redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pengertian Teks Narasi

1. Pengertian Teks Narasi

 

Halo sobat pintar, tahukah kalian tentang teks narasi?

Tentu sobat pintar pernah menulis tentang pengalaman berwisata ketika liburan tiba. Atau kalian pernah mendengar teman kalian bercerita tentang peristiwa tertentu? Ya, itulah beberapa contoh teks deskripsi.

Teks narasi adalah rangkaian paragraf atau karangan berbentuk cerita tentang kejadian atau peristiwa tertentu yang tersusun secara kronologis, urut, dan lengkap yang berhubungan, serta menggunakan bahasa naratif.

Ciri-ciri Teks Narasi

Setelah belajar tentang pengertian teks narasi, tentu sobat pintar sudah dapat menerka apa saja ciri-ciri teks narasi?

Yuk kita belajar tentang ciri-ciri teks narasi!

Ciri-ciri Teks Narasi:

1. Menunjukan suatu kejadian yang disertai dengan tindakan, perbuatan, dan konflik.

2. Menggunakan urutan waktu untuk menceritakan peristiwa atau kejadian secara jelas.

3. Menggunakan konfiks atau imbuhan.

4. Menggunakan pengulangan.

5. Menggunakan bahasa kiasan.

6. Memiliki unsur pembentuk (tema, latar, setting, dan latar).

Jenis dan Tujuan Teks Narasi

Bagaimana sobat pintar penjelasan tentang ciri-ciri teks narasi?

Sekarang kita lanjut memahami jenis teks narasi yuk!

Jenis Teks Narasi:

1. Narasi Ekspositoris (Biografi)

Teks narasi Ekspositoris (Biografi) adalah salah satu jenis teks narasi tentang cerita, tokoh atau seseorang yang disampaikan secara informatif untuk dapat dipahami dan dimengerti oleh pembaca. Teks narasi ekpositoris (biografi) bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada pembaca tentang cerita atau kisah dan tokoh tertentu berdasarkan kenyataan yang sebenarnya.

2. Narasi Artistik

Teks narasi artistik adalah salah satu teks narasi yang berisi tentang rekaan cerita yang bersifat imajinatif dengan menggunakan bahasa figuratif. Teks narasi artistik bertujuan untuk memberikan hiburan dan menyampaikan maksud tertentu kepada pembaca.

3. Narasi Sugesti atau Imajinatif

Teks narasi sugesti atau imajinatif adalah salah satu teks narasi yang menyeritakan tentang imajinasi atau khayalan penulis. Tujuan teks narasi sugesti atau imajinatif untuk memberikan sugesti kepada pembaca tentang cerita yang dituliskan. Jadi, jenis teks narasi ada tiga ya sobat pintar! Baca dengan teliti untuk menentukan jenis teks narasi ya sobat pintar!

Struktur dan Kebahasaan Teks Narasi

Setelah penjelasan sebelum tentang pengertian, ciri-ciri, jenis, dan tujuan teks narasi, ternyata terdapat struktur dan kebahasaan teks narasi lho sobat pintar!

Kira-kira apa saja ya struktur teks narasi?

Yuk sobat pintar kita belajar tentang struktur teks narasi!

 

Teks narasi berbentuk cerita yang tersusun dari 4 bagian, yaitu:

1. Orientasi

Teks narasi pada bagian orientasi berisi pengenalan tokoh, setting, latar (waktu, tempat, suasana). Bagian orientasi berada pada urutan pertama atau awalan dalam suatu cerita, sehingga pada bagian orientasi perlu dikemas secara menarik. Tujuan dari orientasi untuk menarik perhatian pembaca untuk mengetahui isi seluruh cerita.

2. Komplikasi

Teks narasi pada bagian komplikasi berisi pokok permasalahan atau konflik dalam cerita. Pada bagian komplikasi dimulai dengan pengenalan konflik dan jalan cerita mulai diketahui sampai menuju konflik yang lebih kompleks. Tujuan dari komplikasi untuk menunjukan konflik atau masalah dalam cerita kepada pembaca.

3. Resolusi

Teks narasi pada bagian resolusi berisi penyelesaian masalah atau konflik cerita. Pada bagian resolusi menceritakan kejadian yang akan selesai. 4. Koda Teks narasi pada bagian koda berisi akhir cerita atau ending, dapat berupa akhir cerita sedih ataupun bahagia. Tujuan koda dalam teks narasi untuk menunjukan akhir cerita sehingga pembaca dapat menarik pesan atau amanat cerita.

Contoh Teks Narasi

Contoh Teks Narasi

Setelah mengenal apa itu teks narasi, selanjutnya kita akan belajar tentang contoh-contoh teks narasi ya sobat pintar!

  1. Contoh Teks Narasi Ekspositoris

Perjuangan Ir. Soekarno

Pada tanggal 4 Juli 1927 Ir. Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) dengan tujuan Indonesia segera merdeka. Namun nyatanya pada tanggal 29 Desember 1929, Belanda memasukkan beliau ke dalam penjara Sukamiskin di Bandung sampai pada tanggal 31 Desember 1931.

Beliau dibebaskan dan kemudian bergabung dengan Partindo namun untuk yang kedua kalinya Ir. Soekarno ditangkap dan dibuang ke Ende, Flores pada tahun 1933. Kemudian beliau dipindahkan ke Bengkulu. Setelah melewati perjuangan yang cukup panjang, beliau bersama Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

 

  1. Contoh Teks Narasi Imajinatif

"Malam gelap gulita di hulu sungai Brantas. Sebentar-sebentar hiruk pikuk yang tiada berketentuan itu menjadi satu dengan gegap gempita yang mendasyatkan dan mengecilkan hati, pertanda seorang raja rimba alam jatuh ke tanah untuk selama-lamanya. Ramai peperangan di rimba itu dan rupanya tak akan berhenti. Tak ada kasihan- mengasihani, yang rebah tinggal rebah, tak akan ada yang mengangkatnya. Sekali-kali terang cuaca hutan belantara itu, seperti diserang api. Tetapi kenyataanya dalam sekejap mata hilangnya cahaya yang berani menyerbukan dirinya ke tengah peperangan itu, dimusnakan oleh musuh lamanya “raja gulita”.

 

  1. Contoh Teks Narasi Artistik

“Di sebuah desa yang jauh terdapat dua orang anak yatim piatu yang bernama Keila dan Tina. Kedua anak tersebut tinggal disebuah gubuk reot yang sebenarnya tidak layak untuk ditempati. Kakak beradik tersebut mendapatkan makanan dari belas kasihan para warga sekitar. Namun penderitaan Tina dan Keila berakhir karena terdapat salah satu warga kaya yang hendak mengasuh kedua anak tersebut. Akhirnya mereka dibawa kerumah warga kaya tadi dan dirawat dengan baik.”

redesain-navbar Portlet