APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama

C:\Users\Ester\Pictures\Cover AP\peta belajar bersama.jpg

E:\Backup user\Documents\Magang Aku Pintar\PETA KONSEP\BAB 6.jpeg

Pengertian Bank

C:\Users\Ester\Pictures\Cover AP\bab 6 modul 2.jpg

Secara etimologis, pengertian bank berasal dari kata "Banco" berarti bangku. Bangku yang dimaksud merujuk pada meja untuk menunjang aktivitas perbankan dalam melayani nasabah. Istilah bangku di kemudian hari terus berkembang hingga istilah bank digunakan dalam kegiatan pelayanan finansial.  Secara terminologis, pengertian bank adalah lembaga keuangan suatu negara yang didirikan dengan kewenangan menghimpun, mengelola, dan mengatur seluruh hal berkaitan dengan keuangan. Harapannya, bank mampu memaksimalkan pemanfaatan keuangan untuk menggerakkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Setiap negara terdapat bank sentral sebagai pusat dan acuan bank-bank umum. Di Indonesia, Bank Indonesia (BI) adalah bank sentral. Bank Indonesia diatur oleh Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan. 

Pengertian Bank Menurut Para Ahli

Bank mempunyai definisi luas dari berbagai para ahli. Pengertian bank menurut para ahli dimulai dari aturan Undang-Undang hingga pendapat berbagai tokoh. Thomas Mayer, Z. Aliber, dan James D. Duesenberry berpendapat, bank adalah lembaga keuangan berfungsi menciptakan uang dan aktivitas yang berkaitan. 

  • RG. Howtery mengatakan bank merupakan tempat penukaran uang berdasarkan kredit utang dan piutang oleh masyarakat. Singkatnya menurut Howtery, pengertian bank adalah lembaga perantara kredit. 

  • Sedangkan pengertian bank menurut para ahli ekonomi di Belanda, bank adalah badan berwenang menerima simpanan dan kredit dari masyarakat untuk dikelola agar menghasilkan profit baik bunga atau dividen. 

  • Pengertian Bank Menurut UU No 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan yakni lembaga usaha yang menghimpun uang dari masyarakat dalam bentuk simpanan, kemudian menyalurkan kembali kepada masyarakat berbentuk kredit atau lainnya agar taraf hidup masyarakat meningkat. 

Pengertian bank sebagai badan perantara keuangan antar berbagai pihak yang mempunyai dana berlebih dan kelompok membutuhkan uang merupakan pendapat dari Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 31. 

Jenis Jenis Bank 

Jenis bank ada banyak dan dikategorikan berdasarkan berbagai segi, mulai dari fungsi, kepemilikan, cara kerja operasional, sampai bentuk badan hukumnya. Selengkapnya tentang jenis jenis bank adalah sebagai berikut. 

1. Berdasarkan Fungsinya

Jenis bank menurut fungsinya terbagi menjadi tiga macam, yakni bank sentral, bank umum, dan bank perkreditan rakyat. Bank sentral adalah lembaga keuangan berwenang atas pengelolaan kebijakan moneter suatu negara sehingga stabilitas keuangan mampu terjaga.  Sementara bank umum merupakan bank yang beraktivitas dalam masyarakat secara konvensional atau syariah di bawah naungan bank sentral. Jika bank perkreditan rakyat atau BPR yakni jenis bank yang melaksanakan aktivitas perbankan di luar jasa lalu lintas pembayaran. 

2. Berdasarkan Kepemilikan

Jenis jenis bank berdasarkan kepemilikan terdiri dari bank pemerintah, swasta, asing, dan campuran. Bank pemerintah merupakan bank yang dimiliki dan dikelola oleh negara baik pusat atau daerah, contohnya seperti Bank Indonesia dan bank-bank daerah. Sedangkan bank asing adalah bank yang kepemilikannya oleh pihak asing yang membuka cabang di Indonesia. Berbeda dengan bank swasta yang dimiliki oleh pihak swasta baik perorangan maupun kelompok. Terakhir, bank campuran merupakan jenis bank yang kepemilikan sahamnya gabungan antara swasta, asing, atau pemerintah. 

3. Berdasarkan Operasional

Jenis jenis bank berdasarkan operasional ditinjau dari aktivitas dan regulasi yang mengaturnya, yakni bank konvensional dan syariah. Secara terminologis, pengertian bank konvensional adalah bank yang menjalankan kegiatannya secara umum dengan tetap memperhatikan kebijakan bank sentral dan aturan UU.  Sedangkan pengertian bank syariah yakni jenis bank yang aktivitasnya didasarkan pada prinsip dan syariat agama Islam. Dalam hal ini, bank syariah menggunakan prinsip bagi hasil sebagai keuntungan dan menghindari riba. 

4. Berdasarkan Bentuk Badan Usaha

Jenis jenis bank berdasarkan bentuk badan usaha dikategorikan menjadi empat macam, meliputi, koperasi, perusahaan perseorangan, perseroan terbatas, firma. Pengertian bank berbentuk koperasi adalah struktur organisasi dan pengelolaannya sesuai prinsip keanggotaan.  Bank berbentuk perusahaan perseorangan yakni bank yang dimiliki individu. Sementara perseroan terbatas merupakan bank berbadan usaha berbentuk PT. Terakhir, firma adalah bank badan usaha bentuk persekutuan dua orang atau lebih di bawah satu nama usaha bersama. 

Fungsi Bank


 

Financial intermediary 

Fungsi bank pertama sebagai financial intermediary atau perantara keuangan. Sejalan dengan pengertian bank menurut UU No 10 Tahun 1998 tentang perbankan, bank bertugas menghimpun dan menyalurkan uang dalam masyarakat melalui berbagai produk keuangan. Sehingga pemanfaatan keuangan dapat merata ke seluruh kalangan. 

Agent of Trust 

Fungsi bank berikutnya adalah agent of trust bagi masyarakat, negara, dan pihak-pihak lain yang menggunakan jasanya. Dalam perannya sebagai agent of trust, bank wajib menjadi pihak layak dipercaya dan menggunakan kepercayaan pihak-pihak pengguna jasanya dalam menjaga dan memelihara nilai uang. 

Agent of Development

Adanya bank mampu memberikan aktivitas dan layanan kepada masyarakat untuk meningkatkan dan mengembangkan penghasilan melalui investasi, konsumsi, distribusi, dan pemanfaatan uang lainnya. Sehingga masyarakat mampu memperoleh keuntungan dan pembangunan ekonomi suatu negara semakin maju. 

Agent of Service

Fungsi bank yang terakhir adalah sebagai agent of service, yaitu melayani berbagai kepentingan keuangan masyarakat. Sesuai fungsinya sebagai agent of service, bank perlu menyediakan layanan keuangan semaksimal mungkin dan mendengarkan kepentingan para penggunanya. 

Ruang Lingkup Bank


 

Sejarah Bank Dunia

Bank pertama kali didirikan dalam bentuk seperti sebuah firma pada umumnya pada tahun 1690, pada saat kerajaan Inggris berkemauan merencanakan membangun kembali kekuatan armada lautnya untuk bersaing dengan kekuatan armada laut Perancis akan tetapi pemerintahan Inggris saat itu tidak mempunyai kemampuan pendanaan kemudian berdasarkan gagasan William Paterson yang kemudian oleh Charles Montagu direalisasikan dengan membentuk sebuah lembaga intermediasi keuangan yang akhirnya dapat memenuhi dana pembiayaan tersebut hanya dalam waktu dua belas hari.

Sejarah mencatat asal mula dikenalnya kegiatan perbankan adalah pada zaman kerajaan tempo dulu di daratan Eropa. Kemudian usaha perbankan ini berkembang ke Asia Barat oleh para pedagang.  Perkembangan perbankan di Asia Barat, Afrika dan Amerika dibawa oleh bangsa Eropa pada saat melakukan penjajahan ke negara jajahannya baik di Asia, Afrika maupun benua Amerika. 

Kemudian dalam perkembangan selanjutnya, kegiatan operasional perbankan berkembang lagi menjadi tempat penitipan uang atau yang disebut sekarang ini kegiatan simpanan. Berikutnya kegiatan perbankan bertambah dengan kegiatan peminjaman uang. Uang yang disimpan oleh masyarakat, oleh perbankan dipinjamkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkannya.  Jasa-jasa bank lainnya menyusul sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

Sejarah bank di Indonesia

Bank yang pertama kali didirikan di Indonesia yaitu Nederlandsche Handel Maatschappij (NHM) pada masa pendudukan Belanda. Pendirian tersebut menggantikan kekosongan kongsi dagang Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) yang mengalami likuidasi. Setelah berdirinya NHM, bermunculan bank-bank lainnya. Pada zaman kemerdekaan, bank-bank tersebut dinasionalisasikan menjadi bank umum milik negara, seperti Bank Rakyat Indonesia, Bank Dagang Indonesia, dan Bank Ekspor-Impor Indonesia. Selain itu, pemerintah Indonesia mendirikan bank baru yaitu Bank Negara Indonesia. Setelah kemerdekaan Republik Indonesia, industri perbankan mengalami kemajuan yang pesat. Perkembangan ini ditandai dengan adanya deregulasi era menteri keuangan J.B Sumarlin yang dikenal dengan "Gebrakan Sumarlin".

Macam-macam Badan Usaha LK Bank


 

Bank Sentral

Bank sentral ini limited edition banget cuma ada satu di tiap-tiap negara karena Bank sentral punya peran penting bagi perekonomian suatu negara. Bank Indonesia ditunjuk oleh undang-undang menjadi bank sentralnya Indonesia. Bank sentral punya tujuan untuk menjaga stabilitas harga atau nilai suatu mata uang yang berlaku di negara tersebut. Berdasarkan tujuan tersebut, Bank Indonesia punya tiga tugas utama yaitu:

  1. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Tugas ini diarahkan dalam rangka mengendalikan jumlah uang yang beredar dan /atau suku bunga agar dapat mendukung pencapaian tujuan kestabilan nilai uang, sekaligus mendorong perekonomian nasional
  2. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, yang mencakup sekumpulan kesepakatan, aturan, standar, dan prosedur yang digunakan dalam mengatur peredaran uang.
  3. Mengatur dan mengawasi bank. Sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan, tugas pengawasan perbankan yang dilakukan Bank Indonesia difokuskan pada pengawasan macroprudential.

Bank Umum Konvensional atau Syariah

Sesuai namanya -bank “umum”- memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran dengan kata lain dapat memberikan seluruh jasa perbankan yang ada. Berikut jenis usaha bank-bank umum tersebut:

  • Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan;
  • Memberikan kredit/ pembiayaan;
  • Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah;
  • Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga; dan
  • Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak tercatat di bursa efek.

Selain dari jenis usahanya salah satu yang menjadi perbedaan adalah modal yang harus disetor untuk mendirikan bank umum, minimal sebesar Rp 3 Triliun. Modal ini tentunya nggak boleh berasal dari pinjaman/ pembiayaan dari bank/ pihak lain di Indonesia apalagi dari dana yang berasal dari pencucian uang,

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) atau Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS)

Kegiatan usaha BPR/BPRS jauh lebih sempit bila dibandingkan dengan bank umum, karena BPR/BPRS tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Meskipun begitu BPR/BPRS yang tersebar di seluruh Indonesia tetap berperan penting bagi usaha mikro dan kecil (UMK) serta masyarakat berpenghasilan rendah terutama di pedesaan sebagai penyedia jasa keuangan. Lalu apa saja sebenarnya kegiatan usaha BPR/BPRS?

Kegiatan usaha BPR/BPRS adalah:

  1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa deposito berjangka, tabungan, dan/ atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;
  2. Memberikan kredit;
  3. Menyediakan pembiayaan dan penempatan dana berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia; dan
  4. Menempatkan dananya dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI), deposito berjangka, sertifikat deposito, dan/ atau tabungan pada bank lain.

Untuk modal yang disetor dalam rangka pendirian BPR nilai minimumnya ditetapkan berdasarkan zona lokasinya, paling rendah di Zona 4 minimum sebesar Rp4 Miliar. Tidak seperti bank umum yang dapat membuka cabang atau jaringan kantor baru di seluruh Indonesia. Pembukaan kantor cabang BPR hanya dapat dilakukan dalam wilayah provinsi yang sama dengan kantor pusat BPR. Oleh karena itu jarang sekali BPR yang lintas provinsi, jika ada, BPR tersebut harus benar-benar sehat, siap, dan punya modal yang cukup untuk kebutuhan operasionalnya.

Latihan 1

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Kebijakan uang longgar (easy money policy) dapat dilakukan dengan cara ….

A. Menjual Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

B. Menurunkan tingkat giro wajib minimum

C. Mengurangi pajak penghasilan

D. Menaikkan tingkat diskonto

E. Membuat perubahan pada sistem pemungutan pajak

Latihan 2

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Salah satu produk perbankan dimana bank memberikan fasilitas penyimpanan barang berharga bagi customer, disebut juga….

A. Deposito

B. Tabungan

C. save deposit box

D. atm

E. fasilitas cek

Latihan 3

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Dalam rangka mengatasi inflasi pemerintah dan Bank Indonesia bekerja sama melakukan Kebijakan Diskonto yaitu….

A. menaikkan tingkat suku bunga sehingga masyarakat lebih suka berinvestasi

B. menaikkan tingkat suku bunga sehingga masyarakat rajin menabung

C. menjual surat berharga sehingga uang yang beredar di masyarakat berkurang

D. mengirimkan surat atau pengumuman agar lembaga dan individu melakukan efisiensi

E. membeli surat berharga sehingga uang yang beredar di masyarakat bertambah

Latihan 4

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Pelayanan bank menerima pembayaran rekening listrik, telepon, pajak, dan PDAM disebut....

A. Payment point

B. Bank garansi

C. Credit card

D. Safe deposit boxes

E. Bank umum

Latihan 5

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit dengan tujuan utnuk meningkatkan taraf hidup rakyat adalah...

A. Asuransi

B. Dana pension

C. Bank

D. Pegadaian

E. BPJS

Pengertian Non Bank

C:\Users\Ester\Pictures\Cover AP\bab 6 modul 3.jpg

Lembaga keuangan bukan bank (LKBB) merupakan badan usaha di bidang keuangan yang boleh menghimpun dan menyalurkan dana kepada masyarakat tetapi bukan dalam bentuk tabungan, giro, maupun deposito. Dana dapat dihimpun dengan mengeluarkan surat-surat berharga, selanjutnya menyalurkannya untuk pembiayaan investasi perusahaan yang membutuhkan pinjaman.

Bank dan lembaga keuangan bukan bank (LKBB) berperan vital dalam aktivitas perekonomian di Indonesia.

Dasar hukum pendirian dan usaha lembaga keuangan bukan bank ialah UU No. 15 Tahun 1952 tentang penetapan “Undang-undang Darurat tentang Bursa” (Lembaran Negara No 79 tahun 1951) sebagai Undang-undang. Yang dimaksudkan dengan bursa dalam arti Undang-undang ini ialah bursa-bursa perdagangan di Indonesia, yang didirikan untuk perdagangan uang dan effek, termasuk semua pelelangan effek. Dasar hukum lain dari LKBB adalah Surat Keputusan Menteri Keuangan No. Kep. 38/MK/IV/1972 yang kemudian diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan No.280/KMK.01/1989 tentang pengawasan dan pembinaan lembaga keuangan bukan bank dan peraturan perundang-undangan lain yang berkaitan dengan usaha yang dijalankan. Tujuan didirikan Lembaga keuangan bukan bank (LKBB) adalah untuk mendorong pengembangan pasar uang dan pasar modal serta membantu permodalan perusahaan, terutama para pengusaha lemah.

Fungsi Non Bank


1. Pemberian Bantuan Modal

Meskipun di bank terdapat program pembelian bantuan modal, tetapi kenyataannya hal itu menjadi salah satu fungsi diadakannya LKBB. Pemberian bantuan modal yang dilakukan oleh LKBB biasanya dalam bentuk kredit, baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek. Dengan adanya LKBB ini, sangat memudahkan masyarakat yang ingin membuka usaha tetapi tidak memiliki modal dan tentunya dengan bunga yang sangat ringan. Meminjam modal di LKBB ini juga menjadi solusi agar Anda tidak terjerat hutang yang sangat tinggi dari pihak rentenir.

2. Mengumpulkan Dana

Memiliki fungsi sebagai pengumpul dana dari masyarakat dengan mengeluarkan dokumen berharga dan menyalurkannya kembali untuk pembiayaan investasi kepada perseorangan maupun perusahaan yang membutuhkan.

3. Mendorong Pengembangan Perekonomian Pasar Uang dan Pasar Modal

Lembaga ini juga berfungsi sebagai penggerak, penanggung, dan perantara di setiap pengeluaran dan penukaran saham-saham, surat utang, obligasi, dan surat-surat berharga lainnya.

4. Menjadi Perantara

Berperan menjadi perantara bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia serta menjadi badan hukum pemerintah dalam pengadaan kredit di dalam negeri maupun luar negeri.

5. Mencari Tenaga Ahli

Memiliki fungsi sebagai perantara untuk perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam mendapatkan tenaga ahli di bidang finansial.

7. Membuka Kegiatan Lain

Sebagai pelaksana kegiatan usaha lain di bidang keuangan. Namun, sebelumnya harus mendapatkan persetujuan dari menteri keuangan Republik Indonesia.

Ruang Lingkup Non Bank


 

Yang dimaksud Ruang lingkup dari LKBB adalah lembaga pembiayaan, Lembaga pembiayaan terdiri dari beberapa lembaga yaitu sewa guna usaha (leasing), modal  ventura, pembiayaan konsumen, jasa anjak piutang dan kartu plastik. 

Manfaat Lembaga Keuangan Bukan Bank

Keberadaan Lembaga Keuangan Bukan Bank ( LKBB ) tentunya telah memberikan manfaat bagi masyarakat. Manfaat-manfaat tersebut bisa dirasakan dari produk-produk yang ditawarkannya, sebagai berikut :

  • Pegadaian memberikan manfaat bagi masyarakat yang memerlukan dana
  • Perusahaan memberikan manfaat jaminan risiko yang mungkin terjadi sesuai dengan jasa yang ditawarkan
  • Lembaga dana pensiun memberikan kesejahteraan kepada karyawan perusahaan terutama yang telah pensiun
  • Lembaga pembiayaan memberikan pinjaman kepada masyarakat dalam hal pendanaan kegiatan konsumsinya.
  • Koperasi memberikan manfaat kepada para anggota dalam hal kebersamaan dan sisa hasil usaha

Peran-Peran LKBB

Lembaga Keuangan Bukan Bank “LKBB” punya peranan yang penting dalam perekonomian suatu negara, termasuk Indonesia. Dengan adanya LKBB maka konsumsi domestik bergerak maju dan mendorong laju perekonomian.

Adapun beberapa kegiatan usaha LKBB di Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Menghimpun dana dari masyarakat dengan menerbitkan surat-surat berharga.
  • Memberikan fasilitas kredit kepada perusahaan swasta dan pemerintah, baik jangka pendek, menengah dan jangka panjang.
  • Berperan menjadi perantara bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia dan menjadi badan hukum pemerintah daka pengadaan kredit dalam negeri maupun luar negeri.
  • Menyertakan modal perusahan-perusahaan dan penjualan saham di pasar modal.
  • Menjadi perantara bagi perusahaan dalam mendapatkan tenaga ahli di bidang finansial.
  • Melaksanakan kegiatan usaha lain di bidang keuangan atas persetujuan menteri keuangan Republik Indonesia.

 

Macam-Macam Badan Usaha LK Non Bank


 

Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi Simpan Pinjam merupakan salah satu lembaga finansial yang menghimpun dana dari setiap anggotanya, kemudian menyalurkannya kembali kepada anggota maupun non-anggota yang sedang membutuhkan dana. Sumber pemasukan koperasi berasal dari anggota dan juga pinjaman dari lembaga keuangan lainnya. Tujuan dibuatnya koperasi simpan pinjam ini, untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para anggotanya dan juga seluruh masyarakat Indonesia. Sudah ada banyak jenis-jenis koperasi simpan pinjam yang mungkin saja bisa membantu Anda, seperti Koperasi Unit Desa (KUD), Koperasi Serba Usaha (KSU), dan Koperasi Pasar. Namun, pastikan koperasi yang Anda pilih di bawah naungan pemerintah.

Pegadaian

Untuk yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Pegadaian termasuk salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki fungsi sebagai penyaluran kredit kepada masyarakat. Dasar hukum yang digunakan adalah hukum gadai sehingga masyarakat terhindar dari bunga yang terlalu tinggi. Bagi Anda yang pernah melakukan transaksi di pegadaian, pasti sudah tahu mekanismenya. Namun, untuk Anda yang baru akan mengikuti program-program di pegadaian, jangan khawatir karena semua prosesnya sangat mudah. Pegadaian bukan hanya tempat untuk menggadaikan barang saja, tetapi ada beberapa produk layanan lain yang bisa Anda pilih, di antaranya:

  1. Gadai konvensional.
  2. Gadai syariah.
  3. Gadai emas.
  4. Jasa taksiran dan sertifikasi logam mulia.Jasa penitipan barang berharga.

Perusahaan Dana Pensiun

berbagai lembaga keuangan bukan bank

Lembaga jasa keuangan non bank bukan hanya menyediakan produk peminjaman saja, tetapi juga ada lembaga yang menyediakan layanan jaminan hari tua, yaitu Perusahaan Dana Pensiun. Perusahaan Dana Pensiun adalah badan usaha LKBB yang menyediakan layanan jaminan masa tua dengan cara menghimpun dana yang dipotong dari gaji karyawan setiap bulannya. Kemudian dana tersebut akan diserahkan kepada masyarakat tersebut ketika sudah pensiun atau tidak bekerja lagi. Dalam kata lain, cara ini sama saja seperti Anda menabung untuk membiayai kehidupan di masa tua. Perusahaan Dana Pensuin memiliki beberapa jenis berikut ini:

  1. Taspen.
  2. Asabri.
  3. BPJS Ketenagakerjaan.
  4. DPPK (Dana Pensiun Pemberi Kerja).
  5. DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan).

Perusahaan Leasing

Nyatanya, perusahaan yang bergabung dalam LKBB itu sangat banyak ya, salah satunya adalah perusahaan leasing atau Multifinance yang memberikan layanan pembiayaan dengan sistem kontrak sewa yang digabungkan dengan pembelian secara angsuran kepada perusahaan maupun perorangan. Adanya perusahaan ini tentu sangat membantu sekali untuk Anda yang ingin memiliki kendaraan bermotor tanpa harus membayar secara tunai. Adapun beberapa perusahaan leasing yang cukup populer di Indonesia di antaranya sebagai berikut.

  1. BCA Finance.
  2. BFI Finance.
  3. Summit Oto Finance.
  4. Indomobil Finance Indonesia.
  5. Astra Credit Companies (ACC).
  6. Adira Dinamika Multi Finance, Tbk.
  7. Federal International Finance (FIF).

Perusahaan Asuransi

Satu lagi perusahaan finansial yang bisa membantu kehidupan Anda, yaitu perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi adalah lembaga yang menghimpun dana dengan cara menarik premi setiap bulannya selama masa kontrak kepada nasabah sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati kedua belah pihak dan sesuai yang tertulis di dalam polis. Tujuan dari asuransi ini adalah untuk mengendalikan keuangan seseorang tetap terjaga ketika terjadi risiko yang membutuhkan biaya. Adapun beberapa jenis asuransi yang bisa Anda miliki adalah sebagai berikut:

  1. Asuransi kesehatan.
  2. Asuransi jiwa.
  3. Asuransi pendidikan.
  4. Asuransi kendaraan.
  5. Asuransi kepemilikan rumah dan properti.
  6. Asuransi bisnis.

Itulah informasi seputar lembaga jasa keuangan non bank beserta contoh-contoh lembaganya yang bisa memberikan kemudahan bagi kelangsungan kehidupan Anda. Gunakan lembaga-lembaga tersebut dengan bijak dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Latihan 1

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Dana pensiun didapat dari ... pegawai selama dia bekerja.

A. Hutang

B. Honor

C. Jatah

D. Iuran

E. Piutang

Latihan 2

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Di bawah ini yang tidak termasuk contoh asuransi yaitu ...

A. ASKES

B. Bumi Putera

C. Jiwasraya

D. BNI

E. Asuransi Jiwa

Latihan 3

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Produk yang menjanjikan ganti rugi jika terjadi sesuatu pada anggotanya dinamakan...

A. Sewa guna

B. Asuransi

C. Koperasi

D. Pegadaian

E. BRI

Latihan 4

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Lembaga keuangan bukan bank (LKBB) yang mengelola keuangan para PNS (pegawai negeri) yang telah purna tugas adalah ….

A. Leasing

B. Leasing

C. Koperasi kredit

D. Pegadaian

E. PT. Taspen

Latihan 5

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Untuk memberatas riba, kita bisa memanfaatkan...

A. PT ASKES

B. Pegadaian

C. Jamsostek

D. Koperasi kredit.

E. Keuntungan

Latihan 1

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Selama 3 bulan terakhir memiliki rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) paling sedikit 10% merupakan syarat pembukaan

A. Kantor cabang bank luar negeri

B. Kantor cabang BPR

C. Bank sentral

D. Kantor cabang umum dalam negeri

E. Kantor badan usaha syariah

Latihan 2

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Penentuan harga bagi bank yang didasarkan pada kesepakatan antara Bank dengan nasabah penyimpanan Dana sesuai dengan Jenis simpanan Dan jangka waktunya, yang akan menentukan besar kecilnya Porsi bagi hasil yang akan diterima penyimpanan diterapkan dalam bank …

A. Devisa

B. Umum

C. Non devisa

D. Syariah

E. Pengkreditan rakyat

Latihan 3

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Berikut ini merupakan bidang-bidang usaha/kegiatan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang di perkenankan, kecuali ….

A. Menghimpun dana dari masyarakat

B. Melakukan aktivitas kliring

C. Menerima simpanan deposito

D. Memberikan kredit

E. Menyediakan pembiayaan sesuai dengan prinsip bagi hasil

Latihan 4

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Badan yang memiliki kegiatan berupa penghimpunan dan penyaluran dana terutama untuk membiayai investasi perusahaan disebut …. 

A. Perbankan

B. Pasar modal

C. Leasing

D. Pegadaian

E. Lembaga keuangaan

Latihan 5

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Kegiatan yang boleh dilakukan oleh BPR, kecuali ….

A. melakukan usaha perasuransian

B. menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa deposito berjangka

C. memberikan kredit kepada masyarakat

D. menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk tabungan

E. menyediakan pembiayaan bagi nasabah berdasarkan prinsip bagi hasil

Latihan 6

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Berikut wewenang otoritas jasa keuangan khusus untuk melaksanakan tugas pengawasan yang tepat adalah menetapkan ….

A. peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan

B. peraturan mengenai pengawasan di sektor jasa keuangan

C. kebijakan operasional pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan

D. peraturan dan jasa OJK

E. kebijakan mengenai pelaksanaan tugas OJK

Latihan 7

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Bank Central Asia adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional yang dalam kegiatannya memberikan jasa lalu lintas pembayaran. BCA termasuk jenis:

A. Bank Sentral

B. BPR

C. Bank Syariah

D. Bank Devisa

E. Bank Umum

Latihan 8

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Perhatikan tugas lembaga keuangan berikut ini.

  1. Melayani jasa penaksiran
  2. Melayani jasa titipan barang
  3. Pengambilalihan tagihan suatu perusahaan dengan fee tertentu.
  4. Memberikan pinjaman dengan jaminan
  5. Pembelian piutang perusahaan dalam suatu transaksi perdagangan dengan harga sesuai kesepakatan. Yang merupakan tugas anjak piutang adalah nomor ….

A. 1) dan 2)

B. 2) dan 3)

C. 5) dan 4)

D. 2) dan 3)

E. 3) dan 5)

Latihan 9

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Bank umum membantu BI mewujudkan tujuan dalam menjalankan kebijakan moneter, yaitu:

  1. mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi
  2. memberikan pinjaman pada nasabah
  3. memberikan kredit kepada nasabah
  4. mengatur bank umum
  5. menghimpun dana dari masyarakat Yang menjadi tugas bank umum adalah:

A. 1), 2), dan 3)

B. 1), 3), dan 5)

C. 2), 3), dan 5)

D. 2), 4), dan 5)

E. 3), 4), dan 5)

Latihan 10

Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat!

Di bawah ini adalah tugas-tugas Bank.

  1. Menerima simpanan dalam bentuk tabungan dan deposito
  2. Memelihara kestabilan uang
  3. Memberi kredit jangka panjang
  4. Pembina dari bank-bank
  5. Mendorong kelancaran produksi masyarakat dengan memberikan kredit lunak Tugas Bank Umum adalah:

A. 1), 2), dan 3)

B. 2), 3), dan 4)

C. 1), 3), dan 5)

D. 2), 4), dan 5)

E. 1), 2), dan 5)

redesain-navbar Portlet