata yang persuasif agar lebih menarik bagi orang lain.

3. Menggunakan kata-kata (diksi) atau bahasa yang tepat, logis, sopan, dan mudah dimengerti oleh masyarakat atau target market.

4. Menjelaskan tentang produk/ jasa dan cara kerja produk/ jasa tersebut.

Syarat-Syarat Iklan

Munculnya iklan tidak terjadi begitu saja. Agar sebuah iklan dapat dikatakan baik maka harus mengandung syarat-syarat berikut ini:

1. Iklan harus bersifat Obyektif, proporsional, dan jujur.

2. Iklan harus berisi informasi yang jelas, padat, dan mudah dipahami khalayak ramai.

3. Iklan sebaiknya dikemas sedemikian rupa agar menarik perhatian dan minat masyarakat.

4. Iklan seharusnya tidak menyinggung, menyakiti, atau merendahkan pihak/ produk lain.

Ciri Kebahasaan Teks Iklan (Kaidah kebahasaan)

Ciri atau Kaidah kebahasaan teks iklan adalah aturan bahasa yang digunakan dalam sebuah teks iklan, kaidah kebahasaan di dalam teks iklan adalah sebagai berikut:

1. Menggunakan Slogan

Slogan adalah perkataan atau kalimat yang menarik, mencolok, dan mudah diingat untuk menyampaikan sesuatu, slogan adalah pernyataan atau susunan kata tertentu yang menjelaskan singkat suatu produk atau jasa layanan sehingga mudah diingat publik. Slogan sangat penting untuk dunia periklanan. Dengan slogan, iklan tersebut akan mudah diingat publik dan akan lebih terkenal.

contoh:
Merdeka atau mati, say no to drugs dll.


2. Kalimat Persuasif

Kalimat persuasif adalah kalimat yang bertujuan meyakinkan dan membujuk pembaca agar melaksanakan atau menerima gagasan penulis terhadap suatu hal. Terdapat beberapa kalimat persuasif yang terdapat pada iklan produk tersebut.

3. Menggunakan Subjek Orang Pertama

Teks iklan biasanya menggunakan subjek orang pertama tunggal atau jamak, seperti aku, saya, dan kami untuk mengganti pihak atau instansi pemasang iklan. Subjek yang digunakan pada teks iklan tersebut adalah subjek orang pertama jamak, yaitu kami.

Jenis-jenis Iklan

Sobat Pintar Apa Saja ya Jenis- Jenis Iklan ?

Iklan dapat dibedakan berdasarkan beberapa hal, dalam pembelajaran ini disajikan jenis iklan berdasarkan media yang digunakan dan tujuan iklan. Berdasarkan jenis media yang digunakan, iklan dapat digolongkan sebagai berikut:

1. Iklan Cetak

Iklan cetak adalah jenis iklan yang dipublikasikan menggunakan media cetak seperti Koran, majalah, tabloid, dan lain- lain. berdasarkan ruang yang digunakan dalam media surat kabar, majalah,tabloid, iklan dikenal dalam 3 bentuk yaitu:

a. Iklan Baris

Iklan baris adalah iklan yang hanya dibuat dalam beberapa baris, umumnya terdiri atas 3-4 baris dengan luas tidak lebih dari satu kolom. Biayanya reletif lebih murah, dihitung perbaris. Untuk menghemat biaya dan semua informasi dapat tersampaikan, bahasa yang digunakan dalam iklan ini umumya disingkat , penuh makna, dan sederhana. Hal yang di iklankan dalam iklan baris biasanya iklan lowongan pekerjaan, barang dan jasa dll.

b. Iklan Kolom

Iklan kolom adalah iklan yang dibuat dalam bentuk kolom. Iklan ini lebih tinggi dari pada iklan baris. Terkadang iklan ini juga dilengkapi dengan gambar, simbol, atau lambang yang mendukung isi iklan. Hal yang di iklan kan berupa iklan barang dan jasa, loker dan lain- lain.

2. Iklan Advertorial

Iklan advertorial adalah jenis iklan yang dikemas seperti berita.

3. Iklan Display

Dilihat dari bentuk, iklan display lebih besar dari pada iklan kolom. Dalam iklan ini, ditampilkan gambar dan tulisan yang lebih besar.

4. Iklan elektronik

Iklan elektronik adalah iklan yang dipublikasikan dalam media elektronik. Iklan elektronik dapat digolongkan menjadi:

a. Iklan Radio

Iklan radio adalah iklan yang dipublikasikan melalui radio berupa kombinasi dari bunyi kata- kata (voice) dan efek suara (sound effect) dan iklan ini hanya di dengar.

b. Iklan televisi

Iklan televisi adalah iklan yang dipublikasikan melalui televisi berupa kombinasi dari suara, gambar, dan juga gerak. Iklan ini dapat dilihat dan juga bisa didengar.

c. Iklan internet

Iklan internet adalah iklan yang dipublikasikan melalui internet beragam. Ada yang didengar, dan juga ada pula yang di dengar.

Selain dibedakan berdasarkan jenis media yang digunakan , iklan juga bisa dibedakan berdasarkan tujuannya. Berdasarkan tujuannya, iklan dapat digolongkan menjadi:

• Iklan Komersial

Iklan yang bertujuan untuk memasarkan barang dan jasa. Iklan ini dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu iklan taktis dan iklan strategis.

• Iklan taktis

Iklan takstis adalah iklan yang bertujuan mendesak konsumen untuk segera membeli.

• Iklan strategis

Iklan strategis adalah iklan yang membangun merk dagang.

d. Iklan Perusahaan

Iklan perusahaan adalah iklan yang bertujuan untuk membangun citra perusahaan yang berujung pada membangun citra produk atau jasa yang diproduksi oleh perusahaan teersebut agar dibeli.

e. Iklan Layanan Masyarakat

Iklan layanan masyarakat adalah iklan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mangajak atau menghimbau untuk tidak atau melakukan sesuatu.

Latihan Soal

DIbawah ini yang bukan merupakan ciri-ciri iklan adalah . . .

A. Informasi atau pesan disampaikan secara komunikatif dan informatif

B. Iklan menggunakan kata-kata yang deskriptif 

C.

Menggunakan kata-kata (diksi) atau bahasa yang tepat, logis, sopan, dan mudah dimengerti 

D. Iklan harus bersifat Obyektif, proporsional, dan jujur.

E. Iklan seharusnya tidak menyinggung, menyakiti, atau merendahkan pihak/ produk lain.

Pengertian Slogan

Sobat Pintar Pasti Pernah dengar Kata Slogan kan ? Apa sih Slogan itu ?

Slogan adalah sebuah kalimat yang singkat, isinya menarik, dibuat dengan mencolok, dan tentunya mudah diingat oleh siapapun yang pernah mendengar atau membacanya. Meskipun kalimat dalam slogan tergolong singkat, namun didalamnya tersimpan makna yang sangat luas. Slogan biasanya terdiri dari beberapa kata saja, maka dari itu untuk membuat slogan yang mudah diingat dan familiar dikalangan banyak orang tentunya perlu usaha yang cukup memeras otak.

Slogan dibuat untuk mengajak seseorang melaksanakan sesuatu, baik itu untuk membeli produk, menaati aturan, ataupun dengan tujuan persuasif lainnya. Tujuan utama slogan adalah untuk mengajak individu, maka dari itu sudah sepantasnya jika penggunaan kata dalam slogan perlu diperhatikan dengan sungguh-sungguh. Penggunaan kata dalam slogan hendaknya tidak terlalu panjang, gunakan beberapa kata saja agar mudah diingat dan familiar.

Pengertian Slogan lainnya :

1. Slogan juga dapat diartikan sebagai sebuah kata-kata atau kalimat yang pendek yang biasanya begitu menarik, mencolok, dan juga mudah diingat yang digunaka untuk menjelaskan suatu ideologi organisasi tertentu misalnya perusahaan atau partai politik.

2. Slogan juga memiliki pengertian sebagai sebuah motto atau frase yang dipakai dalam berbagai macam konteks seperti politik, sosial, agama, komersial, dan lainnya sebagai ekpresi sebuah ide atau tujuan.

Ciri dan Tujuan Slogan

Ciri-ciri Slogan

Setelah membahas pengertian slogan diatas, pada paragraf ini mari kita bahas tentang ciri-ciri slogan, yaitu :

1. Terdiri dari beberapa kata dan menarik karena tujuan utamanya adalah agar mudah diingat.

2. Menjelaskan tentang sesuatu, apakah termasuk produk ataupun layanan masyarakat.

3. Slogan juga dapat berupa semboyan sebuah organisasi atau kumpulan masyarakat.

Dari ketiga ciri slogan tersebut, setidaknya dapat mempermudah anda dalam membedakan slogan dengan konteks teks-teks lainnya yang banyak beredar di masyarakat.

 

Tujuan Slogan

Pembuatan slogan tentu ada maksud dan tujuan tertentu, dan dibawah ini adalah beberapa maksud dan tujuan dari dibuatnya sebuah slogan yang umum kita lihat:

1. Menyampaikan informasi.

2. Mempengaruhi orang lain.

3. Menghimbau orang lain.

4. Memotivasi orang lain.

5. Menyadarkan masyarakat.

Macam-Macam Slogan Dan Contoh

Adapun macam dan contoh slogan yang diantaranya yaitu:

1. Slogan Pendidikan

Sebagai pelajar biasanya kita melihat slogan menempel di dinding sekolah, mading, kelas, bahkan di toilet terkadang terdapat slogan yang menempel. Tujuan slogan pendidikan yakni mendorong dan memotivasi pelajar agar tambah giat menuntut ilmu dan menaati peraturan.

Contoh slogan pendidikan:

Buku ialah jendela dunia, mari gemar membaca!

Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda

2. Slogan Kesehatan

Slogan dengan tema kesehatan biasanya sering ditemuai dirumah sakit, puskemas, pinggir jalan. Tujuan slogan kesehatan biasanya mengajak masyarakat untuk hidup bersih dan mengingatkan tentang pentingnya kesehatan.

Contoh slogan kesehatan:

Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat

Kekayaan itu penting, tapi kesehatan jauh lebih penting

3.  Slogan Lingkungan

Dalam lingkungan masyarakat sekitar, tak jarang juga ditemui slogan-slogan unik yang biasanya bertemu keberishan dan alam. Biasanya sering ditemui disekitar tempat pembuangan sampah, baliho, pinggir jalan dan tempat lain.

Tujuan slogan lingkungan biasanya mengajak masyarakat untuk menhjaga dan mencintai lingkungan sekitar, karena dampaknya juga akan terasa kepada mereka. Contoh slogan lingkungan:

Keberhasilan sebagai dari iman!

Menjaga lingkungan sama dengan menjaga kesehatan!

4. Slogan Produk/Iklan

Iklan juga tak jarang menambahkan slogan pada saat promosinya, untuk membedakan iklan tersebut dengan iklan yang lain.

Contoh slogan iklan:

Kfc, Jagonya ayam..!!

Kafc, Finger lickin’ good

Latihan Soal

Untuk membudayakan gemar membaca, sekolah mengadakan lomba membuat sinopsis buku fiksi dan membuat rangkuman buku nonfiksi. Agar memacu motivasi peserta, panitia membuat slogan.

Slogan yang tepat sesuai ilustrasi tersebut adalah ...

A. Membaca untuk mengisi waktu

B. Membaca itu sangat penting

C. Pengetahuan diperoleh dari membaca

D.

Sinopsis dilombakan, membaca dibudayakan

E. Membaca sangat bermanfaat

Pengertian Poster

Apa Sih Poster Itu?

Sebelum membahas lebih jauh mengenai ciri-ciri poster, ada baiknya kita mengenal dulu apa arti poster itu? Singkatnya poster adalah media pengumuman yang umumnya memadukan antara gambar dan kata-kata yang biasanya dijumpai ditempat-tempat umum seperti sekolah, tempat kerja, mall, pasar, dan tempat-tempat umum lainnya. Poster seharusnya dibuat dengan pesan singkat, jelas, dan padat.

Poster merupakan salah satu metode yang banyak yang digunakan untuk menawarkan suatu produk, baik barang maupun jasa. Poster merupakan wacana yang dapat berbentuk deskriptif maupun persuasif.

Yang dimaksudkan deskriptif di sini yaitu memberikan suatu gambaran pada pembaca maupun pendengar. Sedangkan persuasif dimaksudkan sebagai untuk mengajak maupun membujuk pembaca terhadap barang maupun jasa yang ditawarkan.

Poster bertujuan untuk menyebarkan informasi dan memberikan layanan pada masyarakat. Ditinjau dari segi perorangan, poster dapat digunakan untuk membeli maupun menjual produk – produk tertentu.

Poster selain memiliki tujuan, juga memiliki fungsi.

Apa sajakah fungsi dari poster? Poster berfungsi sebagai kebutuhan individu untuk memberitahukan atau mengkomunikasikan suatu pesan. Pesan tersebut dapat bersifat komersial, pribadi, maupun sosial.

Poster sebagai suatu karya seni yang memiliki komposisi dari huruf dan gambar – gambar. Poster dibuat dalam kertas yang berukuran besar. Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI menyatakan bahwa poster merupakan sebuah plakat yang dipasang di tempat – tempat umum dan pada umumnya berwujud pengumuman dan iklan.

Berdasarkan paparan pendapat di atas dapat diketahui bahwa poster merupakan salah satu metode secara deskriptif maupun persuasif untuk mengajak maupun memberitahukan pada pembaca tentang barang maupun jasa yang ditawarkan.

Lalu bagaimanakah bahasa dalam poster tersebut? Apakah kita harus membuat kalimat yang panjang – panjang untuk mendeskripsikan tentang produk yang ditawarkan dari pembuat poster. Pembahasan di bawah ini akan menjelaskan tentang kalimat yang digunakan dalam poster.

Ciri-ciri dan Syarat Poster

Ciri-ciri dan Syarat Poster

Berikut ini adalah ciri – ciri umum dari sebuah poster:

1.  Desain grafis dari poster harus memuat komposisi yang terdiri atas huruf dan gambar di atas media kertas atau kain yang berukuran besar.

2.  Cara pengaplikasiannya dapat dengan cara ditempel pada dinding, tempat umum atau permukaan datar yang lain dengan sifat membidik perhatian mata semaksimal mungkin.

3.  Poster pada umumnya dibuat dengan perpaduan warna yang kuat dan kontras.

4.  Poster lazimnya mempergunakan bahasa yang singkat, jelas, tidak rancu agar mudah dipahami.

5.  Pesan yang ingin disampaikan sebaiknya disertai dengan gambar.

6.  Poster dapat dibaca secara sambil lalu.

Setelah membahas mengenai ciri-ciri poster, berikut ini adalah sedikit ulasan mengenai syarat sebuah poster:

1.  Poster wajib mempergunakan bahsa yang mudah dipahami.

2.  Susunan kalimat poster harus singkat, padat, jelas, tetapi berisi.

3.  Poster sebaiknya dikombinasikan dengan bentuk gambar.

4.  Poster harus mampu menarik minat khalayak.

5.  Media poster harus mempergunakan bahan yang tidak mudah rusak atau sobek.

6.  Ukuran poster sebaiknya disesuaikan dengan tempat atau lahan pemasangan serta target pembaca.

7.  Sementara itu, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat poster adalah:

8.  Gambar dibuat mencolok dan sesuai dengan ide yang akan dikomunikasikan.

9.  Kata-kata yang digunakan dalam poster harus efektif, sugestif, serta mudah diingat.

10.  Jenis font sebaiknya adalah jenis yang mudah dibaca dan dengan size yang besar.

Jenis-jenis Poster

Jenis / Macam-Macam Poster

Jenis poster berdasarkan isinya:


1. Poster Niaga adalah poster yang dibuat untuk media komunikasi dalam urusan perniagaan untuk menawarkan suatu barang, atau jasa.

2. Poster Kegiatan adalah poster yang berisi suatu kegiatan, seperti kegiatan jalan sehat, senam, dll.

3. Poster Pendidikan adalah poster yang bertujuan untuk mendidik.

4. Poster Layanan Masyarakat adalah poster untuk pelayanan kesehatan yang berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat.

Jenis Poster berdasarkan tujuannya :


1. Poster Propaganda adalah poster yang memilik tujuan untuk mengembalikan semangat pembaca atas perjuangan atau usaha seseorang dalam melakukan hal yang bermanfaat bagi kehidupan.

2. Poster Kampanye adalah poster yang bertujuan untuk mencari simpati dari masyarakat pada saat dilakukannya pemilihan umum.

3. Poster 'Dicari' atau "Wanted“ adalah poster yang bertujuan yang memuat orang hilang atau suatu perusahaan yang membutuhkan pekerja.

4. Poster "Cheescake“ adalah poster yang bertujuan untuk menarik perhatian publik, seperti bintang rock, artis, penyanyi, dll.

5. Poster Film adalah poster yang dibuat dengan tujuan untuk mempopulerkan suatu film yang diproduksi dalam industri perfilman.

6. Poster Komik adalah poster yang digunakan untuk mempopulerkan buku-buku komik.

7. Poster Afirmasi adalah poster untuk memotivasi pembacanya, biasanya tentang kepemimpinan, dll.

 

8. Poster Riset adalah poster untuk mempromosikan berbagai kegiatan riset sehingga mengundang para pelaku akademik untuk ikut dalam mengapresiasikan kegiatan tersebut.

 

9. Poster Kelas adalah poster yang berada didalam kelas pelajar yang bertujuan untuk memotivasi pelajar, adapun juga poster tata tertib kelas.

 

10. Poster Komersial adalah poster yang hampir sama dengan Poster Niaga yaitu yang bertujuan untuk mempromosikan sesuatu.

Cara Membuat Poster

Cara Membuat Poster

Disini kami tidak akan menjelaskan mengenai bagaimana mendesain (menggambar) sebuah poster, namun yang akan dijabarkan adalah bagaimana langkah-langkah konseptual dari pembuatan poster itu sendiri.

1. Tentukan Topik & Tujuan

Pertama, Anda harus menentukan apa yang ingin dibahas dalam poster tersebut, apakah membahas produk kecantikan, kegiatan sosial, atau sebuah film animasi.

Kemudian, tentukan pula alasan Anda membuat poster tersebut. Anda membuatnya untuk promosi? atau hanya sekedar sosialisasi. Tentunya, poster-poster promosi lebih membutuhkan riset serius dalam hal gambar, kata-kata, dan peletakan daripada sebuah poster sosialisasi program.

2. Buat Kalimat Singkat dan Bersifat Mensugesti

Poster biasanya dibaca secara sekilas oleh pengunjung. Sedikit sekali pejalan kaki atau pengendara yang berlama-lama di suatu tempat, hanya untuk membaca sebuah poster.

Untuk itu, buatlah kalimat yang singkat agar bisa dibaca hanya dalam waktu beberapa detik saja. Nantinya, melalui bahasa singkat tersebut, maka pesan yang ditulis oleh para pembuat poster bisa tersampaikan dengan baik.

Tetapi, jangan sampai kata-kata tersebut malah ambigu dan membuat para pembaca kebingungan. Buatlah kalimat yang jelas serta mensugesti orang untuk membeli atau melakukan sesuatu (terutama ketika Anda membuat poster promosi produk).

3. Gunakan Gambar

Gambar merupakan alat penyampai pesan yang paling menarik. Inilah mengapa berbagai poster saat ini menggunakan gambar dengan proporsi jauh lebih besar dibandingkan dengan tulisan.

Gambar dengan warna-warna mencolok adalah jenis yang sebaiknya Anda gunakan demi pengunjung yang lebih banyak.

4. Gunakan Media yang Tepat

Media (tempat ditempelnya poster) akan menentukan apakah poster Anda banyak dilihat atau tidak. Jika Anda menempelkan poster di dinding-dinding yang ada di pasar, kemungkinan poster tersebut jauh lebih 'laris' ketimbang jika ditempel pada dinding-dinding perkampungan.

Latihan Soal

Dibawah ini yang bukan merupakan jenis poster berdasarkan isinya yaitu . . .

A. Poster propaganda

B.

Poster Niaga 

C.

Poster Kegiatan 

D.

Poster Pendidikan 

E.

Poster Layanan Masyarakat 

redesain-navbar Portlet