APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama


 

Pengertian Suhu

 

Sobat Pintar, Tahukah Kalian Apa Itu Suhu ?

Suhu adalah suatu besaran yang menyatakan ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. Untuk mengetahui dengan pasti dingin atau panasnya suatu benda, kita memerlukan suatu besaran yang dapat diukur dengan alat ukur.

Sebagai contoh apa yang kamu rasakan ketika kita minum es, dingin bukan, ketika kita merebus air, lama kelamaan air yang kamu rebus akan menjadi panas bukan setelah itu bisakah kita mengukur suhu?

Bisakah tangan kita digunakan untuk mengukur panas atau dinginnya suatu benda dengan tepat?

Kita tentu memerlukan cara untuk membedakan derajat panas atau dingin benda tersebut untuk itu kita perlu mengetahui cara untuk mengukur suhu secara akurat.

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Apa itu suhu?

A. Ketua kelompok

B. Besaran ukuran derajat

C. Ketua terbesar

D. Besaran berat

E. Besaran massa

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Bagaimana cara untuk membedakan derajat panas atau dingin benda tersebut!

A. Diukur dengan termometer

B. Diukur dengan timbangan

C. Diukur dengan transmitter

D. Diukur dengan Venturimeter

E. Diukur dengan resistor

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Yang termasuk contoh dalam penerapan suhu adalah...

A. Anak kecil minum es

B. Anak kecil jalan-jalan

C. Anak kecil naik sepeda

D. Anak kecil makan

E. Anak kecil sekolah

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Termometer termasuk dalam kategori alat....

A. Alat ukur massa

B. Alat ukut berat

C. Alat ukur suhu

D. Alat ukur kecepatan

E. Alat ukur volume

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Besaran satuan yang menyatakan suhu adalah...

A. Massa

B. Kilogram

C. Volume

D. Derajat

E. Kecepatan

Alat Pengukuran Suhu


 

Sobat Pintar sekarang yuk kita lanjut ke topik berikutnya!

Alat untuk mengukur suhu disebut Termometer yang pertama kali dibuat oleh Galileo Galilei (1564-1642). 

Termometer ini disebut termometer udara. Termometer udara terdiri dari sebuah bola kaca yang dilengkapi dengan sebatang pipa kaca yang panjang , pipa tersebut dicelupkan kedalam cairan berwarna. 

Jika bola kaca dipanaskan, udara didalam pipa akan mengembang sehingga udara keluar dari pipa. Namun ketika bola didinginkan udara didalam pipa menyusut sehingga sebagian air naik ke dalam pipa. Termometer udara peka terhadap perubahan suhu sehingga udara saat itu segera dapat diketahui.

Termometer dibuat berdasarkan prinsip perubahan volume. Termometer yang tabungnya diisi dengan raksa kita sebut thermometer raksa. Termometer raksa dengan skala Celcius adalah termometer yang umum dijumpai dalam keseharian. Selain raksa terdapat pula termometer alkohol.

Adapun perbedaan atau kelemahan dan kelebihan dari masing-masing termometer yang dibuat dari Raksa atau alkohol adalah sebagai berikut:

1. Keuntungan dan kerugian menggunakan termometer raksa

  • Keuntungan:

  1. Raksa mudah dilihat karena mengkilat.

  2. Volume raksa berubah secara teratur ketika terjadi perubahan suhu.

  3. Raksa tidak membasahi kaca ketika memuai atau menyusut.

  4. Jangkauan suhu raksa cukup lebar dan sesuai untuk pekerjaan-pekerjaan laboratorium (-40°C sampai dengan 350°C)

  5. Raksa dapat panas secara merata sehingga menunjukkan suhu dengan cepat dan tepat.

  • Kerugian

  1. Raksa mahal.

  2. Raksa tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu yang sangat rendah ( seperti di kutub utara dan selatan)

  3. Raksa termasuk zat berbahaya sehingga ketika pecah akan membahayakan kulit.

2. Keuntungan dan kerugian termometer alkohol

  • Keuntungan:

  1. Alkohol lebih murah dibanding Raksa

  2.  Alkohol lebih teliti karena untuk kenaikan suhu yang kecil, alcohol mengalami perubahan volume yang lebih besar.

  3. Alkohol dapat mengukur suhu yang sangat dingin (seperti di daerah kutub yaitu – 112°C)

  • Kerugian :

  1.  Alkohol memiliki didih rendah yaitu 78°C, sehingga pemakainya terbatas.

  2. Alkohol tidak berwarna sehingga harus diberi warna terlebih dahulu agar terlihat.

  3. Alkohol membasahi dinding kaca.

Mengapa kita menggunakan cairan yang jarang kita jumpai di kehidupan kita sehari-hari seperti raksa dan alkohol? Mengapa kita tidak menggunakan cairan yang sering kita jumpai seperti air? 

Air tidak digunakan untuk mengisi pipa termometer karena 5 alasan berikut:

  • Air membasahi dinding kaca

  • Air tidak berwarna sehingga sulit dibaca batas ketinggiannya

  • Jangkauan suhu terbatas (0°C sampai 100°C)

  • Perubahan volume air sangat kecil ketika suhunya dinaikan.

  • Hasil bacaan yang didapat kurang teliti karena air termasuk penghantar panas yang sangat jelek.

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Siapakah yang membuat termometer?

A. Galileo Galilei

B. Issac Newton

C. Galilei Galileo

D. Pak guru

E. Akupintar

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Termometer yang pertama kali dibuat oleh Galileo Galilei adalah....

A. Termometer air

B. Termometer digital

C. Termometer udara

D. Termometer suhu

E. Termometer batu

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Termometer dibuat berdasarkan prinsip apa?

A. Perubahan Wujud

B. Perubahan gas

C. Perubahan massa

D. Perubahan volume

E. Perubahan bentuk

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Cairan apa yang dapat digunakan untuk termometer?

A. Air

B. Gas

C. Es teh manis

D. Air panas

E. Alkohol

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Apa keuntungan menggunakan termometer air raksa?

A. Raksa Mahal

B. Raksa tidak membasahi kaca ketika memuai atau menyusut.

C. Raksa berembun

D. Raksa zat berbahaya

E. Raksa tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu yang sangat rendah.

Macam-macam Termometer

Sobat Pintar, ada beberapa termometer yang kita kenal, yaitu termometer laboratoriumtermometer ruang, termometer klinis, dan termometer Six-Bellani.

a. Termometer Laboratorium


 

Termometer laboratorium dapat dijumpai di laboratorium. Alat ini biasanya digunakan untuk mengukur suhu air dingin atau air yang sedang dipanaskan. Termometer laboratorium menggunakan raksa atau alkohol sebagai penunjuk suhu. Raksa dimasukkan kedalam pipa yang sangat kecil (pipa kapiler). Kemudian pipa dibungkus dengan kaca yang tipis. Tujuannya agar panas dapat diserap dengan cepat oleh thermometer.

Suhu pada termometer laboratorium biasanya 0oC sampai 100oC. suhu 0oC menyatakan suhu es yang sedang mencair, sedangkan suhu 100oC menyatakan suhu air sedang membeku.

b. Termometer Ruang


 

Termometer ruang dipasang pada tembok rumah atau kantor. Termometer ini mengukur suhu udara pada suatu saat. Skala termometer ruang adalah -50oC sampai 50oC. Mengapa menggunakan skala seperti itu? Karena suhu udara di beberapa tempat bisa dibawah 0oC misalnya di Eropa. Sementara pada sisi lain suhu udara tidak pernah melebihi 50oC.

c. Termometer Klinis


 

Termometer klinis disebut juga termometer demam. Termometer ini biasanya digunakan oleh dokter untuk mengukur suhu badan. 

Pada keadaan sehat suhu tubuh kita sekitar 30oC namun pada keadaan demam suhu tubuh kita melebihi suhu tersebut. Suhu tubuh kita pada saat demam dapat melebihi 40oC. skala suhu pada termometer klinis hanya 35oC sampai 43oC. Hal ini sesuai dengan keadaan suhu tubuh kita. Suhu tubuh kita tidak mungkin di bawah 35oC dan melebihi 45oC. 

Termometer klinis biasanya dijepit pada ketiak, tapi ada pula yang nempel di dahi, dan ditempel di mulut. Ketika termometer dijepit suhu tubuh kita membuat raksa naik di pipa kapiler. Raksa akan berhenti bila suhu raksa sudah sama dengan suhu tubuh kita dan kita tinggal membaca berapa suhu yang ditunjukkan oleh raksa.

d. Termometer Six-Bellani


 

Termometer Six-bellani disebut juga termometer maksimum minimum. Termometer ini dapat mencatat suhu tertinggi dan terendah pada jangka waktu tertentu.

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Yang termasuk dalam macam-macam termometer adalah....

A. Termometer laboratorium, termometer ruang, termometer klinis, dan termometer Six-Bellani.

B. Termometer kaca, termometer ruang, termometer klinis, dan termometer Six-Bellani.

C. Termometer garis, termometer ruang, termometer klinis, dan termometer Six-Bellani.

D. Termometer laboratorium, termometer ruang, termometer udara, dan termometer Six-Bellani.

E. Termometer laboratorium, termometer ruang, termometer gas, dan termometer Six-Bellani.

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Fungsi dari termometer laboratorium adalah....

A. Untuk mengukur suhu air dingin atau air yang sedang dipanaskan

B. Untuk mengukur suhu air dingin atau air yang sedang didiamkaUntuk mengukur suhu air dingin atau air yang sedang didiamkan

C. Untuk mengukur suhu air dingin atau air yang sedang diajak main

D. Untuk mengukur suhu air dingin atau air yang sedang di aduk

E. Untuk mengukur suhu air dingin atau air yang sedang diminum

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Dimana letak termometer ruangan dipasang?

A. Di sepeda

B. Dibotol minum

C. Di tembok

D. Di kulkas

E. Di hati

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Mengapa termometer ruang menggunakan skala -50°C sampai 50°C?

A. Karena suhu udara di beberapa tempat bisa dibawah 0°C misalnya di Eropa.

B. Karena suhu udara di beberapa tempat bisa dibawah 10°C

C. Karena suhu udara di beberapa tempat bisa diatas 0°C

D. Karena suhu di beberapa tempat bisa diantara 10°C

E. Karena suhu dibeberapa tempat bisa di antara 0°C

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Sebutan lain untuk termometer klinis adalah....

A. Termometer klinik

B. Termometer suhu

C. Termometer ruangan

D. Termometer udara

E. Termometer demam

Cara Membaca Termometer

 


 

Yuk kita bahas materi berikut ini Sobat!

Dalam pembuatan termometer, mula-mula ditetapkan dua patokan suhu yang selanjutnya disebut titik tetap. Titik tetap merupakan suhu ketika benda mengalami perubahan wujud, misalnya saat benda mencair dan mendidih. Suhu ketika benda mencair menyatakan titik tetap bawah, sedangkan suhu ketika kita mendidih menyatakan titik tetap atas kemudian diantara titik tetap tersebut dibuat skala-skala.

Bilangan yang menyatakan titik tetap berbeda antara satu ilmuan dengan ilmuwan lainnya :

a. Celsius (1701-1744) membuat titik tetap bawah ketika es mencair dan titik tetap atas ketika air mendidih. Titik tetap bawah (suhu es mencair) ditetapkan sebagai suhu 0°. Sementara titik tetap atas (suhu air mendidih) ditetapkan sebagai suhu 100°. Kemudian jarak antara titik tetap atas dan titik tetap bawah dibagi menjadi 100° yang sama panjang. Dengan demikian skala Celcius memiliki rentang suhu antara 0°C sampai 100°C. Skala suhu seperti ini digunakan di banyak Negara termasuk di Indonesia.

b. Fahrenheit (1686-1736) memilih suhu campuran es dan garam ketika membeku sebagai titik tetap bawah. Titik tetap bawah ini menyatakan suhu 0°. Sementara titik tetap atas dipasang bilangan 212°F, yaitu titik didih campuran tersebut. Berarti skala Fahrenheit memiliki rentang suhu antara 0°F sampai 212°F. kemudian jarak antara titik tetap atas dan titik tetap bawah dibagi menjadi 180° yang sama panjang. Skala yang dibuat oleh Fahrenheit digunakan di beberapa Negara termasuk Inggris dan Amerika Serikat.

c. Reamur memilih titik 0 untuk es yang mencair pada 80° untuk air mendidih. Berarti skala reamur memiliki rentang suhu antara 0°R sampai 80°R. kemudian jarak antara dua titik tetap tersebut menjadi 80° yang sama.

d. Lord Kelvin (1824-1907) menyusun skala suhu dengan menggunakan ukuran derajat yang sama besar dengan derajat Celcius. Namun Kelvin menyatakan bahwa titik beku es adalah -273°K sedangkan titik didih air adalah -373°K. dengan demikian 0°C sama dengan suhu -273°K sedangkan suhu 100°C sama dengan suhu 373°K. Suhu -273°K disebut titik nol mutlak.

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Apa yang dimaksud dengan titik tetap suhu pada termometer?

A. Suhu tetap

B. Suhu benda

C. Suhu benda pada saat perubahan wujud

D. Perubahan wujud benda

E. Suhu benda saat diam

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Jenis titik tetap dibagi menjadi 2 yaitu?

A. Titik tetap samping dan depan

B. Titik tetap atas dan samping

C. Titik tetap bawah dan depan

D. Titik tetap atas dan bawah

E. Titik tetap kanan dan kiri

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Suhu es yang sedang melebur dan suhu air mendidih apabila diukur dengan termometer A masing-masing besarnya 10°A dan 130°A. Suhu suatu benda diukur dengan termometer skala Fahrenheit sebesar 62°F. Berapa suhu benda tersebut jika diukur dengan termometer A? …

A. 10°A

B. 20°A

C. 30°A

D. 40°A

E. 50°A

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Pada termometer celcius, titik didih air adalah 100 °C. Pada termometer fahrenheit nilai ini sama dengan …

A. 211°F

B. 212°F

C. 213°F

D. 214°F

E. 215°F

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Suhu udara di ruangan 95°F. Nyatakan suhu tersebut ke dalam skala Kelvin!

A. 300 K

B. 302 K

C. 304 K

D. 306 K

E. 308 K

Mengubah Skala Suhu


 

Yuk kita lanjut ke topik selanjut nya yaa Sobat Pintar!

Pada skala Celcius terdapat 100 skala, pada skala Farenheit terdapat 180 skala, dan pada skala Reamur terdapat 80 skala. Perbandingan skala tersebut adalah :

°C: °F : °R = 5 : 9 : 4

Untuk mengubah derajat satu skala menjadi derajat skala yang lain digunakan rumus :

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Termometer X yang telah ditera menunjukkan angka -30o pada titik beku air dan 90o pada titik didih air. Suhu 60oX sama dengan …

A. 20oC

B. 45oC

C. 50oC

D. 75oC

E. 80oC

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Suhu suatu zat bila diukur dengan termometer Fahrenheit menunjukkan angka 62oF. Berapakah suhu suatu zat tersebut jika diukur dengan termometer Celcius ?

A. 16,7 °C

B. 20,4 °C

C. 35,6 °C

D. 48,7 °C

E. 50,2 °C

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Termometer X yang telah ditera menunjukkan angka -30° pada titik beku air dan 90°pada titik didih air. Suhu 60°X sama dengan …

A. 45 °C

B. 55 °C

C. 65 °C

D. 75 °C

E. 85 °C

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Anis membuat sebuah termometer yang disebut dengan termometer X. Pada termometer ini air membeku pada 0°X dan air mendidih pada150°X. Bagaimanakah hubungan termometer ini dengan termometer dalam skala Celsius?

A. 1/3 t°X

B. 2/3 t°X

C. 1 t°X

D. 4/3 t°X

E. 5/3 t°X

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Suhu es yang sedang melebur dan suhu air mendidih apabila diukur dengan termometer A masing-masing besarnya 10°A dan 130°A.Suhu suatu benda diukur dengan termometer skala Fahrenheit sebesar 62°F. Berapa suhu benda tersebut jika diukur dengan termometer A?

A. 10°A

B. 20°A

C. 30°A

D. 40°A

E. 50°A

Pemuaian


 

Sobat Pintar sekarang kita belajar yuk terkait pemuaian!

a. Pemuaian panjang

Jika suatu benda dipanaskan, benda tersebut akan memuai ke segala arah. Dengan kata lain panjang, luas dan volume benda bertambah. Untuk benda padat yang panjang tetapi luas penampangnya kecil, misalnya jarum atau kawat, maka pemuaian zat padat terjadi ke arah memanjangnya.

Alat Muschenbroeck digunakan untuk membandingkan muai panjang dari berbagai logam yang berbeda jenis ketika dipanaskan.

Koefisien muai panjang suatu bahan adalah perbandingan antara pertambahan panjang  terhadap panjang awal benda persatuan kenaikan suhu :

Berikut koefisien muai panjang berbagai zat pada suhu kamar :

b. Pemuaian luas

Bila benda padat berbentuk persegi panjang dipanaskan, terjadi pemuaian dalam arah memanjang dan arah melebar atau mengalami pemuaian luas.

Koefisien muai luas suatu zat adalah perbandingan antara pertambahan luas benda terhadap luas awal benda per satu kenaikan suhu :

Pemuaian luas

Hubungan koefisien muai luas dengan koefisien muai panjang :

c. Pemuaian volume

Jika benda padat berbentuk balok dipanaskan akan terjadi pemuaian dalam arah memanjang, melebar dan meninggi atau dikatakan mengalami pemuaian volume. Pemuaian volume berbagai zat tergantung pada koefisien muai volume.

Zat cair hanya mempunyai muai volume (tidak memiliki muai panjang dan muai luas). Pemuaian volme zat cair lebih besar daripada pemuaian volume zat padat untuk kenaikan suhu yang sama. Karena itu bila suatu wadah berisi zat cair hampir penuh dipanaskan , maka pada suhu tertentu zat cair dalam wadah akan meleputumpah.

Koefisien muai volume  suatu bahan adalah perbandingan pertambahan volume awal benda persatuan kenaikan suhu:

Pemuaian volume

Hubungan koefisien muai volume dengan koefisien muai panjang

Berikut koefisien muai volume berbagai zat pada suhu kamar :

d. Anomali air

Anomali air adalah keanehan atau penyimpangan yang terjadi pada air, yaitu air akan memuai saat didinginkan dari suhu 4 oC sampai 0 oC. Anomali air sangat penting dalam mempertahankan kehidupan dalam air selama musim dingin. Danau atau laut hanya membeku di permukaannya saja, di bagian bawahnya tetap berupa air dengan suhu 0 oC tepat dibawah lapisan esnya dan semakin kebawah semakin meningkat sampai suhu yang paling tinggi sebesar 4 oC dialami air dibagian dasar

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Sebatang logam dipanaskan sehingga suhunya 80oC panjangnya menjadi 115 cm. Jika koefisien muai panjang logam 3.10-3 oC-1 dan suhu mula-mula logam 30oC, maka panjang mula-mula logam adalah….

A. 100 cm

B. 101,5 cm

C. 102 cm

D. 102,5 cm

E. 103 cm

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Jika sepotong logam suhu 30oC dipanaskan hingga suhunya mencapai 90oC dan panjang nya menjadi 180cm maka berapakah panjang logam mula-mula ? (koefisien muai panjang logam 3.10-3/oC)

A. 123,2 cm

B. 132,2 cm

C. 142,3 cm

D. 167,8 cm

E. 178,8 cm

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Terdapat sebuah baja yang memiliki panjang 1 m, kemudian baja bertambah panjang 1 mm. Saat suhunya dinaikkan sebesar 100o C, berapakah pertambahan panjang batang baja lain yang memiliki panjang 60 cm jika suhunya bertambah 20oC ?

A. 0,12 mm

B. 0,24 mm

C. 0,48 mm

D. 0,60 mm

E. 0,62 mm

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Sebuah benda yang terbuat dari baja memiliki panjang 1000 cm. Berapakah pertambahan panjang baja itu, jika terjadi perubahan suhu sebesar 50°C?

A. 0,2 cm

B. 0,4 cm

C. 0,6 cm

D. 0,8 cm

E. 0,10 cm

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Sekeping aluminium dengan panjang 40 cm dan lebar 30 cm dipanaskan dari 40°C sampai 140°C. Jika koefisien muai panjang aluminium tersebut (alfa) adalah 2,5x105 °C, tentuan luas keping aluminium setelah dipanaskan.!

A. 1206 cm2

B. 1208 cm2

C. 1210 cm2

D. 1212 cm2

E. 1214 cm2

Pengertian Kalor


 

Sobat Pintar, Tahukah Kalian Apa Itu Kalor?

Kalor merupakan bentuk energi yang pindah karena adanya perbedaan suhu. Secara alamiah, kalor berpindah dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah.

Sebelum abad ke – 17, orang beranggapan bahwa kalor merupakan zat yang pindah dari benda bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah. Jika kalor merupakan zat, tentu mempunyai masa. Ternyata benda yang suhunya naik, massanya tidak berubah, jadi kalor bukan zat.

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Bagaimanakah perpindahan kalor secara ilmiah?

A. Kalor berpindah dari suhu rendah ke tinggi

B. Kalor berpindah dari suhu tinggi ke rendah

C. Kalor berpindah dari suhu bergerak ke diam

D. Kalor berpindah dari suhu tinggi saja

E. Kalor berpindah dari suhu rendah saja

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Energi yg berpindah dari benda yg suhunya lebih tinggi ke benda yg suhunya lebih rendah ketika kedua benda bersentuhan disebut ?

A. Kalor

B. Suhu

C. Massa Jenis

D. Termometer

E. Celcius

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Pada abad keberapa orang beranggapan bahwa kalor adalah zat bukan energi?

A. Abad Ke-17

B. Sebelum abad ke-17

C. Sesudah abad ke-17

D. Abad ke-18

E. Abad ke-19

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Jika kalor berbentuk zat maka apa yang dimiliki oleh kalor tersebut?

A. Kalor

B. Massa

C. Suhu

D. Volume

E. Tekanan

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Kalor berpindah karena adanya?

A. Perubahan massa

B. Perubahan volume

C. Perubahan posisi

D. Perbedaan suhu

E. Perubahan suhu

Satuan Kalor


 

Setelah kalian sudah memahami definisi kalor, yuk kita bahas topik selanjutnya..

Satuan untuk menyatakan kalor adalah Joule (J) atau Kalori (kal). Joule menyatakan satuan usaha atau energi. Satuan Joule merupakan satuan kalor yang umum digunakan dalam fisika. Sedangkan Kalori menyatakan satuan kalor. Kalori (kal) merupakan satuan kalor yang biasa digunakan untuk menyatakan kandungan energi dalam bahan makanan.

Contohnya: sepotong roti memiliki kandungan energi 200 kalori dan sepotong daging memiliki kandungan energi 600 kalori. Nilai 1 kalori (1 kal) adalah banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan 1 kg air agar suhunya nai 1°C.

Hubungan satuan kalori dengan joule adalah

1 kal = 4,2 J atau 1 J = 0,24 kal

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Satuan kalor adalah?

A. Kilogram

B. Meter

C. Sekon

D. Newton

E. Kal

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Apa yang dimaksud dengan kalori?

A. Satuan untuk menyatakan kandungan energi dan bahan makanan

B. Satuan untuk menyatakan massa dan bahan makanan

C. Satuan untuk menyatakan kandungan volume dari bahan makanan

D. Satuan untuk menyatakan kandungan energi dan bahan bakar

E. Satuan untuk menyatakan massa bahan bakar

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Nilai 1 kal adalah....

A. Banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan 1 kg air agar suhunya naik 1°C.

B. Banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan 1 kg air agar suhunya naik 0°C.

C. Banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan 1 kg air agar suhunya naik 10°C.

D. Banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan 1 kg air agar suhunya naik 100°C.

E. Banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan 1 kg nasi agar suhunya naik 1°C.

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

1 kal berapa joule?

A. 4,1 Joule

B. 4,2 Joule

C. 4,3 Joule

D. 4,4 Joule

E. 4,5 Joule

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

1 Joule berapa kalori?

A. 0,21 kal

B. 0,22 kal

C. 0,23 kal

D. 0,24 kal

E. 0,25 kal

Pengaruh Kalor Terhadap Benda

Lalu apa saja sih pengaruh kalor dalam kehidupan kita? Nah pengaruh kalor dibagi menjadi dua macam, diantaranya sebagai berikut:

1. Pengaruh kalor terhadap suhu benda

Kalor merupakan energi yang diterima atau dilepaskan suatu benda. Kalor yang diterima suatu benda bisa berasal dari matahari, api, atau benda lain. Kalor yang diterima oleh benda dapat mengubah suhu benda.

Ketika kalor diberikan kepada air, maka suhu air bertambah. Makin banyak kalor yang diberikan semakin banyak pula perubahan pada suhu air.

Bila kalor terus diberikan, lama kelamaan air akan mendidih. Ketika air sudah mendidih suhu air tidak akan bertambah melainkan tetap. Dapat disimpulkan bahwa kalor mengubah suhu benda.

Benda yang melepaskan kalor seperti air panas dalam gelas. Air panas yang kita letakkan diatas meja akan melepaskan kalor keudara titik karena air panas melepaskan kalor, maka suhu air panas makin lama makin turun. Air panas berubah menjadi air dingin. Hal ini menunjukkan bahwa kalor merubah suhu benda.

2. Pengaruh kalor terhadap wujud benda

Kalor menyebabkan perubahan wujud pada benda-benda, seperti cokelat dan es batu. Cokelat yang kita genggam dengan tangan dapat meleleh. Hal ini terjadi karena cokelat mendapat kalor dari tangan kita dan udara. Demikian juga dengan es batu yang diletakkan dalam piring di atas meja. Lama-kelamaan es batu mencair karena pengaruh kalor dari udara. Ketika es batu dipanaskan maka lama-kelamaan es batu berubah menjadi air. Berarti es batu berubah wujud dari padat menjadi cair.

Logam seperti besi dan emas juga dapat berubah wujud bila mendapat panas. Hal ini terjadi misalnya di tempat peleburan logam. Pada fenomena lain bila pemanasan berlangsung terus maka suatu saat air mendidih. Setelah mendidih cukup lama air seakan-akan lenyap. Disekitar panci banyak terdapat uap air berarti air telah berubah wujud dari air menjadi gas. Dapat disimpulkan bahwa kalor dapat merubah wujud gas. Perubahan wujud gas yang disebabkan oleh kalor diantara :

a. Perubahan wujud dari padat menjadi cair dan sebaliknya. Contoh fenomena ini terjadi pada lilin yang sedang menyala.

b. Perubahan wujud dari cair menjadi gas dan sebaliknya. Fenomena ini terjadi pada peristiwa memasak air dan terjadinya fenomena hujan.

c. Perubahan wujud dari padat menjadi gas dan sebaliknya. Peristiwa ini terjadi pada kapur barus yang menyublin, yang mengubah kapur barus menjadi gas. Sedangkan benda gas yang berubah menjadi benda padat dicontohkan pada asap kenalpot. Asap knalpot berubah menjadi jelaga (benda padat) ketika menyentuh permukaan dalam knalpot.

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Kalor berpengaruh terhadap?

A. Suhu dan massa benda

B. Suhu dan berat benda

C. Suhu dan volume benda

D. Wujud dan massa benda

E. Wujud dan suhu benda

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Kalor yang diterima dari matahari dan air dapat mengubah?

A. Massa benda

B. Volume benda

C. Suhu benda

D. Wujud benda

E. Kecepatan benda

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Bagaimana cara kerja kalor dapat mengubah suhu benda?

A. Ketika kalor diberikan kepada air, maka suhu air bertambah. Makin banyak kalor yang diberikan semakin banyak pula perubahan pada suhu air. Bila kalor terus diberikan, lama kelamaan air akan mendidih.

B. Ketika kalor diberikan kepada air, maka suhu air bertambah. Makin banyak kalor yang diberikan semakin banyak pula perubahan pada suhu air. Bila kalor terus diberikan, lama kelamaan air akan mencair.

C. Ketika kalor diberikan kepada air, maka suhu air bertambah. Makin sedikit kalor yang diberikan semakin banyak pula perubahan pada suhu air. Bila kalor terus diberikan, lama kelamaan air akan mendidih.

D. Ketika kalor diberikan kepada air, maka suhu air berkurang. Makin banyak kalor yang diberikan semakin banyak pula perubahan pada suhu air. Bila kalor terus diberikan, lama kelamaan air akan mendidih.

E. Ketika kalor diberikan kepada air, maka suhu air bertambah. Makin banyak kalor yang diberikan semakin banyak perubahan pada suhu air. Bila kalor terus diberikan, lama kelamaan air akan habis.

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Pada air mendidih, bagaimana keadaan kalornya?

A. Naik

B. Turun

C. Berubah

D. Tetap

E. Hilang

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Bagaimana pengaruh kalor terhadap wujud benda?

A. Wujud benda berubah

B. Wujud benda tetap

C. Suhu benda berubah

D. Suhu benda tetap

E. Wujud dan suhu berubah

Perubahan Wujud Zat


 

Yuk kita lanjut ke topik berikut nya, Sobat Pintar!

 

a. Melebur dan membeku

Melebur adalah perubahan wujud zat dari padat menjadi cair. Pada saat melebur,  zat memerlukan kalor (panas) meskipun tidak mengalami kenaikan suhu.

Kalor lebur adalah kalor yang diperlukan untuk mengubah wujud zat 1 kg zat padat menjadi zat cair. Kalor lebur diberi simbol Lf , satuan kalor lebur adalah J/Kg.

 

b. Menguap, mendidih dan mengembun

Menguap adalah perubahan wujud zat dari cair menjadi uap (gas). Pada waktu menguap , zat memerlukan kalor

Mendidih adalah penguapan yang terjadi diseluruh bagian zat cair dan hanya dapat terjadi pada titik didih.

Kalor uap adalah kalor yang diperlukan untuk mengubah wujud 1 kg zat cair menjadi uap. Pada titik didih normalnya kalor uap diberi simbol Lv, satuan kalor uap adalah J/kg.

 

Berikut merupakan titik leburtitik didih, kalor uap, kalor didih berbagai zat :

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Air sebanyak 100 gram memiliki temperatur 25oC dipanaskan dengan energi 1000 kalori. Berapakah temperatur air setelah pemanasan jika diketahui kalor jenis air 1kal/goC?

A. 25oC

B. 35oC

C. 40oC

D. 45oC

E. 50oC

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Sebanyak 50 gram air dengan suhu 30 oC dicampurkan dengan 30 gram air yang suhunya tak diketahui. Jika suhu akhir campuran 50 oC, maka suhu air 50 gram mula-mula adalah ....

A. 16,7 oC

B. 25,3 oC

C. 30,2 oC

D. 35,0 oC

E. 41,7 oC

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Terdapat 20 gram air bersuhu 80oC didinginkan hingga air tersebut bersuhu 10oC. Berapakah kalor yang dilepaskan air tersebut ? (kalor uap = 540 kal/gram, kalor jenis air = 1 kal/gramoC)

A. 1200 kal

B. 1400 kal

C. 1500 kal

D. 1600 kal

E. 1650 kal

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Apa yang dimaksud dengan kalor uap?

A. Kalor untuk merubah wujud 1kg zat cair menjadi uap

B. Kalor untuk merubah wujud 1kg zat cair menjadi padat

C. Kalor untuk merubah wujud 1kg zat padat menjadi uap

D. Kalor untuk merubah wujud 1kg zat padat menjadi cair

E. Kalor untuk merubah wujud 1kg zat uap menjadi cair

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Berikut yang termasuk perubahan wujud zat kecuali?

A. Bernafas

B. Makan dan minum

C. Lebar dan panjang

D. Mengembun, menguap dan mencair

E. Mengembun, menguap dan melebar

Azas Black


Sobat Pintar, Azas Black itu berasal dari penelitian seorang Imuwan yang bernama Joseph Black. Ia mengamati es dan benda-benda lain yang mencair ketika terkena panas. Ia berpendapat mencairnya es karena adanya penyerapan kalor ke dalam es sehingga menjadi air.

Kalor tersebut akan sama dengan kalor yang dilepas oleh air tersebut untuk kembali menjadi es. Itulah gambaran sederhana mengenai pengertian asas black. Bunyi asas black sendiri adalah :

Jumlah kalor yang dilepas oleh materi yang bersuhu lebih tinggi akan sama dengan jumlah kalor yang diterima oleh materi yang suhunya lebih rendah” bisa juga disederhanakan Kalor yang dilepas akan sama dengan kalor yang diterima"

Dari bunyi asas black tersebut bisa diperoleh persamaan atau rumus asas black:

Kalor Lepas = Kalor Terima

Kalor menyatakan banyaknya panas, sedangkan suhu menyatakan derajat panas suatu benda. Misalnya kita memiliki dua panci yang identik. Panci pertama berisi 100 g air, sedangkan panci kedua berisi 50 g air. Suhu air dalam kedua panci tersebut sama. Bila kedua air ini dipanaskan, maka air 100 g memerlukan kalor lebih banyak dibandingkan air 50 g. Itu berarti kalor sebanding dengan massa.

Pemberian kalor menyebabkan suhu benda berubah. Makin banyak kalor yang diberikan pada suatu benda, maka suhu benda tersebut makin tinggi. Berarti kalor sebanding dengan perubahan suhu. Selain bergantung pada massa dan perubahan suhu, kalor yang diperlukan agar suhu benda naik juga bergantung pada jenis zat. Bila kita merangkum semua faktor tersebut, maka kalor yang diperlukan agar suhu benda naik adalah:

Dimana:

Q = Banyaknya kalor (J)
m = Massa (Kg)
c = Kalor jenis benda (J/KgoC)
T = Suhu (oC)

Kalor jenis menyatakan banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikan suhu 1 Kg zat sebesar 1°C. Beberapa contoh kalor jenis dari beberapa zat adalah sebagai berikut:

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Siapa penemu asas black?

A. Yosep bal

B. Joseph Black

C. Alexandre Black

D. Yoseph balck

E. Furgeso Black

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Menurut penemu asas black bagaimana es dapat mencair?

A. Pembuangan kalor

B. Penyerapan kalor

C. Penghapusan kalor

D. Masuknya kalor

E. Hilangnya kalor

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Bagaimana bunyi asas black?

A. Q lepas= Q terima

B. Q lepas < Q terima

C. Q terima< Q lepas

D. Q lepas > Q terima

E. Q terima > Q lepas

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Mengapa semakin banyak kalor maka semakin tinggi suhu benda?

A. Kalor sebanding dengan perubahan suhu.

B. Kalor meningkat

C. Kalor menurun

D. Suhu naik

E. Suhu turun

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Air sebanyak 60 gram bersuhu 90°C (kalor jenis air = 1 kal.g/°c) dicampur 40 gram air sejenis bersuhu 25°C. Jika tidak ada faktor lain yang mempengaruhi proses ini, maka suhu akhir campuran adalah…

A. 60°C

B. 61°C

C. 62°C

D. 63°C

E. 64°C

Perpindahan Kalor


 

Sobat Pintar, bukan hanya benda saja loh  yang mengalami perpindahan dari satu tempat ke tempat lain. Kalor juga mengalami perpindahan.

Apa saja perpindahan pada kalor? Yuk simak berikut ini...

a. Konduksi

Konduksi adalah proses perpindahan kalor tanpa disertai perpindahan partikel. Bersadarkan kemampuan menghantar kalor, zat dibagi atas dua golongan , yaitu konduktor dan isolator. Konduktor adalah zat yang mudah menghantar kalor. Isolator adalah zat yang sukar menghantar kalor.

Faktor-faktor yang mempengaruhi laju kalor konduksi :

  • Beda suhu diantara permukaan 
  • Ketebalan dinding d; makin tebal dinding, makin lambat perpindahan kalor.
  • Luas permukaan A; semakin besar luas permukaan , maik cepat perpindahan kalor
  • Konduktivitas termal zat, merupakan ukuran kemampuan zat menghantar kalor; semakin besar nilai k , semakin cepat perpindahan kalor. Nilai k terbesar dimiliki oleh logam karena logam tergolong konduktor yang sangat baik. Sedangkan nilai k terkecil dimiliki oleh udara dan bahan-bahan isolator.

Banyak kalor Q yang melalui dinding selama selang waktu t, dinyatakan oleh :

b. Konveksi

Konveksi adalah proses perpindahan kalor dari satu bagian fluida ke bagian lain fluida oleh pergerakan fluida itu sendiri

Ada dua jenis konveksi, yaitu koveksi alamiah dan konveksi paksa. Pada konveksi alamiah, pergerakan fluida terjadi akibat perbedaan massa jenis . Bagian fluida yang menerima kalor (dipanasi) memuai dan massa jenisnya menjadi lebih kecil sehingga bergerak ke atas. Tempatnya digantikan oleh air dinging yang massanya lebih besar.

Angin laut dan angin darat

Pada siang hari , tanah lebih cepat menjadi panas daripada laut sehingga udara di atas daratan lebih panas dari pada udara di atas laut. Oleh karena itu, udara di atas daratan naik dan tempatnya digantikan oleh udara di atas laut, trejadilah angin laut.

Pada malam hari, tanah lebih cepat dingin daripada laut, sehingga udara di atas daratan lebih dingin daripada udara di atas laut. Oleh karena itu , udara di atas laut naik dan tempatnya digantikan oleh udara di atas darat, terjadilah angin darat.

Faktor-faktor yang mempengaruhi laju kalor konveksi

Laju kalor (Q/t) ketika sebuah benda panas memindahkan kalor ke fluida sekitarnya secara konveksi adalah sebanding dengan luas permukaan benda A yang bersentuhan dengan fluida dan beda suhu (T) diantara benda dan fluida.

c. Radiasi

Radiasi atau pancaran adalah perpindahan energi kalor dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Permukaan yang hitam dan kusam adalah penyerap kalor radiasi yang baik sekaligus pemancar kalor radiasi yang baik. Permukaan yang putih dan mengkilap adalah penyerap kalor radiasi buruk sekaligus pemancar kalor yang buruk.

Faktor-faktor yang mempengaruhi laju kalor radiasi

Besar laju kalor radiasi yang dipancarkan oleh permukaan suatu benda sebanding dengan luas permukaan (A) dan sebanding dengan pangkat empat suhu permukaan tersebut (T4) :

Tetapan (dibaca sigma) dikenal sebagai tetapan Stefan-oltzmann dan mempunyai nilai 5,67 x 108 W/m2K4

Koefisien e disebut emisivitas adalah suatu ukuran seberapa besar pemancar radiasi kalor suatu benda dibandingkan dengan benda hitam sempurna.

Emisivitas tidak memiliki satuan nilainya terletak diantara 0 dan 1 dan bergantung pada jenis zat dan keadaan permukaan.

Permukaan mengkilap (penyerap paling jelek) memiliki e = 0. Sedangkan penyerap sempurna sekaligus pemancar, yaitu benda hitam sempurna memiliki  e = 1

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Jika kita berada di dekat api unggun maka kalor akan merambat dari api ke tubuh kita melalui proses...

A. radiasi dan konveksi

B. radiasi dan konduksi

C. konduksi dan konveksi

D. radiasi

E. konveksi

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Apa yang dimaksud dengan konduktor?

A. zat yang mudah menghantar kalor

B. zat yang sukar menghantar kalor

C. zat yang melupakan penghantar kalor

D. zat yang pergi dari penghantar kalor

E. zat yang maha adil

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Berikut adalah faktor yang mempengaruhi laju kalor konduksi, kecuali?

A. Beda suhu antara permukaan

B. Volume permukaan

C. Laju permukaan A

D. Ketebalan dinding

E. Konduktivitas Termal

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

​​​​​​Apa yang dimaksud dengan konveksi?

A. Perpindahan Kalor oleh pergerakan fluida itu sendiri

B. Perpindahan kalor oleh perantara

C. Perpindahan kalor dengan massanya

D. Perpindahan kalor dengan massa jenis

E. Perpindahan kalor tanpa fluida

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

​​​​Jika memanaskan air dalam panci aluminium dengan kompor gas. Benda apa saja yang menerima kalor pada pemanasan itu?

A. air

B. Suhu dan panci

C. Panci dan air

D. Kompor

E. Panci

Peralatan Yang Memanfaatkan Sifat Kalor


 

Sobat Pintar, dalam kehidupan sehari-hari banyak kita jumpai peralatan yang memanfaatkan sifat kalor diantaranya:

Kulkas

Kulkas dimanfaatkan untuk mendinginkan atau mengawetkan makanan dan minuman. Daging, ikan, buah-buahan, dan coklat sebaiknya disimpan di kulkas agar lebih bertahan lama. Sementara air dan minuman disimpan dalam kulkas agar terasa segar saat diminum.

Di dalam ruang pembeku kulkas terdapat rangkaian pipa. Pipa ini bersambung dengan pipa diseluruh ruang pada kulkas. Dalam pipa terdapat Freon (zat yang mudah menguap). Freon cair dialirkan kedalam ruang pembeku dimana tekanan udara ditempat itu rendah. Karena tekanan udara rendah maka Freon akan mudah menguap.

Ketika menguap, freon mengambil kalor dalam makanan yang disimpan dalam ruang pembeku. Karna melepaskan kalor maka ruang pembeku menjadi dingin. Hal ini mirip dengan menetesnya spiritus atau alcohol pada kulit kita. Alkohol dengan cepat menguap sambil mengambil kalor dari tangan kita, akibatnya tangan menjadi dingin.

Otoklaf

Beberapa jenis pekerjaan membutuhkan pemanasan hingga suhu melebihi 100°C. untuk mendapatkan suhu ini orang memanfaatkan uap yang berasal dari air mendidih pada tekanan diatas 1 atm. Contohnya, pada proses vulkanisasi karet. Untuk membunuh bakteri pada peralatan kedokteran digunakan otoklaf. Dengan menggunakan alat ini maka dapat dicapai suhu diatas 100°C sehingga bakteri pun mati.

Alat penyulingan air

 

Benda lain yang memanfaatkan sifat kalor adalah alat penyuling air (destilasi). Alat penyulingan air dilengkapi dengan alat pendingin yang disebut kondensor.

Di dalam kondensor dialiri air dingin secara terus menerus menyelubungi pipa. Sementara pipa sendiri mengaliri uap-uap panas dari labu didih kebotol Erlenmeyer. Cara kerja alat penyulingan air dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. Mula-mula air dalam labu dipanaskan hingga mendidih.
  2. Leher labu ditutup dengan gabus yang dilengkapi dengan termometer.
  3. Uap panas yang terbentuk kemudian mengalir melalui pipa yang dilingkupi oleh alat pendingin (kondensor).
  4. Ketika melewati alat pendingin uap panas berubah menjadi tetes-tetes embun.
  5. Tetes-tetes embun ini kemudian mengalir ke dalam botol Erlenmeyer.

Dengan demikian kita mendapat air suling yang dapat diminum.

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Apa fungsi dari kulkas?

A. Mendinginkan/Mengawetkan makanan

B. Menghilangkan makanan

C. Menggandakan makanan

D. Membersihkan makanan

E. Membawa makanan

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Alat penyulingan air disebut?

A. Konselor

B. Kondensor

C. Komputer

D. Fertilasi

E. Ventilasi

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Didalam pipa kondensor air apa yang mengalir?

A. Air dingin

B. Air panas

C. Es batu

D. Batu bata

E. Teh manis

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Manakah yang termasuk cara kerja alat penyulingan air!

A. Leher labu ditutup dengan air yang dilengkapi dengan termometer

B. Leher labu ditutup dengan es yang dilengkapi dengan termometer

C. Leher labu ditutup dengan gabus yang dilengkapi dengan termometer

D. Dimasak

E. Buang saja

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Botol yang digunakan untuk mengaliri uap pada alat penyulingan air adalah....

A. Erlenmeyer

B. Termometer

C. Kondensor

D. Labu konseler

E. Botol minum

Kalorimeter


 

Sobat Pintar yuk kita lanjut ke topik berikutnya!

Kalorimeter

Kalorimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kalor. Kalorimeter umumnya digunakan untuk menentukan kalor jenis suatu zat. Kalorimeter menggunakan teknik pencampuran dua zat di dalam suatu wadah.

Jika kalor jenis suatu zat diketahui, maka kalor jenis zat lain yang dicampur zat tersebut dapat dihitung.

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Bagaimana teknik kerja dari kalorimeter?

A. Pencampuran 3 zat

B. Pencampuran 2 zat

C. Pencampuran 1 zat

D. Pencampuran diaduk

E. Adonan mesin

Latihan 2

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Fungsi utama kalorimeter adalah?

A. Mengukur dan mendeteksi suhu pada suatu perubahan reaksi kimia.

B. Mengukur dan mendeteksi kalor pada suatu perubahan reaksi kimia.

C. Mengukur dan mendeteksi kalor pada suatu perubahan reaksi fisika.

D. Mengukur dan mendeteksi suhu pada suatu perubahan reaksi fisika.

E. Multifungsi

Latihan 3

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Mengalirkan arus listrik pada kumparan kawat penghantar yang dimasukan ke dalam air suling, adalah prinsip kerja dari?

A. Termometer

B. Helikopter

C. Kalorimeter

D. Stetoskop

E. Jam dinding

Latihan 4

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Semakin besar nilai tegangan listrik dan arus listrik pada suatu bahan maka panas listrik yang dimiliki bahan kalorimeter akan?

A. Sama besar

B. Semakin besar

C. Menghilang

D. Menjauh

E. Semakin kecil

Latihan 5

Jawablah pertanyaan berikut ini!

Alat apakah ini?


 

A. Kalorimeter

B. Termometer

C. Komputer

D. Helikopter

E. Parameter

redesain-navbar Portlet