APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Sobat, ini nih, ada Peta Belajar Bersama Bahasa Indonesia di bab ketujuh


Yuk, mulai belajar bersama!

Pengertian Puisi Rakyat

Pengertian Puisi Rakyat

 

Puisi Rakyat adalah karya sastra yang memuat ungkapan dan nilai tradisional (rakyat) yang terikat dengan aturan yang kaku. Kaku karena terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah kata dalam tiap baris, jumlah baris dalam tiap bait dan juga pengulangan kata yang bisa di awal maupun di akhir sajak atau kita kenal dengan sebutan rima.

Puisi rakyat berbeda dengan puisi modern karena puisi rakyat berisi nilai-nilai yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Termasuk puisi rakyat adalah puisi lama yang berisi pesan-pesan dan nilai- nilai warisan leluhur bangsa Indonesia.

Latihan 1

Pilihlah jawaban di bawah ini dengan tepat!

Puisi rakyat termasuk puisi dengan aturan yang ...

A. Baku

B. Santai

C. Teratur

D. Kaku

Latihan 2

Pilihlah jawaban di bawah ini dengan tepat!

Apa yang membedakan puisi rakyat dengan puisi modern?

A. Bahasa yang digunakan

B. Kisah yang dibawakan

C. Puisi rakyat berisi nilai-nilai yang berkembang dalam kehidupan masyarakat

D. Puisi modern memakai bahasa kaku

Jenis, Struktur Kebahasaan, dan Contoh Puisi Rakyat

Jenis-Jenis Puisi Rakyat

Jenis-jenis Puisi Rakyat Jenis-jenis puisi rakyat diantaranya adalah pantun, syair, gurindam, atau puisi rakyat yang berkembang di daerah tertentu. Puisi rakyat merupakan warisan turun temurun yang tidak diketahui pengarangnya karena disampaikan secara lisan. Nah, dari penjelasan tentang puisi rakyat, kita akan belajar tentang gurindam, syair, dan pantun.

Gurindam

Gurindam adalah puisi lama yang berasal dari negeri India. Istilah gurindam berasal dari bahasa India, yaitu kirindam berarti “mulamula” atau “perumpamaan”. Gurindam berisi nilai moral dan ajaran agama.

Struktur dan Kebahasaan Gurindam adalah:

a. Terdiri atas dua baris dalam sebait

b. Tiap baris memiliki jumlah kata sekitar 10-14 kata

c. Tiap baris memiliki rima sama atau bersajak A-A, B-B, C-C, dan seterusnya

d. Merupakan satu kesatuan yang utuh.

e. Baris pertama berisi soal, masalah, atau perjanjian

f. Baris kedua berisi jawaban, akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama. (isi atau maksud gurindam terdapat pada baris kedua)

g. Isi gurindam biasanya berupa nasihat, filosofi hidup atau kata-kata mutiara

CONTOH GURINDAM

Apabila mata terjaga.
Hilanglah semua dahaga.
Apabila kuping tertutup handuk.
Hilanglah semua kabar buruk.
Apabila mulut terkunci rapat.
Hilanglah semua bentuk maksiat.
Apabila tangan tidak terikat rapat.
Hilanglah semua akal sehat.
Apabila kaki tidak menapak.
Larilah semua orang serempak.

Pantun

Pantun adalah puisi Melayu yang berfungsi untuk menghibur rakyat dan mendidik dengan permainan bunyi bahasa, menyindir secara tidak langsung, atau memberi nasihat. Pantun dapat dilihat berdasarkan bentuknya, sehingga tidak dapat diubah karena dapat menjadi seloka, gurindam, atau bentuk puisi lama lainnya.

Struktur dan Kebahasaan pantun adalah sebagai berikut:

a. Tiap bait terdiri atas empat baris (larik).

b. Tiap baris terdiri atas 8 sampai 12 suku kata.

c. Rima akhir setiap baris adalah a-b-a-b.

d. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran.

e. Baris ketiga dan keempat merupakan isi.

CONTOH PANTUN

Apalah tanda batang pandan
Daunnya panjang duri berduri
Apalah tanda orang budiman
Dadanya lapang, tahukan diri

Syair

Syair adalah salah satu puisi lama. Menurut sejarah, syair berasal dari Persia yang dibawa masuk ke Nusantara bersama dengan masuknya Islam ke Indonesia. Kata atau istilah syair berasal dari bahasa arab yaitu syi’ir atau syu’ur yang berarti “perasaan yang menyadari”, kemudian kata syu’ur berkembang menjadi syi’ru yang berarti puisi dalam pengetahuan umum.

Struktur dan Kebahasaan syair adalah sebagai berikut:

a. Setiap bait terdiri dari empat baris.

b. Setiap baris terdiri atas 8-14 suku kata.

c. Bersajak a-a-a-a.

d. Semua baris adalah isi.

e. Bahasa yang digunakan biasanya berupa kiasan.

CONTOH SYAIR 

1. Orang kaya jangan suka menghina
Karena kaya miskin sama saja
Tiada manusia yang hina
Karena hidup itu layaknya roda

2. Jika berteman jangan bergaduh
Tak ada gunanya bila bermusuh
Jangan pula bersikap angkuh
Karena tersisih membuat hidup keruh

3. Jika diri terus ikuti syahwat
Hidup bisa jadi lebih berat
Jiwa bisa jadi tak terawat
Hati juga bisa rusak berkarat

Latihan 1

Pilihlah jawaban di bawah ini dengan tepat!

Pantun termasuk jenis puisi ...

A. Masa kini

B. Lama

C. Baru

D. Modern

Latihan 2

Pilihlah jawaban di bawah ini dengan tepat!

Berikut merupakan salah satu jenis puisi rakyat, kecuali ...

A. Pantun

B. Syair

C. Gurindam

D. Prosa

redesain-navbar Portlet