Sudah Tahu, Belum? 6 Jurusan Kuliah Ini Sering Dipilih oleh Introvert
APSiswaNavbarV2
Tesssss Tesssss
CssBlog
redesain-navbar Portlet
metablog-web Portlet
Blog
Introvert, photo by Elena Koycheva on unsplash
Apa sih, ciri khasnya orang dengan tipe kepribadian introvert? Jika mendapat pertanyaan seperti ini, kita cenderung menjawab kalau introvert itu pendiam. However, you know, it's not always the case.
Orang-orang introvert biasanya adalah pendengar yang baik, makanya mereka lebih banyak diam. Energi mereka lebih banyak tercurah untuk mengerjakan berbagai hal dengan teliti ketimbang sibuk ngobrol dengan setiap orang. Itulah sebabnya, jarang sekali seorang introvert memilih kuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi, misalnya.
Emangnya apa saja jurusan kuliah yang biasanya dipilih oleh kaum introvert? Read on, Sobat. Yuk, kenali dan pahami karakter yang unik ini melalui jurusan-jurusan kuliah berikut.
Kuliah di Jurusan Ilmu Perpustakaan membuatmu harus kenal dan dekat dengan ilmu manajemen dan teknologi informasi. Alih-alih menyimpan buku, mahasiswa Ilmu Perpustakaan belajar tentang bagaimana menyimpan, merapikan, dan mengumpulkan data. Siapa yang punya ketelitian untuk melakukannya? Yup! Si introvert-lah orangnya.
Seorang pustakawan pun lebih banyak bekerja dalam suasana tenang. Mulai dari menyimpan buku, mengumpulkan dan menyimpan arsip, hingga mengelola informasi, seluruh kegiatan ini memang membutuhkan suasana tenang yang disukai oleh introvert.
Jurusan-jurusan IPA atau sains adalah jurusan kuliah yang biasanya dipilih oleh introvert. Mahasiswa Matematika dengan hati riang akan lebih banyak menggunakan waktunya untuk mengurai perumusan matematis. Mahasiswa Fisika, Kimia, dan Biologi lebih sering kita temui di laboratorium, sibuk dengan penelitian mereka.
Penelitian, yang merupakan kegiatan penting di bidang sains, mampu menarik minat introvert. Bagi introvert, adalah kesenangan tersendiri ketika mereka menelaah dan menganalisis berbagai fenomena dalam bidang yang dipelajarinya.
Selain di jurusan-jurusan sains, mahasiswa Farmasi juga banyak menghabiskan waktu di laboratorium. Mereka belajar mengidentifikasi, merumuskan, mencampurkan, dan menganalisis berbagai jenis obat. Tak hanya teliti, ketekunan introvert yang luar biasa punya peran penting pada masa-masa kuliah ini.
Namun ketika nantinya bekerja di bidang farmasi, seorang introvert yang menikmati waktunya di laboratorium saat masih kuliah harus mampu mengembangkan diri. Pasalnya, tak jarang pasien membutuhkan informasi tentang obat dan bertanya pada farmasis. Dalam keadaan demikian, keterampilan komunikasi seorang farmasis akan sangat dibutuhkan.
Sobat Pintar yang pernah melakukan rontgen di klinik atau rumah sakit tentu menyadari kehadiran petugas di ruang periksa. Nah, petugas yang mengoperasikan peralatan rontgen tersebut dulunya kuliah di Jurusan Radiologi.
Radiologi di Indonesia merupakan studi terapan. Jika Sobat Pintar tertarik pada bidang ini, pilihan kuliahmu nanti adalah pada program D3 atau D4. Apapun pilihanmu, perkuliahan Radiologi didominasi oleh kegiatan di laboratorium dengan alat-alat rontgen. Introverts won't mind doing it all day!
Ada masanya ketika seniman harus berinteraksi dengan banyak orang, seperti pada saat pertunjukan atau pameran. Namun pada umumnya mereka membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyendiri dan menciptakan karya seninya. Dalam masa-masa eksplorasi imajinasi dan kreasi inilah sisi introvert seorang seniman mendominasi.
Hingga pada saatnya tiba untuk menampilkan karyanya, seniman dituntut untuk berinteraksi dengan banyak orang. Misalnya, penari harus menampilkan tariannya di panggung, pelukis memamerkan hasil lukisannya, dan seterusnya.
Biasanya sulit menemukan mahasiswa Arsitektur semester-semester akhir di tongkrongan. Eits, jangankan di semester akhir. Sedari awal masuk kuliah pun, mahasiswa Arsitektur udah kayak dikejar-kejar tugas. Bagi introverts yang tak membutuhkan banyak waktu bersosialisasi, jarang nongkrong takkan jadi masalah.
Still, keterampilan berkomunikasi yang baik juga diperlukan oleh seorang arsitek. Tak hanya mendengarkan guna memahami keinginan dan kebutuhan klien, tapi seorang arsitek pun dituntut untuk mahir berkomunikasi dan menyampaikan ide-ide desainnya. It's a skill to learn for introverts, indeed.
Keenam jurusan kuliah di atas memang memiliki sisi-sisi yang cenderung kompatibel dengan kepribadian introvert. Mereka biasanya adalah sosok-sosok yang lebih nyaman mengerjakan sesuatu sendirian atau dalam tim kecil. Interaksi introvert dengan orang lain pun biasanya dalam kurun waktu yang terbatas.
Namun bukan berarti Sobat yang introvert pasti cocok kuliah di salah satu jurusan kuliah ini, ya. Selalu gunakan tolok ukur yang obyektif dalam menentukan pilihan kuliahmu, seperti Tes Penjurusan. Lagipula, perlu diingat bahwa ada banyak faktor lain yang harus dipertimbangkan dalam memilih jurusan kuliah, bukan tipe kepribadian kita saja.
ArtikelTerkaitV3
Dari Bangku Kuliah ke Ruang Operasi: Begini Perjalanan Seru
Halo, Sobat Pintar! Punya mimpi jadi dokter? Atau sekadar penasaran dengan perjalanan panjang yang harus dilalui sebelum bisa memakai jas putih dan stetoskop? Yuk, simak cerita seru tentang perjalanan pendidikan dan karier menjadi dokter, mulai dari kulia...
Baca Selengkapnya
4 Bulan Menuju SNBT-UTBK 2026: Strategi Belajar Kilat yang B
Hai, Sobat Pintar! Ujian SNBT-UTBK 2026 sudah di depan mata, dan kamu hanya punya waktu sekitar 4 bulan untuk mempersiapkannya. Jangan panik! Dengan strategi yang tepat, waktu 4 bulan ini bisa kamu manfaatkan sebaik mungkin untuk meraih nilai tinggi. Yuk,...
Resolusi 2026: Rahasia Sukses Siswa Pintar untuk Gapai Targe
Hai, Sobat Pintar! Sudah punya rencana buat tahun 2026? Jangan cuma jadi penonton, yuk jadi pemain utama di hidupmu dengan menyusun resolusi yang smart! Buat kamu yang masih duduk di bangku sekolah, ini saatnya mempersiapkan diri untuk kuliah dan karir im...
Hai Sobat Pintar,
Yuk Cobain Aplikasi Aku Pintar Sekarang Juga!
Jutaan siswa sudah menemukan minat, bakat dan kampus impian bersama Aku Pintar. Sekarang giliran kamu Sobat!
BannerPromoBlog