redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pengertian Surat Pribadi dan Surat Dinas

Pengertian Surat Pribadi dan Surat Dinas ?

 

Apa yang dimaksud dengan surat pribadi atau personal letter?

Pengertian Surat Pribadi adalah jenis surat yang dibuat untuk keperluan pribadi atau personal yang ditujukan kepada pihak lain, baik kepada seseorang maupun kepada organisasi/ perusahaan. Surat pribadi bisa menggunakan bahasa baku ataupun tidak baku karena isi surat tersebut dapat disesuaikan dengan keperluannya. Dalam penulisan isi surat pribadi harus selalu memperhatikan etika dan menggunakan bahasa yang sopan. Surat pribadi merupakan jenis surat yang berisi keperluan pribadi yang biasanya ditulis dengan secara pribadi dan ditujukan kepada orang lain dengan menggunakan suatu bahasa yang tidak baku. Secara garis besar, sebenarnya surat pribadi tidak mempunyai peraturan yang mengikat. Surat pribadi bisa ditulis menurut selera masing-masing penulis. meskipun begitu,dalam etika dan penggunaan bahasa yang sopan tentu saja harus tetap diperhatikan sesuai latar belakang dan kepada siapa surat itu akan ditujukan.

Surat Resmi disebut juga dengan surat dinas, yaitu media komunikasi dalam bentuk tulisan yang digunakan dalam situasi formal/ resmi dan dibuat sesuai dengan aturan-aturan tertentu yang sudah ada. Digunakan oleh perusahaan, perorangan, organisasi, maupun instansi baik itu perusahaan milik pemerintah maupun swasta. Penggunaannya tidak digunakan semata-mata untuk kepentingan pribadi (individu), tetapi untuk kepentingan dari sebuah organisasi maupun instansi. Lalu kenapa perorangan bisa menggunakannya? Itu disebabkan karena dibuat tidak secara asal-asalan serta mengikuti aturan-aturan tertentu. Contohnya adalah undangan pernikahan. Surat resmi dibuat dengan kaidah dan aturan yang telah ditentukan, misalnya penggunaan bahasa baku, isi surat harus efektif dan jelas, dan dibuat dengan cermat sesuai keperluannya.

Setelah sobat pintar bisa memahami penjelasan di atas, maka setelah ini akan kita uraikan bagaimana fungsi, ciri-ciri, dan jenis-jenisnya.

Ciri-Ciri Surat Pribadi dan Surat Dinas

Ciri-Ciri Surat Pribadi dan Surat Dinas

Ciri-Ciri Surat Pribadi

Sobat Pintar dapat mengenali sebuah surat pribadi dari karakteristiknya. Berikut ini adalah ciri-ciri surat pribadi pada umumnya:

1. Surat pribadi tidak dilengkapi dengan kepala surat (kop surat).

2. Surat pribadi tidak memiliki nomor surat.

3. Salam pembuka dan penutup dalam surat pribadi sifatnya non formal dan santai.

4. Bahasa yang digunakan disesuaikan dengan tujuan surat pribadi tersebut. Menggunakan bahasa baku jika sifatnya resmi, dan memakai bahasa tidak baku jika sifatnya tidak resmi.

5. Format surat pribadi umumnya lebih bebas.

Ciri-Ciri Surat Dinas

Kita dapat mengenali sebuah surat dari karakteristiknya yang berbeda dengan jenis surat lainnya. Berikut ini adalah ciri-ciri surat dinas pada umumnya:

1. Terdapat kepala surat (kop surat) serta nama instansi/ lembaga pada bagian kepala surat.

2. Surat dinas memiliki nomor surat dan juga lampiran sebagai berkas pendukung.

3. Surat dinas menggunakan bahasa baku dan resmi, serta dibuat dalam format tertentu.

4. Pada bagian surat terdapat salam pembuka dan salam penutup sebagai bentuk kesopanan dalam berkomunikasi melalui surat.

5. Surat dinas harus dilengkapi dengan stempel atau cap dari instansi/ lembaga yang mengeluarkannya.

Fungsi Surat Pribadi dan Surat Dinas

Fungsi Surat Pribadi dan Surat Dinas

 

Apa fungsi surat pribadi? Secara umum, berikut ini beberapa fungsi dan manfaat surat pribadi:

1. Untuk Mengekspresikan Perasaan Surat pribadi biasanya digunakan untuk keperluan personal sehingga sering digunakan untuk mengungkapkan perasaan seseorang.

2. Menjadi Wakil Penulis Surat pribadi juga berfungsi sebagai wakil atau duta penulis surat. Dengan kata lain, surat pribadi mewakili penulis surat untuk berkomunikasi dengan pihak lain.

3. Sarana Penyampaian Ide dan Gagasan Penyampaian gagasan dan ide dapat dilakukan melalui surat pribadi kepada orang lain. Dengan cara seperti ini maka si penulis dapat menyampaikan ide dan gagasannya secara bebas.

4. Mengembangkan Kemampuan Bahasa Menulis sebuah surat pribadi dapat membantu mengembangkan kemampuan bahasa seseorang. Semakin sering membuat surat pribadi maka kemampuan tata bahasa seseorang akan berkembang.

Apa Saja Fungsi Surat Dinas? Surat dinas memiliki fungsi khusus yang tidak dapat kita temukan pada jenis surat lainnya. Mengacu pada pengertian surat dinas di atas, berikut ini adalah beberapa fungsi surat dinas yaitu:

1. Merupakan sebuah sarana pemberitahuan Digunakan untuk menyampaikan hal-hal tertentu seperti pemikiran dan gagasan.

2. Sebagai bukti tertulis Digunakan sebagai bukti otentik dalam bentuk dokumen yang isinya bisa dipertanggung jawabkan (bisa dipercaya).

3. Pedoman kerja Untuk menyampaikan langkah-langkah kerja dan digunakan sebagai pedoman dalam melakukan pekerjaan tertentu.

4. Alat pengingat Digunakan sebagai kumpulan data yang bisa mengingatkan penerima mengenai suatu hal, dalam hal ini surat disimpan dan sewaktu-waktu akan dibutuhkan lagi untuk mengingatkan penerimanya.

5. Sebagai bukti historis Merupakan bukti kronologis(perjalanan) yang jelas.

Struktur Surat Pribadi dan Surat Dinas

Sobat pintar, selanjutnya kita akan belahat tentang struktur dan kebahasaan dalam surat pribadi dan surat dinas. Kira-kira apa saja ya? Yuk kita belajar!

Struktur Surat Pribadi dan Surat Dinas

Dalam pembuatan sebuah surat pribadi, terdapat beberapa bagian yang saling melengkapi. Bagian-bagian surat pribadi tersebut antara lain:

1. Alamat dan Tanggal Penulisan Surat pada bagian ini pembuat surat menuliskan alamatnya secara singkat dan juga tanggal surat itu dibuat.

2. Salam Pembuka Salam pembuka merupakan cara penulis surat memulai komunikasi melalui surat pribadi. Beberapa kata yang sering digunakan sebagai salam pembuka, misalnya:

   a. Salam sejahtera

   b. Asalamualaiku

   c. Dear…

   d. Dan lain-lain

3. Paragraf Pembuka Kalimat

Di paragraf pembuka biasanya berupa pertanyaan mengenai kabar si penerima surat. Misalnya, “Hai Sofia, apa kabar? Bagaiman keadaan mu di sana, pasti sehat ya. Sudah lama tidak ketemu sama kamu, pasti kamu sudah tambah sukses sekarang…”

4. Paragraf Isi

Pada bagian ini adalah tempat dimana si penulis surat menyampaikan inti atau tujuan dibuatnya surat tersebut. Sebuah surat pribadi juga harus memiliki tujuan yang jelas dan disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti. Misalnya, “Sofia, sahabat kecilku yang baik. Banyak yang terjadi di kampung kita sejak kamu pergi ke kota. Banyak pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah, dan sekarang banyak lowongan pekerjaan di sini. Saya ingin mengajak kamu bekerja di perusahaan keluargaku yang mulai berkembang…”

5. Paragraf Penutup

Paragraf ini digunakan untuk menutup atau mengakhiri surat pribadi. Kata-kata yang sering digunakan adalah harapan, mohon diri, permintaan maaf, dan lain-lain. Misalnya, “Sofia, sekian dulu surat saya. Jika sempat, tolong dibalas ya. Jangan lupa, sampaikan salam dari saya untuk Mama dan Papa mu…”

Seperti yang disebutkan pada pengertian surat resmi di atas, dalam surat resmi terdapat beberapa bagian penting yang harus dilengkapi. Beberapa bagian penulisan surat resmi tersebut adalah:

1. Kepala Surat (Kop Surat)

Kepala surat terdiri dari: Logo instansi/ lembaga Nama instansi/ lembaga Alamat, No. Telephone/ fax, dan email instansi/ lembaga

2. Nomor Surat Setiap kali suatu instansi/ lembaga mengirimkan surat, pasti dilengkapi dengan nomor surat. Dengan adanya nomor surat tersebut, maka akan mudah mengetahui berapa jumlah surat yang telah dikeluarkan dalam satu bulan.

3. Tanggal Surat Surat resmi selalu dilengkapi dengan tanggal pembuatan surat. Ini berguna sebagai informasi waktu dibuatnya surat tersebut.

4. Lampiran atau Hal Terkadang surat resmi dilengkapi dengan lampiran, yaitu dokumen lain sebagai pendukung surat resmi tersebut.

5. Alamat Tujuan Alamat tujuan diberikannya surat resmi tersebut. Biasanya penulisannya singkat saja karena alamat lengkap tujuan biasanya dicantumkan pada sampul surat.

6. Salam Pembuka Kata pembuka dari sebuah surat resmi dimana bentuknya baku dan formal dengan bahasa yang sopan.

7. Isi Surat Isi surat adalah bagian utama dari surat resmi. Informasi yang dimuat dalam bagian isi harus dibuat singkat, padat, dan jelas dengan menggunakan bahasa baku.

8. Salam Penutup

Selain salam pembuka, tentunya ada salam penutup surat. Hal ini untuk menunjukkan kesopanan dalam berkomunikasi melalui surat resmi.

9. Tanda Tangan Pengirim Surat Pada bagian ini harus dicantumkan nama dan tanda tangan pengirim surat atau penanggungjawab.

10 Tembusan Tembusan dapat dibuat bila surat resmi tersebut perlu diketahui oleh pihak lain.

Nah sobat pintar bagaimana materi tentang struktur surat pribadi dan surat dinas? Sudah dapat dipahami sobat pintar? Selanjutnya kita akan belajar tentang jenis surat pribadi. Kira-kira apa saja jenis surat pribadi? Yuk sobat pintar kita belajar!

Jenis-Jenis Surat Pribadi dan Surat Dinas

Jenis-Jenis Surat Pribadi dan Surat Dinas

Setelah memahami pengertian surat pribadi dan fungsinya, tentunya kita juga perlu mengetahui apa saja macam-macam surat pribadi. Berikut ini adalah beberapa jenis surat pribadi tersebut:

1. Surat Pribadi Kekeluargaan

Jenis surat pribadi yang satu ini ditujuan untuk keperluan komunikasi dengan keluarga, kerabat, atau orang-orang yang dikasihi. Surat pribadi kekeluargaan biasanya menggunakan bahasa tidak baku. Surat jenis ini umumnya dibuat dalam tulisan tangan.

2. Surat Pribadi Setengah Resmi

Pengertian surat pribadi setengah resmi adalah surat pribadi yang satu yang digunakan untuk keperluan berkomunikasi dengan suatu instansi atau organisasi. Penggunaan bahasa dan format penulisan harus dibuat sedemikian rupa, yaitu dengan bahasa baku dan sopan. Surat pribadi setengah resmi dapat dibagi menjadi dua, yaitu:

     a. Surat Lamaran Kerja, yaitu surat yang dibuat dan diserahkan kepada pihak lain untuk keperluan  melamar pekerjaan. Surat lamaran kerja menggunakan bahasa baku yang baik, sopan, dan mudah dimengerti.

     b. Surat Permohonan, yaitu surat yang dibuat dan diserahkan kepada pihak lain, baik itu pribadi maupun instansi/ organisasi, untuk mengajukan permohonan.

 

Jenis-Jenis Surat Dinas

Sobat Pintar Apa Saja Ya Jenis-Jenis Surat Dinas ? Sebenarnya ada banyak sekali yang termasuk dalam jenis surat dinas, beberapa diantaranya adalah:

1. Surat Panggilan Kerja

Surat resmi yang bertujuan untuk memanggil seorang calon pegawai untuk melakukan wawancara (baca: pengertian wawancara), pengujian, dan keperluan lainnya terkait panggilan kerja.

2. Surat Perintah Perjalanan Dinas

Surat resmi yang dikeluarkan oleh suatu instansi/ lembaga kepada pejabat tertentu untuk melakukan perjalanan dinas. Umumnya perjalanan dinas dilengkapi dengan fasilitas pembiayaan perjalanan dan fasilitas lainnya.

3. Surat Perjanjian Kerja

Surat resmi yang berisi kesepakatan untuk bekerja pada suatu perusahaan yang dilakukan dan ditandatangani oleh calon pekerja dan pihak perusahaan. Surat ini umumnya dilengkapi dengan ketentuan yang mengatur hubungan kerja antara perusahaan dan karyawan.

redesain-navbar Portlet