redesain-navbar Portlet

null

Blog

Mencari Jurusan Farmasi Terbaik – Bagaimana dan di Mana Kuliahnya?

Sebagai bagian dari bidang keilmuan kesehatan, Farmasi merupakan salah satu jurusan dengan peminat cukup banyak.

Jurusan Farmasi Terbaik, image credit Pixabay

Femes sebagai jurusan dengan persaingan masuk yang cukup ketat dan terbilang berat kuliahnya, tapi kenapa masih banyak juga yang ingin kuliah Farmasi? Psst... katanya sih, prospek kerja Farmasi sebagai apoteker bikin jurusan ini tinggi peminat, Sobat. Apa iya? Well, why don't we find the answer?

 

Dunia Perkuliahan (Mata Kuliah)

Photo by ernestoeslava on Pixabay

Farmasi sendiri merupakan bidang irisan antara Ilmu Kimia dan ilmu kesehatan. Selain kuliah Keperawatan atau Kedokteran, kuliah Farmasi juga menjadi cita-citanya mereka yang punya minat belajar di bidang medis dan kesehatan. Sobat Pintar jugakah?

Kalau ingin kuliah Farmasi juga, berarti Sobat juga harus siap belajar tentang ilmu kesehatan dan Kimia. Mata kuliah Jurusan Farmasi nggak jauh-jauh dari kedua bidang ilmu tersebut. Mau tahu apa saja yang dipelajari saat kuliah Farmasi nanti?

Specifically, mata kuliah Farmasi antara lain Pemodelan Molekul Obat, Farmasi Klinik, Teknologi dan Formulasi Sediaan Solida, Farmakoterapi, Parasitologi, Etnofarmasi, Analisis Biomedik, Teknologi Formulasi Sediaan Steril, Farmasi Bahan Alam, Kosmetika, Patofisiologi, Imunologi, Farmakognosi, dan masih banyak lagi.

Dari berbagai mata kuliah Farmasi di atas, bisa ditebak kalau kuliah Farmasi itu nggak bisa lepas dari praktikum. Bahkan, mahasiswa yang kuliah Farmasi akan banyak menghabiskan waktunya untuk praktikum – hingga 70% dari total kegiatan perkuliahan.

Jadwal praktikum mahasiswa yang kuliah Farmasi bisa mencapai dua hingga tiga kali dalam sepekan. Masing-masing praktikum bisa membutuhkan waktu hingga empat jam. Dan rutinitias ini biasanya sudah dikerjakan sejak semester pertama kuliah. Siapkah dirimu jika nanti menjalaninya, Sobat Pintar?

 

Pengetahuan dan Keahlian

Photo by Laurynas Mereckas on Unsplash

Bukan tanpa alasan bila kuliah Farmasi itu banyak banget praktikumnya. Mahasiswa Farmasi memang harus belajar tentang bagaimana cara kerja obat. Bahkan, Sarjana Farmasi harus punya kemampuan untuk menentukan apakah suatu obat tepat untuk pengobatan penyakit tertentu.

But did you know, Sobat Pintar? Sebenarnya ruang lingkup dan prospek kerja Farmasi juga mencakup kosmetik, makanan dan minuman, hingga suplemen.

Makanya, Sarjana Farmasi itu ahlinya menemukan potensi suatu bahan tertentu, dan kemudian meraciknya menjadi sesuatu yang bermanfaat – baik obat, kosmetik, makanan, maupun minuman. Semua tergantung dari fokus keilmuan yang didalami selama menjadi mahasiswa Farmasi.

 

Kenapa Harus Memilih Jurusan Farmasi?

Photo by blende12 on Pixabay

Berbagai keahlian di atas menjadikan Farmasi salah satu jurusan yang diincar banyak calon mahasiswa. Bahkan, Farmasi sering dianggap sebagai tempat kuliah jurusan apoteker meskipun sebenarnya kuliah Farmasi tak serta merta membuatmu menjadi seorang apoteker.

Ada saja kok, Sarjana Farmasi yang menjadi entrepreneur. Biasanya mereka bergerak di perdagangan partai besar atau sebagai distributor khusus Farmasi. Eitts, Sarjana Farmasi juga boleh loh, memiliki dan mengelola apotek!

 

Prospek Kerja, Profesi, dan Karir

Photo by Michael Longmire on Unsplash

Setelah lulus kuliah Farmasi, Sarjana Farmasi (S.Farm.) dapat bekerja di instansi penjamin mutu obat dan makanan seperti BPOM. Industri kosmetik maupun makanan dan minuman juga membutuhkan Sarjana Farmasi. Prospek kerja Farmasi yang begitu luas inilah yang membuat Jurusan Farmasi banyak peminat.

Wait, bagaimana dengan apoteker? Apakah benar, lulus kuliah Farmasi dapat membuatmu menjadi seorang apoteker?

Untuk menjadi seorang apoteker, Sobat Pintar harus menempuh Pendidikan Profesi Apoteker selama sekitar satu tahun. Kemudian, akan ada ujian kompetensi profesi yang harus dilalui sebelum disumpah dan dilantik menjadi seorang apoteker. Dengan gelar Apoteker (Apt.), barulah seorang Sarjana Farmasi dapat berpraktek di apotek.

 

Universitas dengan Jurusan Farmasi

Photo by RODNAE Productions on Pixabay

Nah, sudah mantapkah dengan pilihan kuliah Farmasi, Sobat? Di manakah kita bisa kuliah Farmasi? Adakah rekomendasi Jurusan Farmasi terbaik?

Yup! Ada kok, rekomendasi Jurusan Farmasi terbaik di Indonesia. Universitas negeri Farmasi terbaik antara lain Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Universitas Sumatera Utara, dan dan lain-lain. Tak hanya universitas negeri, universitas swasta juga punya Jurusan Farmasi terbaik, seperti Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Sanata Dharma, Universitas Pancasila, dan masih banyak lagi.

 

Peminatan Kuliah Farmasi di Universitas

Photo by Gabby K on Pixabay

Beberapa jurusan kuliah menawarkan peminatan, begitu pula kalau nanti Sobat Pintar kuliah Farmasi. Pada jurusan dengan peminatan, biasanya mahasiswa diizinkan memilih peminatan pada tahun ketiga kuliah.

Peminatan atau fokus kuliah Jurusan Farmasi tergantung pada kebijakan tiap-tiap kampus. Namun pada umumnya beberapa fokus keilmuan Farmasi diperguruan tinggi yaitu Farmakologi dan Farmasi Klinik, Kimia Farmasi, Farmasetika, dan Biologi Farmasi.

Sebagai contoh, Sekolah Farmasi ITB memfokuskan Farmasi Klinik dan Komunitas serta Sains dan Teknologi Farmasi pada dua jurusan terpisah. Sedangkan UGM pernah membagi peminatan Fakultas Farmasi ke dalam Farmasi Klinik dan Komunitas, Farmasi Sains dan Teknologi, Farmasi Industri, dan Farmasi Bahan Alam sebelum kemudian merombak kurikulumnya.

Sudah tahu atau belum nih, peminatan di Jurusan Farmasi incaranmu? Biar nggak salah pilih, kepoin dulu kurikulum kuliah Farmasi di kampusnya, ya. Dan kalau mau kepoin kampus incaran, Sobat Pintar dapat menggunakan Kampus Pintar.

60

More Blog Entries

thumbnail
thumbnail
Menambah Komentar

CssBlog

metablog-web Portlet