APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama

Halo sobat, sebelum belajar bersama Aku Pintar lebih jauh, berikut ini dilampirkan peta belajar bersama untuk memudahkan sobat untuk mengetahui dan memahami materi apa saja yang akan kita pelajari!


 

Struktur Sosial sebagai Tatanan Sosial dalam Masyarakat


 


Zenius.net

Sobat pintar tahu nggak sih? Dalam kehidupan masyarakat kita selalu menemukan berbagai perbedaan atau ketidaksamaan sosial. Dengan adanya ketidaksamaan sosial tersebut, prinsip kesetaraan perlu diimplementasikan sehingga terciptanya suatu harmoni sosial. Berbicara mengenai perbedaan, kesetaraan, dan harmoni sosial tidak terlepas dari dasar struktur sosial. Struktur sosial menurut William Kornblum mengacu pada pola perilaku individu atau kelompok yang dimana pola tersebut dilakukan secara  berulang-ulang sehingga menciptakan hubungan antarindividu dan antarkelompok dalam masyarakat. 
Dalam struktur sosial dikenal dengan dua konsep penting, yakni status dan peran. Ralf Linton mendefinisikan status sebagai suatu kumpulan hak dan kewajiban, sedangkan peran merupakan aspek dinamis dari status seseorang. 

Struktur sosial memiliki fungsi dan bentuknya. Mayor Polak melihat bahwa struktur sosial berfungsi sebagai pengawas sosial, yakni sebagai sebuah penekan kemungkinan pelanggaran terhadap norma, nilai, dan peraturan kelompok atau masyarakat. Selain itu, struktur sosial dapat berfungsi sebagai dasar untuk menanamkan disiplin sosial kelompok atau masyarakat. Nah, struktur sosial ini dapat berbentuk vertikal dan horizontal. Struktur sosial berbentuk vertikal seringkali dikenal dengan sebutan stratifikasi sosial, sedangkan struktur sosial berbentuk horizontal dikenal dengan diferensiasi sosial. Yuk, sobat kita bahas lebih jauh mengenai keduanya! 
 

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut!

Pola perilaku individu atau kelompok yang dimana pola tersebut dilakukan secara  berulang-ulang sehingga menciptakan hubungan antarindividu dan antarkelompok dalam masyarakat merupakan pengertian struktur sosial menurut . . . .

A.

Robert K. Merton 

B.

Soerjono Soekanto 

C.

William Kornblum

D.

Peter L. Berger 

E.

Mayor Polak

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut!
Mayor Polak melihat bahwa struktur sosial memiliki fungsi sebagai . . . .

A.

Pengawas sosial

B.

Pengendalian sosial 

C.

Dasar-dasar sosial 

D.

Elemen sosial 

E.

Pemerhati sosial 

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut!
Struktur sosial memiliki dua konsep penting, yaitu . . . .

A.

Peran dan ideologi 

B.

Status dan peran

C.

Status dan kedudukan 

D.

Ideologi dan kewajiban 

E.

Hak dan kewajiban

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut
Sekumpulan hak dan kewajiban merupakan arti dari . . . .

A.

Peran 

B.

Hak

C.

Kewajiban

D.

Status

E.

Kedudukan

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut!
Peran dapat didefinisikan sebagai . . . .
 

A.

Aspek dinamis dari status seseorang 

B.

Kewajiban seseorang yang harus dipenuhi 
 

C.

Hak seseorang 

D.

Kedudukan seseorang dalam status sosial tertentu 

E.

Kewajiban seseorang untuk menaati nilai dan norma di masyarakat 

Diferensiasi sosial


 

 


 

 


 

Seperti yang sudah kita bahas pada modul sebelumnya, diferensiasi sosial merupakan struktur sosial yang bersifat horizontal. Menurut sosiologi, diferensiasi sosial adalah klasifikasi atau penggolongan terhadap perbedaan-perbedaan tertentu yang biasanya sama atau sejenis. Ini artinya, perbedaan tersebut membentuk horizontal, mendatar, atau sejajar. Pada masyarakat majemuk, diferensiasi sosial terlihat pada pengelompokkan yang didasarkan atas perbedaan ras, etnis, suku, klan, agama, dan profesi. Kemajemukan tersebut ditandai dengan adanya perbedaan ciri fisik (warna kulit, bentuk rambut, bentuk mata, dan lain-lain), perbedaan ciri social (peran, prestise, dan kekuasaan), perbedaan ciri budaya (pakaian, adat istiadat, bahasa, kesenian, arsitektur, agama). 

Diferensiasi sosial memiliki beberapa bentuk, diantaranya:

  1. Diferensiasi ras, seperti perbedaan pada ras tertentu dimana ras diklasifikasikan menjadi tiga ras utama, yakni ras mongoloid, ras negroid, dan ras kaukasoid.
  2. Diferensiasi suku bangsa, seperti perbedaan pada keanekaragaman budaya, adat istiadat, religi, bahasa, dan kesenian. 
  3. Diferensiasi klan, dimana terdapat dua bentuk klan utama yakni klan atas dasar garis keturunan ayah (patrilineal) dan klan atas dasar garis keturunan ibu (matrilinear)
  4. Diferensiasi agama 
  5. Diferensiasi jenis kelamin 
  6. Diferensiasi profesi 
     

Stratifikasi Sosial


 

Selain diferensiasi social, terdapat juga stratifikasi sosial yang didefinisikan sebagai penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hierarki menurut dimensi kekuasaan, hak istimewa, dan prestise. Perwujudan pelapisan sosial di masyarakat tersebut dikenal dengan istilah kelas sosial yang terdiri dari kelas sosial tinggi (upper class), kelas sosial menengah (middle class), kelas social rendah (lower class). 
Stratifikasi sosial dalam masyarakat dapat terbentuk karena ada beberapa faktor, yaitu kemampuan atau kepandaian, umur, fisik, jenis kelamin, sifat keaslian anggota masyarakat, dan harta benda. 
Dalam perkembangan selanjutnya, stratifikasi sosial sengaja dibentuk sebagai subsistem sosial untuk mewujudkan tujuan tertentu. Dasar stratifikasi sosial di masyarakat seringkali disebabkan karena adanya sesuatu yang dihargai lebih, seperti:

  • Kekayaan 
  • Kekuasaan 
  • Keturunan 
  • Pendidikan 
  • Status dan kedudukan 
  • Peran (role) 

Terdapat beberapa sifat stratifikasi sosial, diantaranya:

  1. Stratifikasi sosial tertutup, yaitu bentuk stratifikasi sosial yang setiap anggotanya memiliki kesulitan dalam melakukan mobilitas vertikal. Contohnya, system kasta, masyarakat rasialis, dan masyarakat feudal


 

2. Stratifikasi sosial terbuka, stratifikasi sosial terbuka bersifat demokratis, dimana setiap anggotanya memiliki kebebasan dalam melakukan mobilitas sosial baik vertical maupun horizontal. Contohnya, dokter, pengusaha, manajer, dan guru. 

3. Stratifikasi sosial campuran, merupakan penggabungan antara stratifikasi sosial tertutup dan terbuka. Contoh, seseorang yang berada pada sistem kasta di Bali melakukan mobilitas dengan berpindah ke Jakarta. 

Fungsi Stratifikasi Sosial:

  • Distribusi hak-hak istimewa yang objektif 
  • Sistem pertanian pada strata yang berhubungan dengan kewibawaan dan penghargaan 
  • Kriteria sistem pertentangan dan persaingan 
  • Penentu lambing atau status kedudukan 
  • Penentu tingkat mudah dan sukarnya bertukar kedudukan 
  • Alat solidaritas diantara individu atau kelompok dalam masyarakat

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut!
Klasifikasi atau penggolongan terhadap perbedaan-perbedaan tertentu yang biasanya sama atau sejenis merupakan definisi dari . . . .

A.

Stratifikasi social 
 

B.

Mobilitas sosial 

C.

Integrasi sosial 

D.

Diferensiasi sosial 

E.

Disorganisasi sosial 

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut!
Berikut ini merupakan pembeda dalam diferensiasi sosial, kecuali . . . .

A.

Ras

B.

Etnis

C.

Suku

D.

Klan

E.

Kekayaan

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut!
Penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hierarki menurut dimensi kekuasaan, hak istimewa, dan prestise disebut sebagai . . . .

A.

Diferensiasi social 

B.

Stratifikasi social 

C.

Integritas social 

D.

Struktur social 

E.

Sistem sosial 

Latihan 4

 Jawablah pertanyaan berikut!
Berikut ini merupakan dasar stratifikasi sosial di masyarakat, kecuali . . . .

A.

Kekayaan 

B.

Keturunan 

C.

Kekuasaan 

D.

Pendidikan 

E.

Hubungan social 

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut!
Perwujudan pelapisan sosial di masyarakat tersebut dikenal dengan istilah . . . .

A.

Kelas social 

B.

Diferensiasi social 

C.

Sistem sosial 

D.

Struktur sosial 

E.

Dimensi sosial 

Kesetaraan


 

Biem.co


Kesetaraan dapat didefinisikan sebagai kondisi dimana semua orang yang berada dalam suatu masyarakat atau kelompok tertentu memiliki status yang sama. Terdapat lima kategori kesetaraan yang berbeda, yaitu:

  1. Kesetaraan hukum, dimana setiap masyarakat memiliki kesamaan di hadapan hukum 
  2. Kesetaraan politik, setiap masyarakat memiliki kesetaraan dalam bidang pembangunan 
  3. Kesetaraan sosial, tidak adanya dominasi oleh pihak tertentu 
  4. Kesetaraan ekonomi, dimana setiap masyarakat memiliki kesempatan untuk mendapatkan pembagian sumber daya yang dilakukan secara adil 
  5. Kesetaraan moral, dimana setiap masyarakat memiliki nilai yang sama 
     

Harmoni Sosial

 

Harmoni sosial merupakan suatu situasi atau kondisi yang sesuai dengan keinginan masyarakat umum, seperti keadaan tertib, teratur, aman, dan nyaman. Selain itu, harmoni social juga diartikan sebagai suatu kondisi dimana individu hidup sejalan dan serasi dengan tujuan masyarakat. Harmoni sosial dalam masyarakat ditandai dengan adanya solidaritas dimana solidaritas merupakan kekompakan atau kesetiakawanan. Solidaritas menggambarkan keadaan hubungan antara individu dan atau kelompok yang berdasarkan pada perasaan moral dan kepercayaan yang dianut bersama. 

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut!
Kondisi dimana semua orang yang berada dalam suatu masyarakat atau kelompok tertentu memiliki status yang sama merupakan pengertian dari . . . 

A.

kesetaraan

B.

harmoni 

C.

pengendalian 

D.

kesesuaian 

E.

keserasisan 

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut!
Berikut ini merupakan kategori kesetaraan, kecuali . . . .

A.

Moral 

B.

Hukum 

C.

Politik 

D.

Sosial 

E.

Agama

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut!
Setiap masyarakat memiliki kesempatan untuk mendapatkan pembagian sumber daya yang dilakukan secara adil merupakan kategori kesetaraan . . . .

A.

Ekonomi 
 

B.

Hukum 

C.

Sosial 

D.

Moral 

E.

Politik 
 

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut!
Suatu situasi atau kondisi yang sesuai dengan keinginan masyarakat umum, seperti keadaan tertib, teratur, aman, dan nyaman. Selain itu, harmoni social juga diartikan sebagai suatu kondisi dimana individu hidup sejalan dan serasi dengan tujuan masyarakat disebut sebagai . . .

A.

Kesetaraan sosial 

B.

Harmoni sosial 

C.

Keteraturan sosial 

D.

Diferensiasi sosial 

E.

Pengendalian sosial
 

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut!
Harmoni sosial dalam masyarakat ditandai dengan adanya . . . .

A.

Jaringan sosial 

B.

Hubungan sosial

C.

Kekerabatan

D.

Kepercayaan

E.

Solidaritas

Masyarakat Multikultural

 

Yuksinau.id

Perwujudan kesetaraan dan harmoni sosial dapat terlihat pada terbentuknya masyarakat multikultural. Masyarakat multikultural dapat diartikan sebagai masyarakat yang terdiri dari beragam kelompok sosial dengan sistem norma dan kebudayaan yang berbeda-beda dimana masyarakat multikultural merupakan bentuk dari masyarakat modern yang anggotanya terdiri dari berbagai golongan, suku, etnis, ras, agama, dan budaya dimana mereka hidup bersama dalam wilayah lokal maupun nasional. Multikulturalisme juga memiliki makna kesederajatan antar perbedaan dimana dalam multikulturalisme tidak ada system norma dan budaya yang lebih tinggi dari budaya lainnya, semua perbedaan adalah sederajat. Kesederajatan dalam perbedaan merupakan jantung dari multikulturalisme. 
Berikut ini merupakan factor-faktor yang yang mempengaruhi perlunya masyarakat multikultural dimana menurut Tilaar, ada tiga hal yang mendorong berkembanganya pemikiran multikulturalisme yaitu Hak Asasi Manusia (HAM), globalisme, dan demokratisasi. Namun terdapat beberapa hambatan dalam mewujudkan masyarakat multikultural, diantaranya:

  1. Sikap menganggap budaya sendiri lebih baik 
  2. Pertentangan budaya Barat dan budaya Timur
  3. Pluralism 
  4. Pandangan paternalistis
  5. Indigenous culture, atau mencari sesuatu yang dianggap asli 
  6. Pandangan negatif penduduk asli terhadap penduduk asing 

Selain factor-faktor dalam masyarakat multikultural, terdapat beberapa manfaat dari adanya masyarakat multikultural, yaitu:

  1. Dapat digali kearifan budaya yang dimiliki setiap budaya 
  2. Memunculkan penghargaan terhadap budaya lain sehingga munculnya sikap toleransi 
  3. Menjadi benteng pertahanan terhadap ancaman yang timbul dari budaya kapital 
  4. Menjadi alat untuk membina dunia yang aman dan sejahtera 
  5. Mengajarkan suatu pandangan bahwa kebenaran itu tidak di monopoli oleh satu orang atau kelompok saja. 

Jawablah pertanyaan berikut!
Masyarakat yang terdiri dari beragam kelompok sosial dengan sistem norma dan kebudayaan yang berbeda-beda merupakan definisi dari . . . .

A.

Masyarakat plural

B.

Masyarakat multicultural 

C.

Kelompok sosial 
 

D.

Jaringan sosial 

E.

Hubungan sosial 

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut!
Berikut ini merupakan faktor yang mendorong berkembangnya pemikiran multikulturalisme, yaitu . . . .

A.

Hak Asasi Manusia 
 

B.

Pandangan paternalistis 

C.

Pluralism 

D.

Pertentangan budaya barat

E.

Indigenous culture

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut
Berikut ini yang bukan merupakan manfaat dari masyarakat multikultural adalah . . . .

A.

Munculnya sikap toleransi

B.

Menjadi alat untuk membina dunia yang aman dan sejahtera 

C.

Dapat digali kearifan budaya 

D.

Memunculkan penghargaan terhadap budaya lain 

E.

Munculnya pandangan negatif dari budaya lain yang berbeda

Latihan 4

Perhatikan list di bawah ini! 

  1. Pluralisme
  2. Pandangan paternalistis 
  3. Indigenous culture 
  4. Globalisme 
  5. Demokratisasi 

Berdasarkan list di atas, manakah yang merupakan hambatan dalam mewujudkan masyarakat multikultural?

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut!
Mengajarkan suatu pandangan bahwa kebenaran itu tidak di monopoli oleh satu orang atau kelompok saja merupakan . . . masyarakat multicultural 

A.

fungsi

B.

peran

C.

tujuan

D.

ciri

E.

manfaat

>

redesain-navbar Portlet