redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama

Sebelum kita mempelajari tentang sistem ekskresi, Sobat Pintar coba simak peta belajar bersama berikut!

Struktur dan Fungsi Ginjal

Sobat Pintar, ginjal terdiri atas dua lapisan, bagian luar disebut korteks (kulit ginjal), sedangkan bagian dalam disebut medula (sumsum ginjal) lapisan dalam ginjal berupa rongga disebut pelvis renalis.

Satuan struktural dan fungsional ginjal yang terkecil disebut nefron. Tiap nefron terdiri atas badan malpighi yang tersusun dari kapsul Bowman, glomerulus, yang terdapat dibagian korteks, serta tubulus-tubulus yaitu tubulus kontortus proksimal, tubulus kontortus distal, tubulus pengumpul (collecting tubule), dan lengkung Henle yang terdapat di bagian medula, Bagian lengkung Henle ada dua yaitu lengkung Henle asendens (menanjak) dan descendens (menurun).

Ginjal dan bagian-bagiannya pada manusia

Fungsi Ginjal:

  1. Membuang zat sisa metabolisme tubuh
  2. Mengatur keseimbangan air dan garam di dalam tubuh
  3. Membuang zat-zat yang berbahaya bagi tubuh seperti obat-obatan, bakteri, dan zat warna
  4. Mengatur tekanan darah dalam arteri dengan mengeluarkan kelebihan asam atau basa, serta membuang kelebihan zat makanan tertentu seperti glukosa dan vitamin

Proses Pembentukan Urine

Sobat Pintar, proses pembentukan urin dalam ginjal dapat dibagi menjadi tiga tahap.

Filtrasi (penyaringan)

Ketika darah masuk glomerulus, tekanan darah menjadi tinggi sehingga mendorong air dan komponen-komponen yang tidak dapat larut melewati pori-pori endotelium kapiler, glomerulus, kemudian menuju membran dasar dan melewati lempeng filtrasi masuk kedalam ruang kapsula bowman.

Hasil filtrasi dari glomerulus dan kapsula bowman disebut filtrasi glomerulus atau urin primer. Filtrasi terjadi di kapsula bowman dan glomerulus.

Reabsorpsi (penyerapan kembali)

Reabsorpsi terjadi di tubulus kontortus proksimal, lengkung henle, dan sebagian tubulus kontortus distal. Urin primer masuk dari glomerulus ke tubulus kontortus proksimal. Urin primer ini hipotonis dibanding plasma darah.

Kemudian terjadi reabsorpsi glukosa dan 67% ion Na+, selain itu juga terjadi reabsorpsi air dan ion Cl- secara pasif. Bersamaan dengan itu, filtrat menuju lengkung henle. Filtrat ini telah berkurang volumenya dan bersifat isotonis dengan cairan pada jaringan di sekitar tubulus kontortus proksimal.

Pada lengkung henle terjadi sekresi aktif ion Cl- ke jaringan di sekitarnya. Reabsorpsi dilanjutkan di tubulus kontortus distal. Pada tubulus ini terjadi reabsorpsi Na+ dan air di bawah kontrol ADH.

Augmentasi (Pengumpulan)

Urin sekunder dari tubulus kontortus distal akan turun menuju tubulus pengumpul. Pada tubulus pengumpul ini masih terjadi penyerapan ion Na+,Cl-, dan urea sehingga terbentuklah urin sesungguhnya. Dari tubulus pengumpul, urin dibawa ke pelvis renalis.

Dari pelvis renalis, urin mengalir melalui ureter menuju vesika urinaria (kandungan kemih) yang merupakan tempat penyimpanan semantara urin.

Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi urin:

  1. Emosi, emosi tertentu dapat merangsang peningkatan dan penurunan volume urin.
  2. Konsentrasi Darah, konsentrasi air dan larutan dalam darah berpengaruh terhadap produksi urin.
  3. Suhu, jika suhu eksternal dan internal naik diatas normal maka kecepatan respirasi meningkat dan pembuluh kutaneus melebar sehingga cairan tubuh berdifusi dari kapiler ke permukaan kulit.
  4. Zat-Zat Diuretik, misalnya, kopi, teh dan alkohol karena zat tersebut dapat menghambat reabsorpsi ion Na+.

Apakah sobat pintar sudah paham? Jika belum paham bisa kita diskusikan di kolom komentar ya....

Latihan 1

Perhatikan gambar penampang ginjal berikut!

Jika terjadi kerusakan pada gambar berlabel X, akan mengakibatkan gangguan yang disebut....

A. diabetes insipidus

B. poliuria

C. batu ginjal

D. albuminuria

E. nefritis

Latihan 2

Kelainan yang ditandai dengan tidak terbentuknya urine, yang disebabkan kerusakan  pada glomerulus adalah....

A. Albuminuria

B. Anuria

C. Batu ginjal

D. Diabetes Insipidus

E. nefritis

Latihan 3

Di bawah ini merupakan contoh penyakit karena ginjal mengalami kelainan pada saat peristiwa reabsorpsi, yaitu ….

A. nefritis

B. batu ginjal

C. poliuria

D. albuminuria

E. oliguria

Latihan 4

Glukosa  direabsorpsi  hingga  hilang dari filtrat  saat  berada di….

A. kapsula Bowman

B. awal masuk lengkung Henle

C. ujung akhir tubulus distal

D. ujung akhir duktus pengumpul

E. ujung akhir tubulus proksimal

Latihan 5

Penyakit diabetes insipidus disebabkan karena ….

A. kekurangan hormon antidiuretika

B. kekurangan hormon insulin

C. terlalu banyak minum air

D. bagian korteks ginjal mengalami peradangan

E. alat korteks ginjal mengalami kerusakan

Struktur Hati

Sobat Pintar, kita pelajari struktur hati yuk....

Struktur Hati

Hepar (hati) adalah kelenjar terbesar dalam tubuh dengan berat sekitar 1300-1550 gram dan berwarna merah coklat, mempunyai banyak pembuluh darah serta lunak. Hepar berbentuk baji dengan permukaan dasarnya pada sisi kanan dan puncaknya pada sisi kiri tubuh, terletak di kuadran kanan atas abdomen (hipokondria kanan).

Permukaan atas hati berbatasan dengan diafragma dan batas bawahnya mengikuti pinggiran kosta kanan.

Hepar terdiri dari:

  1. Lobus kiri dan lobus kanan, dengan lobus kanan lebih besar dibandingkan dengan lobus kiri.
  2. Lobulus, hepar disusun oleh lobulus-lobulus kecil dan tersusun dalam kolom.
  3. Vena sentralis pada bagian tengah tiap lobulus, vena bergabung menjadi vena yang lebih besar dan membentuk vena hepatika yang kemudian menuju ke dalam vena kava inferior
  4. Lakuna, yaitu ruangan yang memisahkan antara satu lobulus dengan lobulus lainnya.

Fungsi Hati

Sobat pintar, sekarang kita pelajari terlebih dahulu tentang fungsi hati.

Menawarkan racun

Fungsi utama dari hati adalah menawarkan racun yang masuk ke dalam tubuh. Racun tersebut bisa berasal dari makanan, minuman, ataupun obat-obatan. Proses metabolisme di dalam tubuh akan menghasilkan asam laktat yang dapat merugikan, namun hati akan mengubahnya menjadi glikogen yaitu sejenis karbohidrat yang dapat digunakan sebagai sumber energi yang disimpan di dalam otot.

Metabolisme karbohidrat

Glikogen adalah karbohidrat yang terbentuk dari ratusan unit glukosa yang terikat bersama. Penyimpanan karbohidrat dalam bentuk glikogen mempunyai keuntungan:

  • Cepat dipecah untuk menghasilkan energi
  • Produksi energinya tinggi
  • Tidak bocor ke dalam sel dan tidak mengganggu kandungan cairan intrasel

Pengubahan bentuk karbohidrat ini memerlukan bantuan dua hormon yaitu insulin dan glukagon yang dihasilkan oleh pankreas.

Saat kadar glukosa dalam darah naik maka insulin akan dilepaskan untuk mengubah glukosa menjadi glikogen dan disimpan di hati dan jaringan otot.

Saat kadar glukosa di dalam darah turun, maka glukagon akan dilepaskan untuk memecah glikogen yang disimpan menjadi glukosa dan kemudian akan dimetabolisme untuk menghasilkan energi.

Metabolisme protein

Beberapa asam amino diubah menjadi glukosa melalui proses glukoneogenesis. Asam amino yang tidak dibutuhkan oleh tubuh kemudian diubah menjadi urea dan asam urat yang dikeluarkan dari sel hati ke dalam darah untuk diekskresi oleh ginjal dan dibuang melalui urine.

Metabolisme lemak

Ketika lemak dibutuhkan oleh tubuh, lemak akan diambil keluar dari tempat penyimpanannya di dalam tubuh, lalu diangkut melalui darah menuju ke hati dan dipecah menjadi asam lemak dan gliserol.

Sintesis kolesterol dan protein plasma

Hati dapat mensintesis kolesterol dan steroid serta produk protein plasma seperti fibrinogen, protrombin, dan sebagian besar globulin.

Penyimpanan berbagai zat

Hati adalah tempat penyimpanan glikogen, lemak, vitamin A, B12, D, dan K, serta zat besi.

Tempat pembentukan dan pembongkaran sel darah merah

Dalam 6 bulan kehidupan janin, hati menghasilkan sel darah merah, baru kemudian produksi sel darah merah ini secara berangsur-angsur diambil alih oleh sumsum tulang. Pada saat darah melewati hati, sekitar 3 juta sel darah merah dihancurkan setiap detik, dan hasil penghancurannya masih ada zat yang akan digunakan untuk membentuk sel darah merah yang baru.

Menghasilkan zat yang melarutkan lemak

Hati menghasilkan sekitar 0.5 – 1 liter cairan empedu setiap hari. Cairan empedu inilah yang akan melarutkan lemak yang terdapat di dalam usus.

Latihan 1

Hati merupakan salah satu alat ekskresi yang menghasilkan zat sisa....

A. gas CO2

B. asam urat

C. kolesterol

D. bilirubin

E. amonia

Latihan 2

Kelebihan protein dalam tubuh tidak dapat disimpan, tetapi....

A. diekskresikan melalui organ ekskresi

B. disintesis menjadi senyawa lemak untuk disimpan

C. dirombak dalam usus menjadi senyawa lain yang mengandung unsur lain

D. dirombak dalam hati menjadi urea dan senyawa lain yang bermanfaat

E. dirombak menjadi senyawa lain yang bermanfaat

Latihan 3

Hati mengekskresikan empedu sebagai hasil perombakan dan penguraian….

A. sel darah merah

B. sel darah putih

C. sel epitel

D. protein

E. lemak

Latihan 4

Hati merupakan organ ekskresi yang berperan dalam proses….

A. menyimpan makanan dalam bentuk glikogen

B. pembentukan protrombin

C. menawarkan zat yang bersifat racun

D. perombakan darah yang rusak atau tua menjadi empedu

E. pembentukan vitamin A dari karoten

Latihan 5

Bilirubin dan biliverdin yang keluar bersama feses manusia dihasilkan oleh hati melalui proses….

 

A. Mengubah NH3 yang bersifat racun

B. Mengubah gula menjadi glikogen hati

C. Membongkar lemak untuk metabolisme

D. Merombak sel-sel darah merah yang sudah tua

E. Menawarkan racun pada sel darah merah

Struktur Kulit

Sobat Pintar, berdasarkan struktur kulitnya, kulit tersusun atas dua lapis yaitu epidermis dan dermis.

Struktur Kulit

Epidermis (kulit ari)

Epidermis terdiri atas stratum korneum (lapisan tanduk), stratum lusidum, stratum granulosum, dan germinatium. Fungsi stratum korneum melindungi sel-sel dan mencegah masuknya bibit penyakit. Stratum lusidum merupakan lapisan yang berwarna bening, sedangkan stratum granulosum merupakan lapisan yang mengandung pigmen melanin. Stratum germinativum berfungsi untuk degenerasi kulit lama.

Dermis (Kulit jangat) atau korium

Pada lapisan dermis terdapat pembuluh darah, akar rambut, ujung saraf, kelenjar minyak (glandula sebassea), dan kelenjar keringat (glandula sudorifera). Kelenjar minyak terletak dekat akar rambut dan berfungsi meminyaki rambut. Kelenjar keringat menyerap cairan jaringan yang terdiri atas air, 1% larutan garam, dan urea.

Fungsi Kulit

Sobat Pintar, kita pelajari yuk tentang fungsi kulit.

Fungsi kulit:

  1. Alat ekskresi, yaitu mengeluarkan keringat.
  2. Pengatur suhu tubuh, yaitu melalui penguapan.
  3. Tempat menyimpan cadangan makanan, yaitu lemak.
  4. Mengurangi penguapan air.
  5. Indra peraba yang dapat merasakan sentuhan, tekanan dan rasa sakit.

Latihan 1

Perhatikan gambar di bawah ini!

Hasil metabolisme yang dikeluarkan oleh alat ekskresi pada gambar tersebut adalah....

A. CO2

B. feses

C. uap air

D. urine

E. garam

Latihan 2

Lapisan kulit ari pada kaki terdiri dari lapisan berikut, kecuali....

A. stratum korneum

B. stratum lusidum

C. stratum granulosum

D. stratum agranulosum

E. stratum germinativum

Latihan 3

Di bawah ini adalah gambar penampang kulit manusia beserta susunannya.

Organ bagian kulit yang melakukan ekskresi ditunjukkan oleh gambar yang bernomor….

A. 1

B. 2

C. 3

D. 4

E. 5

Latihan 4

Kelenjar keringat yang mengatur fungsi ekskresi pada kulit berpangkal di ….

A. Lapisan epidermis

B. Lapisan korneum

C. Lapisan dermis

D. Lapisan subkutan

E. lapisan endodermis

Latihan 5

Pernyataan berikut berhubungan dengan sistem pengeluaran manusia kecuali….

A. Kulit menghasilkan keringat

B. Ginjal menghasilkan urine

C. Bagian yang berperan sebagai alat ekskresi adalah kelenjar keringat.

D. Pankreas menghasilkan enzim amilase

E. Ginjal menghasilkan urine

Gangguan pada Ginjal

Sobat Pintar, berikut gangguan-gangguan pada ginjal.

  1. Batu ginjal terbentuk karena pengendapan garam kalsium didalam rongga ginjal, saluran ginjal dan kantung kemih.
  2. Albuminuria adalah ditemukannya albumin dalam urin.
  3. Glikosuria adalah ditemukannya glukosa pada urin.
  4. Hematuria adalah ditemukannya sel darah merah dalam urin.
  5. Ketosis adalah ditemukannya keton didalam darah.
  6. Diabetes insipidus adalah suatu penyakit yang berakibat penderitanya mengeluarkan urine terlalu banyak.

Gangguan pada Kulit

Sobat Pintar, berikut gangguan yang dapat mengacaukan fungsi kulit.

  • Kudis, merupakan penyakit kulit yang disebabkan infeksi oleh tungau.
  • Gangren, merupakan matinya sel-sel kulit karena tidak mendapatkan suplai makanan karena berhentinya aliran darah.
  • Jerawat, merupakan gangguan kronis pada pada kelenjar minyak pada kulit, terutama wajah.
  • Panu, merupakan penyakit kulit yang disebabkan infeksi jamur Malassezia furfur.

Gangguan pada Hati

Sobat pintar, berikut beberapa penyakit yang bisa mengacaukan fungsi hati.

  1. Hepatitis, merupakan penyakit hati yang disebabkan oleh serangan virus hepatitis.
  2. Penyakit kuning, disebabkan oleh penyumbatan saluran empedu.
  3. Penyakit kanker hati, bermula dari peradangan yang mengganggu fungsi hati.

Latihan 1

Perhatikan gambar penampang ginjal berikut!

Jika terjadi kerusakan pada gambar berlabel X, akan mengakibatkan gangguan yang disebut....

A. diabetes insipidus

B. poliuria

C. batu ginjal

D. albuminuria

E. nefritis

Latihan 2

Kelainan yang ditandai dengan tidak terbentuknya urine, yang disebabkan kerusakan  pada glomerulus adalah....

A. Albuminuria

B. Anuria

C. Batu ginjal

D. Diabetes Insipidus

E. nefritis

Latihan 3

Di bawah ini merupakan contoh penyakit karena ginjal mengalami kelainan pada saat peristiwa reabsorpsi, yaitu ….

A. nefritis

B. batu ginjal

C. poliuria

D. albuminuria

E. oliguria

Latihan 4

Data berikut ini adalah hasil pengujian urine seseorang.

Larutan Penguji Urine Hasil Akhir
Benedict dan dipanaskan Merah bata
Biuret Biru
Lugol Cokelat
AgNO3 Endapan putih

Berdasarkan data di atas, kelainan ginjal orang tersebut adalah ….

A. albuminuria

B. uremia

C. nefritis

D. diabetes mellitus

E. diabetes insipidus

Latihan 5

Penyakit diabetes insipidus disebabkan karena ….

A. kekurangan hormon antidiuretika

B. kekurangan hormon insulin

C. terlalu banyak minum air

D. bagian korteks ginjal mengalami peradangan

E. alat korteks ginjal mengalami kerusakan

redesain-navbar Portlet