CssBlog

redesain-navbar Portlet

Blog

Konsultasi Psikolog, Cara Terbaik Hempaskan Beban Hidup

Berbagai persoalan dalam hidup lebih mudah diatasi dengan kondisi mental yang sehat.

konsultasi psikolog online, Photo by volant on Unsplash

Biaya konsultasi psikolog online  terkadang masih menjadi penghalang untuk melakukan konseling. Sebagaimana jamak diketahui, biaya konseling dengan pertemuan yang intensif masih terbilang cukup besar, terutama bagi pelajar dan mahasiswa. Bagi mereka yang belum memiliki penghasilan secara mandiri, menyisihkan uang saku untuk melakukan konsultasi pendidikan hingga konsultasi cinta bukan perkara yang gampang.

Namun sayangnya, alternatif konseling secara online tak menawarkan pilihan yang lebih baik. Bagi sebagian besar pelajar dan mahasiswa, menyisihkan pengeluaran untuk biaya konsultasi psikolog online masih menjadi pertimbangan yang berlarut-larut.

Padahal, menurut laporan penelitian American Psychological Association pada tahun 2019, 91% Gen Z, yang saat ini baru mulai memasuki pasar kerja, mengalami setidaknya satu dari berbagai gejala fisik dan psikis akibat stres. Penelitian tersebut memang tidak dilakukan di Indonesia, tetapi gaya hidup generasi ini memiliki kemiripan di seluruh dunia, seperti minat yang tinggi pada teknologi dan komunikasi yang intens melalui media sosial.

Western Governors University mengutip hasil sebuah penelitian tahun 2018 yang menyebutkan bahwa Gen Z adalah generasi yang paling merasa kesepian. Apalagi jika dibandingkan dengan Millenials, Gen Z cenderung lebih fokus dan berambisi untuk meraih golnya. Tak heran bila Gen Z lebih rentan stres sampai mengalami masalah kesehatan fisik dan mental, hingga dikenal dengan julukan 'remaja jompo.'

 

Apa Tandanya Konsultasi Psikologi Dibutuhkan?

Kedekatannya dengan teknologi dan media sosial memberi kesempatan Gen Z untuk mengakses banyak pengetahuan, termasuk mengenai kesehatan mental. Dibandingkan generasi-generasi sebelumnya, Gen Z tentu lebih familier dengan beragam tempat curhat online.

Sayangnya, kemudahan akses informasi dan penggunaan media sosial dapat membuat kebutuhan untuk melakukan konseling atau konsultasi psikologi menjadi terabaikan. Alih-alih berkonsultasi dengan ahlinya, rasanya lebih mudah membaca beberapa artikel pendek tentang kesehatan mental dan dilanjutkan dengan curhat melalui media sosial.

Pada kenyatannya, tak selamanya tempat curhat online itu solutif. Ketika tanda-tanda genting di bawah ini sudah mulai nampak, sangat dianjurkan untuk beralih dari tempat curhat online ke konsultasi psikolog online, misalnya.

1. Merasa sedih, marah, atau putus asa yang berlebihan

Disadari atau tidak, ketika suatu persoalan sudah begitu berat, rutinitas harian akan terganggu. Selera makan bisa naik atau turun drastis, sulit terlelap atau justru tidur terlalu lama. Muncul rasa sedih, khawatir, atau marah tanpa sebab tertentu, yang terus-menerus dirasakan. Bahkan rasa putus asa yang begitu besar bisa sampai membuat seseorang mempertanyakan apakah hidupnya masih berharga atau tidak.

2. Mengalami kesulitan mengungkapkan perasaan

Perasaan galau dan cemas yang tak jelas sepanjang waktu membuat seseorang kesulitan mengungkapkan apa yang benar-benar dirasakannya. Jangankan menemukan tempat curhat online ataupun curhat secara langsung kepada orang lain, menjelaskan apa yang dirasakan saja rasanya hampir mustahil. Saking campur aduknya, orang lain yang mendengarkan, terutama mereka yang tak memiliki keahlian konseling, sering kesulitan memahami persoalan yang sebenarnya terjadi.

3. Mulai menggunakan dan kecanduan terhadap distraksi

Pengalihan fokus pada hal-hal lain yang menimbulkan adiksi, entah itu berupa makanan, obat-obatan terlarang, hingga hubungan dengan lawan jenis, menandakan adanya sesuatu di dalam diri yang ingin ditekan. Demi menghindari rasa tidak nyaman bila harus menghadapi sesuatu tersebut, mulailah digunakan berbagai distraksi yang sebenarnya justru semakin memperburuk keadaan.

4. Peristiwa traumatis yang mengguncang kehidupan sehari-hari

Ada berbagai peristiwa yang tak menyenangkan dalam hidup, seperti anggota keluarga berpulang, putus cinta, kena PHK, dan lain sebagainya. Meskipun peristiwa-peristiwa tersebut tampak wajar dialami semua orang, nyatanya setiap orang mengalaminya dengan penghayatan yang berbeda. Ketika sebagian orang menanggung berbagai hal tak menyenangkan itu dan pulih seiring waktu, sebagi lagi membutuhkan konsultasi masalah keluarga, konsultasi hubungan pacaran, hingga konsultasi karir.

5. Sering sakit kepala, sakit perut, dan izin sakit

Stres dapat berpengaruh pada kesehatan fisik, entah itu berupa sakit perut, sakit kepala, sering pilek, atau gejala-gejala sepele seperti kesemutan dan pegal-pegal di leher. Rasa letih yang terus-menerus dirasakan meskipun tanpa aktivitas fisik yang berat juga bisa menjadi penanda bahwa sudah saatnya untuk melakukan konsultasi psikologi.

 

Apa Manfaatnya Konsultasi Psikologi?

Memulai sesuatu yang baru, seperti menemui psikolog, ketika sedang kalut-kalutnya memang tak mudah, apalagi jika pemicu kekalutan itu adalah suatu peristiwa yang membuat keadaan psikologis seseorang cukup terguncang. Jangankan memperbincangkan peristiwa menyakitkan yang telah berlalu, bahkan membicarakan sesosok ayah pemarah sekalipun tak mudah. Itulah sebabnya, konseling atau konsultasi psikologi hampir selalu tidak pernah selesai dalam satu kali pertemuan.

Di awal konseling, seorang psikolog akan mula-mula berusaha menumbuhkan rasa saling percaya dan membangun relasi yang baik. Pada umumnya seseorang dapat bercerita tentang masalahnya ketika merasa cukup aman dan nyaman. Jika jalinan kepercayaan dan hubungan baik ini terus berlanjut, maka manfaat konseling akan benar-benar dirasakan. Beberapa manfaat konseling tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

1. Mengenal dan memahami diri sendiri

Bagi Gen Z yang masih di usia remaja atau dewasa muda, mengenal dan memahami diri sendiri tak selalu mudah dilakukan. Dengan keahliannya untuk menyimak, seorang psikolog dapat merangkai benang merah atas berbagai hal yang disampaikan. Saat konsultasi jurusan kuliah, misalnya, psikolog dapat membimbing seorang pelajar untuk lebih memahami potensi dan kelebihan dirinya sehingga dapat menentukan jurusan kuliah yang tepat.

2. Memiliki hubungan yang lebih baik dengan orang lain

Jurusan impian yang tak sama dengan pilihan orang tua bisa menjadi masalah. Lingkungan kerja yang toxic bisa mempengaruhi kesehatan mental. Pacaran sembunyi-sembunyi karena beda keyakinan, misalnya, juga berpotensi menimbulkan ledakan problem yang cukup rumit. Ada berbagai persoalan yang menyangkut orang lain sehingga berisiko memperburuk hubungan dengan berbagai pihak. Di situlah konsultasi pendidikan, konsultasi masalah karir, maupun konsultasi cinta memiliki peranan penting untuk menyelamatkan hubungan dengan orang tua, rekan kerja dan atasan, hingga keluarga pacar.

3. Hidup lebih sehat, baik fisik maupun psikis

Di atas telah diuraikan bagaimana kesehatan psikis berpengaruh pada kesehatan fisik. Kesehatan mental yang buruk dapat menimbulkan berbagai keluhan secara fisik. Sebaliknya, seseorang dengan kondisi psikis yang jernih cenderung lebih mudah menentukan langkah ketika mengalami gangguan kesehatan pada badannya.

4. Kualitas hidup yang lebih baik

Pelajar yang ragu dengan pilihan jurusannya dapat mengikuti konsultasi jurusan kuliah. Mahasiswa yang merasa salah jurusan di akhir masa kuliahnya akan sangat terbantu dengan konsultasi pendidikan yang tepat. Sama halnya, konsultasi karir dibutuhkan oleh Gen Z yang baru masuk dunia kerja dan merasakan culture schock dengan tempat kerjanya, misalnya. Apapun itu, konseling atau konsultasi psikologi berperan besar dalam meningkatkan kualitas hidup setiap orang.

5. Meraih tujuan dan impian

Ada orang-orang yang tahu betul apa yang diinginkannya dan berusaha keras untuk meraihnya sampai kelelahan secara fisik dan mental. Ada lagi tipe orang yang tak tahu apa yang dicarinya dalam hidup. Konseling dapat membantu kedua tipe yang saling berseberangan ini. Konsultasi dengan psikolog dapat membantu melihat tujuan hidup seseorang dengan lebih jernih dan menentukan langkah yang harus diambil agar tujuan tersebut tercapai.

 

Jenis Masalah Apa yang Dapat Dibantu oleh Psikolog?

Psikolog mempelajari masalah yang dialami seseorang dan kondisi kesehatan mentalnya. Ada berbagai spesialisasi psikolog pada subbidang yang berbeda, seperti psikolog klinis dan forensik. Konselor di Aku Pintar memberikan layanan penilaian, intervensi krisis, kelompok, rujukan ke sumber daya komunitas, dan konseling individu dengan permasalahan khusus. Konseling Pintar juga dapat membuat rujukan untuk masalah di luar lingkup praktik, terutama jika dibutuhkan tingkat perawatan yang lebih tinggi.

Bersama Konselor Pintar, setiap pelajar, mahasiswa, dan individu dapat bekerja sama mengeksplorasi sejarah dan masalah pribadi sehingga dapat mengembangkan tujuannya, membuat perubahan yang positif, mempelajari strategi pribadi untuk mengatasi situasi yang sulit, dan mengelola stres. Beberapa contoh masalah yang dapat dikonsultasikan antara lain:

Konsultasi Pendidikan

- Bingung pilih jurusan kuliah

- Beranggapan tidak memiliki bakat

- Penyesuaian/transisi ke/dari perguruan tinggi

- Ingin sekolah/kuliah tetapi terhalang biaya

- Stres tidak diterima universitas

- Bullying

- Masalah akademik (nilai, mata pelajaran, guru/pendidik)

- Jenjang karir dan perguruan tinggi

Konsultasi Masalah Karir

- Pekerjaan bertambah, tapi gaji tak naik

- Gaji besar, tapi hati tidak tenang

- Sudah berbulan-bulan apply kerja, tapi tidak mendapatkan panggilan

- Lingkungan kerja toxic

- Kerja swasta atau negeri

- Kerja tidak sejalan dengan harapan orang tua

- Merasa kurang dihargai

- Jenjang karir yang ditekuni

Konsultasi Hubungan/Asmara

- Selingkuh dan perselingkuhan

- Identitas gender

- Konflik hubungan

- Masalah identitas seksual

- Kebutuhan emosional (tidak saling memahami)

- Masalah keintiman (merasa berjarak, tidak akrab)

- Perbedaan argument dan sering berdebat

- Hubungan dipengaruhi pihak lain (orang tua, sahabat, pihak lain)

Konsultasi Masalah Keluarga

- Orang tua pemarah

- Duka dan kehilangan

- Kesulitan keuangan

- Saudara kandung (persaingan, perbandingan, gaya hubungan yang berbeda)

- Konflik seputar budaya, agama/gaya hidup

- Masalah komunikasi (merasa tidak didengarkan, kurang dimengerti)

- Kekerasan, pelecehan, gaslighting

Untuk mengatasi berbagai permasalahan di atas, tak harus bertemu dengan psikolog secara langsung dan menghabiskan biaya besar. Saat ini konseling dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi Aku Pintar. Bagaimana cara menemui psikolog online melalui aplikasi Aku Pintar? Berikut langkah demi langkah untuk melakukan konseling dengan psikolog secara online.

1. Download dan buka aplikasi Aku Pintar


 


 

2. Masuk ke dalam fitur Konseling Pintar

3. Pilih konselor atau psikolog yang diinginkan

4. Masukkan kode promo 'KONSELINGASIK'

5. Pilih waktu konseling

6. Lakukan pembayaran

 

Dengan adanya promo, biaya konsultasi psikolog online kini tak lagi menjadi persoalan. Pelajar dan mahasiswa tak perlu merisaukan uang saku. Gen Z yang baru mulai bekerja juga masih bisa menyisihkan sedikit dari penghasilannya.

Alih-alih memandang konseling sebagai sesuatu yang serius, kenapa tak melihatnya sebagai tempat curhat online yang baru? Bahkan dengan curhat kepada psikolog yang ahli di bidangnya, pikiran dan perasaan yang sebelumnya kusut masai dapat diurai satu demi satu. Posisi seorang psikolog yang netral, tidak terlibat secara langsung dalam keruwetan situasi yang dihadapi, dapat menghadirkan perspektif yang berbeda dan jalan keluar yang mungkin sebelumnya tidak terlihat.

Yang lebih penting lagi, menemukan sebuah tempat curhat online baru dapat mengikis rasa kesepian yang acap kali dirasakan oleh Gen Z. Merasa lebih baik, memahami diri sendiri dengan lebih baik, serta lebih mengerti apa yang diinginkan dan dibutuhkan adalah hadiah terbaik yang bisa diberikan oleh seseorang bagi dirinya sendiri melalui konseling.


 

0
30

Entri Blog Lainnya

thumbnail
thumbnail
Menambah Komentar

ArtikelTerkaitV3

Artikel Terkait

CssBlog

metablog-web Portlet