APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama

Sobat, ini nih ada Peta Belajar Bersama Fisika untuk bab tujuh

Yuk, mulai belajar bersama!

Pengertian Dinamika

Sumber: https://dalecarnegiebandung.wordpress.com/

Sobat Pintar, gerak merupakan perubahan kedudukan suatu benda terhadap titik acuan. Titik acuan sendiri dapat berupa titik awal posisi benda, titik tempat pengamat, atau suatu posisi lain yang dijadikan acuan. Oleh karena gerak bergantung terhadap titik acuan, maka gerak bersifat relatif.
Secara sederhana, gerak dapat diartikan sebagai perubahan posisi. Ilmu fisika yang mempelajari tentang gerak dengan memperhatikan aspek penyebabnya disebut dinamika. Pembahasan tentang dinamika akan berhubungan dengan gerak benda dan penyebabnya, dimana konsep hukum Newton tentang gerak akan menyertainya.
Ilmu ini ditemukan pertama kali oleh Galileo (1564 – 1642). Menurut Galileo, bila sebuah benda dibiarkan sendiri, maka akan bergerak lurus beraturan dan akan berhenti pada suatu titik. Pernyataan ini dikenal sebagai prinsip Galileo, yang secara kuantitatif dirumuskan oleh Sir Isaac Newton dalam hukumnya yang pertama.
Dinamika mendeskripsikan evolusi waktu dari sistem. Meskipun demikian, konsep dinamika tidaklah dikurung untuk fisika, namun terjadi dalam banyak bidang lain: teknik, kimia, biologi, juga dalam ekologi, ekonomi, dan seterusnya.
Dinamika non linier mendeskripsikan evolusi waktu melalui persamaan gerak non linier, bisa jadi persamaan diferensial biasa, persamaan diferensial parsial, persamaan diferensial, iterasi pemetaan, dan seterusnya. Persamaan gerak non linier mencangkup rentang waktu yang begitu panjang, yakni sejak awal sains.

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!
Apa yang dimaksud dengan dinamika?

A. Cabang ilmu fisika yang mempelajari gerak suatu objek dengan memperhatikan apa penyebabnya.

B. Cabang ilmu fisika yang mempelajari gerak benda dan sistem benda tanpa mempersoalkan gaya penyebab gerakan.

C. Cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari gerakan suatu benda serta efek gaya dalam gerakan itu.

D. Cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan antara gaya yang bekerja pada suatu benda dan gerak yang disebabkannya.

E. Cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, dan perubahan materi.

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!
Ilmu dinamika ditemukan pertama kali oleh ....

A. Sir Isaac Newton

B. Thomas Alfa Edison

C. Galileo

D. Albert Einstein

E. Nikola Tesla

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!
Dinamika dapat diterapkan dalam berbagai aspek, kecuali....

A. ekonomi

B. ekologi

C. biologi

D. perikanan

E. teknik

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!
Apa yang dijelaskan dalam Dinamika Non Linier?

A. evolusi progresif

B. makroevolusi

C. evolusi regresif

D. mikroevolusi

E. evolusi waktu

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!
Mengapa gerak bersifat relatif?

A. karena terukur dari posisi lain yang dijadikan acuan

B. karena perbedaan jarak tempuh

C. karena mengalami perubahan posisi

D. karena terjadi pada rentang waktu tertentu

E. karena memiliki kecepatan

Pengertian Hukum Newton

Sumber: https://www.lookandlearn.com/

Salah satu dampak yang ditimbulkan oleh suatu gaya yang bekerja pada sebuah benda adalah terjadinya perubahan gerak pada benda tersebut. Mekanika yang mempelajari gerak sebuah partikel dan memperhatikan gaya penyebabnya dinamakan dinamika partikel. Dinamika partikel tertuang dalam Hukum Newton.
Hukum gerak Newton adalah tiga hukum fisika yang menjadi dasar mekanika klasik. Hukum ini menggambarkan hubungan antara gaya yang bekerja pada suatu benda dan gerak yang disebabkannya.
Mari kita ulas lebih lengkap ketiga hukum newton pada materi selanjutya
 

Klasifikasi Hukum Newton

Hukum I Newton
Jika resultan gaya yang bekerja pada benda yang sama dengan nol, maka benda yang mula-mula diam akan tetap diam. Benda yang mula-mula bergerak lurus beraturan akan tetap lurus beraturan dengan kecepatan tetap.
Secara matematis, Hukum I Newton dapat ditulis sebagai berikut:

“Jika tidak ada resultan gaya yang bekerja pada suatu benda, maka benda yang mula-mula diam akan terus diam, sedangkan benda yang mula-mula bergerak akan terus bergerak dengan kecepatan tetap sepanjang garis lurus”

Berlaku pada saat:
- Benda dalam keadaan diam
- Benda sedang bergerak dengan kecepatan benda konstan (GLB).
- Tepat akan bergerak

Hukum II Newton
Percepatan dari suatu benda akan sebanding dengan jumlah gaya (resultan gaya) yang bekerja pada benda tersebut dan berbanding terbalik dengan massanya.
Secara matematis, Hukum II Newton dapat ditulis sebagai berikut:

Keterangan:
m = massa benda (kg)
a  = percepatan/perlambatan (m/s2)

“Percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang bekerja pada suatu benda sebanding dan searah dengan resultan gaya tersebut, dan berbanding terblik dengan massa benda”

Berlaku pada saat:
- Benda sedang bergerak dengan kecepatan benda berubah (GLBB).

Hukum III Newton
Gaya-gaya aksi dan reaksi oleh dua buah benda pada masing-masing benda adalah sama besar dan berlawanan arah. Penekanan pada hukum ini adalah adanya dua benda, dalam arti gaya aksi diberikan oleh benda pertama, sedangkan gaya reaksi diberikan oleh benda kedua. Hukum ini dikenal sebagai hukum aksi-reaksi, dan secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut:

“Setiap ada gaya aksi yang bekerja pada suatu benda, maka akan timbul gaya reaksi yang besarnya sama, tetapi arahnya berlawanan.”

Penerapan Hukum Newton tentang Gerak

Berikut ini merupakan penerapan hukum newton tentang gerak:
Benda yang diletakkan pada bidang datar yang ditarik dengan sebuah gaya

Dua Benda yang diletakkan pada bidang datar yang ditarik dengan sebuah gaya

Dua Benda yang salah satunya menggantung

Benda yang diletakkan pada bidang miring


 

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!
Jika resultan gaya yang bekerja pada sebuah benda sama dengan nol, maka …

  1. benda tidak akan dipercepat
  2. benda selalu diam
  3. perubahan kecepatan benda nol
  4. benda tidak mungkin bergerak lurus beraturan

Pernyataan yang benar adalah …

A. (1), (2) dan (3)

B. (1) dan (3)

C. (2) dan (4)

D. (4) saja

E. (1), (2), (3) dan (4)

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!
Seseorang dengan massa 60 kg berada dalam lift yang sedang bergerak ke bawah dengan percepatan 3 m/s2. Jika percepatan gravitasi bumi 10 m/s2, maka besar gaya normal yang dikerjakan lantai lift terhadap orang tersebut adalah….

A. 180 N

B. 200 N

C. 340 N

D. 420 N

E. 600 N

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!
Sebuah balok bermassa 5 kg ( berat w = 50 N ) digantung dengan tali dan diikatkan pada atap. Jika balok diam maka berapakah tegangan talinya?

A. 0 N

B. 5 kg

C. 5 N

D. 50 kg

E. 50 N

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!
Sebuah benda bermassa 20 kg berada di atas lantai datar yang licin. Apabila gaya sebesar 50 N bekerja pada  benda  dengan arah mendatar selama 4 sekon. Berapakah besar percepatan yang dialami benda?

A. 2,5 m/s2

B. 5,0 m/s2

C. 6,5 m/s2

D. 7,5 m/s2

E. 9,0 m/s2

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!
Sebuah benda bermassa 40 kg ditarik melalui katrol sehingga memiliki posisi seperti gambar. Jika sistem itu diam maka berapakah gaya F!


 

A. 200 N

B. 300 N

C. 500 N

D. 800 N

E. 1000 N

Pengertian Gaya

Sumber: https://png.pngtree.com/

Gaya, di dalam ilmu fisika, adalah interaksi apapun yang dapat menyebabkan sebuah benda bermassa mengalami perubahan gerak, baik dalam bentuk arah, maupun konstruksi geometris. Dengan kata lain, sebuah gaya dapat menyebabkan sebuah objek dengan massa tertentu untuk mengubah kecepatannya (termasuk untuk bergerak dari keadaan diam), atau berakselerasi, atau untuk terdeformasi. Gaya memiliki besaran (magnitude) dan arah, sehingga merupakan kuantitas vektor. Satuan SI yang digunakan untuk mengukur gaya adalah Newton (dilambangkan dengan N). Gaya sendiri dilambangkan dengan simbol F.

Klasifikasi Gaya

Nah Sobat Pintar, gaya dapat dikategorikan menjadi beberapa macam, diantaranya:

Gaya Berat (w)
Gaya berat atau berat didefinisikan sebagai perkalian antara massa benda dengan percepatan gravitasi.

Dari persamaan di atas dapat dilihat bahwa besarnya berat suatu benda berbanding lurus dengan percepatan gravitasi. Artinya jika percepatan gravitasi disuatu tempat besar, maka berat benda akan menjadi besar pula.
Karena gaya berat merupakan besaran vektor, maka arah dari gaya berat ini akan selalu menuju ke pusat bumi. Seperti dapat dilihat pada gambar dibawah ini

Sumber: https://www.materi4belajar.com/

Gaya Normal (N)
Gaya normal adalah gaya yang timbul akibat adanya interaksi antara partikel-partikel. Gaya normal umumnya terjadi pada dua benda yang bersentuhan dan memiliki arah tegak lurus bidang sentuh. Pada benda yang digantung bebas tidak terdapat gaya normal.
Karena gaya normal juga merupakan besaran vektor, maka arah gaya ini selalu tegak lurus dengan bidang yang bersentuhan.

Sumber: https://golengku.blogspot.com/

Gaya Gesek (f)
Gaya gesek adalah gaya yang berarah melawan gerak benda atau arah kecenderungan benda bergerak. Gaya gesek muncul apabila dua buah benda bersentuhan. Gaya gesek merupakan gaya yang timbul akibat kekasaran dua permukaan benda yang saling bersentuhan. Komponen gaya gesek selalu sejajar dengan bidang  sentuh dan arahnya selalu berlawanan dengan arah gerak benda. Oleh karena itu, gaya gesek bersifat menghambat gerak benda. Gaya gesek dibedakan menjadi 2, yaitu gaya gesekan statis dan gaya gesekan kinetis


 

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!
Balok diam di atas permukaan bidang datar. Massa balok (m) = 1 kg, percepatan gravitasi (g) = 10 m/s2. Besar dan arah gaya normal (N) adalah…

A. 5 Newton

B. 10 Newton

C. 15 Newton

D. 20 Newton

E. 25 Newton

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!
Jika massa benda 500 kg dan percepatan gravitasi 10 m/s2, maka besar gaya F minimal yang dibutuhkan agar beban berpindah adalah....

A. 400 N

B. 500 N

C. 4.000 N

D. 5.000 N

E. 50.000 N

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!
Balok bermassa 20 kg berada di atas bidang miring licin dengan sudut kemiringan 30. Jika Ucok ingin mendorong ke atas sehingga kecepatannya tetap maka berapakah gaya yang harus diberikan oleh Ucok?

A. 100 N

B. 200 N

C. 300 N

D. 400 N

E. 500 N

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!
Sebuah benda bermassa 4 kg berada  pada bidang miring licin dengan sudut 60 derajat.  Jika g = 10 m/s2. Berapakah berat benda terhadap sumbu y?

A. 10 N

B. 20 N

C. 25 N

D. 30 N

E. 45 N

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!
Sebuah benda bermassa 6 kg mendapat gaya dorong sebesar 20 N. Jika percepatan gravitasi bumi g = 10 m/s2. Berapakah besar gaya normal yang bekerja benda tersebut?


 

A. 30 Newton

B. 50 Newton

C. 60 Newton

D. 80 Newton

E. 100 Newton

redesain-navbar Portlet