APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pendahuluan

Bagaimanakah sesungguhnya proses pencernaan makanan yang terjadi di dalam tubuh kita? Organ tubuh mana sajakah yang berperan di dalamnya?

Sebelum Sobat Pintar mempelajari materi pada bab ini, perhatikan peta belajar bersama berikut!

Karbohidrat



Karbohidrat tersusun atas unsur karbon (C), Hidrogen (H) dan Oksigen (O). Ada 3 macam karbohidrat sesuai dengan gugus gula penyusunnya yaitu monosakarida, disakarida dan polisakarida.

  • Monosakarida, merupakan jenis karbohidrat yang sederhana karena terdiri atas satu gugus gula serta memiliki rasa manis dan mudah larut dalam air. Contohnya:  glukosa, fruktosa (gula paling manis) dan galaktosa
  • Disakarida, terdiri atas dua gugus gula, manis dan mudah larut dalam air. Contohnya maltosa, sukrosa dan laktosa (gula yang paling tidak manis).
  • Polisakarida, terdiri atas 3 atau lebih gugus gula, tak berasa atau cenderung pahit, serta slit larut dalam air. Contohnya selulosa, pektin dan amilum. 

Fungsi Karbohidrat: 

  • Sumber energi yang utama
  • Pengatur proses metabolisme
  • Penjaga keseimbanagan asam basa
  • Penghemat protein

Protein


Protein
merupakan senyawa yang tersusun atas karbon (C), hidrogen (H), nitrogen (N), oksigen (O) dan ada yang mengandung beberapa mineral seperti sulfur (S), fosfor (P) dan lai-lain. Protein tersusun atas asam amino. Asam amino secara umum terdiri dari 2 golongan, asam amino esensial dan non esensial
Fungsi Protein: 

  • Sumber energi 
  • Zat pembangun tubuh
  • Penjaga kesimbangan cairan tubuh
  • Agen yang memperbaiki jaringan yang rusak
  • Komponen enzim

Lemak


Lemak merupakan senyawa yang tersusun atas karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Lemak memiliki sifat sukar larut dalam air, sehingga pada beberapa kondisi akan membentuk emulsi. Dilihat dari sumber asalnya, lemak terdiri dari 2 golongan yaitu lemak hewani (berasal dari hewan) dan lemak nabati (berasal dari tumbuh-tumbuhan).
Diantara fungsi lemak adalah:

  • Sumber energi yang lebih efektif
  • Penyusun membran sel
  • Pelindung organ-organ dalam
  • Pembawa nutrisi esensial

Vitamin


Vitamin
merupakan zat makanan yang memiliki fungsi sebagai koenzim dan biokatalisator yang mengatur fungsi normal sel dan tubuh secara umum.
Vitamin dikelompokkan dalam 2 kelompok;

  • Vitamin yang larut dalam air, contohnya: Vitamin B kompleks; B1, B2, B3, B5, B6, B11, B12, vitamin C dan vitamin H.
  • Vitamin yang larut dalam selain air (lemak atau minyak), contohnya: Vitamin A, vitamin D, vitamin E dan vitamin K.

Mineral


Mineral
adalah zat makanan yang berperan sebagai zat pembangun, pemelihara dan perbaikan bagian-bagian tubuh.  Ada 2 jenis mineral yaitu;

  • Mineral makro, yang merupakan golongan mineral yang diperlukan tubuh dalam jumlah lebih banyak, seperti Natrium, Clorida, Kalium, Kalsium, Magnesium, Fosfor dan Sulfur. 
  • Mineral mikro, adalah golongan mineral yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit, seperti Zink, Besi, Iodin, Selenium, Mangan, dan lain-lain. 

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Maltosa merupakan karbohidrat jenis … 

A. monosakarida

B. disakarida

C. polisakarida

D. esensial

E. non-esensial

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Jenis makanan yang merupakan sumber karbohidrat adalah....

A. Beras, jagung, daging, dan susu

B. Beras, jagung, kentang, dan telur

C. Gandum, sagu, biji-bijian, dan ikan

D. Beras, jagung, gandum, dan sagu

E. Beras, jagung, gandum, dan buah-buahan

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Bahan-bahan makanan berikut yang merupakan golongan lemak hewani adalah ….

A. telur, susu dan minyak kelapa

B. minyak ikan, telur dan susu kedelai

C. daging, telur dan susu sapi

D. minyak ikan, daging dan gandum

E. butter, daging dan minyak zaitun

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Wortel, tomat serta buah-buahan berwarna kuning umumnya mengandung vitamin ….

A. A

B. B1

C. B2

D. C

E. E

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Natrium, klorin dan kalsium memliki fungsi sebagai ….

A. sumber energi utama

B. sumber cadangan energi

C. pelindung organ dalam

D. pemelihara fungsi tubuh

E. biokatalisator

Latihan 6

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Derajat kemanisan gula dari yang paling tidak manis hingga manis yang tepat adalah ….

A. laktosa- galaktosa- fruktosa- sukrosa- glukosa

B. laktosa- galaktosa- glukosa- sukrosa- fruktosa

C. galaktosa- laktosa- fruktosa- sukrosa- glukosa

D. galaktosa- laktosa- glukosa- sukrosa- fruktosa

E. galaktosa- laktosa- glukosa- fruktosa- sukrosa

Latihan 7

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Selain merupakan penyusun enzim, protein juga berfungsi dalam….

A. Penimbunan lemak

B. Merusak zat yang bersifat racun

C. Memelihara tekanan osmosis darah

D. Menjaga keseimbangan energi

E. sebagai sumber energi pokok

Mulut

Di mulut berlangsung dua jenis pencernaan, yaitu:

  • Pencernaan mekanik, dilakukan oleh gigi dan lidah, berupa pengunyahan, pergerakan otot-otot lidah dan pipi untuk mencampur makanan dengan air ludah sebelum makanan ditelan.
  • Pencernaan kimiawi, dilakukan oleh kelenjar ludah, yaitu pemecahan amilum menjadi maltosa.

Lidah

Berfungsi untuk mencerna makanan secara mekanik, membantu proses mengunyah, menelan, membedakan bermacam rasa. Macam rasa yang dapat dibedakan oleh lidah adalah manis, asam, asin, dan pahit. Selain itu, lidah juga peka terhadap panas, dingin, dan tekanan.

Kelenjar Ludah

Merupakan kelenjar penghasil ludah atau air liur (saliva) yang terdiri dari tiga pasang.

  • Kelenjar parotis berada di bawah telinga, berfungsi menghasilkan ludah berbentuk cair.
  • Kelenjar submandibularis berada di rahang bagian bawah, berfungsi menghasilkan getah yang mengandung air dan lendir.
  • Kelenjar sublingualis berada di bawah lidah, berfungsi menghasilkan getah yang mengandung air dan lendir.

Ludah dalam pencernaan makanan berperan untuk memudahkan dalam menelan makanan dengan cara membasahi dan melumasi makanan. Ludah mengandung enzim ptyalin (amylase) yang berperan mengubah zat karbohidrat (amilum) menjadi maltosa (gula sederhana).

Gigi

Berfungsi untuk memotong dan mengoyak makanan yang masuk ke mulut (sebagai alat pencernaan mekanik). Tujuan makanan dipotong dan dikoyak menjadi lebih kecil agar mudah untuk dicerna oleh lambung. Berdasarkan bentuknya, gigi dibedakan menjadi empat macam; gigi seri (insisivus) yang berfungsi untuk memotong makanan, gigi taring (kaninus) untuk menyobek makanan, gigi geraham depam (premolar) dan geraham belakang (molar) berfungsi untuk mengunyah dan menghaluskan makanan.

Kerongkongan (Esofagus)

Kerongkongan merupakan organ dekat tenggorokan yang memiliki panjang sekitar 25 cm dan diameter 2,54 cm. Di dalam kerongkongan tidak terjadi pencernaan makanan. Kerongkongan hanya berperan sebagai saluran yang menggerakkan makanan dari mulut menuju ke lambung melalui gerakan peristaltik.

Lambung

Makanan dapat turun ke lambung atas bantuan kontraksi otot-otot kerongkongan tersebut. Selama di lambung, makanan akan diproses secara mekanik dan kimiawi.

Secara kimiawi, makanan dicerna menggunakan enzim-enzim pencernaan, diantaranya:

  1. Renin, zat renin ini hanya dimiliki oleh bayi yang fungsinya untuk mengendapkan protein susu dari air susu ibu (ASI).
  2. Pepsin, zat yang satu ini fungsinya untuk memecah protein menjadi pepton.
  3. Asam Klorida (HCI), fungsinya untuk mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin.
  4. Lipase, zat lipase fungsinya untuk memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.

Secara mekanik, makanan diaduk dengan gerak peristaltik oleh kerja lapisan otot lambung.

Usus Halus (Intestinum Tenue)

Usus halus adalah saluran pencernaan panjang berkelok-kelok tempat makanan akan dicerna secara kimiawi. 

  1. Usus Dua Belas Jari (duodenum), pada usus dua belas jari bermuara saluran pankreas dan kantong empedu yang berisi cairan empedu yang berfungsi dalam emulsi lemak. Adapun dari saluran pankreas terdapat getah pankreas yang mengandung enzim-enzim pencernaan sebagai berikut:
    - Enzim Amilase; mengubah zat tepung menjadi gula
    - Enzim Lipase; mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol
    - Enzim Tripsinogen; mengubah protein menjadi peptida 
  2. Usus Kosong (jejunum), pencernaan secara kimiawi dengan bantuan enzim juga terjadi di dalam usus kosong. Enzim ini diperoleh dari sekresi kelenjar pada dinding usus. Enzim-enzim tersebut diantaranya adalah:
    - Enterokinase; mengaktifkan tripsinogen
    - Erepsin; mengubah pepton menjadi asam amino
    - Laktase; mengubah laktosa menjadi glukosa
    - Maltase; mengubah maltosa menjadi glukosa
    - Lipase; mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol
    - Sukrase; mencerna sukrosa menjadi fruktosa dan glukosa
    - Peptidase; mengubah polipeptida menjadi asam amino
    - Disakarase; mengubah disakarida menjadi monosakarida
  3. Usus Penyerapan (ileum), di dalam usus penyerapan terjadi proses penyerapan zat makanan yang dibantu oleh lekukan-lekukan usus yang disebut vili (jonjot) sehingga berlangsung secara optimal.

Usus Besar (Intestinum Crassum)


Secara umum, sebagai saluran pencernaan usus besar berperan dalam absorpsi air dan elektrolit, produksi mukus serta pembusukan sisa makanan menjadi feses dengan bantuan bakteri E. coli.

Anus


 

Makanan yang tidak dicerna usus halus akan menuju usus besar dan menjadi feses. Air yang masih ada dalam usus besar akan diserap kembali ke usus besar dan sisa makanan yang tidak diserap akan dibuang melalui anus.

Latihan 1

Perhatikan tabel berikut!

Hubungan yang cocok untuk organ, enzim, dan peran enzim pada proses pencernaan dalam tabel tersebut adalah....

A. 1 dan 2

B. 2 dan 3

C. 2 dan 4

D. 3 dan 4

E. 3 dan 5

Latihan 2

Berikut ini data hasil uji makanan yang dilakukan siswa.

Dari hasil uji makanan tersebut yang mengandung glukosa dan protein terdapat pada bahan makanan....

A. 1

B. 2

C. 3

D. 2 dan 3

E. 2 dan 4

Latihan 3

Di antara zat-zat makanan berikut, yang penyerapannya dalam usus halus dilakukan oleh pembuluh getah bening adalah ....

A. asam amino

B. emulsi lemak

C. glukosa

D. vitamin

E. fruktosa

Latihan 4

Makanan yang keluar dari lambung menuju ke usus halus sebagian sudah mengalami pencernaan. Apabila seseorang makan bahan makanan yang mengandung:

  1. Protein
  2. Amilum
  3. Glukosa
  4. Lemak
  5. Vitamin

Zat makanan yang sudah mengalami pencernaan secara kimia adalah….

 

A. 1, 2, dan 3

B. 1, 2, dan 4

C. 2, 4, dan 5

D. 2, 3, 4, dan 5

E. Semua benar

Latihan 5

Lambung menghasilkan asam lambung yang berfungsi untuk….

A. Membantu mencerna makanan menjadi partikel yang lebih kecil

B. Membantu pergerakan makanan melalui lambung

C. Memecah makanan secara kimiawi

D. Membunuh bakteri dalam makanan

E. Membantu kerja enzim pada usus halus

Latihan 6

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Organ pencernaan yang di dalamnya tidak melakukan proses pencernaan makanan adalah ….

A. Mulut

B. Kerongkongan

C. Lambung

D. Jejunum

E. Duodenum

Latihan 7

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Proses pencernaan makanan secara berurutan pada manusia adalah ….

A. Mulut- esofagus- lambung- jejunum- ileum- duodenum- kolon- rektum- anus

B. Mulut- esofagus- lambung- ileum- jejunum- duodenum- rektum- kolon- anus

C. Mulut- esofagus- lambung- duodenum- jejunum- ileum- kolon- rektum- anus

D. Mulut- esofagus- lambung- duodenum- ileum- jejunum- kolon- rektum- anus

E. Mulut- esofagus- lambung- duodenum- jejunum- ileum- rektum- kolon- anus

Kelenjar Saliva

Karakteristik dan fungsi kelenjar saliva (ludah) :

  1. Terletak di rongga mulut.
  2. Berfungsi untuk menghasilkan air liur atau ludah.
  3. Menghasilkan enzim pencernaan seperti lisozim, lipase lingual dan amilase.
  4. Menjaga mulut dalam kondisi basah untuk mempermudah proses pencernaan makanan di mulut dan membunuh mikroorganisme.
  5. Terdiri dari tiga pasang yaitu kelenjar parotid yang terletak di dekat telinga, kelenjar sublingual yang terletak di bawah lidah, dan kelenjar submandibula yang terletak di sudut rahang bawah.

Hati


Struktur hati:

  • Lobus kanan, bagian terbesar di hati, berukuran 5 hingga 6 kali lebih besar daripada lobus kiri.
  • Lobus kiri, bagian hati yang memiliki bentuk lebih runcing dan kecil daripada lobus kanan. Lobus kanan dan kiri dipisahkan oleh fissura yang terbentuk dari gabungan beberapa ligamen.
  • Vena hepatika, pembuluh darah yang berfungsi mengangkut darah yang terdeoksigenasi dan darah yang telah disaring oleh hati. Darah tersebut berasal dari lambung, usus kecil, usus besar, pankreas.
  • Lakuna, ruangan yang memisahkan antara satu lobulus dengan lobulus lain.

Fungsi hati:

  1. Menetralkan racun.
  2. Melancarkan metabolisme lemak dalam tubuh.
  3. Tempat pembentukan dan pembongkaran sel darah merah.
  4. Metabolisme protein.
  5. Menyimpan vitamin dan mineral.
  6. Mensekresikan cairan empedu.
  7. Sekresi empedu dipengaruhi oleh sekresi hormon kolesistokinin yang disekresi oleh usus halus dan merangsang kantong empedu mengeluarkan bilus (berfungsi mengemulsikan lemak).

Kelenjar Empedu


 

Kelenjar empedu merupakan organ kecil berbentuk kantong berwarna hijau dan terletak di bawah lobus hati bagian kanan. Sebenarnya kantong empedu tidak menghasilkan enzim melainkan hormon kolesistokinin. Kelenjar empedu di sini berfungsi dalam menyimpan cairan empedu dan mendaur ulang kelebihan empedu untuk proses pencernaan berikutnya serta sebagai pengemulsi dan absorbsi lemak. 

Pankreas


Karakteristik dan fungsi pankreas:

  1. Menghasilkan enzim pencernaan (getah pankreas), hormon insulin, dan glukagon.
  2. Terletak dibagian belakang bawah lambung dan berwarna keputihan.
  3. Pengeluaran getah pankreas dipengaruhi oleh hormon sekretin yang disekresikan oleh dinding usus dua belas jari.
  4. Saat hormon sekretin akan merangsang produksi dan pengeluaran getah pankreas.

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Bahan makanan yang sejak di mulut telah dicerna dengan bantuan enzim adalah....

A. karbohidrat

B. protein

C. lemak

D. vitamin

E. mineral

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Hati merupakan organ ekskresi sekaligus kelenjar pencernaan pada tubuh manusia, peran hati adalah mensekresi ...

A. Asam klorida

B. mukus

C. empedu

D. Asam amino

E. mineral dan protein

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Enzim yang terkandung di dalam getah pankreas sebagai kelenjar pencernaan adalah ....

A. Amilase, Lipase, dan Tripsinogen

B. Amilase, Laktase, dan Tripsinogen

C. Laktase, Steapsin dan Tripsinogen

D. Pepsin, Renin dan Lipase

E. Pepsin, Renin dan HCl

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Pada saluran pencernaan, protein akan dipecah menjadi senyawa yang disebut….

A. Vitamin

B. Asam amino

C. Glukosa

D. Asam lemak

E. Kolesterol

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Organ-organ pada sistem pencernaan makanan manusia dapat dibedakan menjadi saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Berikut ini, organ yang merupakan saluran pencernaan sekaligus kelenjar pencernaan adalah….

A. Pankreas dan hati

B. Pankreas dan usus halus

C. Lambung dan hati

D. Lambung dan usus halus

E. Usus halus dan hati

Latihan 6

Perhatikan gambar dan jawablah pertanyaan berikut dengan benar!


Gambar yang ditunjukkan oleh nomor 3, 4 dan 5 secara berturut-turut adalah ….

A. saluran sublingual, saluran submandibula dan kelenjar parotid

B. saluran sublingual, kelenjar submandibula dan kelenjar parotid

C. kelenjar sublingual, kelenjar submandibula dan saluran parotid

D. kelenjar sublingual, kelenjar submandibula dan kelenjar parotid

E. saluran sublingual, saluran submandibula dan saluran parotid

Latihan 7

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Empedu digolongkan sebagai kelenjar pencernaan, hal ini dikarenakan perannya sebagai ….

A. Tempat menyimpan dan mendaur ulang kelebihan empedu dari usus halus

B. Agen penghasil enzim yang akan dibawa ke dalam usus halus

C. Mempertahankan homeostasis gula darah

D. Penghasil zat antibakteri dan antibodi

E. Agen produksi kimus

Macam-Macam Kelainan pada Sistem Pencernaan

  1. Diare: defekasi terlalu sering dengan feses yang banyak mengandung air.
  2. Sembelit (konstipasi): defekasi berlangsung lambat karena usus besar mengabsorpsi air secara berlebihan sehingga feses menjadi kering dan keras.
  3. Tukak lambung (ulkus/ maag): luka pada dinding lambung yang umumnya disebabkan oleh infeksi kuman bakteri tertentu atau makan makanan pedas berlebihan.
  4. Wasirpembengkakan dan peradangan pembuluh vena di bagian rektum dan anus
  5. Peritonitis: peradangan pada selaput perut (peritonium).
  6. Gastritis: peradangan dinding lambung yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme tertentu atau kelebihan asam dalam lambung.
  7. Apendisitis (radang usus buntu): usus buntu (apendiks) meradang dan membengkak karena infeksi.
  8. Keracunan makanan: disebabkan oleh bakteri atau mikroorganisme tertentu yang terdapat pada makanan.

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Parotitis adalah gangguan sistem pencernaan yang disebabkan....

A. Radang pada usus halus

B. Infeksi pada usus buntu

C. Radang pada dinsing lambung

D. Infeksi kelenjar ludah

E. Radang pada selaput perut

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Terjadinya radang akut atau kronis pada selaput lendir dinding lambung merupakan gangguan sistem percernaan yang disebut....

A. Gastritis

B. Apendisitis

C. Gastroenteritis

D. Stomatitis

E. Hernia

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Apabila feses sangat lambat didorong keluar dan air banyak diserap, feses menjadi keras. Hal itu disebut ....

A. diare

B. kolik

C. apendisitis

D. konstipasi

E. defekasi

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Seseorang mengalami gangguan pencernaan makanan dengan gejala sukar buang air besar. Gangguan ini disebabkan….

A. Makanannya kurang mengandung serat

B. Keracunan makanan

C. Kekurangan vitamin C

D. Infeksi kuman

E. Infeksi rongga tubuh

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Penyakit yang ditandai dengan pembengkakan pembuluh darah di dalam anus atau di dalam rektum adalah....

A. Hemoroid

B. Varises

C. Tukak

D. Apendisitis

E. Kolik

Latihan 6

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Apendisitis merupakan penyakit penyumbatan oleh bahan tinja yang mengeras yang menyebabkan peradangan pada daerah yang diserang yaitu ….

A. dinding lambung

B. lobus hati bagian kanan

C. umbai cacing

D. kelenjar saliva

E. lapisan lambung dekat duodenum

Latihan 7

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Kelebihan vitamin C dapat memicu gangguan pada pencernaan yaitu ….

A. Stomatitis

B. Ulkus peptikum

C. Hepatitis

D. Diare

E. Kolik

redesain-navbar Portlet