APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama

Halo sobat pintar, sebelum belajar mengenai materi konflik, kekerasan, dan perdamaian kita simak peta belajar pintar berikut ini yuk!


 

Pengertian Konflik

Cnnindonesia.com
 

Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya kita mengetahui dulu apa sih konflik itu? Kata konflik berasal dari Bahasa latin yaitu “con” yang berarti bersama dan “figure” yang memiliki arti memukul. Dalam KBBI, konflik didefinisikan sebagai percekcokan, perselisihan, pertentangan sehingga dapat disimpulkan bahwa konflik adalah suatu kondisi saat dua atau lebih pandangan, keinginan, kepercayaan, kepentingan, nilai, dan kebutuhan yang berbeda, bersebrangan, tidak sejalan, dan tidak selaras. Berbeda dengan kamus sosiologi, dimana sosiologi mendefinisikan konflik sebagai suatu proses sosial dimana individu atau kelompok saling berusaha untuk menyingkirkan pihak lain dengan membuat pihak lain tidak berdaya. Terdapat beberapa pengertian yang berbeda mengenai konflik menurut para ahli:

  1. Soerjono Soekanto melihat konflik sosial sebagai suatu proses sosial perorang atau kelompok manusia yang berusaha memenuhi kebutuhannya dengan jalan menantang pihak lawan yang disertai dengan ancaman atau kekerasan
  2. Robert M.Z Lawang, mendefinisikan konflik sebagai sebuah perjuangan untuk memperoleh hal-hal yang bersifat langka seperti nilai, status, kekuasaan, dan sebagainya dimana tujuan mereka berkonflik tidak hanya untuk memperoleh kemenangan tetapi juga untuk menundukkan pesaingnya atau lawannya. 
  3. Lewis A. Coser, mendefinisikan konflik sebagai sebuah perjuangan mengenai nilai atau tuntutan atas status dan kekuasaan dengan maksud untuk menetralkan, mencederai, dan melenyapkan lawan. 

Faktor Penyebab Konflik


 

Terdapat beberapa faktor penyebab konflik, diantaranya:

  1. Adanya perbedaan sistem nilai dan system norma diantara kelompok-kelompok sosial yang ada di masyarakat 
  2. Adanya perbedaan pandangan antara dua orang atau lebih yang berkenaan dengan persoalan prinsip
  3. Adanya perselisihan paham 
  4. Adanya perbedaan kepentingan politik, baik yang bersifat lokal, nasional, maupun internasional. 

Bentuk Konflik Sosial


 

Konflik merupakan bagian dari interaksi sosial yang memiliki beberapa bentuk. Berikut ini merupakan bentuk konflik yang sering terjadi di masyarakat:

  1. Konflik individu, merupakan konflik yang terjadi dalam diri seseorang saat ia harus menjalankan peran yang dimilikinya dimana saat seseorang sedang menjalankan peran tersebut, ia tidak berkonflik dengan orang lain melainkan dengan dirinya sendiri 
  2. Konflik antarkelas atau antargolongan, merupakan konflik yang terjadi karena adanya perbedaan kepentingan dan kebutuhan diantara kelompok sosial. Konflik yang terjadi antar kelas sosial disebut juga dengan konflik vertikal dan konflik horizontal. Konflik vertikal terjadi pada masyarakat kelas borjuis dan proletar, sedangkan konflik horizontal terjadi pada masyarakat yang memiliki struktur yang sama 
  3. Konflik rasial, merupakan konflik antargolongan karena adanya himpunan orang-orang yang memiliki ras sama. Konflik rasial seringkali terjadi saat dua kelompok ras yang berbeda berselisih, baik karena adanya perbedaan kepentingan ataupun perbedaan kebudayaan seperti perbedaan fisik diantara mereka 
  4. Konflik politik, merupakan konflik yang terjadi karena adanya pertentangan antara dua orang atau kelompok dalam rangka memiliki kekuasaan dan pengaruh dimana hal-hal yang diperebutkan dalam konflik politik adalah kekuasaan.
  5. Konflik internasional, merupakan konflik yang terjadi antara satu negara dan negara lainnya karena adanya perbedaan kepentingan 
     

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut!
Suatu proses sosial dimana individu atau kelompok saling berusaha untuk menyingkirkan pihak lain dengan membuat pihak lain tidak berdaya merupakan definisi dari . . . .

A.

Disintegrasi sosial 

B.

Konflik sosial 

C.

Kesenjangan sosial 

D.

Kriminalitas 

E.

Reintegrasi sosial 

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut!
Konflik sebagai sebuah perjuangan mengenai nilai atau tuntutan atas status dan kekuasaan dengan maksud untuk menetralkan, mencederai, dan melenyapkan lawan merupakan definisi konflik menurut . . . . 

A.

Soerjono Soekanto

B.

Peter L. Berger 

C.

Marx Weber 
 

D.

Auguste Comte 

E.

Lewis A, Coser 

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut!
Konflik antargolongan karena adanya himpunan orang-orang yang memiliki ras sama merupakan bentuk konflik . . .

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut!
Berikut ini merupakan faktor penyebab konflik sosial, kecuali . . . .

A.

Adanya perbedaan sistem nilai dan system norma diantara kelompok-kelompok sosial yang ada

B.

Adanya perselisihan paham

C.

Adanya perbedaan kepentingan politik, baik yang bersifat lokal, nasional, maupun internasional

D.

Adanya perbedaan dalam mencapai tujuan 

E.

Adanya perbedaan pandangan antara dua orang atau lebih yang berkenaan dengan persoalan prinsip

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut!
Yang merupakan bentuk konflik sosial yang terjadi di masyarakat ialah . . . .

A.

Konflik dalam bidang ekonomi 

B.

Konflik politik 

C.

Konflik agama 

D.

Konflik kepentingan 

E.

Konflik structural 

Pengertian Kekerasan


Kekerasan merupakan bentuk lanjutan dari konflik sosial, dimana kekerasan didefinisikan sebagai perbuatan seseorang atau kelompok yang menyebabkan cedera atau matinya orang lain serta menyebabkan kerusakan fisik atau barang orang lain. Soerjono Soekanto mendefinisikan kekerasan sebagai penggunaan kekuatan fisik secara paksa terhadap orang atau benda, sedangkan kekerasan sosial adalah kekerasan yang dilakukan seseorang terhadap orang lain karena orang atau atau barang tersebut termasuk kategori social tertentu. 
 

Faktor penyebab kekerasan


 

Terdapat beberapa faktor penyebab kekerasan, diantaranya:

  1. Individu tidak dapat mengendalikan emosi dirinya 
  2. Terdapat permasalahan yang memancing permusuhan 
  3. Adanya prasangka buruk dari seseorang atau kelompok orang terhadap individu lainnya 
  4. Adanya keinginan manusia dalam mendapatkan prestasi 
  5. Kontrol sosial yang sudah tidak berfungsi dengan baik 

 

Terdapat beberapa akibat yang ditimbulkan dari konflik dan kekerasan, diantaranya:

  1. Perubahan kepribadian pada diri seseorang 
  2. Semakin kuatnya rasa solidaritas antar kelompok 
  3. Timbulnya korban jiwa dan hancurnya harta benda 
  4. Akomodasi, dominasi, serta takluknya salah satu pihak yang bertikai 

Perdamaian


 

Perdamaian dapat dilihat melalui hubungan, jaringan, dan jalinan yang baik antar individu, antar kelompok, antar lembaga, maupun antar negara yang mampu menghargai berbagai pluralitas dalam masyarakat dan dunia, menghargai adanya keberagaman nilai dan budaya, serta mendorong terjadinya pengembangan potensi manusia secara utuh.

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut!
Kekerasan yang dilakukan seseorang terhadap orang lain karena orang atau atau barang tersebut termasuk kategori social tertentu merupakan pengertian dari . . . .

A.

kekerasan 

B.

kekerasan social 

C.

kriminalitas

D.

konflik sosial 

E.

kesenjangan social 

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut!
Adanya control social yang sudah tidak berfungsi dengan baik merupakan . . . . kekerasan 

A.

Ciri

B.

Sifat

C.

Akibat

D.

Faktor pendorong

E.

Faktor penyebab

Latihan 3

Perhatikan list berikut! 

  1. Semakin kuatnya rasa solidaritas antarkelompok 
  2. Timbulnya korban jiwa dan hancurnya harta benda 
  3. Terdapat permasalahan yang memancing permusuhan 
  4. Perubahan kepribadian pada diri seseorang 
  5. Adanya keinginan manusia dalam mendapatkan prestasi 

Berdasarkan list di atas manakah yang merupakan akibat dari konflik dan kekerasan?

A.

(1), (2), dan (4) 

B.

(1), (2), dan (3) 

C.

(2), (3), dan (5)

D.

(3), (4), dan (5) 

E.

Semua jawaban benar 

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut!
Kekerasan merupakan bentuk lanjutan dari . . . . 

A.

Disorganisasi sosial 

B.

Disintegrasi sosial 

C.

Masalah sosial 

D.

Kriminalitas 

E.

Konflik sosial 

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut!
Berikut ini merupakan faktor penyebab kekerasan, kecuali . . . .

A.

Individu tidak dapat mengendalikan emosi dirinya 

B.

Terdapat permasalahan yang memancing permusuhan 

C.

Adanya prasangka buruk dari seseorang atau kelompok orang terhadap individu lainnya 

D.

Adanya keinginan manusia dalam mendapatkan prestasi 
 

E.

Perubahan kepribadian pada diri seseorang 

>

redesain-navbar Portlet