redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pengertian Berita

Sobat Pintar apa Sih Yang Dimaksud Berita ?

Siapa yang tidak mengenal kata ‘berita’? Setiap orang di dunia ini pasti mengenal kata yang satu ini. Hampir setiap hari, manusia selalu menonton, membaca, ataupun mendengarkan berita melalui berbagai media. Setiap hari, sobat pintar selalu disuguhkan berita, baik yang berkaitan dengan dirinya sendiri, ataupun yang tidak terkait dengan dirinya sama sekali.

Ada banyak sekali media yang digunakan dalam penyebaran berita. Mulai dari media cetak seperti koran dan majalah, hingga ke media digital seperti website berita, semuanya digunakan hanya untuk menyebar luaskan berita. Lantas, apa sih sebenarnya berita itu? Mengapa berita menjadi sebegitu pentingya sehingga harus disebar luaskan ke khalayak ramai? 

Beberapa Pengertian Berita

Pada dasarnya ada banyak sekali definisi ataupun pendapat para ahli yang menjelaskan mengenai arti dari kata berita. Meskipun ada banyak pendapat mengenai arti berita, akan tetapi hampir seluruh pendapat tersebut memiliki makna ataupun inti yang sama. Berikut ini beberapa defenisi dari kata berita yang mungkin telah mewakili seluruh pendapat yang berkaitan dengan definisi berita :

1. KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, berita dapat diartikan sebagai sebuah cerita ataupun keterangan yang memuat informasi mengenai berbagai kejadian ataupun peristiwa yang hangat.

2. Anonimous

Berita merupakan laporan peristiwa (fakta) yang disertai dengan pendapat (opini) yang bersifat aktual, penting, dan juga menarik

3. Anonimous

Pengertian berita merupakan informasi baru yang ditampilkan/disajikan dalam pembacaan/penulisan yang jelas, menari, dan juga aktual.

Ciri-Ciri Berita

Mari Kita Kenali Ciri-Ciri Berita Sobat Pintar

Adapun ciri-ciri berita yaitu:

1. Faktual

Faktual adalah suatu kejadian yang bersifat nyata, benar-benar terjadi dan tidak terikat oleh waktu, baik kejadian itu terjadi saat ini, atau di masa lalu.

2. Aktual

Aktual adalah suatu kejadian yang bersifat nyata dan benar-benar terjadi dan sedang hangat-hangatnya menjadi pembicaraan orang banyak, bersifat ke kinian atau baru.

3. Unik atau menarik

Teks berita harus unik atau berbeda penyampaiannya dengan yang lain dan dikemas dengan kata-kata yang menarik yang dapat menarik perhatian pendengar atau pembacanya. Unsur menarik maksudanya adalah berita harus menimbulkan rasa ingin tahu, dan ketertarikan dari masyarakat untuk menyimak isi berita tersebut. Peristiwa yang menarik dan diminati oleh masyarakat biasanya bersifat menghibur, aneh, memiliki unsur kedekatan, mengandung nilai kemanusiaan, mengandung unsur seks, kriminalitas dan konflik

4. Berpengaruh bagi masyarakat luas

Teks berita harus memberikan pengaruh terhadap masyarakat sebagai pendengar

5. Terdapat waktu dan tempat kronologi kejadian

Teks berita biasanya selalu dilengakapi dengan runtutan waktu kapan terjadi dan juga kronologi kejadian atau bagaimana peristiwa yang menjadi berita terjadi.

6. Objektif

Objektif adalah bahwa berita yang disampaikan benar-benar berita sebenarnya tanpa dipengaruhi oleh pandangan atau opini pribadi.

7. Bahasa baku, sederhana,

dan komunikatif Bahasa yang digunakan di dalam teks berita pada umumnya menggunakan bahasa baku, sederhana dan komunikatif. Bahasa baku adalah ragam bahasa yang cara pengucapan dan penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar. Kaidah standar dapat berupa pedoman ejaan (EYD), tata bahasa baku, dan kamus umum.

Latihan Soal

Berikut merupakan ciri-ciri berita, kecuali . . .

A. Faktual

B. Aktual

C. Unik

D. Subjektif

E. Berpengaruh untuk masyarakat luas

Unsur-Unsur Berita

Berikut ini adalah unsur-unsur berita

Unsur-unsur berita adalah hal yang harus ada dalam berita. Jika unsur-unsur ini tidak terdapat, maka berita tersebut akan menjadi berita yang rancu dan tidak bisa diterima masyarakat dengan baik. Unsur-unsur tersebut adalah 5W+1H.

1. What (apa)

Unsur ini meliputi apa saja yang terkandung dalam berita. Unsur “what ” dalam berita biasanya pembahasan mengenai peristiwa apa yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan di tengah kalangan masyarakat. Membuat berita tidak asal mencurahkan isi hati seperti karangan-karangan naratif. Akan tetapi harus mampu mempertanggung-jawabkan kebenarannya, maka dari itu berita harus membahas sesuatu yang kebenarannya dapat dibuktikan sehingga tidak menimbulkan kesresahan dalam masyarakat.

2. Who (siapa)

Unsur “who” meliputi subjek yang bersangkutan dalam berita tersebut. Yaitu siapa saja yang terlibat dalam kejadian yang diberitakan tersebut. Orang-orang yang terlibat dalam berita harus disebutkan secara jelas, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman.

3. When (kapan)

Adalah kapan terjadinya peristiwa yang sedang dibahas dalam berita. Waktu terjadinya peristiwa harus dijelaskan secara jelas sehingga berita menjadi mudah untuk dimengerti dan di terima masyarakat.

4. Where (dimana)

Where adalah tempat dimana peristiwa itu terjadi. Berita harus memuat lokasi kejadian sehingga berita menjadi jelas dan dapat dengan mudah dipahami.

5. Why (mengapa)

Unsur “why” merupakan bagian yang menjelaskan mengapa peristiwa itu bisa terjadi. Unsur ini biasanya meliputi alasan dan latar belakang masalah atau peristiwa yang di beritakan. Yang di jelaskan di bagian ini adalah mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi, kemudian dijelaskan secara runtut dan mudah dipahami.

6. How (bagaimana)

Unsur terkahir ini adalah memuat bagaimana peristiwa tersebut bisa terjadi. Biasanya pada bagian ini dijelaskan secara kronologis mengenai bagaimana kejadian peristiwa tersebut.

Struktur Berita

Apa Hubungannya Piramida Terbalik Dengan Berita ? Yuk Simak Penjelasannya

Piramida terbalik adalah salah satu konsep, formula atau struktur penulisan berita atau sebuah acuan baku yang sering digunakan oleh para wartawan untuk menyusun sebuah teks berita. Penggunaan metode piramida terbalik berkaitan dengan space atau ruang dalam halaman yang disediakan untuk memuat berita. Ketika berita itu terlalu panjang dan tidak cukup untuk dimuat di halaman yang disediakan, maka editor bisa membuang bagian berita itu mulai dari paling bawah atau derajat informasi pentingnya yang paling rendah yang biasanya diletakan di bagian bawah atau akhir berita. Struktur teks berita piramida terbalik bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

Struktur Berita Piramida Terbalik

Berikut penjelasan dari struktur teks berita piramida terbalik yaitu :

1. Lead / Prioritas Utama Penting

Bagian paling atas adalah Lead atau kepala berita merupakan puncaknya. Pada urutan paling puncak yang menempati derajat prioritas utama pentingnya informasi ini, wartawan harus menuliskan informasi utama. Setidaknya, pada bagian ini wartawan harus menjawab sebagian besar unsur 5 W + 1 H. Kenapa begitu? Jika pemotongan berita yang dilakukan editor karena keterbatasan halaman, berita ini masih memiliki arti dan layak sebagai sebuah berita.

2. Neck / Sangat Penting

Bagian kedua dari atas adalah Neck atau leher berita bagian ini adalah urutan yang sangat penting. Bagian ini disebut neck atau leher karena umumnya merupakan peralihan alur atau penyambung alur ide berita yang ada pada bagian lead atau kepala berita untuk dilanjutkan pada gagasan-gagasan yang tertuang pada bagian berikutnya yang menempati derajat prioritas lebih rendah.

3. Body / Penting

Berikutnya adalah bagian body, umumnya merupakan penjabaran dari gagasan berita yang termaktub dalam lead dan neck. Penjabaran itu bisa merupakan jawaban why (mengapa) dan how.

4. Body Lanjutan / Kurang Penting

Bagian body lanjutan, bagian ini mencantumkan berbagai data yang tidak terlalu penting ditempatkan. Misalnya daftar nama orang-orang yang mengalami kecelakaan atau hal-hal lain yang jika dihilangkan oleh editor tidak terlalu berpengaruh terhadap substansi atau pokok bahasan berita tersebut.

Latihan Soal

Yang termasuk ke dalam bagian peralihan alur atau penyambung alur ide berita, adalah bagian . . .

A. Lead

B. Neck

C. Body

D. Body lanjutan

E. Hand

Jenis-jenis Berita

Apa Saja Ya Jenis-jenis Berita ? Yuk Kita Simak Jenis-jenis Berita 


1. Berita Langsung

Berita langsung (straight news) adalah Jenis berita atau laporan peristiwa yang ditulis secara singkat, padat, lugas, dan apa adanya. Ditulis dengan gaya menunjukan peristiwa dalam keadaan apa adanya, tanpa ditambah penjelasan, terlebih interpretasi. Berita langsung dibagi menjadi dua jenis yaitu

2. Hard news (Berita Keras atau Berita Hangat)

Berita keras adalah berita yang bernilai lebih, berkualitas dan ter-update. Karena sangat penting maka harus segera disampaikan dan diketahui masyarakat. Biasanya isi berita bersifat khusus atau bisa juga mengenai peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba.

3. Soft news (Berita Ringan)

Berita Ringan adalah berita pendukung, berita yang ringan dan nilai beritanya di bawah hard news.

4. Berita Opini

Berita opini (opinion news) adalah jenis berita menggunakan pendapat, pernyataan, atau gagasan seseorang, biasanya pendapat cendekiawan, sarjana, ahli, atau pejabat tentang suatu peristiwa.

5. Berita Interpretatif

Berita interpretaif (interpretative news) adalah jenis berita yang dikembangkan dengan komentar atau penilaian wartawan atau nara sumber yang kompeten atas berita yang muncul sebelumnya sehingga ini merupakan gabungan antara fakta dan interpretasi. Berita ini berawal dari informasi yang dirasa kurang jelas atau tidak lengkap arti dan maksudnya.

6. Berita Mendalam

Berita mendalam (depth news) adalah jenis berita yang merupakan pengembangan dari berita yang telah muncul dengan pendalaman hal yang ada di bawah suatu permukaan. Bermula dari berita yang masih belum selesai pengungkapannya dan dapat dilanjutkan kembali. Pendalaman dilakukan dengan mencari informasi tambahan dari narasumber atau berita terkait.

7. Berita Penjelasan

Berita penjelasan (explanatory news) adalah jenis berita yang bersifat menjelaskan dengan menguraikan peristiwa secara lengkap atau penuh data. Fakta didapatkan dan dijelaskan secara rinci dengan beberapa argumentasi atau pendapat penulis. Berita jenis ini biasanya panjang lebar sehingga harus disajikan secara bersambung dan berseri.

8. Berita Penyelidikan

Berita penyelidikan (investigative news) adalah jenis berita yang didapatkan dan dikembangkan berdasarkan penelitian atau penyelidikan berbagai sumber. Disebut juga berita ini disebut penggalian karena wartawan menggali informasi dari berbagai pihak, bahkan melakukan penyelidikan langsung ke lapangan, berawal dari data mentah atau berita singkat. Umumnya berita investigasi disajikan dalam format tulisan feature.

Selain jenis-jenis berita diatas, dikenal pula jenis-jenis berita lainnya, antara lain:

1. Berita Singkat (spot news), adalah jenis berita atau laporan peristiwa yang sedang terjadi secara langsung atau siaran langsung.

2. Berita Basi, adalah jenis berita yang sudah tidak aktual lagi.

3. Berita Bohong (libel), adalah jenis berita yang tidak benar atau tidak faktual sehingga menjurus pada pencemaran nama baik.

4. Berita Foto, adalah jenis berita yang ditampilkan dalam bentuk foto lepas, tidak berkaitan dengan tulisan yang ada di sekelilingnya.

5. Berita Kilat (news flash), adalah jenis berita yang penting segera diketahui publik, dimuat di halaman depan surat kabar.

6. Berita Pembuka Halaman (opening news), adalah jenis berita yang ditempatkan di bagian awal atau paling atas halaman surat kabar, atau semacam berita utama (headline).

Kaidah Berita

Yuk Pelajari Kaidah Kebahasaan Teks Berita

Kaidah kebahasaan teks berita merujuk tentang bagaimana ciri atau kaidah bagaimana sebuah teks dibangun. Kaidah kebahasaan ini dapat kita gunakan untuk mengenai suatu teks berita tertentu. Ciri kebahasaan teks berita, meliputi :

1) Keterangan

- Waktu

- Tempat (kata depan, di, dari, ke, sampai, dan dalam)

- Cara (dengan, secara, melalui)

- Penyebab (konjungsi, karena, atau lantaran)

- Tujuan (diditandai dengan kata untuk, guna, bagi, buat, dan demi)

- Aposisi (menjelaskan kata benda dengan tanda diapit, tanda koma, pisah, atau kurung)

- Tambahan (menjelaskan kata benda tetapi tidak dapat menggantikan unsur yang diterangkan)

- Pewatas (memberikan pembatas kata benda dan tidak dapat ditiadakan)

- Penyerta (dengan, tanpa, atau bersama) Alat (dengan atau tanpa)

- Similatif (kesamaan atau kemiripan dari kedua kejadian [seperti, bagai, laksana])

- Kesalingan (perbuatan dilakukan dengan silih berganti [tanda satu sama lain])

2) Verba Transitif

VerbaTransitif yaitu verba yang memerlukan dua nomina, satu sebagai subjek dan satunya lagi sebagai objek dalam kalimat aktif.

3) Verba Pewarta

Verba pewarta merupakan kata yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu percakapan.

Wawancara

Latihan Soal

Dalam ciri kebahasaan berita terdapat salah satunya yaitu mengenai keterangan. Yang menjelaskan kata benda dengan tanda diapit, tanda koma, pisah, atau kurung disebut . . .

A. Tambahan

B. Pewatas

C. Penyerta

D. Similatif

E. Aposisi

redesain-navbar Portlet