redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pengertian Teks Diskusi

Sebelum membahas mengenai teks diskusi, ada baiknya sobat pintar memahami apakah diskusi itu. Diskusi merupakan sebuah bentuk interaksi komunikasi yang terjalin antar dua individu atau antar kelompok berupa pembahasan mengenai suatu pengetahuan yang pada akhirnya menghasilkan pemahaman yang baik dan benar. Diskusi bisa terjadi dalam bentuk apapun asalkan terdapat sebuah topik bahasan.

Berdiskusi pada dasarnya adalah saling bertukar gagasan, ide, dan pendapat mengenai sebuah topik. Dengan berdiskusi, anda bisa mendapatkan manfaat berupa penambahan pengetahuan, dan dapat memahami bagaimana orang memandang suatu topik dari sudut pandang yang berbeda.

PENGERTIAN TEKS DISKUSI

Secara singkat, teks diskusi adalah sebuah teks yang memberikan dua pendapat berbeda mengenai suatu hal (satu “pro” dan satu “kontra) yang menyebabkan kedua belah pihak menjadi saling membicarakan masalah yang sedang dipersoalkan (diskusi).

Diskusi merupakan salah satu bentuk kegiatan wicara. Dengan berdiskusi kita dapat memperluas pengetahuan serta memperoleh banyak pengalaman. Diskusi adalah pertukaran pikiran, gagasan, pendapat antara dua orang atau lebih secara lisan.

Teks diskusi merupakan sebuah wacana berupa tulisan yang membeberkan dua pendapat berbeda, satu di sisi pendukung, dan satu di sisi kontra. Perbedaan pendapat yang diusung akan mengakibatkan kedua pihak saling bertukar pikiran mengenai suatu topik yang menjadi bahan perbincangan dengan cara berdiskusi.

 

Fungsi Diskusi

Sobat Pintar pasti pernah diskusi bukan ? Apakah sudah tau fungsi diskusi ? Kalau belum yuk simak penjelasan berikut ini. 

Fungsi Diskusi

1. Pemecahan masalah

Di dalam diskusi tentunya memiliki sebuah permasalahan atau topik yang diangkat untuk dibicarakan secara bersama-sama. Permasalahan disini merupakan hal mutlak yang dibangun di dalam diskusi, sehingga permasalahan yang ada akan dapat dipecahkan secara bersama-sama.

Tidak mungkin dilakukan diskusi jika tidak ada permasalahan yang akan dibicarakan. Diskusi dibuat atau dibentuk oleh karena adanya suatu permasalahan bersama yang memerlukan suatu solusi yang tepat dan dapat diterima oleh semua orang. Maka dari itu, forum diskusi merupakan wadah yang sangat tepat untuk memecahkan suatu permasalahan.

2. Pengembangan

Diskusi juga berfungsi sebagai wadah untuk mengembangkan pribadi, harga diri, hormat kepada sesama, berani mengatakan pendapat dan mendalami pengertian tentang suatu persoalan. Dikarenakan di dalam diskusi, seseorang dituntut untuk dapat dengan berani mengemukakan pendapatnya menganai suatu masalah.

3.Melatih untuk berani mengemukakan pendapat dan berpikir secara kritis, tepat, logis, dan objektif.

4.Menemukan sumber bagi pemecahan masalah.

5.Belajar menghargai pendapat yang disampaikan orang lain untuk mencari kebenaran simpulan.

4.Membentuk sikap diri peserta. Diskusi tidak hanya menambah pengetahuan dan pengalaman serta kecakapan, tetapi juga semangat demokratis dan toleransi berkembang.

7. Berdiskusi membuat pikiran menjadi terbuka dan segera bertindak menyikapi kenyataan dan masalah di sekitar kita.

Manfaat dan Tujuan Diskusi

MANFAAT DISKUSI

· Membiasakan sikap saling menghargai

· Menanamkan sikap demokrasi

· Mengembangkan daya berfikir

· Mengembangkan pengetahuan dan pengalaman

· Mewujudkan proses kreatif dan analitis

· Mengembangkan kebebasan pribadi

· Melatih kemampuan berbicara

 

TUJUAN DISKUSI

· Untuk dapat menyadari & menguji bukti-bukti system nilai, pendapat & respon dari suatu gagasan atau orang lain

· Untuk menguji secara kolektif tentang suatu gagasan yang dikemukakan orang lain

· Untuk bertukar pikiran & ide, belajar mengungkapkan serta menanggapi keterangan yang relevan

· Mengaitkan data & keadaan dari berbagai pandangan orang lain & latar belakangnya berbeda-beda

Latihan Soal

Yang bukan merupakan manfaat diskusi adalah . . .

A. Melatih untuk berani mengemukakan pendapat dan berpikir secara kritis, tepat, logis, dan objektif.

B. Menemukan sumber bagi pemecahan masalah.

C. Mewujudkan proses kreatif dan analitis

D. Membentuk sikap diri peserta. Diskusi tidak hanya menambah pengetahuan dan pengalaman serta kecakapan, tetapi juga semangat demokratis dan toleransi berkembang

E. Belajar menghargai pendapat yang disampaikan orang lain untuk mencari kebenaran simpulan.

Struktur Teks Diskusi

STRUKTUR TEKS DISKUSI

Sebuah teks dikatakan sebagai teks diskusi jika telah memenuhi struktur teks berikut ini.

1. ISU

Pada bagian isu, anda harus menuliskan suatu topik atau masalah yang ingin anda bahas lebih lanjut pada sebuah diskusi.

2. ARGUMEN PENDUKUNG (PRO)

Bagian argumen pendukung, merupakan tulisan yang pembahasannya searah, setuju, dan bersifat mendukung topik yang menjadi bahasan pada diskusi yang ada dalam teks.

3. ARGUMEN PENENTANG (KONTRA)

Bagian argumen penentang merupakan kebalikan dari argumen pendukung. Bagian ini berisi tentang pembahasan yang bertolak belakang, dan menentang topik yang menjadi bahan perbincangan pada teks.

4. KESIMPULAN

Bagian kesimpulan berisi mengenai kesimpulan dan saran mengenai topik yang tengah dibahas dalam diskusi. Pernyataan yang tidak memiliki tendensi kepada suatu pihak dan merupakan jalan tengah dari isu yang didiskusikan.

Langkah Menyusun Teks Diskusi

Langkah - Langkah Menyusun Teks Diskusi

Oke kita akan membahas tentang langkah - langkah menyusun teks diskusi, bagaimana caranya menyusun teks diskusi, langsung saja ya, silahkan disimak!!!

1. Menentukan topik perdebatan/isu

2. Menentukan tujuan (memberi penjelasan tentan pro kontra)

3. Mencari informasi/data tentang isu yang dipilih

misalnya kita memilih isu/topik tentang vandalisme, maka kita harus mencari informasi tentang vandalisme <<

4. Menyusun kerangka teks/karangan

5. Mengembangkan kerangka menjadi teks diskusi

6. Merivisi/menyunting teks diskusi

Unsur dalam Diskusi

Unsur-unsur dalam Diskusi

Unsur-unsur diskusi merupakan beberapa perangkat yang diperlukan untuk menunjang dilaksanakannya suatu proses diskusi. Unsur-unsur tersebut adalah:

1. Moderator

Moderator ialah orang yang bertugas untuk memimpin jalannya diskusi. Moderator merupakan pemimpin sebuah diskusi, maka seorang moderator juga sering disebut dengan pempimpin diskusi. Moderator juga diharuskan untuk menengahi anggota diskusi yang berdebat di dalam proses diskusi. Oleh sebab itu, moderator merupakan unsur yang sangat penting di dalam diskusi.

2. Panelis atau Narasumber

Panelis atau narasumber merupakan orang yang bertugas untuk memberikan materi di dalam suatu diskusi. Panelis atau narasumber bisa terdiri dari satu orang atau bahkan lebih. Selain memberikan materi terhadap permasalahan diskusi, panelis juga bertugas untuk memaparkan beberapa alternatif pemecahan permasalahan tersebut, agar para anggota diskusi memahami arti sesunggunya mengenai masalah yang diangkat. Panelis juga harus siap untuk menjawab pertanyaan-pertanyan dari peserta atau anggota diskusi.

3. Notulen

Notulen atau sering juga disebut dengan notulis merupakan orang yang bertugas untuk mencatat keseluruhan jalannya diskusi dari awal hingga akhir. Seorang notulen harus mampu dan terampil dalam menyaring informasi-informasi yang dikemukakan oleh anggota diskusi, baik itu sanggahan, pertanyaan, maupun pernyataan. Tugas lain dari seorang notulen ialah haru smampu mermbuat ringkasan atau hasil dari diskusi yang dijalankan.

4. Peserta Diskusi

Peserta diskusi atau anggota diskusi adalah orang-orang yang terlibat di dalam sebuah diskusi. Peserta diskusi haruslah memperhatikan tata tertib jalannya diskusi. Selain itu, seorang peserta diskusi juga dituntut untuk aktif memberikan pendapat atau pikirannya yang berguna bagi pemecahan permasalahan yang terdapat di dalam diskusi.

Selain dari ke empat unsur manusia yang telah disbeutkan di atas, sebuah diskusi juga harus didukung dengan adanya unsur berikut, yaitu:

5. Materi

Materi merupakan bahan yang diperlukan di dalam diskusi. Materi biasanya disampaikan oleh panelis atau narasumber. Materi haruslah menyangkut dengan permasalahan yang sedang diangkat dalam sebuah diskusi. Materi tersebut dapat berupa paparan masalah, alternative penyelesaian, dan lain-lain.

6. Peralatan

Satu hal yang tidak kalah penting di dalam diskusi ialah kehadiran perlengkapan ataupun peralatan penunjang. Peralatan disini tergantung dari jenis diskusi yang dibuat. Contohnya seperti microphone, meja, kursi, proyektor, dan lain-lain.

Latihan Soal

Orang yang bertugas untuk mencatat keseluruhan jalannya diskusi dari awal hingga akhir adalah . . .

A. Moderator

B. Narasumber

C. Notulen

D. Peserta

E. Panelis

Kaidah Kebahasaan Teks Diskusi

Unsur/Kaidah Kebahasaan

1. Penggunaan Konjungsi Perlawanan

Konjungsi perlawanan menggunakan kata hubung : tetapi, sedangkan, namun, sebaliknya.

2. Penggunaan Kohesi Leksikal dan Kohesi Gramatikal

a. Kohesi leksikal adalah kepaduan yang dicapai melalui pemilihan kata.

b. Kohesi gramatikal adalah kepaduan yang dicapai dengan menggunakan elemen dan aturan gramatikal.

3. Penggunaan Modalitas

Modalitas adalah kata yang mempunyai makna kemungkinan, kenyataan, dan sebagainya yang dinyatakan dalam kalimat. Biasanya dinyatakan dengan kata-kata seperti harus, akan, ingin, mungkin.

Kami mempunyai saran agar kamu sebaiknya membaca terlebih dahulu contoh teks diskusi sehingga bisa memahami secara betul materi yang kita bahas kali ini.

Jenis-Jenis Teks Diskusi

Sobat Pintar Apa Saja ya Jenis-jenis Teks Diskusi ?

JENIS-JENIS DISKUSI

1. Seminar

Seminar merupakan diskusi yang ditujukan untuk mencari kesepakatan atau kesamaan langkah atau pandangan yang sifatnya formal. Biasanya seminar memaparkan hasil-hasil yang bersifat ilmiah, sehingga dibutuhkan panelis atau narasumber yang mengerti dan ahli di dalam bidang masalah tersebut.

Seminar biasanya berfokus pada masalah atau topic khusus, sehingga peserta diskusi dapat berpartisipasi secara aktif. Namun, seminar seringkali dijalankan dalam bentuk dialog dengan moderator, atau dalam bentuk pemaparan atau presentasi hasil penelitian yang formal. Pada akhir diskusi, seminar selalu diakhiri dengan keputusan bersama yang ditambah dengan resolusi atau rekomendasi-rekomendasi.

Kelebihan dari sebuah seminar ialah dapat membangkitkan pemikiran yang logis antar peserta diskusi. Lalu, seminar juga dapat mendorong pada analisa maslaah yang menyeluruh. Prosedur seminar itu sendiri dapat diterapkan untuk berbagai jenis problema atau masalah yang ingin dibahas. Seminar juga dapat membangkitkan tingkat konsentrasi yang tinggi pada diri peserta serta meningkatkan keterampilan dalam mengenal problema.

Seminar juga memiliki beberapa kelemahan, seperti membutuhkan banyak waktu, memerlukan pimpinan yang terampil, sulit dipakai bila kelompok terlalu besar, mengharuskan setiap anggota kelornpok untuk mempelajari terlebih dahulu dan mungkin perlu dilanjutkan pada diskusi yang lain.

2. Training

Training ataupun di dalam bahasa Indonesia disebut dengan pelatihan merupakan sebuah diskusi yang memfokuskan pada praktek dari suatu teori. Di dalam training, dikenal dengan istilah learning by doing, yang artinya belajar dengan berbuat. Training ini sendir dilakukan dengan panduan oleh panelis.

3. Sarasehan

Merupakan bentuk diskusi yang diselenggrakan dengan mendengarkan pendapat atau pemikiran para ahli mengenai permasalahan atau topic dalam bidang tertentu. Sarasehan berbeda dengan simposium.

Hasil dari sarasehan dapat disebarluaskan, terutama dari pembahas utama atau pendapat-pendapat yang dikemukakan oleh ahli, dan juga pendapat-pendapat atau pandangan umum yang dianggap perlu.

4. Simposium

Berbeda dengan sarasehan, symposium ialah sebuah diskusi yang berbentuk pertemuan antara ahli dan peserta diskusi untuk memberikan pengarahan singkat sebelum dimulainya pelaksanaan kegiatan inti.

5. Rapat

Rapat merupakan suatu media komunikasi yang bersifat resmi dan dilaksanakan dengan cara tatap muka. Rapat sering membahas suatu permasalahan yang sedang dan akan terjadi berhubungan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan. Rapat sering diadakan oleh organisasi-organisasi baik itu organisasi pemerintah, mahaisiswa, maupun non pemerintah seperti LSM dan lain-lain.

6. Kongres

Kongres ialah suatu pertemuan wakil-wakil dari suatu organisasi yang bertujuan untuk mendengarkan permasalahan bersama dan menyampaikan usulan-usulan dan pendapat yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah tersebut. Kongres biasanya dibuat oleh partai politik seperti kongres democrat, kongres Golkar, dan lain-lain.

7. Muktamar

Pada dasarnya, istilah muktamar memiliki arti atau makna yang sama dengan istilah kongres, musyawarah, atau konferensi. Hanya saja, istilah muktamar lebih sering kita jumpai pada organisasi-organisasi yang berlatar belakang agama Islam, misalnya muktamar Muhammadiyah, Muktamar Nadhlatul Ulama (NU), dan seterusnya.

8. Konferensi

Konferensi juga memiliki makna yang sama dengan kongres ataupun muktamar. Konferensi merupakan bentuk diskusi yang dihadiri oleh wakil-wakil cabang suatu induk organisasi, untuk memaparkan dan menyelesaikan permasalahan organisasi tersebut.

9. Pembekalan

Pembekalan juga merupakan sebuah diskusi yang berbentuk pertemuan yang bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendidikan kepada peserta, agar mereka memiliki wawasan dan pengetahuan mengenai ruang lingkup atau aspek kerja mereka sendiri. Contohnya seperti pembekalan calon pegawai bank, pembekalan anggota TNI, dan lain sebagainya.

10. Munas

Munas atau disebut dengan musyawarah nasional merupakan bentuk diskusi berupa pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan-perwakilan yang bersifat nasional. Sesuai dengan namanya, pada diskusi inidilakukan musyawarah ataupun perundingan untuk membicarkan suatu permasalahan berskala nasional.

11. Lokakarya/Sanggar Kerja

Merupakan diskusi yang berbentuk pertemuan untuk membahas suatu karya yang dihasilkan oleh seseorang untuk selanjutnya dibahas secara bersama-sama.

12. Diskusi panel

Ialah sebuah diskusi yang ditujukan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan peserta diskusi mengenai suatu permasalahan yang sedang hangat, dengan melibatkan beberapa ahli disiplin ilmu atau profesi tertentu sesuai dengan masalah tersebut. Dalam diskusi panel, moderator diperbolehkan bertanya langsung kepada panelis untuk menggali pandangan atau pendapat. Peserta diskusi juga dapat menanggapi atau menyanggah hal yang dipaparkan oleh panelis.

 

Latihan Soal

Diskusi yang ditujukan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan peserta diskusi mengenai suatu permasalahan yang sedang hangat, dengan melibatkan beberapa ahli disiplin ilmu atau profesi tertentu sesuai dengan masalah tersebut disebut dengan . . .

A. Diskusi panel

B. Lokakarya

C. Munas

D. Muktamar

E. Simposium

redesain-navbar Portlet