redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Otak

Sobat Pintar, pusat saraf berfungsi memegang kendali dan pengaturan terhadap kerja jaringan saraf hingga ke sel saraf. Saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang.

Yuk, kita lihat penyusun otak terlebih dahulu...

Struktur otak

  • Otak terdapat di dalam rongga tulang tengkorak
  • Selaput pembungkus otak disebut meninges

Bagian utama otak

  • Otak besar (serebrum)
    • Terdiri dari belahan kiri dan kanan yang dihubungkan oleh korpus kalosum
    • Belahan kiri mengatur badan bagian kanan, begitu pun sebaliknya
    • Permukaannya berlekuk-lekuk ke dalam (bagian luar berwarna kelabu dan dalamnya berwarna putih)
    • Pusat pendengaran, penglihatan, gerak, kecerdasan, ingatan, kesadaran dan kemauan
  • Otak tengah
    • Terdapat kelenjar hipofisis, yaitu kelenjar endokrin utama (master of gland)
    • Fungsinya menghasilkan hormon, talamus dan hipotalamus
    • Hipotalamus merupakan pusat pengatur gerak otonom, pengatur keseimbangan cairan tubuh, suhu tubuh, selera makan dan pusat emosi
  • Otak kecil (serebelum)
    • Terletak di bawah bagian belakang
    • Pusat keseimbangan gerak otot (pusat pengoreksi atau pengontrol gerakan-gerakan yang sudah dipicu oleh pusat otak yang lain)
  • Sumsum lanjut (medulla oblongata)
    • Terletak di bawah otak tengah
    • Menghubungkan otak dengan sumsum tulang belakang
    • Pusat pernapasan, denyut jantung, pelebaran dan penyempitan pembuluh darah

Sumsum tulang belakang

Setelah Sobat Pintar memahami tentang otak, yuk kita pelajari tentang sumsum tulang belakang (medula spinalis).

Struktur sumsum tulang belakang

  • Bentuk silinder panjang (kelanjutan dari otak)
  • Panjang rata-rata 42 cm (wanita dewasa) dan 45 cm (laki-laki dewasa)
  • Berada di dalam ruas-ruas tulang belakang
  • Dibungkus oleh selaput yang disebut meninges
  • Fungsi sebagai penghubung rangsang dari dan ke otak serta sebagai pusat gerak refleks
  • Di antara lapisan dalam dan tengah terdapat cairan serebrospinal untuk bantalan dan memberi zat-zat makanan pada sumsum
  • Terdiri dari 31 pasang saraf spinalis yang terdiri dari 8 pasang segmen servikal (leher), 12 pangsang segmen thoraks (dada) , 5 pasang segmen lumbalis (perut), 5 pasang segmen sakralis (pelvis) dan 1 pasang segmen koksigeus (tulang ekor)
  • Memiliki 2 bagian utama yaitu :
    • Substansi kelabu atau grissea (dalam)
      • Bentuk seperti kupu-kupu atau huruf H (pada penampang melintang) 
      • Sebagai pusat distribusi jalur sensorik dan serabut-serabut saraf motorik
    • Substansi putih atau alba (luar)
      • Sebagai penghantar impuls saraf dari atau ke otak
  • Mekanisme penghantaran impuls pada sumsum tulang belakang : rangsangan - neuron sensorik - sumsum tulang belakang - akar dorsal - neuron motorik - akar ventral -efektor

Struktur Saraf

Sobat Pintar, kumpulan dari sel-sel saraf (neuron) akan membentuk suatu jaringan saraf. Ujung dendrit dan ujung akson bertugas menghubungkan sel saraf satu dan sel saraf lainnya.

Yuk, kita pelajari apa saja yang menyusun sistem saraf

Neuron

  • Unit terkecil penyusun sistem saraf
  • Sebagai penghantar impuls (rangsangan) dari panca indra ke otak, kemudian hasil tanggapan dari otak dikirim ke otot
  • Setiap satu neuron (sel saraf) terdiri dari 3 bagian utama yaitu badan sel, dendrit dan akson

Badan sel

  • Untuk menerima rangsangan dari dendrit dan meneruskannya ke akson
  • Mengandung inti sel dan sitoplasma

Dendrit

  • Merupakan perluasan dari badan sel yang berupa serabut pendek dan bercabang
  • Untuk menerima dan menghantarkan rangsangan ke badan sel

Akson (neurit)

  • Tonjolan sitoplasma yang panjang (lebih panjang dibandingkan dendrit)
  • Berfungsi menyalurkan impuls saraf meninggalkan badan sel ke neuron atau jaringan lainnya
  • Jumlah akson biasanya hanya 1 pada setiap neuron

Nukleus (inti sel)

  • Sebagai pengatur kegiatan neuron

Selubung Mielin

  • Selaput yang banyak mengandung lemak yang berfungsi untuk melindungi akson dari kerusakan
  • Bentuk berupa segmen-segmen dan lekukan antar segmen disebut nodus ranvier

Nodus ranvier

  • Berfungsi untuk mempercepat transmisi impuls saraf
  • Nodus ranvier memungkinkan impuls saraf melompat dari satu nodus ke nodus lainnya, sehingga impuls lebih cepat sampai tujuan

Sel Schwann

  • Berfungsi untuk membantu menyediakan makanan untuk akson dan membantu regenerasi akson

Sinapsis

  • Pertemuan antara ujung akson di neuron satu dan ujung dendrit neuron lainnya
  • Pada setiap sinaps terdapat celah sinaps
  • Bagian ujung akson terdapat kantong yang berisi zat kimia (neurotransmitter) yang disebut bulbus akson
  • Neurotransmitter dapat berupa asetilkolin dan kolinesterase yang berfungsi dalam penyampaian impuls saraf pada sinaps

Sel gilial

  • Sebagai pemberi nutrisi pada neuron

Latihan 1

Berikut ini adalah beberapa sistem organ yang terdapat dalam tubuh manusia:

  1. Sistem saraf
  2. Sistem peredaran darah
  3. Sistem hormon
  4. Sistem indera

Sistem yang termasuk dalam sistem koordinasi adalah....

A. 1, 2, 3

B. 1, 3, 4

C. 2, 3, 4

D. 1, 4

E. 1, 2, 3, 4

Latihan 2

Yang disebut dengan unit terkecil sistem saraf adalah....

A. neurit

B. neuron

C. neural

D. mielin

E. akson

Latihan 3

Seorang pengguna narkoba mempunyai tanda-tanda sebagai berikut.

  1. Sulit mengantuk
  2. Denyut jantung cepat
  3. Selalu berhalusinasi
  4. Percaya diri

Ciri fisik yang ditimbulkan pengguna ganja ditunjukkan oleh nomor....

 

A. 1 dan 2

B. 1 dan 4

C. 2 dan 3

D. 3 dan 4

E. 1 dan 3

Latihan 4

Putaw, morfin, dan heroin merupakan jenis narkoba yang sangat berbahaya lantaran sanggup menimbulkan kematian. Cara kerja ketiga jenis narkoba tersebut adalah menekan sistem saraf sentra dan mengurangi kegiatan fungsional tubuh. Putaw, morfin, dan heroin merupakan psikotropika jenis....

A. sedatif

B. depresan

C. stimulan

D. halusinogen

E. pencahar

Latihan 5

Peristiwa yang terjadi pada saat membran neuron mengalami depolarisasi adalah....

A. ion Na keluar dan ion K masuk kedalam membran

B. membran sebelah dalam muatannya lebih negatif

C. tidak terjadi penghantaran rangsangan melalui akson

D. membran sebelah luar muatannya lebih negatif

E. jumlah ion Na di luar dan di dalam membran seimbang

Hidung (Indra Pembau)

Sobat Pintar, alat penerima rangsang bau terletak jauh di dalam rongga hidung.

Dinding Lateral Rongga Hidung

Hidung terdiri atas sel-sel saraf pembau yang tersusun berjajar. Pada bagian ujung saraf pembau terdapat rambut-rambut halus (silia) sebagai badan sel sarafnya, sedangkan aksonnya membentuk bundelan saraf menuju ke otak. Sel-sel saraf pembau yang terdapat di dalam hidung manusia berjumlah kurang lebih 200.000 sel.

Pada permukaan terdapat lapisan yang selalu berlendir. Hal ini penting sebagai pelembab rongga hidung. Dengan adanya pelembab maka zat-zat kimia yang masuk dapat dilarutkan sehingga sel saraf pembau dapat mendeteksi baunya.

Lidah (Indra Pengecap)

Sobat Pintar, pada lidah terdapat indra pengecap yang terdiri atas puting-puting pengecap.

Lidah manusia dapat membedakan empat rasa dasar, yaitu rasa manis, asam, pahit, dan asin. Keempat macam rasa ini diterima oleh puting-puting pengecap yang berbeda penyebaran dan bentuknya. Puting pengecap untuk rasa manis terdapat di ujung lidah, pahit pada pangkal lidah, asin dan asam di pinggir (di bagian tepi) lidah.

Pengecap untuk rasa pahit merupakan pengecap yang paling sensitif. Hal ini sehubungan dengan daya penjagaan tubuh terhadap makanan beracun atau yang berbahaya, yang kebanyakan berasa pahit.

Bagian bagian pada Lidah

Di samping puting-puting pengecap, pada lidah terdapat juga sel saraf untuk perasa (kasar dan halus) dan saraf untuk suhu. Lidah selain sebagai pengecap rasa makanan juga berfungsi untuk mengatur dan membolak-balik makanan sewaktu mengunyah, membantu waktu berbicara (beberapa huruf memakai lidah untuk mengucapkannya), dan membantu menelan makanan.

Kulit (Indra Peraba)

Sobat Pintar, saraf yang berlaku sebagai reseptor yang peka terhadap sentuhan, tekanan, perubahan suhu, dan rasa nyeri.

Susunan Saraf pada Kulit

Pada Kulit, ujung-ujung saraf yang peka terhadap rasa nyeri berupa saraf yang bercabang dan berada di bagian permukaan kulit.

  • Badan Paccini atau reseptor tekanan berada jauh di dalam berbentuk bulatan yang terdiri atas lapisan-lapisan saraf.
  • Badan Ruffini atau reseptor untuk rangsang mekanik (mekanoreseptor) berbentuk bulatan yang letaknya agak ke permukaan kulit.
  • Reseptor peraba merupakan bundelan badan saraf berbentuk bulat atau oval, yang terletak paling pinggir, tapi masih di bawah lapisan germinativum.

Penyebaran jenis-jenis reseptor pada kulit tidak sama. Ada kulit atau daerah yang peka terhadap sentuhan, daerah tersebut banyak mengandung saraf yang peka terhadap rangsang sentuhan (saraf peraba). Contohnya, pada ujung jari, reseptor yang peka terhadap nyeri, hampir merata berada di seluruh permukaan kulit.

Telinga (Indra Pendengaran)

Sobat Pintar, telinga yang merupakan indra pendengaran terdiri atas tiga bagian utama, yaitu telinga bagian luar, tengah, dan dalam.

Telinga bagian luar, terdiri atas daun telinga, lubang telinga, saluran telinga luar, dan selaput gendang telinga (selaput Timpani). Telinga bagian tengah, terdiri atas rongga telinga tengah, dan lubang yang menuju saluran Eustachius.

Bagian-bagian pada Telinga

Pada rongga telinga tengah terdapat tulang-tulang kecil sebanyak tiga buah yang berfungsi meneruskan getaran bunyi dari selaput gendang telinga ke bagian lebih dalam. Susunan tiga tulang tersebut adalah tulang martil yang berhubungan dengan selaput gendang telinga, tulang landasan yang terletak di tengah dan tulang sanggurdi yang berhubungan dengan jendela oval.

Saluran Eustachius menghubungkan rongga telinga tengah dengan rongga mulut. Saluran ini berfungsi agar tekanan di bagian dalam telinga sama dengan tekanan di luar.

Telinga bagian dalam terdiri atas koklea dan alat keseimbangan. Koklea atau rumah siput bentuknya spiral dan berfungsi sebagai organ pendengaran. Adapun alat keseimbangan berupa saluran setengah lingkaran (saluran semisirkular) sebanyak tiga buah.

Mata (Indra Penglihat)

Sobat Pintar, mata merupakan alat penglihatan yang sangat berharga. Dengan mata, kamu dapat melihat dunia yang sangat indah ini Mata berbentuk bola dan terdapat sepasang.

Kedua bola mata terdapat di dalam rongga mata. Pada bagian luar bola mata terdapat alis, bulu mata, dan kelopak. Adapun bagian dalam bola mata terdiri atas kornea, cairan aqueous humor, pupil, iris, lensa, cairan vitreous humor, retina, dan saraf penglihatan.

Bentuk mata dan bagian-bagiannya

  • Mata dapat melihat saat ada cahaya.
  • Cahaya yang mengenai benda akan dipantulkan ke mata. Cahaya akan membentuk bayangan benda. Bayangan benda pertama-tama akan mengenai kornea, cairan aqueous humor, pupil, lensa, cairan vitreous humor, dan retina.
  • Bayangan yang terbentuk pada retina adalah terbalik. Dari retina, bayangan benda akan diteruskan ke otak oleh saraf penglihatan. Setelah diolah di otak, kita dapat mengetahui apa yang sedang dilihat. Kita dapat melihat suatu benda apabila benda tersebut memantulkan cahaya. Cahayanya dipantulkan ke mata. Cahaya masuk ke pupil.
  • Apabila cahayanya terlalu kuat, pupil akan menyempit. Sebaliknya, apabila cahaya kurang kuat, pupil akan melebar. Agar bayangan jatuh pada alat penerima rangsang cahaya, maka bayangan tersebut harus tepat jatuh pada retina mata. Retina mengandung sel-sel saraf penerima. Bayangan dapat jatuh ke retina karena adanya pengaturan kecembungan lensa mata. Lensa mata dapat menjadi lebih cembung atau lebih pipih.
  • Bagian mata yang berperan mencembung dan memipihkan lensa mata ialah otot-otot penggantung lensa mata. Perubahan cembung dan pipihnya lensa mata disebut akomodasi. Semakin jauh benda yang dilihat, semakin pipih lensa mata. Sebaliknya, semakin dekat benda yang dilihat, makin cembung lensanya.

Apabila bayangan benda sudah mengenai retina, maka impuls cahaya tadi akan diteruskan oleh serabut saraf penglihatan menuju ke otak. Di otak, impuls ini akan diterjemahkan. Dengan demikian, kita akan mengetahui benda apa yang kita lihat.

Latihan 1

Yang bukan merupakan bagian dari telinga tengah adalah ….

A. Rumah siput

B. Saluran eustachius

C. Tulang martil

D. Tulang inkus

E. tulang maleus

Latihan 2

Apabila kita mencium masakan yang sedap, air liur terangsang mau keluar. Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara indra ….

A. perasa dan pengecap

B. perasa dan peraba

C. pembau dan perasa.

D.

pembau dan pengecap

E. penglihat dan pembau

Latihan 3

Iris mata memiliki fungsi utama....

A. memberi warna mata.

B. mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata.

C. membiaskan cahaya ke bagian dalam mata

D. sebagai penyangga lensa kristalin.

E. mensuplai kebutuhan makanan dan oksigen ke retina.

Latihan 4

Pada telinga tengah terdapat tulang-tulang kecil yang terangkai berurutan dari luar ke dalam adalah …

A.

Martil - landasan - sanggurdi

B. Martil - sanggurdi - landasan

C. Landasan - martil - sanggurdi

D. Landasan - sanggurdi - martil

E. Sanggurdi - martil - landasan

Latihan 5

Yang tidak termasuk dalam sel mekanoreseptor adalah ….

A. Saraf Meissner

B. Saraf Paccini

C. Saraf Krause

D. Saraf Merkel

E. Saraf simpatik

Peta Belajar Bersama

Seperti telah Sobat Pintar ketahui, di dalam tubuh manusia terdapat beberapa sistem organ. Agar seluruh sistem organ itu dapat bekerja dengan baik dan saling mendukung satu sama lain, tentunya harus ada sistem lain yang berfungsi untuk mengatur seluruh proses kerja sistem organ tersebut.

Agar Sobat Pintar lebih mudah memahami materi pada bab ini, perhatikanlah peta belajar berikut!

Penyakit dan kelainan sistem saraf

Sobat Pintar, penyakit dan kelainan sistem saraf adalah penyakit atau kelainan yang mempengaruhi fungsi sistem saraf pada manusia.

Penyakit dan kelainan dapat terjadi dan menyerang pusat saraf, yaitu otak dan sumsum tulang belakang, atau sel-sel saraf pada jaringan saraf. Karena otak adalah pusat kendali dari semua aktivitas sadar kita berpikir, berkemauan, mengingat, dan sebagainya, maka penyakit dan kelainan pada otak dapat menyebabkan perubahan dan gangguan yang dirasakan seluruh tubuh.

Penyakit dan kelainan otak dapat menyebabkan kekacauan pikir dan emosi, gangguan fungsi organ tubuh, kelainan psikologis, dan sebagainya. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang khususnya menyerang otak. Baik batang otak maupun kulit otak dan otak kecil.

Encephalitis

Encephalitis adalah peradangan otak. Peradangan otak ini dapat melibatkan pula struktur terkait lainnya. encephalomyelitis adalah peradangan otak dan sumsum tulang belakang, dan meningoencephalitis adalah peradangan otak dan meninges (membran yang menutupi otak).

Penyebab encephalitis paling sering adalah karena infeksi mikroorganisme atau zat-zat kimia seperti timbal, arsen, merkuri (air raksa), dll.

Stroke

Kelayuan tiba-tiba otak akibat dari berkurangnya secara drastis aliran darah ke suatu bagian otak atau akibat pendarahan dalam otak. Keadaan ini berdampak antara lain kelumpuhan sementara atau menetap pada satu atau kedua sisi tubuh, kesulitan berkata-kata atau makan, dan lenyapnya koordinasi otot. Merokok, kolesterol tinggi, diabetes, penuaan, dan kelainan turunan adalah faktor utama penyebab stroke.

Alzheimer

Penyakit alzheimer ditandai oleh kerusakan sel saraf dan sambungan saraf di kulit otak dan kehilangan massa otak yang cukup besar. Gejala khas pertama yang muncul adalah pikun. Ketika makin buruk, kehilangan ingatan si penderita juga makin parah. Keterampilan bahasa, olah pikir, dan gerak turun drastis.

Emosi jiwa dan suasana hati jadi labil. Penderita cenderung rentan dan lebih peka terhadap stres. Mudah terombang-ambing antara marah, cemas, atau tertekan. Pada tahap lebih lanjut, penderita kehilangan responsibilitas dan mobilitas serta kontrol terhadap fungsi tubuh.

Penyakit dan kelainan sistem saraf

Sobat Pintar, kita cermati kelainan pada sistem saraf yang lain yuk....

Gegar Otak

Kehilangan sementara fungsi otak yang disebabkan oleh luka relatif ringan pada otak dan tak selalu berkaitan dengan ketidaksadaran. Orang yang kena gegar otak mungkin tak ingat apa yang terjadi sesaat sebelum atau setelah luka. Gejala gegar otak antara lain cadel berbicara, kebingunan berat, koordinasi otot terganggu, sakit kepala, pusing, dan mual.

Epilepsi

Epilepsi adalah kelainan kronik yang dicirikan oleh serangan mendadak dan berulang-ulang yang disebabkan oleh impils berlebihan sel-sel saraf dalam otak. Serangan dapat berupa sawan, hilang kesadaran beberapa saat, gerak atau sensasi aneh bagian tubuh, tingkah laku aneh, dan gangguan emosional. Serangan epilepsi umumnya berlangsung hanya 1-2 menit. Kemudian diikuti oleh kelemahan, kebingungan, atau kekurangtanggapan.

Narkolepsi

Narkolepsi adalah gangguan tidur yang ditandai dengan serangan tidur tiba-tiba dan tak terkendali di siang hari, dengan gangguan tidur di malam hari. Penderita bisa mendadak tertidur di mana saja dan kapan saja bahkan saat berdiri atau berjalan. Tidur berlangsung beberapa detik atau menit dan bahkan lebih dari sejam.

Afasia

Afasia adalah kerusakan dalam pengungkapan dan pemahaman bahasa yang disebabkan oleh kerusakan lobus frontal dan temporal otak. Afasia bisa disebabkan oleh luka kepala, tumor, stroke, atau infeksi.

Dementia

Kemunduran kapasitas intelektual yang kronis dan biasanya kian memburuk berkaitan dengan kehilangan sel saraf secara meluas dan penyusutan jaringan otak.

Dementia paling biasa terjadi di kalangan lansia meskipun dementia ini dapat menyerang segala usia. Kondisi dementia dimulai dengan hilangnya ingatan, yang mula-mula tampak sebagai ketidakingatan atau kelupaan sederhana. Ketika memburuk, lingkup kehilangan ingatan meluas hingga penderita tak lagi ingat akan keterampilan, sosial, dan hidup yang paling dasar sekalipun.

Latihan 1

Gangguan pada perkembangan otak kecil (cerebellum) akan menyebabkan gangguan....

A. Gerak tubuh

B. Koordinasi gerak otot

C. Pengaturan aktivitas mental

D. Fungsi indra

E. Gerak mata

Latihan 2

Kelainan pada medulla spinalis karena jatuh dapat menyebabkan kelainan yang disebut....

A. Parkinson

B. Polio

C. Transeksi

D. Hidrosefalus

E. Afasia

Latihan 3

Penyakit pada mata tua dimana lensa mata mengalami kekeruhan disebut....

A. Katarak

B. Glaukoma

C. Miopi

D. Konjungtivitis

E. Pterigium

Latihan 4

Gangguan mata pada anak-anak dimana lensa mata terlalu cembung sehingga bayangan jatuh di depan bintik kuning disebut ….

A. Miopi

B. Presbiopi

C. Hipermetropi

D. Astigmatisme

E. Rabun senja

Latihan 5

Gangguan mata yang disebabkan oleh faktor keturunan/genetik adalah ….

 

A. Buta warna

B. Presbiopi

C. Glaukoma

D. Astigmatisme

E. glaucoma

redesain-navbar Portlet