APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama

Sobat, ini nih ada Peta Belajar Bersama Fisika untuk bab keenam.

Yuk, mulai belajar bersama!

Penyimpanan Digital


Pengertian Teknologi Digital dan Analog

Perhatikan Gambar berikut !

Gambar 1: Memotong sayuran dengan pisau sumber: https://www.fimela.com/lifestyle-relationship/read/3736584/cara-memotong-sayuran-ala-chef-profesional)



 Gambar 2: Mengendarai sepeda (sumber: https://lifestyle.okezone.com/read/2018/06/07/481/1907795/8-manfaat-rutin-bersepeda-mulai-dari-bantu-cegah-kanker-hingga-panjang-umur)



 Gambar 3: Komunikasi menggunakan telefon (sumber: Sumber: https://chanelmuslim.com/konsultasi)


Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Dalam pengertian lain, teknologi merupakan penerapan dari ilmu pengetahuan yang dimiliki manusia. Contoh teknologi yang ada dalam kehidupan manusia tentu saja sangat banyak. Misalnya seperti gambar 1, pisau termasuk teknologi yang selalu digunakan dalam kehidupan sehari-hari yang dapat mempermudah manusia dalam memotong sesuatu. Gambar 2, sepeda merupakan teknologi yang dapat mempermudah manusia dalam berpindah tempat. Gambar 3, telepon genggam merupakan teknologi yang dapat mempermudah manusia dalam berkomunikasi. Berdasarkan ketiga contoh dan penjelasan tersebut, tentu saja sekarang kalian sudah paham tentang teknologi, bukan? Jadi, dengan kata lain, dapat diartikan bahwa teknologi adalah sebuah alat yang digunakan untuk memudahkan kehidupan manusia dalam kehidupan sehari-hari.

1.     PENGERTIAN ANALOG
Analog merupakan sebutan sebuah sinyal yang memiliki bentuk gelombang dan cara kerjanya yang berkelanjutan. Sinyal analog ini membawakan informasi data, yaitu dengan mengubah karakteristik gelombang. Parameter yang digunakan sinyal analog ini ada 2, yaitu frekuensi dan amplitude. Umumnya gelombang yang terdapat dalam sinyal analog memiliki bentuk gelombang sinus dengan 3 variabel dasar yaitu frekuensi, amplitude dan phase. Frekuensi adalah banyaknya jumlah gelombang dari sebuah sinyal analog, amplitude merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan sebuah sinyal analog, sedangkan phase merupakan besaran sudut sebuah sinyal analog dalam waktu-waktu tertentu. Lalu bagaimana cara kerja sebuah sinyal analog? cara kerja sinyal ini adalah dengan menyebarkan sinyal menggunakan gelombang radio atau elektromagentik dan dilakukan berulang-ulang. Proses penyebaran sinyal ini tentunya dipengaruhi berbagai faktor pengganggu. Jadi sinyal analog adalah sebuah bentuk komunikasi elektromagnetik yang sangat tergantung pengirimannya pada gelombang elektromagnetik.

2.    PENGERTIAN DIGITAL
 

Gambar 4 : Ilustrasi sebuah system digital, hanya ada kode 1 dan 0 (sumber :maxmanroe.com) 

Kata digital berasal dari kata Digitus (bahasa Yunani) yang berarti jari-jemari. Istilah digital menunjuk kepada jari-jari kaki dan tangan, yang telah dipakai selama ribuan tahun untuk menghitung dan menggambarkan data-data numerik. Teknologi digital sendiri merupakan sistem menghitung sangat cepat yang memproses semua bentuk informasi sebagai nilai-nilai numerik. Perlu diketahui, jumlah jari-jemari manusia normal ada 10. Angka 10 ini terdiri atas dua angka 1 dan 0. Dua angka ini, 1 dan 0 inilah yang digunakan dalam dunia digital. Angka 1 dan 0 merupakan lambang dari ON dan OFF atau YA dan TIDAK. Dua angka ini disebut juga bilangan biner atau BIT. Bilangan biner inilah yang menjadi tumpuan dari semua perintah-perintah dan menjadi kode dari sebuah sistem digital.
Sistem digital menggunakan kode 1 dan 0 juga dikenal sebagai BIT (Binary Digit). Bit merujuk pada sebuah digit dalam sistem angka biner, contohnya angka 10010 memiliki panjang 5 bit. Digit biner hampir selalu digunakan sebagai satuan terkecil dalam penyimpanan dan komunikasi informasi di dalam teori komputasi dan informasi digital. Pengertian bit ini sangat penting ketika ingin mempelajari tentang transmisi dan penyimpanan data secara digital. Berikut ini pengodean huruf yang dilakukan dalam sistem biner.

3.    PENGERTIAN TEKNOLOGI ANALOG
Teknologi analog adalah merupakan suatu bentuk perkembangan teknologi sebelum berkembangnya teknologi digital. Pada dasarnya analog merupakan perkembangan teknologi yang masih menggunakan sistem yang manual,dalam artian belum sepenuhnya dapat bekerja secara otomatis seperti pada teknologi digital. Teknologi analog pada dasarnya hanyalah alat yang sederhana dengan program yang tertentu saja.
Teknologi Analog merupakan proses pengiriman sinyal dalam bentuk gelombang. Sinyal analog bekerja dengan mentransmisikan suara dan gambar dalam bentuk gelombang kontinu (continous varying). Misalnya ketika seseorang berkomunikasi dengan menggunakan telepon, maka suara yang dikirim melalui jaringan telepon tersebut dilewatkan melalui gelombang.
Dan kemudian, ketika gelombang ini diterima, maka gelombang tersebut yang diterjemahkan kembali ke dalam bentuk suara, sehingga si penerima dapat mendengarkan apa yang disampaikan oleh pembicara lainnya dari komunikasi tersebut. Sinyal analog merupakan pemanfaatan gelombang elektromagnetik.

Contoh teknologi analog:

  • Radio Analog 
  • Telefon 
  • Remote TV 
  • Speedometer 
  • Pengukur Tekanan

4.    PENGERTIAN TEKNOLOGI DIGITAL
Berdasarkan penjelasan tentang teknologi dan digital, maka dapat diartikan bahwa teknologi digital adalah teknologi yang tidak lagi menggunakan tenaga manusia atau manual, tetapi cenderung pada sistem pengoperasian yang otomatis dengan sistem komputerisasi atau format yang dapat dibaca oleh komputer. Teknologi digital pada dasarnya hanyalah sistem penghitung yang sangat cepat yang memproses semua bentuk-bentuk informasi sebagai nilai-nilai numeris, atau dengan kata lain, teknologi digital adalah teknologi yang menggunakan perintah pengkodean biner untuk menghasilkan suatu perintah tertentu yang diinginkan oleh seorang digital progammer.

Gambar 5: Ilustrasi teknologi digital (Sumber: http://www.atbnews24.com/2018/06/pengertian-teknologi-digital.html)

Contoh teknologi digital:

  • Jam digital
  • Radio digital
  • TV digital
  • Handphone
  • Komputer
  • Kamera digital

Penyimpanan Data Digital

Penyimpanan Data Digital    

Penyimpanan data dalam dunia digital adalah sebuah benda elektronik yang mampu menyimpan data-data elektronik dengan tujuan agar dapat dibuka kembali dan atau digunakan kembali. Data-data yang disimpan dapat berupa gambar diam, gambar bergerak, suara, tulisan, dan sebagainya. Alat penyimpan data atau dalam istilah komputer dikenal sebagai computer data storage merujuk kepada media penyimpanan massal yang bisa berupa cakram optik. Beberapa bentuk media penyimpanan magnetik (seperti halnya hard disk), dan tipe-tipe media penyimpanan lainnya yang lebih lambat daripada RAM, tetapi memiliki sifat lebih permanen, seperti flash memory.

Beberapa jenis alat penyimpan data yang cukup populer dalam dunia komputasi (komputer) sebagai berikut:
1.    Hard disk (Cakram Keras)
Hard disk atau cakram keras atau hard disk drive (HDD) atau hard drive (HD) adalah sebuah benda yang mampu menyimpan data digital. Data yang tersimpan dalam HDD dapat diolah kembali oleh pengguna komputer. Pengolahan data dapat berupa penggandaan, penghapusan, penambahan, pengeditan dan sebagainya. Sebuah hard disk berbentuk piringan magnetis. Reynold Johnson merupakan orang yang pertama kali membuat cakram keras. Kapasitas terbesar cakram keras saat ini mencapai 6 TB dengan ukuran standar 3,5 inci.
 

Gambar 6: Hard disk (sumber : tokopedia)

2.    Fash Disk
Flashdisk adalah sebuah alat penyimpanan data eksternal yang dihubungkan port USB yang mampu menyimpan berbagai format data dan memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup besar. Flashdisk dapat menyimpan data secara permanen walaupun aliran listrik pada rangkaian flashdisk diputuskan. Ini terjadi karena didalam flashdisk terdapat sebuah controller dan memori yang mampu menyimpan data secara permanen walaupun aliran listrik yang ada pada flashdisk sudah diputuskan oleh user.
 


Gambar 7: Flas disk (sumber: https://www.dictio.id/t/apa-kekurangan-dan-kelebihan-platform-teknologi-digital/14333/2)

Kelebihan dan kekurangan Flashdisk
Kelebihan Flashdisk

  1. Flashdisk memiliki kapasitas penyimpanan data yang cukup besar. 
  2. Memiliki ukuran yang kecil dan cara penggunaanya yang mudah. 
  3. Harganya relatif terjangkau baik untuk kalangan pelajar maupun umum.

Kekurangan Flashdisk

  1. Mudah hilang karena ukurannya kecil. 
  2. Jika flas disk di dalam kantong baju/celana dan lupa mengeluarkannya maka flash disk akan ikut tercuci sehingga flash disk menjadi rusak.

3.    MicroSD
MicroSD adalah kartu memori non-volatile yang dikembangkan oleh SD Card Association yang digunakan dalam perangkat portable. Kaluarga microSD yang lain terbagi menjadi SDSC yang kapasitas maksimum resminya sekitar 2 GB, meskipun beberapa ada yang sampai 4 GB. SDHC (High Capacity) memiliki kapasitas dari 4 GB sampai 32 GB, dan SDXC (Extended Capacity) kapasitasnya di atas 32 GB hingga maksimum 2 TB. MicroSD diaplikasikan pada berbagai peralatan teknologi, seringnya digunakan pada telefon genggam (hand phone).
 

Gambar 8: MicroSD (https://blog.dimensidata.com/pengertian-dan-perbedaan-kualitas-class-pada-microsd/)

Latihan 1

Perhatikan beberapa media penyimpanan berikut !

  1. Hard Disk
  2. Blue Ray Disk
  3. Flash Disk
  4. Digital Versatile Disk

Yang merupakan media penyimpanan berbasis cakram optik adalah….

A. 1, 2, dan 3

B. 1 dan 3

C. 2 dan 4

D. 4 saja

E. Semua benar

Latihan 2

Perhatikan soal dibawah ini !
Suatu bentuk perkembangan teknologi sebelum berkembangnya teknologi digital. Pada dasarnya analog merupakan perkembangan teknologi yang masih menggunakan sistem yang manual,dalam artian belum sepenuhnya dapat bekerja secara otomatis seperti pada teknologi digital. Pernyataan diatas merupakan pengertian dari ….

A. Teknologi Analog

B. Teknologi Digital

C. Elektronika analog

D. Elektronika Digital

E. Eknologi konvensional

Latihan 3

Kerjakan soal dibawah ini dengan benar !
Alat penyimpanan data yang biasa digunakan pada handy cam adalah …

A. Flash disk

B. Floppy disk

C. Memory card

D. Digital versatile disc

E. Read only memory

Latihan 4

Kerjakan soal dibawah ini dengan benar !
Keuntungan komunikasi data digital terhadap data analog adalah …

A. Noise tidak diakumulasikan

B. Produksi ulang sinyal

C. Pemrosesan sinyal digital

D. Sinyal-sinyal digital dapat dipadatkan

E. Semua pernyataan benar

Latihan 5

Kerjakan soal dibawah ini dengan benar !
Sebentar lagi marvin akan berkuliah. Sebagai calon mahasiswa teknik informatika, ia membutuhkan ruang penyimpanan sebesar 512 GB untuk menyimpan tugas tugasnya. Media yang cocok dibeli oleh marvin adalah….

A. CD Room

B. Disket

C. Hard disk

D. Micro SD

E. Flash Disk

Transmisi Data


Media Transmisi Data

Transmisi data merupakan proses untuk melakukan pengiriman data dari salah satu sumber data ke penerima data menggunakan komputer / media elektronik. Untuk melakukan transmisi data diperlukanlah suatu media, media ini sendiri memiliki beberapa macam seperti bus, kabel yang biasa terdapat pada perangkat internal komputer, sedangkan untuk eksternal komputer dalam transmisi data dapat menggunakan kabel eksternal (Wired) serta Wi-Fi (Wireless/Nirkabel).

a. Kabel / Wired

Kabel / wired yang biasa digunakan untuk melakukan proses transmisi data terdapat beberapa macam yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Kabel pilin: UTP Wired atau yang biasa dikenal dengan Unshielded Twisted Pair, kabel ini biasa digunakan untuk melakukan transmisi melalui jaringan komputer seperti di kantor-kantor / warnet-warnet. Selain UTP, STP (Shielded Twisted Pair) yang didalamnya terdapat beberapa kawat dalam satu bendel juga dapat digunakan untuk melakukan transmisi data.
  • Koaksial (coaxial cable): Kabel ini terdiri dari dua macam konduktor yang dipisahkan dengan menggunakan isolator.
  • Serat optik: Kabel ini biasa disebut dengan (fiber optic), dimana kabel yang dapat mengirimkan informasi dengan cara menghantarkan informasi / data menggunakan gelombang cahaya.

b. Tanpa kabel / Nirkabel / Wireless

Wi-fi atau yang dikenal dengan Wireless adalah Media Transmisi unguided, yang mana media ini hanya bisa mentransmisikan data dan tidak dijadikan untuk pemandu. Trasmisi data yang terdapat pada jaringan ini biasanya dilakukan dengan menggunakan sebuah alat bantu yang dikenal dengan antenna atau transceiver.

  • Radio
  • Microwave
  • Infra Merah (infra red)
     

 


 

Jalur Transmisi Data

Jalur Transmisi Data

Jalur transmisi merupakan suatu alat yang mampu mengirimkan informasi dengan menggunakan peralatan yang lain. Jalur transmisi data ini dibagi menjadi 3 macam yakni Multicast, Broadcast dan Unicast.

  1. Multicast Adalah suatu proses komunikasi terjadi melalui satu alat dengan alat lainnya. Dalam proses ini masing-masing alat / media yang terhubung dapat berkomunikasi menggunakan alat yang menghubunginya. Contohnya adalah server yang digunakan untuk mengakses internet. Server tersebut mampu melayani beberapa komputer yang terhubung dengan media, dan dalam proses ini komputer yang dihubungi mampu memberikan respon balik terhadap server tersebut.
  2. Broadcast Adalah proses dalam pengiriman data atau informasi dari satu alat ke alat-alat lainnya. Dalam proses ini alat yang menerima informasi tidak bisa memberikan respon balik terhadap alat pengirim data / informasi. Beberapa contoh yang menggunakan jalur transmisi Broadcast adalah pemancar radio, pemancar televisi serta mengirim email menggunakan mailing list.
  3. Unicast merupakan kontak informasi yang terjadi pada suatu alat dengan satu alat yang lain. Misalnya sewaktu menggunakan telepon, ketika salah satu telepon digunakan untuk menghubungi salahs atu telepon yang lain, maka selain kedua telepon yang berhubungan tersebut tidak dapat menghubungi salahs atu dari telepon yang sedang terkoneksi / terhubung tersebut.


 

Konfigurasi Jalur Transmisi Data

Konfigurasi Jalur Transmisi Data

Sebelum menggunakan transmisi data (pengiriman data), maka salah satu faktor yang penting untuk diperhatikan adalah Konfigurasi Jalur Transmisi Data, dalam hal ini konfigurasi tersebut dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu:

  1. Point to point: Dalam konfigurasi ini media atau peralatan saling terhubung antara satu peralatan dengan peralatan yang lain tanpa terbagi. Konfigurasi Point to Point biasanya digunakan pada beberapa peralatan komputer seperti printer yang terhubung langsung dengan PC / komputer.
  2. Point to multipoint: Dalam proses disebut juga dengan access multipoint, dimana pada satu alat / media dapat terhubung dengan beberapa alat lainnya. Contoh proses transmisi data yang menggunakan konfigurasi ini adalah penyiaran televisi, penyiaran radio yang mana satu pemancar radio / televisi dapat diakses / terhubung dengan beberapa radio / televisi.
     

Arah Kanal Transmisi

Arah Kanal Transmisi

Kanal transmisi dalam proses transmisi data ini juga dapat diartikan sebagai pipa yang menghubungkan dua unit alat untuk mengirimkan datanya. Dimana kedua kanal yang terhubung tersebut memungkinkan untuk melakukan transfer data dalam saluran atau jalur tersebut.

Dengan adanya kanal transmisi tersebut memungkinkan kedua perangkat atau alat untuk terkoneksi / terhubung untuk melakukan komunikasi baik satu arah maupun dua arah. Untuk menentukan arah transmisi dalam kanal tersebut dikelompokkan menjadi 3 bagian yakni:

  1. Simplex : Arah transmisi ini dikatakan juga dengan istilah one way transmission, dalam arah kanal transmisi Simplek hanya dapat melakukan komunikasi / transmisi satu arah saja seperti yang terdapat pada pemancar televisi atau pemancar radio. Dengan arah transmisi satu arah ini memungkinkan penerima data / informasi bersifat pasif serta tak dapat memberikan respon balik terhadap pengirim informasi / data.
  2. Half Duplex yang biasa disebut dengan either way transission dapat melakukan komunikasi / transmisi data dengan dua arah, akan tetapi tidak dapat melakukan transmisi data secara bersamaan, namun untuk melakukan transmisi data dua arah (Half Duplex) ini harus bergantian. Contoh alat yang menggunakan transmisi data model Half Duplex ini adalah Walkie-talkie, dimana ketika seseorang berbicara maka alat yang satunya hanya dapat digunakan untuk mendengarkan saja dan tidak dapat digunakan untuk berbicara bersamaan.
  3. Full Duplex: Arah transmisi ini disebut juga dengan both way transmission. Dimana kedua alat yang terhubung dapat melakukan transmisi data bersamaan. Pada saat komunikasi tengah terjadi, masing masing unit dapat melakukan pengiriman dan penerimaan data sekaligus. Contoh alat yang menggunakan teknologi full duplex adalah Handphone, telephone.


 

Mode Transmisi

Mode Transmisi

Transmisi ini adalah data yang dikirimkan dari suatu media atau alat dan diterima oleh media / alat yang lain. Transmisi ini juga salah satu konsep penting dalam sistem komputer, dengan adanya mode transmisi ini memungkinkan suatu alat dapat terhubung untuk melakukan komunikasi terhadap perangkat yang lain. Contohnya adalah perangkat input yang masuk ke pemroses, dari pemroses ke storage, dari pemroses ke media output serta juga dapat melakukan transmisi data dari komputer sistem ke beberapa komputer yang lain. Diketahui bahwa dalam mode transmisi ini terdapat dua mode yakni Paralel transmission serta Serial transmission.

Data yang disalurkan menggunakan media transmisi ini merupakan jalur dimana data tersebut akan dilewatkan. Kita dapat mengasumsikan media transmisi tersebut sebagai sebuah pipa yang mana pipa tersebut akan dilalui oleh data-data yang ditransfer. Parallel Transmission Data dapat dikirimkan serentak menggunakan beberapa jalur sekaligus. Jadi untuk mode transmisi model ini, jalur yang digunakan tentu lebih dari satu media transmisi. Data akan dikirimkan terus menerus menggunakan jalur-jalur yang disediakan tersebut sampai semua data selesai dikirimkan.Serial Transmission dalam jalur ini yang disediakan hanya ada satu, dimana data nantinya akan dikirimkan secara bergantian hingga semua data tersebut nanti dapat diterima oleh pengirim. Pada serial transmission ini memiliki metode transmisi, yaitu synchronous transmission dan asynchronous transmission.

  1. Synchronous Transmission Mode transmisi data ini disebut juga dengan istilah synchronous transfer mode (STM). Pada proses transmisi data diatur sedemikian rupa supaya memiliki pengaturan yang sama, sehingga sewaktu data dikirimkan dan diterima dengan baik oleh alat tersebut. Biasanya pengaturan ini didasarkan terhadap pewaktuan dalam mengirimkan sinyal. Pewaktuan ini diatur oleh suatu denyut listrik secara periodik yang disebut dengan clock atau timer.
  2. Asynchronous Transmission Mode ini biasanya disebut juga diisitilahkan dengan Asynchronous Transfer Mode (ATM). Mode inilah yang biasanya sering digunakan oleh seseorang untuk mengirimkan dan menerima data antar dua alat. Dalam mode ini berarti clock digunakan oleh kedua alat, tidak bekerja selaras satu dengan lainnya. Dengan demikian, data yang dikirimkan harus berisikan informasi tambahan yang mengijinkan kedua alat menyetujui kapan pengiriman data dilakukan.


 

Transmisi Data

Transmisi Data

Transmisi data dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara analog dan secara digital. Pada sistem analog, terdapat amplifier di sepanjang jalur transmisi. Setiap amplifier menghasilkan penguatan (gain), baik menguatkan sinyal pesan maupun noise tambahan yang menyertai di sepanjang jalur transmisi tersebut. Pada sistem digital, amplifier digantikan regenerative repeater. Fungsi repeater selain menguatkan sinyal, juga “membersihkan” sinyal tersebut dari noise. Pada sinyal “unipolar baseband”, sinyal input hanya mempunyai dua nilai – 0 atau 1. Jadi repeater harus memutuskan, mana dari kedua kemungkinan tersebut yang boleh ditampilkan pada interval waktu tertentu, untuk menjadi nilai sesungguhnya di sisi terima. Untuk lebih jelasnya maka dibahas seperti berikut.

1.    Transmisi data analog

Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejumlah gelombang sinus. Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise. 

Sinyal analog merupakan pemanfaatan gelombang elektromagnetik. Proses pengiriman suara, misalnya pada teknologi telepon, dilewatkan melalui gelombang elektromagnetik ini. Sinyal analog merupakan bentuk dari komunikasi elektronik yang merupakan proses pengiriman informasi pada gelombang elktromagnetik, dan bersifat variabel dan berkelanjutan. Satu komplit gelombang dimulai dari voltase nol kemudian menuju voltase tertinggi dan turun hingga voltase terendah dan kembali ke voltase nol. 

Frekuensi gelombang tersebut dinyatakan dalam hertz (Hz) yang menunjukkan jumlah gelombang yang dipancarkan setiap detik. Misalnya dalam satu detik, gelombang dikirimkan sebanyak 10, maka disebut dengan 10 Hz. Contohnya sinyal gambar pada televisi, atau suara pada radio yang dikirimkan secara berkesinambungan. Pelayanan dengan menggunakan sinyal ini agak lambat dan gampang mendapat error dibandingkan dengan data dalam bentuk digital.

 

Analog disebarluaskan melalui gelombang elekromagnetik (gelombang radio) secara terus menerus, yang banyak dipengaruhi oleh faktor ”pengganggu”. Analog merupakan bentuk komunikasi elektromagnetik yang merupakan proses pengiriman sinyal pada gelombang elektromagnetik dan bersifat variable yang berurutan. Jadi sistem analog merupakan suatu bentuk sistem komunikasi elektromagnetik yang menggantungkan proses pengiriman sinyalnya pada gelombang elektromagnetik.

2.    Transmisi Data Digital

Digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10, dan 11.

Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah. Teknologi digital memiliki beberapa keistimewaan unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog, yaitu :

  1. Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi itu sendiri. 
  2. Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk. 
  3. Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimkannya secara interaktif.

 

Latihan 1

Kerjakan soal dibawah ini !
Proses untuk melakukan pengiriman data dari salah satu sumber data ke penerima data menggunakan komputer / media elektronik disebut dengan ….

A. Transmisi Analog

B. Transmisi Digital

C. Transmisi data

D. Transfusi data

E. Transformasi data

Latihan 2

Kerjakan soal dibawah ini dengan benar !
Kabel yang biasa digunakan untuk melakukan transmisi melalui jaringan komputer seperti di kantor-kantor / warnet-warnet. Selain UTP, STP (Shielded Twisted Pair) yang didalamnya terdapat beberapa kawat dalam satu bendel juga dapat digunakan untuk melakukan transmisi data disebut dengan kabel ….

A. Kabel Pilin

B. Koaksial Cable

C. Serat optik

D. Kabel USB

E. Kabel konektor

Latihan 3

Perhatikan perangkat transmisi data dibawah ini !

  1. Radio
  2. Microwave
  3. Telepon kabel
  4. Remote control
  5. Infra merah

Perangkat diatas yang termasuk jaringan nirkabel adalah…

A. 1,2,3

B. 1,2,4

C. 1,2,5

D. 1,3,5

E. 1,2,3,4,5

Latihan 4

Kerjakan soal dibawah ini dengan benar !
proses dalam pengiriman data atau informasi dari satu alat ke alat-alat lainnya. Dalam proses ini alat yang menerima informasi tidak bisa memberikan respon balik terhadap alat pengirim data / informasi dinamakan sebagai….

A. Multicast

B. Broadcast

C. Unicast

D. Podcast

E. Pointcast

Latihan 5

Kerjakan soal dibawah ini dengan benar !
Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah ….

A. Amplitudo

B. Frekuensi

C. Sinyal

D. Amplitudo dan frekuensi

E. Gelombang sinusoidal

redesain-navbar Portlet