APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama

Haloo sobat pintar.. sebelum kita belajar materi karakteristik gelombang mekanik , yuk kita berhatikan dulu peta konsep berikut


 

Berdasarkan Medium


Jenis Gelombang Berdasarkan Mediumnya


Sobat Pintar, berdasarkan mediumnya, gelombang dibagi menjadi dua yaitu gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik.


Gelombang Mekanik
Gelombang Mekanik adalah gelombang yang memerlukan medium tertentu dalam perambatannya. Gelombang mekanik tidak akan bisa merambat pada ruang hampa tanpa medium. Contohnya adalah suara yang memerlukan udara untuk perambatannya.


Gelombang Elektromagnetik
Gelombang Elektromagnetik adalah gelombang yang tidak memerlukan medium tertentu dalam perambatannya. Gelombang elektromagnetik tetap bisa merambat pada ruang hampa tanpa medium. Contohnya adalah gelombang cahaya, gelombang radio, sinar gamma dll.

 

Berdasarkan Arah Getar dan Arah Rambat

Gelombang Transversal
Gelombang Transversal adalah gelombang yang arah getarnya tegak lurus dengan arah rambatannya. Bentuk getaran pada gelombang transversal berupa bukit dan lembah.


 

Gelombang Longitudinal

Gelombang Longitudinal adalah gelombang yang arah rambat dan arah getarnya searah. Bentuk getarannya berupa rapatan dan renggangan.


 

Berdasarkan Amplitido


Gelombang Berjalan
Gelombang berjalan adalah gelombang yang amplitudo atau simpangan terjauhnya tetap pada setiap titik yang dilalui gelombang (tidak berubah). Contohnya adalah gelombang yang terbentuk pada getaran sebuah tali.



 
Gelombang Stasioner
Gelombang Stasioner adalah jenis gelombang yang amplitudonya berubah-ubah pada setiap titik yang dilaluinya. Contohnya adalah gelombang yang terbentuk dari petikan gitar.


 

 

Latihan 1

Jawablah soal di bawah ini dengan benar !


Gelombang yang membutuhkan medium dalam perambatannya disebut dengan gelombang …

A. Gelombang elektromagnetik

B. gelombang stasioner

C. gelombang berjalan

D. gelombang longitudinal

E. gelombang mekanik

Latihan 2

Jawablah soal di bawah ini dengan benar !

Dibawah ini termasuk contoh gelombang mekanik kecuali …

 

A. gelombang air laut

B. gelombang bunyi

C. gelombang cahaya

D. gelombang pada tali

E. gelombang seismik

Latihan 3

Jawablah soal di bawah ini dengan benar !

Gelombang yang arah getarnya tegak lurus dengan arah rambatannya disebut dengan gelombang …

 

A. gelombang longitudinal

B. gelombang transversal

C. gelombang mekanik

D. gelombang elektromagnetik

E. gelombang stasioner

Latihan 4

Jawablah soal di bawah ini dengan benar !

Gelombang yang memiliki rapatan dan regangan disebut dengan gelombang …

A. gelombang longitudinal

B. gelombabg transversal

C. gelombang mekanik

D. gelombang elektromagnetik

E. gelombang stasioner

Latihan 5

Jawablah soal di bawah ini dengan benar !

Dibawah ini yang merupakan salah satu jenis gelombang berdasarkan amplitudonya adalah  …

 

A. gelombang longitudinal

B. gelombang transversal

C. gelombang mekanik

D. gelombang elektromagnetik

E. gelombang stasioner

Pengertian Gelombang Mekanik

Pengertian Gelombang Mekanik
Masih ingatkah kalian apa itu gelombang ? Yap, gelombang adalah getaran yang merambat. Kalau gelombang mekanik adalah gelombang yang merambat pada suatu medium. Jadi, kalau tidak ada medium, maka tidak ada gelombang yang terjadi.

 

Mediumnya dapat berupa zat padat, cair maupun gas. Kemudian, medium itu tetap di tempatnya dan tidak ikut merambat. 

 

Contoh gelombang mekanik dapat kalian temui  ketika kamu jalan-jalan ke pantai, di sana ada gelombang air laut. Itu adalah air laut yang disebabkan oleh hembusan angin, sehingga mengakibatkan gelombang. Jadi kalau tidak ada angin yang berhembus atau medium lainnya, maka tidak akan ada gelombang.

Besaran Fisika Dalam Gelombang Mekanik

  1. Frekuensi Gelombang

Frekuensi gelombang (f) adalah jumlah gelombang yang merambat dalam 1 detik (satu detik ada berapa gelombang). 

Rumus frekuensi bisa dilihat dalam persamaan di bawah ini :


 

Keterangan :

f = frekuensi gelombang (Hz)

n = jumlah gelombang yang dihasilkan 

t = waktu yang ditempuh gelombang (s)

T = periode gelombang (s)

 

2. Periode Gelombang

Periode gelombang (T) adalah  waktu yang dibutuhkan 1 gelombang untuk merambat  (satu gelombang butuh berapa detik)

Rumus periode gelombang dapat dituliskan sebagai berikut :


 

Keterangan :

T = periode gelombang (s)

n = jumlah gelombang yang dihasilkan 

t = waktu yang ditempuh gelombang (s)

f = frekuensi gelombang (Hz)

 

3. Cepat Rambat Gelombang

Cepat rambat gelombang (v) adalah panjang jarak yang ditempuh oleh gelombang tiap satuan waktu.

Rumus cepat rambat gelombang  dapat dituliskan sebagai berikut :


 

 

Latihan 1

Jawablah soal di bawah ini dengan benar !


Gelombang yang membutuhkan medium dalam perambatannya disebut dengan gelombang …

A. gelombang elektromagnetik

B. gelombang bunyi

C. gelombang cahaya

D. gelombang radio

E. gelombang mekanik

Latihan 2

Sebuah bandul sederhana bergetar selama 50 kali dalam waktu 5 sekon. Frekuensi getaran bandul tersebut adalah ….

A. 5 Hz

B. 10 Hz

C. 15 Hz

D. 20 Hz

E. 25 Hz

Latihan 3

Jawablah soal di bawah ini dengan benar !

Sebuah getaran menghasilkan frekuensi 50 Hz. Periode getarannya adalah …

A. 0,02 sekon

B. 0,025 sekon

C. 0,2 sekon

D. 2 sekon

E. 2,5 sekon

Latihan 4

Jawablah soal di bawah ini dengan benar !

Sebuah bandul sederhana bergetar selama 50 kali dalam waktu 5 sekon. Frekuensi getaran bandul tersebut adalah …

A. 5 Hz

B. 10 Hz

C. 15 Hz

D. 25 Hz

E. 30 Hz

Latihan 5

Jawablah soal di bawah ini dengan benar !

sebuah gelombang memiliki frekuensi sebesar 100 Hz dengan kecepatan perambatan sebesar 10 m/s. Maka panjang gelombang tersebut adalah  …

A.

0,1 m

B.

0,2 m

C.

0,3 m

D.

0,4 m

E.

0,5 m

Refleksi (Dapat Dipantulkan)


 

Sobat pintar untuk sifat pertama yakni Refleksi

Refleksi (Pemantulan) adalah pembalikan arah rambat gelombang karena membentur suatu medium yang tidak dapat ditembus oleh gelombang tersebut. Dalam pemantulan gelombang berlaku hukum pemantulan gelombang yaitu :

  • Besar sudut datangnya gelombang sama dengan besar sudut pantul gelombang
  • Gelombang datang, gelombang pantul dan garis normal terletak pada satu bidang datar.


 

Refraksi (Dapat Dibiaskan)

Refraksi (Pembiasan) adalah pergeseran arah rambat gelombang karena melalui medium yang dapat ditembus, tetapi berbeda kerapatannya dengan medium pembawa gelombang tersebut. Contohnya adalah pada gelombang bunyi ketika berteriak di lahan terbuka pada siang hari, 
orang yang berada cukup jauh dari kita tidak akan dapat mendengar teriakan cukup jelas.


 

Difraksi (Dapat Dibelokkan)


 

Difraksi (Pembelokkan/Penyebaran) gelombang adalah pembelokkan atau penyebaran gelombang ketika melalui suatu celah tertentu. Semakin sempit celah yang dilewati, difraksi yang terjadi akan semakin tampak. 

Celah bertindak sebagai sumber gelombang berupa titik dan gelombang yang melalui celah dipancarkan berbentuk. lingkaran dengan celah tersebut sebagai pusatnya. Contohnya yaitu aliran air sungai yang mengalami celah kecil cenderung putus aliran 
normalnya. 

Dispersi (Dapat Perubahan Bentuk)


 

Dispersi adalah terjadinya perubahan bentuk gelombang ketika gelombang tersebut melalui suatu medium tertentu.  

Medium dispersi menyebabkan terjadinya perubahan bentuk pada gelombang, contohnya yaitu tali, slinki, air, dan sebagainya. Sedangkan medium non-dispersi tidak menyebabkan adanya perubahan bentuk pada gelombang, contohnya yaitu udara, untuk kasus gelombang mekanik, dan ruang vakum untuk kasus gelombang elektromagnetik. 


 

Interfensi (dapat Digabungkan)


 

Interfensi adalah perpaduan dua buah gelombang. Jika kedua gelombang yang dipadukan memiliki fase sama, maka mereka akan saling menguatkan sehingga disebut Interfensi Konstruktif, sedangkan jika fasenya berlawanan, maka kedua gelombang tersebut akan saling melemahkan sehingga disebut Interfensi Destruktif.


 

Polarisasi (dapat Diserap Arah Getarannya)


 

Polarisasi adalah penyerapan sebagian arah getaran dari gelombang ketika melalui medium tertentu. Polarisasi hanya dapat terjadi pada gelombang transversal, yaitu gelombang yang arah getarnya tegak lurus dengan arah rambatannya. Itu artinya, polarisasi tidak dapat terjadi pada gelombang longitudinal, misalnya pada gelombang bunyi. Polarisasi dapat terjadi karena pemantulan, pembiasan, bias kembar, absorpsi selektif, dan peristiwa bidang getar.

Peristiwa polarisasi dapat divisualisasikan dengan membayangkan gelombang transversal pada seutas tali.
Seutas tali digetarkan dengan melewati sebuah celah sempit vertikal.

Tali melewati celah, hanya arah getar vertikal saja yang masih tersisa, sedangkan arah getar horizontal diredam atau diserap oleh celah sempit tersebut. Gelombang yang keluar dari tai disebut gelombang linear


 

Latihan 1

Sifat umum dari gelombang adalah sebagai berikut :

  1. tidak dapat merambat dalam ruang hampa
  2. merambat dengan lurus dalam medium yang berbeda
  3. mengalami refleksi
  4. mengalami difraksi
  5. mengalami interferensi

Dari sifat gelombang di atas, yang sesuai dengan ciri-ciri gelombang cahaya adalah…

A. (1) dan (2) saja

B. (3) dan (4) saja

C. (2), (3), dan (4)

D. (3), (4), dan (5)

E. (1), (3), (4), dan (5)

Latihan 2

Perhatikan sifat-sifat gelombang berikut!

  1. mengalami difraksi
  2. mengalami refleksi
  3. tidak dapat merambat dalam ruang hampa
  4. dapat mengalami polarisasi
  5. bergerak lurus bila melewati dua medium yang berbeda

Dari sifat gelombang di atas yang sesuai dengan ciri-ciri gelombang bunyi adalah….

A. (1), (2) dan (3)

B. (1), (2) dan (4)

C. (1), (3) dan (4)

D. (2), (3) dan (4)

E. (3), (4) dan (5)

Latihan 3

Sepotong tali yang panjangnya 5 meter, salah satu ujungnya terikat kuat sedangkan ujung yang lainnya digerakkan secara kontinu dengan amplitudo 10 cm dan frekuensi 4 Hz. Jika cepat rambat gelombang pada tali itu 8 m/s, tentukanlah amplitudo yang terletak 1,5 meter dari ujung terikat !

A. 0,18 m

B. 0,24 m

C. 0,28 m

D. 0,32 m

E. 0,40 m

Latihan 4

Seutas dawai yang panjangnya 2,5 m, massanya 250 gram diberi tegangan 250 N. Kemudian dipetik sehingga pada dawai tersebut membentuk pola 2,5 gelombang. Tentukan berapa Hz frekuensi nada yang dihasilkan !

A. 25 Hz

B. 50 Hz

C. 75 Hz

D. 80 Hz

E. 100 Hz

Latihan 5

Pipa organa terbuka panjangnya 40 cm, menghasilkan nada dasar dan membuat layangan bunyi dengan garputala yang frekuensinya 420 Hz. Apabila cepat rambat bunyi di udara 340 m/s. Tentukan berapa banyaknya layangan bunyi tiap detiknya!

A. 300 Hz

B. 375 Hz

C. 425 Hz

D. 475 Hz

E. 500 Hz

redesain-navbar Portlet