APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama

Sobat, ini nih, ada Peta Belajar Bersama Kimia di bab pertama.

Yuk, mulai belajar bersama!

Pengertian Ilmu Kimia



Dari gambar diatas, terdapat beberapa gambaran mengenai apa saja yang dipelajari dalam Ilmu Kimia lho Sobat.

Sobat Pintar, Ilmu Kimia adalah ilmu yang mempelajari tentang :

  1. Susunan materi mencakup komponen-komponen pembentuk materi dan perbandingan tiap komponen tersebut. Susunan materi yang dimaksud adalah mengenai unsur, senyawa, dan campuran.
  2. Struktur materi mencakup struktur partikel- partikel penyusun suatu materi atau menggambarkan bagaimana atom-atom penyusun materi tersebut saling berikatan hingga membentuk molekul unsur, molekul senyawa, maupun molekul ion.
  3. Sifat materi mencakup sifat fisis (wujud dan penampilan) dan sifat kimia. Sifat suatu materi dipengaruhi oleh susunan dan struktur dari materi tersebut.
  4. Perubahan materi meliputi perubahan fisis atau fisika (wujud) dan perubahan kimia menghasilkan zat baru).
  5. Energi yang menyertai perubahan materi menyangkut banyaknya energi yang menyertai sejumlah materi dan asal-usul energi itu.

Dengan kata lain, Ilmu Kimia adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu mengenai materi meliputi struktur penyusun, sifat, perubahan, dan energi yang meliputinya.

Materi merupakan segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang. Materi terbagi menjadi dua, yaitu zat tunggal dan campuran, perbandingan jenis-jenis materi tersebut dapat dilihat pada bagan klasifikasi materi berikut.


 

Peran Ilmu Kimia

Melalui ilmu kimia kita mengenal adanya obat-obatan, logam kuat seperti baja, mineral batuan, plastik sampai dengan benda-benda dalam keseharian kita. Berikut adalah peranan ilmu kimia dalam bidang bahan pangan dan pertanian, kesehatan, teknologi bahan, serta energi dan lingkungan.

  1. Bahan Pangan dan Gizi
    Nasi yang kita konsumsi mengandung karbohidrat, ikan mengandung protein, buah-buahan mengandung vitamin serta sayuran yang mengandung mineral, semua adalah senyawa kimia. Secara alami, warna makanan yang bervariasi, cita rasa makanan, bahkan aroma makanan yang khas disebabkan oleh kandungan senyawa kimia. Bahan kimia juga dimanfaatkan dalam teknologi pangan.
  2. Farmasi dan Kesehatan
    Obat-obatan dalam berbagai bentuk yang kita konsumsi dibuat melalui pertimbangan dan proses yang rumit dan dipelajari dalam ilmu kimia. Di dunia farmasi kita kenal obat anti inflamasi, anti deuritik, anestesi, dan sebagainya yang semuanya dipelajari dalam ilmu kimia. Dengan peran ilmu kimia berupa siklus pemecahan karbohidrat, protein, dan lipid, mempermudah ahli kesehatan untuk mendiagnosa berbagai penyakit.
  3. Teknologi Bahan
    Jika kalian menggunakan flash disk, compact disk, memori hand phone, maupun hard disk komputer, maka sebenarnya kalian menggunakan produk kimia. Teknologi bahan pada media penyimpanan dokumen seperti yang disebutkan merupakan aplikasi ilmu kimia pada bidang teknologi bahan.
  4. Energi dan Lingkungan
    Ada banyak peran ilmu kimia dalam bidang energi dan lingkungan. Misalnya dengan mempelajari ilmu kimia kita dapat membuat sumber energi terbarukan seperti energi matahari yang diubah menjadi energi listrik melalui panel surya, energi dari biogas, bioetanol, dan sebagainya. Ilmu kimia juga dapat berperan dalam menganalisis tingkat pencemaran lingkungan dengan penentuan kadar logam berat, CO2 di udara, pH perairan, dan sebagainya.
  5. Geologi
    Dalam bidang Geologi, ilmu kimia digunakan untuk menentukan unsur-unsur yang terkandung dalam bebatuan atau benda-benda alam.
  6. Material Bangunan
    Untuk memperoleh hasil bangunan yang kokoh tentunya harus memilah-milah bahan bangunan yang juga cocok untuk membuat bangunan yang kokoh sehingga tidak luput juga untuk mempelajari ilmu kimia.
  7. Pertanian
    Pupuk dan juga pestisida yang merupakan kebutuhan dalam bidang pertanian juga tidak lepas dari ilmu kimia. Pemahaman ilmu kimia juga diperlukan dalam mempersiapkan benih yang unggul, menentukan tingkat keasaman dan komposisi unsur hara yang terkandung dalam tanah.

Dan juga masih banyak lagi peran Ilmu Kimia dalam berbagai bidang dalam kehidupan sehari-hari.

Cabang Ilmu Kimia

Berikut ini adalah beberapa cabang Ilmu Kimia:

Kimia Analis
Mengkaji penelitian tentang kimia kualitatif dan kualitatif dan cenderung berkaitan dengan pengembangan dan aplikasi peralatan analitik.

Kimia Fisik
Mengkaji ilmu kimia yang berkaitan dengan ilmu fisika seperti energi yang menyertai reaksi kimia, sifat fisika dan sifat kimia, serta perubahan kimia.

Kimia Organik
Mengkaji struktur, komposisi, reaksi, dan sintesis senyawa-senyawa organik seperti alkohol, karbohidrat, dan bensin.

Kimia Anorganik
Mengkaji senyawa-senyawa anorganik, sifat, dan pembuatannya, misal garam, mineral, senyawa logam, dan material.

Kimia Lingkungan
Mengkaji masalah-masalah lingkungan seperti pencemaran, penanganan limbah atau sampah, dan pengadaan air bersih.

Kimia Inti (Radiokimia)
Mengkaji tentang penelitian zat-zat radioaktif, penanganan dan pemanfaatannya dalam bidang kedokteran, pertanian, dan hidrologi.

Biokimia
Mengkaji ilmu kimia yang berkaitan dengan biologi, khususnya sifat dan komposisi senyawa dalam makhluk hidup serta hasil perubahannya. Kajian meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan enzim.

Kimia Pangan
Mengkaji ilmu kimia yang berkaitan dengan ilmu fisika seperti energi yang menyertai reaksi kimia, sifat fisika dan sifat kimia, serta perubahan kimia.

Kimia Farmasi
Mengkaji tentang penelitian mengenai isolasi zat aktif bahan alam, pembuatan (sintetis), dan pengembangan bahan alam yang berkhasiat obat.

Perkembangan Ilmu Kimia

Sobat Pintar, berikut merupakan perkembangan ilmu kimia:

1. Sekitar tahun 3500 SM, di Mesir Kuno sudah mempraktekkan reaksi kimia (misal : cara membuat anggur, pengawetan mayat).

2. Pada abad ke-4 SM, para filosofis Yunani, yaitu Democritus dan Aristoteles mencoba memahami hakekat materi.

  • Menurut Democritus = setiap materi terdiri dari partikel kecil yang disebut atom.
  • Menurut Aristoteles = materi terbentuk dari 4 jenis unsur, yaitu : tanah, air, udara dan api.

3. Abad pertengahan (tahun 500-1600), yang dipelopori oleh para ahli kimia Arab dan Persia.

  • Kimia lebih mengarah ke segi praktis. Dihasilkan berbagai jenis zat seperti : alkohol, arsen, zink asam iodida, asam sulfat dan asam nitrat.
  • Nama ilmu kimia lahir, dari kata dalam bahasa Arab (al-kimiya = perubahan materi) oleh ilmuwan Arab Jabir ibn Hayyan (tahun 700-778).

4. Abad ke-18, muncul istilah Kimia Modern. Dipelopori oleh ahli kimia Perancis Antoine Laurent Lavoisier (tahun 1743-1794) yang berhasil mengemukakan hukum kekekalan massa.

5. Tahun 1803, seorang ahli kimia Inggris bernama John Dalton (tahun 1766-1844) mengajukan teori atom untuk pertama kalinya. Sejak itu, ilmu kimia terus berkembang pesat hingga saat ini.

Latihan 1

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Ilmu Kimia adalah salah satu cabang dari IPA yang mempelajari tentang...

A. Senyawa

B. Unsur logam

C. Materi yang meliputi sifat dan perubahannya

D. Campuran

E. Elektron

Latihan 2

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Cabang ilmu kimia yang fokus kajiannya berupa penentuan energi yang menyertai terjadinya reaksi kimia, sifat fisis zat serta perubahan senyawa kimia adalah...

A. Kimia fisik

B. Kimia analis

C. Kimia organik

D. Kimia anorganik

E. Kimia lingkungan

Latihan 3

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Di bidang kedokteran, ilmu kimia digunakan untuk? Kecuali....

A. Membuat parasetamol

B. Membuat pestisida

C. Membuat jamu

D. Oksigen alat bantu pernafasan

E. Membuat obat luka

Latihan 4

Perhatikan tabel berikut!

Pasangan yang sesuai antara pemanfaatan kimia dan bidang peran terdapat pada nomor ....

A. 1 dan 3

B. 1 dan 5

C. 2 dan 3

D. 3 dan 4

E. 4 dan 5

Latihan 5

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Ilmu kimia yang dapat membantu menjelaskan proses biologi di alam dan manusia, kecuali ...

A. Penyerapan makanan

B. Fotosintesis

C. Respirasi

D. Pembuatan solar

E. Reproduksi

Latihan 6

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Pepohonan dapat tumbuh dan berkembang karena zat kimia berupa unsur hara dan mineral dalam, molekul senyawa air untuk menyirami yang digunakan sebagai pelarut dan berbagai fungsi lain, molekul senyawa protein berupa hormone auksin untuk pertumbuhan pohon, dan molekul senyawa gas etilena untuk pemasakan buah. Berdasarkan fakta ini, ilmu kimia sangat erat kaitannya dengan ilmu ...

A. biologi, fisika, dan astronomi

B. biologi, geologi, dan biokimia

C. biologi, geologi, dan metalurgi

D. biologi, fisika, dan matematika

E. biologi, geokimia, dan biokimia

Latihan 7

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Berikut ini pernyataan yang benar tentang materi adalah ...

A. unsur dapat diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana melalui reaksi kimia

B. senyawa dapat diuraikan menjadi unsur-unsurnya melalui proses fisika

C. campuran merupakan gabungan beberapa zat tunggal dengan komposisi yang tetap

D. semua bagian pada campuran heterogen serba sama

E. sifat zat-zat penyusun campuran tidak berubah

Pengertian dan Tahap-tahap Metode Ilmiah

Metode Ilmiah

Di dalam mempelajari dan mendapatkan ilmu pengetahuan yang baru seorang ilmuwan (saintis) biasanya melakukan penelitian. Penelitian merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menguji dan atau menemukan teori-teori baru dengan menggunakan suatu metode ilmiah.

Metode ilmiah adalah prosedur pemecahan masalah atau penyusunan suatu teori menggunakan langkah-langkah yang tersusun secara sistematis. Teori tersebut harus dapat dibuktikan kebenarannya berdasarkan pengamatan. Apabila teori tersebut tidak sesuai dengan fakta empiris, maka harus diadakan eksperimen ulang dan disusun teori baru yang dapat bermanfaat bagi umat manusia.

Adapun tahap-tahap yang biasanya terdapat dalam suatu metode ilmiah adalah:

  1. Mengamati sebuah fenomena.
  2. Merumuskan masalah, hal ini berkaitan dengan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ilmiah.
  3. Menyusun hipotesis, yaitu menduga jawaban sementara untuk rumusan masalah sebelumnya.
  4. Melakukan eksperimen, untuk mendapatkan data yang berkaitan dengan hipotesis.
  5. Menganalisis data, mengolah data pada tahap sebelumnya untuk menguji kebenaran hipotesis.
  6. Menarik kesimpulan, membandingkan hasil analisis data dengan hipotesis.
  7. Mengomunikasikan hasil penelitian, dapat melalui laporan penelitian atau presentasi.

Hasil Metode Ilmiah

Beberapa eksperimen diperlukan untuk menguji hipotesis yang muncul melalui langkah-langkah pengamatan ilmiah.
Hasil dari metode ilmiah
, meliputi:

  1. Fakta: semua pengetahuan yang telah diketahui manusia, tetapi belum terorganisir secara sistematis. Fakta merupakan deskripsi akurat tentang sesuati yang teramati dengan panca indra, atau pernyataan objektif yang dapat dikonfirmasikan kebenarannya (empiris) tentang sesuatu yang benar-benar ada atau peristiwa yang benar-benar terjadi.
  2. Prinsip: rumusan atau generalisasi hubungan fakta dengan konsep. Prinsip lebih bersifat analitik, bukan sekedar empiris. Prinsip adalah pernyataan yang berlaku secara umum bagi kelompok gejala- gejala tertentu yang mampu menjelaskan suatu kejadian.
  3. Hukum: prinsip-prinsip khusus yang diterima secara meluas setelah melalui pengujian berulang. Dengan kata lain hukum merupakan prinsip yang bersifat spesifik. Hukum adalah pernyataan yang menyatakan hubungan antara dua variabel atau lebih dalam suatu kaitan sebab akibat.
  4. Teori: penjelasan umum atau model imajinatif tentang hubungan antara fakta, konsep, dan prinsip-prinsip. Teori berguna untuk memudahkan, memahami, memprediksi, atau mengendalikan fenomena alam.

Latihan 1

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Suatu langkah sebelum menuju langkah menemukan masalah dalam metode ilmiah kita diharuskan untuk....

A. Melakukan eksperimen

B. Membuat hipotesis

C. Membuat kesimpulan

D. Melakukan pengamatan

E. Studi literatur

Latihan 2

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

"Deskripsi akurat tentang apa yang teramati dengan panca indra, atau pernyataan objektif yang dapat dikonfirmasikan kebenarannya (empiris) tentang sesuatu yang benar-benar ada atau peristiwa yang benar-benar terjadi".

Kalimat di atas merupakan definisi dari....

A. hipotesis

B. fakta

C. prinsip

D. hukum

E. teori

Latihan 3

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Tahapan paling penting pada metode ilmiah terdapat pada tahap....

A. hipotesis

B. merumuskan masalah

C. membuat kesimpulan

D. melakukan eksperimen

E. semuanya penting

Latihan 4

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Sebelum peneliti membuat hipotesis, tahap apakah yang harus dilalui peneliti tersebut ?

A. Menyusun studi literatur

B. Merumuskan masalah

C. Membuat kesimpulan

D. Melakukan eksperimen

E. Menganalisis data

Latihan 5

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Dugaan awal atau dugaan sementara dalam tahapan metode ilmiah biasa disebut dengan....

A. kerangka teori

B. hipotesis

C. teori

D. kesimpulan

E. masalah

Latihan 6

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Seorang siswa mengamati air kolam ikan di lingkungan sekolahnya yang berbau, keruh, dan banyak ikan yang mati. Ia menduga bahwa kolam tersebut telah tercemar sehingga ikan-ikan tidak bisa bertahan hidup. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa sedang melakukan metode ilmiah pada tahap …

A. melakukan eksperimen

B. menarik kesimpulan

C. menyusun hipotesis

D. merumuskan masalah

E. menganalisis data

Latihan 7

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Berikut ini pernyataan yang termasuk dalam tahapan percobaan ilmiah, kecuali ...

A. mengidentifikasi masalah

B. merencanakan eksperimen

C. mengumpulkan data

D. menganalisis data

E. membuat simpulan

Simbol Bahan Kimia

Laboratorium merupakan suatu tempat bagi seorang praktikan untuk melakukan percobaan sedangkan praktikan merupakan orang yang melakukan percobaan/praktikum. Bahan Kimia sendiri adalah bahan yang digunakan pada percobaan/praktikum yang mengandung senyawa kimia yang memiliki sifat dan kereaktifan tertentu. Sifat serta kereaktifan suatu bahan kimia dapat kita kenali juga melalui simbol-simbol yang tertera. Maka dari itu akan lebih baik jika kita mengenal simbol-simbol tersebut demi keselamatan pada saat melakukan percobaan.

Beberapa simbol yang menunjukkan sifat bahan kimia:

 

Mudah Terbakar (Flammable)

Bahan kimia dengan symbol ini mudah terbakar jika terkena sumber api, percikan api, dan panas. Beberapa zat dapat menghasilkan gas yang mudah terbakar jika bereaksi dengan air.

Oksidator (Oxidizing)

Bahan kimia dengan label Ini dapat terbakar dan memicu timbulnya pembakaran, biasanya karena pelepasan oksigen.

Mudah Meledak (Explosive)

Bahan kimia dengan label ini dapat meledak jika terkena api, panas, guncangan, atau gesekan.

Gas Bertekanan (Gas Under Pressure)

Bahan kimia dengan label ini mengandung gas bertekanan sehingga dapat meledak jika dipanaskan.

Korosif (Corrosive)

Bahan kimia dengan label ini dapat menyebabkan karat pada logam dan bahan korosif yang menyebabkan kulit terbakar.

Beracun (Toxic)

Bahan kimia dengan label ini dapat menyebabkan kematian jika tertelan, terhirup, atau terpapar pada kulit.

Berbahaya (Hazard)

Bahan kimia dengan label ini dapar menyebabkan iritasi dan toksisitas ringan hingga akut.

Berbahaya bagi Kesehatan (Health Hazard)

Bahan kimia berlabel ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius dan berkepanjangan.

Berbahaya bagi Lingkungan (Environmental Hazard)

Bahan kimia berlabel ini beracun bagi organisme perairan dan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dalam jangka Panjang.

Jika masih bingung dengan penjelasan di atas teman-teman bisa bertanya di kolom komentar menu diskusi yang ada di bawah ini.

Alat-alat dalam Laboratorium

Alat-alat dalam laboratorium juga perlu kita kenali, dimana alat-alat tersebut memiliki nama serta fungsinya masing-masing sehingga perlu untuk diketahui sebagai seorang praktikan ketika akan melakukan kegiatan eksperimen atau melakukan percobaan.
Berikut ini nama alat serta fungsi pada alat-alat laboratorium:

 

Persiapan dan Teknik Bekerja di Laboratorium

Persiapan sebelum praktikum
Sobat pintar, ada baiknya sebelum memulai praktikum perhatikan hal-hal dibawah ini:

  1. Merencanakan percobaan yang akan dilakukan sebelum memulai praktikum
  2. Menggunakan peralatan kerja (kacamata, jas praktikum, sarung tangan, masker, dan sepatu tertutup)
    Contoh:
  3. Bagi wanita yang berambut panjang, diharuskan mengikat rambutnya
  4. Dilarang makan, minum dan merokok di dalam laboratorium
  5. Menjaga kebersihan meja praktikum dan lingkungan laboratorium
  6. Membiasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir terutama sehabis praktikum
  7. Bila kulit terkena bahan kimia, jangan digaruk agar tidak menyebar
  8. Memastikan bahwa kran gas tidak bocor sewaktu hendak menggunakan bunsen
  9. Pastikan bahwa kran air selalu dalam keadaan tertutup sebelum dan sesudah melakukan praktikum

 

Upaya-Upaya Penanganan terhadap Bahan Kimia
Berikut ini merupakan upaya-upaya penanganan terhadap bahan kimia :

  1. Menghindari kontak langsung dengan bahan kimia
  2. Menghindari untuk mencium langsung uap bahan kimia
  3. Dianjurkan menggunakan sarung tangan penggunaan sarung tangan masker saat mengambil bahan kimia
  4. Memperhatikan label GHS bahan kimia yang digunakan dengan baik
  5. Pengambilan bahan-bahan yang menghasilkan gas berbahaya harus dilakukan di lemari asam
  6. Menggunakan pipet untuk mengambil larutan
     

 

Memindahkan Bahan Kimia
Jika ingin memindahkan bahan kimia, ada baiknya Sobat Pintar memperhatikan hal-hal berikut ini :

  1. Membaca label bahan kimia (minimal 2 kali)
  2. Memindahkan sesuai dengan jumlah yang diperlukan
  3. Tidak menggunakan secara berlebihan
  4. Jika ada sisa, jangan mengembalikan bahan kimia ke dalam botol semula untuk mencegah kontaminasi
  5. Menggunakan alat yang tidak bersifat korosif untuk memindahkan bahan kimia padat
  6. Untuk bahan kimia cair, pindahkan secara hati-hati agar tidak tumpah

 

Penanganan Saat Terkena Bahan Kimia
Jika Sobat Pintar terkena bahan kimia, berikut merupakan cara-cara penanganannya :

  1. Bersikap tenang dan jangan panik
  2. Meminta bantuan teman yang ada di dekat Anda
  3. Membersihkan bagian yang mengalami kontak langsung (dicuci dengan air bersih)
    Contoh:
  4. Jangan menggaruk kulit yang terkena bahan kimia
  5. Menuju ke tempat yang cukup oksigen
  6. Menghubungi paramedis secepatnya

 

Penanganan Limbah Bahan Kimia

Masalah penanganan limbah bahan kimia dapat dilakukan dengan cara-cara dibawah ini :

  1. Limbah berupa zat organik harus dibuang terpisah agar dapat didaur ulang
  2. Limbah cair yang tidak berbahaya dapat langsung dibuang tetapi harus diencerkan dulu dengan menggunakan air secukupnya
  3. Limbah cair yang tidak larut dalam air dan limbah beracun harus dikumpulkan dalam botol penampung dan diberi label
  4. Limbah padat harus dibuang terpisah karena dapat menyumbat saluran air
  5. Sabun, deterjen dan cairan yang tidak berbahaya dalam air dapat langsung dibuang melalui saluran air kotor dan dibilas dengan air secukupnya
  6. Gunakan zat/bahan kimia secukupnya

Sikap Seorang Ilmuwan

Menjadi ilmuwan tidaklah sembarangan Sobat, Seorang Ilmuwan harus memiliki sikap khusus, yaitu sikap yang dapat menggambarkan sesuatu secara ilmiah.
Berikut ini adalah sikap ilmiah yang harus dimiliki oleh seorang ilmuwan:

  1. Peka dan kritis terhadap fenomena atau kejadian alam.
  2. tidak percaya takhayul, yang kebenarannya tidak dapat menghasilkan sesuatu produk sains.
  3. Teliti, tekun, dan tidak putus asa ketika melakukan penelitian.
  4. Bersikap hormat terhadap penelitian lain ataupun orang lain.
  5. Menghargai hasil penelitian dan penemuan orang lain.
  6. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
  7. Jujur dan objektif terhadap hasil penelitian yang dilakukan.
  8. Berpikir logis dan terbuka, serta mau menerima kritik dan pendapat orang lain.
  9. Optimis terhadap keberhasilan penelitian.

Nah gimana Sobat ? Apakah kalian punya sikap-sikap tersebut ?

Latihan 1

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Suatu tempat bagi seorang praktikan untuk melakukan percobaan disebut...

A. Praktikum

B. Korosif

C. Laboratorium

D. Ruang operasi

E. Ladang

Latihan 2

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Dibawah ini merupakan cara yang salah dalam penanganan limbah bahan kimia adalah...

A. Limbah berupa zat organik harus dibuang terpisah agar dapat didaur ulang

B. Limbah cair yang tidak berbahaya dapat langsung dibuang tetapi harus diencerkan dulu dengan menggunakan air secukupnya

C. Limbah cair yang tidak larut dalam air dan limbah beracun dapat langsung dibuang di sungai

D. Limbah padat harus dibuang terpisah karena dapat menyumbat saluran air

E. Gunakan zat / bahan  kimia secukupnya

Latihan 3

Perhatikan gambar berikut!

Arti dari simbol tersebut adalah ....

A. beracun

B. mudah meledak

C. mudah meledak

D. korosif

E. radioaktif

Latihan 4

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Fungsi dari alat beriku adalah....

A. untuk membantu menghomogenkan larutan

B. sebagai alat bantu dalam melakukan penyaringan

C. untuk mengukur volume larutan

D. untuk mengukur suhu larutan

E. untuk menampung sampel

Latihan 5

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan kegiatan di laboratorium, kecuali ...

A. mengenakan jas laboratorium

B. memahami materi tentang apa yang akan dipraktikumkan

C. tertib selama di dalam laboratorium

D. menyiapkan makanan untuk dimakan di laboratorium

E. mengetahui tata cara penggunaan alat laboratorium

Latihan 6

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Peralatan kerja yang harus digunakan oleh praktikan adalah …

A. masker

B. sepatu tertutup

C. jas praktikum

D. sarung tangan

E. semua benar

Latihan 7

Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!

Berikut ini merupakan sifat-sifat yang harus dimiliki oleh ilmuwan, kecuali ...

A. berpikir logis dan terbuka, serta mau menerima kritik dan pendapat orang lain

B. subjektif terhadap hasil penelitian yang dilakukan

C. teliti, tekun, dan tidak putus asa ketika melakukan penelitian

D. peka dan kritis terhadap fenomena atau kejadian alam

E. memiliki rasa ingin tahu yang tinggi

redesain-navbar Portlet