APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama

C:\Users\Ester\Pictures\Cover AP\bab 7 modul 2.jpg

E:\Backup user\Documents\Magang Aku Pintar\PETA KONSEP\BAB 7.jpg

Badan Usaha

C:\Users\Ester\Pictures\Cover AP\bab 7 modul 2.jpg

Pengertian Badan Usaha

Kebanyakan orang berpendapat bahwa pengertian badan usaha dan perusahaan tidak terdapat perbedaan. Hal ini didasarkan dari proses produksi yang dilakukan oleh perusahaan, di mana dari proses produksi tersebut akan dihasilkan barang- barang atau jasa-jasa yang akan dipasarkan atau dijual dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. Sementara itu, kegiatan badan usaha mempunyai tujuan untuk menghasilkan laba atau keuntungan. Oleh karenanya, pengertian antara perusahaan dengan badan usaha seringkali disamakan.

Untuk lebih jelasnya, pengertian badan usaha dan perusahaan dapat dikemukakan sebagai berikut.

  1. Badan usaha adalah suatu kesatuan yuridis ekonomis yang mendirikan usaha untuk mencari keuntungan. Kesatuan yuridis ekonomis itu terdiri atas seorang atau sekelompok orang yang berorganisasi (bekerja sama) dalam bidang ekonomi yang bertujuan mencari keuntungan dengan mendirikan suatu perusahaan yang menghasilkan barang dan jasa secara efektif dan efisien. Ciri- ciri badan usaha antara lain:

    1. bertujuan mencari keuntungan,

    2. menggunakan modal dan tenaga kerja,

    3. aktivitas operasional perusahaan di bawah pimpinan seorang usahawan.

 

  1. Perusahaan adalah suatu kesatuan teknis dan tempat proses produksi barang dan jasa secara efektif dan efisien. Dengan demikian, dalam perusahaan digunakan tenaga-tenaga dan mesin-mesin serta ongkos-ongkos yang rasional untuk menghasilkan barang sebanyak-banyaknya. Akan tetapi bila dianalisis lebih jauh, sebenarnya terdapat perbedaan antara badan usaha dengan perusahaan.

Adapun perbedaan tersebut dapat kamu simak dalam tabel berikut ini:

 

Perusahaan

Badan Usaha

1.   Merupakan kesatuan teknis produksi

Merupakan kesatuan yuridis formal

2. Bertujuan   menghasilkan   barang

dan jasa

Bertujuan mencari laba dan

keuntungan

3. Tidak selalu bersifat resmi atau formal

Bersifat resmi dan formal, serta harus memenuhi syarat-syarat tertentu

4.   Bersifat konkret atau nyata,

seperti pabrik, toko, dan bengkel

Bersifat abstrak, hanya dapat dilihat

dari akta pendirian

 

Fungsi Badan Usaha

Fungsi badan usaha mengandung arti peranan badan usaha dalam melakukan kegiatan agar dapat memberikan suatu manfaat, baik manfaat bagi badan usaha yang bersangkutan atau dalam rangka mencari keuntungan, maupun bermanfaat bagi orang lain atau masyarakat dalam rangka mengonsumsi barang sehingga tercapai kepuasan.

Fungsi badan usaha dalam melaksanakan kegiatannya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut:

  1. Fungsi Manajemen.

Fungsi ini meliputi tugas-tugas yang harus dimiliki oleh seorang pimpinan untuk menjalankan kegiatan-kegiatan dalam suatu badan usaha. Fungsi manajemen meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengarahan, serta pengoordinasian dan pengawasan.

  1. Fungsi Operasional.

Fungsi operasional berupa pelaksanaan atas suatu kegiatan badan usaha dalam rangka menghasilkan keuntungan atau laba. Fungsi operasional meliputi bidang produksi, bidang pembelanjaan, bidang personalia, bidang administrasi, dan bidang pemasaran.

 

Jenis-jenis Badan Usaha

Secara garis besar, jenis-jenis badan usaha dapat digolongkan berdasarkan lapangan usaha dan kepemilikan modal. Nah, sekarang simaklah uraiannya masing- masing dalam pembahasan berikut ini.

Berdasarkan Lapangan Usaha

Badan usaha ditinjau dari lapangan usahanya dapat digolongkan menjadi lima jenis, yaitu yang bergerak di bidang ekstraktif, industri, agraris, perdagangan, dan jasa.

  1. Badan usaha ekstraktif adalah badan usaha yang kegiatannya mengambil hasil alam secara langsung, sehingga menimbulkan manfaat tertentu. Contohnya pertambangan, perikanan laut, penebangan kayu, dan pendulangan emas atau intan.

http://www.postmedya.com/ekonomi/apa- itu-industri-ekstraktif-berikut-penjelasannya/

https://www.agincourtresources.com/read-

agincourt/metode-yang-dipakai-perusahaan- tambang-emas/

 

  1. Badan usaha agraris adalah badan usaha yang kegiatannya mengolah alam sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih banyak. Contohnya pertanian, perikanan darat, peternakan, dan perkebunan.

https://mojokbisnis.com/usaha-agraris/

https://www.sridianti.com/ciri-ciri-perusahaan- agraris.html

  1. bahan mentah menjadi barang jadi yang siap untuk dikonsumsi. Contohnya: perusahaan tekstil, industri logam, kerajinan tangan, dan sebagainya.

https://republika.co.id/berita/mrtlm3/industri- logam-nasional-miliki-peluang-besar

https://industri.kontan.co.id/news/industri- pengalengan-ikan-kesulitan-bahan-baku

 

  1. Badan usaha perdagangan adalah badan usaha yang kegiatannya menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen, atau kegiatan atau jual beli. Contohnya grosir, pedagang eceran, supermarket, perusahaan ekspor impor, dan sebagainya.

 

https://eranetmedia.com/usaha-bisnis-dagang- laku-laris/

https://www.bangizaltoy.com/2020/03/moda l-usaha-agen-minuman-kemasan.html

 

  1. Badan usaha jasa adalah badan usaha yang kegiatannya bergerak dalam bidang pelayanan jasa tertentu kepada konsumen. Contoh: salon, dokter, bengkel, notaris, asuransi, bank, dan akuntan.

 

 

Sopir Damri di Bandara Soetta Mogok, Manajemen Minta Maaf

 

https://money.kompas.com/read/2019/07/06

/135533126/sopir-damri-di-bandara-soetta- mogok-manajemen-minta-maaf

https://www.google.com/search?q=bank&tbm=is ch&ved=2ahUKEwig

 

  1. Berdasarkan Kepemilikan Modal

Ditinjau dari kepemilikan modal, badan usaha dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu sebagai berikut:

  1. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) adalah badan usaha yang seluruh modalnya dimiliki oleh swasta, dapat berbentuk perseorangan maupun persekutuan. Contoh: firma, persekutuan komanditer, perseroan terbatas, koperasi, dan sebagainya.

  2. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya milik negara, yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. BUMN bergerak di sektor-sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak. Contoh: perjan, perum, dan persero.

  3. Badan usaha campuran adalah badan usaha yang modalnya sebagian milik pemerintah dan sebagian milik swasta. Contohnya Persero di mana modal yang dimiliki oleh badan usaha ini adalah 51% atau lebih dimiliki pemerintah dan paling banyak 49% dimiliki oleh swasta atau investor. Contoh lain adalah PT Telkom, PT Angkasa Pura, dan PT BNI.

  4. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh pemerintah daerah. Contoh: Bank Maluku, Bank Jabar, dan PDAM.

 

Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

C:\Users\Ester\Pictures\Cover AP\bab 7 modul 2.jpg

Sebagaimana Anda ketahui, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan.

 

Ciri-Ciri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Badan usaha yang dikelola oleh negara (BUMN) dapat didasarkan pada kepemilikan, fungsinya, dan permodalannya.

  1. Berdasarkan kepemilikannya, BUMN memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

    1. Penguasaan badan usaha dimiliki oleh pemerintah.

    2. Pengawasan dilakukan, baik secara hirarki maupun secara fungsional dilakukan oleh pemerintah.

    3. Kekuasaan penuh dalam menjalankan kegiatan usaha berada di tangan pemerintah.

    4. Pemerintah berwenang menetapkan kebijakan yang berkaitan dengan kegiatan usaha.

    5. Semua risiko yang terjadi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pemerintah.

 

  1. Berdasarkan fungsinya, BUMN memiliki ketentuan sebagai berikut.

    1. Untuk mengisi kas negara, karena merupakan salah satu sumber penghasilan negara.

    2. Agar pengusaha swasta tidak memonopoli usaha yang menguasai hajat hidup orang banyak.

    3. Melayani kepentingan umum atau pelayanan kepada masyarakat.

    4. Merupakan lembaga ekonomi yang tidak mempunyai tujuan utama mencari keuntungan, tetapi dibenarkan untuk memupuk keuntungan.

    5. Merupakan salah satu stabilisator perekonomian negara.

    6. Dapat meningkatkan produktivitas, efektivitas, dan efisiensi serta terjaminnya prinsip-prinsip ekonomi.

 

  1. Berdasarkan permodalannya, BUMN memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

    1. Modal seluruhnya dimiliki oleh negara dari kekayaan negara yang dipisahkan.

    2. Peranan pemerintah sebagai pemegang saham. Bila sahamnya dimiliki oleh masyarakat, besarnya tidak lebih dari 49%, sedangkan minimal 51% sahamnya dimiliki oleh negara.

    3. Pinjaman pemerintah dalam bentuk obligasi.

    4. Modal juga diperoleh dari bantuan luar negeri.

    5. Bila memperoleh keuntungan, maka dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat.

    6. Pinjaman kepada bank atau lembaga keuangan bukan bank.

Bentuk-Bentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Menurut UU No 19 Tahun 2003 Pasal 9, bentuk dari perusahaan BUMN dibedakan menjadi 2, yaitu:

  1. Perusahaan Umum (Perum)

Perusahaan Umum (Perum) adalah perusahaan milik negara yang modal seluruhnya milik negara (berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan) bergerak dalam bidang produksi, jasa atau bidang ekonomi lainnya dengan tujuan utamanya yaitu untuk melayani kepentingan umum sekaligus mencari keuntungan. Contoh: Perum Husada Bakti, Perum Pegadaian, Perum Pelayaran, dan sebagainya.

Ciri-ciri perusahaan umum (Perum)

  1. Melayani kepentingan umum,

  2. Umumnya bergerak dibidang jasa vital (public utility),

  3. Dibenarkan memupuk keuntungan,

  4. Berstatus badan hukum,

  5. Mempunyai nama dan kekayaan sendiri serta kebebasan bergerak seperti perusahaan swasta,

  6. Hubungan hukumnya diatur secara hubungan hukum perdata,

  7. Modal seluruhnya dimiliki oleh negara dan kekayaan negara yang dipisahkan,

  8. Dipimpin oleh seorang direksi,

  9. Pegawainya adalah pegawai perusahaan negara,

  10. Laporan tahunan perusahaan, disampaikan kepada pemerintah

 

Kelebihan perusahaan umum (Perum)

  1. Menangani bidang-bidang usaha yang penting.

  2. Bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mencari keuntungan. Keuntungan yang didapat digunakan lagi sebagai dana pembangunan.

  3. Seluruh modalnya milik pemerintah, baik pusat atau daerah.

  4. Dibanding perjan, perum bekerja lebih efisien karena selain memberi layanan kepada masyarakat, juga dituntut untuk meraih laba (keuntungan).

  5. Dengan status pegawai perusahaan negara atau daerah, budaya kerja di perum umumnya lebih baik dibanding perjan

 

Kelemahan perusahaan umum (Perum)

  1. Masih terjadi pemborosan (inefisiensi) karena tidak adanya perusahaan saingan.

  2. Tingkat produktivitas pegawai umumnya masih di bawah pegawai perseroan (PT).

  3. Sering menjadi alat politik kelompok tertentu sehingga perum menjadi sapi perahan (diperas) untuk kepentingan kelompok tersebut.

  4. Jika perum rugi, berarti negara yang dirugikan

 

  1. Perusahaan Perseroan (Persero)

Perusahaan Perseroan (Persero) adalah perusahaan negara yang modal/sahamnya paling sedikit 51% dimiliki oleh pemerintah, dan bergerak dibidang produksi dengan tujuan memperoleh laba. Contoh: PT Telkom, PT Pos Indonesia, PT Semen Gresik, PT BRI, dan PT Bank Mandiri.

 

Ciri-Ciri perusahaan perseroan

  1. Memupuk keuntungan (profitability),

  2. Sebagai badan hukum perdata (yang berbentuk PT),

  3. Hubungan usahanya diatur menurut hukum perdata,

  4. Modal seluruhnya atau sebagian merupakan kekayaan negara yang dipisahkan (dimungkinkan joint dengan swasta nasional/asing),

  5. Tidak memiliki fasilitas-fasilitas negara,

  6. Dipimpin oleh seorang direksi,

  7. Status pegawainya sebagai pegawai perusahaan swasta,

  8. Peranan pemerintah sebagai pemegang saham.

 

Kelebihan perusahaan perseroan (Persero)

  1. Mencari keuntungan dan yang kedua memberi pelayanan kepada umum.

  2. Modal pendiriannya berasal sebagian atau seluruhnya dari kekayaan negara yang dipisahkan berupa saham–saham.

Kelemahan perusahaan perseroan (Persero)

Tidak memperoleh fasilitas Negara dan Pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta.

 

Menteri BUMN Minta PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Ubah  Kinerja – Emitennews

 

PT Telkom

Sumber: https://emitennews.com/menteri-bumn-minta-pt-telekomunikasi-indonesia-persero-tbk-tlkm-ubah- kinerja/

BADAN USAHA MILIK DAERAH (BUMD)

C:\Users\Ester\Pictures\Cover AP\bab 7 modul 2.jpg

BUMD merupakan badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Daerah. BUMD didirikan dengan tujuan untuk memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian Daerah pada umumnya, menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang bermutu bagi pemenuhan hajat hidup masyarakat sesuai kondisi, karakteristik, dan potensi Daerah yang bersangkutan berdasarkan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik. Untuk mendorong pembangunan daerah, peran BUMD dirasakan semakin penting sebagai perintis dalam sektor usaha yang belum diminati usaha swasta, sebagai pelaksana pelayanan publik, penyeimbang kekuatan pasar, dan turut membantu pengembangan usaha kecil dan menengah. BUMD tertentu juga dapat berfungsi sebagai salah satu penyumbang bagi penerimaan Daerah, baik dalam bentuk pajak, dividen, maupun hasil Privatisasi.

`Karakteristik BUMD

  1. badan usaha didirikan oleh Pemerintah Daerah;

  2. badan usaha dimiliki oleh:

    1. 1 (satu) Pemerintah Daerah;

    2. lebih dari 1 (satu) Pemerintah Daerah;

    3. 1 (satu) Pemerintah Daerah dengan bukan Daerah; atau

    4. lebih dari 1 (satu) Pemerintah Daerah dengan bukan Daerah.

  3. seluruh atau sebagian besar modalnya merupakan kekayaan daerah yang dipisahkan;

  4. bukan merupakan organisasi perangkat Daerah; dan

  5. dikelola dengan menggunakan kelaziman dalam dunia usaha.

 

Pendirian BUMD bertujuan untuk:

  1. memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian Daerah

  2. menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang bermutu bagi pemenuhan hajat hidup masyarakat sesuai kondisi, karakteristik dan potensi Daerah yang bersangkutan berdasarkan tata kelola perusahaan yang baik

  3. memperoleh laba dan/atau keuntungan

Latihan 1

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Undang-undang yang mengharuskan bahwa seluruh perusahaan jawatan berganti menjadi perusahaan umum atau perusahaan persero adalah….

A. UU No. 20 Tahun 2003

B. UU NO. 19 Tahun 2003

C. UU No. 20 Tahun 2004

D. UU No. 19 Tahun 2003

E. UU NO 21 Tahun 2010

Latihan 2

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Perhatikan contoh perusahaan di bawah ini.

  1. Bank Lippo
  2. Bank Mandiri
  3. Bank BCA
  4. Bank HSBC

Contoh perusahaan swasta campuran adalah…

A. 4

B. 3

C. 2

D. 1

E. 5

Latihan 3

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Jenis perusahaan yang pemiliknya hanya menanggung tanggung jawab sebesar bagain yang dimiliki adalah….

A. Perusahaan perseorangan

B. Firma

C. CV

D. Perseroan Terbatas

E. BUMD

Latihan 4

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Dibandingkan badan usaha lainnya, CV memiliki keunggulan yaitu….

A. Permodalan yang lebih besar dari firma

B. Permodalan lebih kecil dibandingkan firma

C. Jika salah satu pemilik mengundurkan diri,maka sahamnya dapat diperjualbelikan kepada anggota lain sedangkan Perseroan Terbatas tidak dapat memindahkan sahamnya

D. CV lebih unggul dalam manajemen karena ada pihak yang khusus yang mengurus perusahaan dibandingkan firma dimana semua orang dituntut aktif

E. Permodalan lebih kecil dibandingkan PT

Latihan 5

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Badan Usaha Milik Negara dibagi menjadi dua, yaitu Perusahaan Umum (Perum) dan Perusahaan Perseroan (Persero). Perbedaan utama antara dua perusahaan tersebut adalah….

A. Modal Perum lebih besar dibandingkan Persero

B. Perum bertujuan mencari laba sedangkan Persero melayani masyarakat

C. Saham Perum dimiliki oleh negara sedangkan Persero ada yang dijual kepada masyarakat umum

D. Karyawan Perum berstatus karyawan biasa sedangkan status karyawan Persero adalah karyawan perusahaan negara.

E. Modal Perum lebih kecil dibandingkan Persero

Bentuk-Bentuk Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

C:\Users\Ester\Pictures\Cover AP\bab 7 modul 3.jpg

Berdasarkan badan hukum yang dipilih, badan usaha milik swasta dapat dibedakan dalam bentuk badan usaha perseorangan, firma, persekutuan komanditer, perseroan terbatas, dan koperasi.

  • Badan Usaha Perseorangan 

Badan usaha perseorangan adalah suatu bentuk badan usaha yang hanya didirikan oleh satu orang, modalnya juga dari satu orang yang sekaligus yang memimpin dan bertanggung jawab atas segala pekerjaan dengan tujuan untuk mendapat laba.

Kebaikan badan usaha perseorangan antara lain:

  1. organisasinya yang mudah (easy of organization), karena aktivitas relatif terbatas dan perusahaan relatif kecil
  2. kebebasan bergerak (freedom of action). Pemilik mempunyai kebebasan yang luas, karena setiap keputusannya merupakan kata terakhir
  3. keuntungan jatuh pada seorang (retention of all profits
  4. pajaknya rendah (low tales),
  5. rahasia perusahaan lebih terjamin (secrecy), karena umumnya pengusaha sendiri yang menjalankan tugas-tugas penting,
  6. ongkos organisasinya rendah (low organization cost),
  7. dapat mengambil keputusan dengan cepat, karena tanpa menunggu persetujuan orang lain,
  8. keuntungan yang besar akan menambah dorongan dan semangat bagi pimpinan.

Kekurangan badan usaha perseorangan:

  1. tanggung jawab pimpinan tidak terbatas (unlimited liability)
  2. besarnya modal terbatas (limitation on capital)
  3. kelangsungan hidup atau kontinuitas tidak terjamin (lack of continuity)
  4. kecakapan pimpinan sangat terbatas, artinya bila pimpinan tidak cakap, maka perusahaan akan mengalami kemunduran,
  5. kerugian akan ditanggung sendiri

  • Badan Usaha Firma

Firma adalah persekutuan dua orang atau lebih untuk mendirikan dan menjalankan suatu perusahaan di bawah nama bersama, dan masing- masing sekutu atau anggota memiliki tanggung jawab yang sama terhadap perusahaan. Tanggung jawab sekutu tidak terbatas sehingga tidak ada pemisahan antara kekayaan perusahaan dengan kekayaan pribadi atau prive. Apabila perusahaan menderita kerugian, maka seluruh kekayaan pribadinya dapat dijaminkan untuk menutup kerugian firma.

Kebaikan Firma di antaranya:

  1. kebutuhan akan modal lebih mudah terpenuhi,
  2. pengelolaan perusahaan dapat dibagi-bagi sesuai dengan keahlian masing-masing sekutu,
  3. setiap risiko dipikul bersama-sama sehingga dirasakan tidak terlalu berat,
  4. keputusan yang diambil lebih baik karena berdasarkan pertimbangan lebih dari seorang,

  5. kemampuan untuk mencari kredit lebih besar, karena lebih dipercaya pihak ketiga (bank).

Adapun kekurangan firma antara lain:

  1. terdapat kemungkinan timbulnya perselisihan paham di antara para pemilik atau pendiri
  2. keputusan yang diambil kurang cepat, karena harus menunggu musyawarah, akibat tindakan seorang anggota, akan menyebabkan terlibatnya anggota yang lain,
  3. perusahaan dikatakan bubar apabila salah seorang anggota mengundurkan diri atau meninggal dunia. Hal yang penting dalam firma adalah pembagian laba atau rugi, sebagai penjelasan dari tanggung jawab masing-masing sekutu. Pembagian laba atau rugi firma sesuai dengan perjanjian dalam akta pendirian.

  • Badan Usaha Persekutuan Komanditer

Persekutuan komanditer atau CV (Commanditaire Venootschap) adalah persekutuan dua orang atau lebih untuk mendirikan usaha di mana satu atau beberapa orang sebagai sekutu yang hanya menyerahkan modal dan sekutu lainnya yang menjalankan perusahaan. Jadi, dalam persekutuan komanditer dikenal dua sekutu, yaitu:

  1. sekutu aktif atau sekutu bekerja/sekutu komplementer, yaitu sekutu yang berhak memimpin perusahaan

  2. sekutu pasif atau sekutu tidak bekerja/sekutu komanditer (sleeping partner) yaitu sekutu yang hanya menyerahkan modalnya saja. Sebenarnya persekutuan komanditer dengan firma hampir sama, sehingga kebaikan dan kekurangan firma juga berlaku untuk persekutuan komanditer, kebaikan yang lain yaitu modal CV menjadi lebih besar, sedang kekurangannya sekutu komanditer seolah-olah hanya memercayakan modalnya kepada sekutu pengusaha.

  1. Badan Usaha Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan Terbatas (PT) adalah suatu persekutuan yang memperoleh modal dengan mengeluarkan sero atau saham, di mana setiap orang dapat memiliki satu atau lebih saham, serta bertanggung jawab sebesar modal yang diserahkan. Mendirikan PT harus dengan akta notaris dan izin (persetujuan dari menteri kehakiman), serta diumumkan dalam berita negara (Lembaran Berita Negara), sehingga PT berbentuk badan hukum.

Dalam akta pendiriannya harus memuat:

  1. nama PT dan tujuannya tidak bertentangan dengan kesusilaan dan ketertiban umum,

  2. nama-nama pendiri PT serta alamatnya,

  3. tempat kedudukan PT,

  4. Jumlah modal PT,

  5. anggaran dasar PT.

Modal yang disebutkan dalam anggaran dasar terdiri atas:

  1. modal statuter, yaitu modal yang tercantum dalam neraca PT,

  2. modal yang ditempatkan, yaitu sebanyak 20% dari modal statuter harus sudah terjual,

  3. modal yang disetor, yaitu modal yang harus disetor ke kas PT, minimal 10% dan modal statuter.

Dalam perseroan terbatas terdapat tiga badan yang menentukan kelangsungan hidup PT, yaitu:

  1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), mempunyai kekuasaan tertinggi dalam PT. RUPS berhak memilih dan mengangkat serta menetapkan gaji direksi maupun dewan komisaris.

  2. Direksi (direktur utama) adalah seseorang yang memimpin dan bertanggung jawab atas jalannya PT.

  3. Dewan komisaris adalah orang-orang yang dipilih para pesero (biasanya pesero yang memiliki sero terbanyak). Tugas komisaris adalah mengawasi dan memberikan nasihat kepada direksi.

Kebaikan Perseroan Terbatas, antara lain:

  1. tanggung jawab perseroan terbatas,

  2. kebutuhan akan pengembangan modal mudah dipenuhi,

  3. kontinuitas kehidupan PT lebih terjamin,

  4. lebih dipercaya pihak ketiga dalam hal kredit,

  5. efisiensi di bidang kepemimpinan,

  6. lebih mampu memperhatikan nasib buruh dan karyawan.

Sementara itu, kelemahan Perseroan Terbatas antara lain:

  1. perhatian persero terhadap PT kurang,

  2. biaya dalam PT lebih besar (biaya pendirian, biaya organisasi, dan biaya pajak perseroan),

  3. memimpin PT lebih sulit daripada perusahaan bentuk lain.

 

Ciri-Ciri Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) mempunyai ciri-ciri yang dapat dikategorikan berdasarkan kepemilikannya, fungsi, dan permodalannya.

Berdasarkan kepemilikannya, BUMS mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

Untuk badan usaha swasta perseorangan, antara lain:

  • pemilik badan usaha adalah perseorangan,
  • pemilik merupakan pemegang kekuasaan tertinggi, sehingga dapat mengatur segala sesuatu usahanya,
  • jalannya badan usaha tergantung pada kebijakan perseorangan,
  • semua kewajiban dan risiko yang terjadi menjadi tanggung jawab pemilik secara perseorangan.

Untuk badan usaha swasta persekutuan, antara lain:

  • pemilik badan usaha adalah persekutuan dua orang atau lebih,
  • wewenang pengelolaan badan usaha ditetapkan berdasarkan perjanjian dalam persekutuan,
  • maju mundurnya kegiatan badan usaha tergantung pada sekutu yang mengurusnya,
  • seluruh kegiatan usaha diarahkan untuk mencapai keuntungan bersama.

Berdasarkan fungsinya, BUMS mempunyai ketentuan sebagai berikut:

  • Bertujuan untuk memperoleh keuntungan dan membagikan keuntungan tersebut
  • Sebagai lembaga ekonomi yang memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menciptakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyaraka
  • Sebagai salah satu dinamisator dalam kehidupan perekonomian masyarakat
  • Sebagai pengelola dan pengolah sumber daya, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia
  • Sebagai partner kerja pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan permodalannya, BUMS mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  • Modal seluruhnya dimiliki oleh pihak swasta atau pengusaha.
  • Pinjaman diperoleh dari bank dan lembaga keuangan bukan bank.
  • Dapat menerbitkan saham dan menjualnya kepada masyarakat melalui bursa efek.
  • Laba sebagian dibagi kepada pemegang saham, dan sebagian merupakan laba yang ditahan.
  • Cadangan-cadangan untuk pengembangan usaha.
  • Dapat menerbitkan obligasi untuk pinjaman jangka panjang

 

Latihan 1

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Berikut ini yang bukan merupakan bentuk-bentuk dari BUMS adalah …

A. perusahaan perorangan

B. koperasi

C. Firma

D. PT

E. CV

Latihan 2

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Ditinjau berdasarkan status badan hukumnya, badan usaha milik negara yang ada dan beroperasi di Indonesia sekarang ini berbentuk …

A. perusahaan umum (Perum) dan perseroan terbatas (persero)

B. perusahaan jawatan (Perjan), Perum, serta PT (Persero)

C. badan usaha milik negara dan badan usaha milik daerah

D. perseroan terbatas (Persero), dan PT terbuka (Tbk)

E. BUMN keuangan, dan BUMN non-keuangan

Latihan 3

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Usaha Bersama yang diselenggarakan dalam bidang ekonomi adalah

A. Firma

B. PT

C. CV

D. Koperasi

E. BUMN

Latihan 4

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Salah satu contoh badan usaha milik swasta adalah ....

A. PT Garuda Indonesia Airways

B. PT Kereta Api Indonesia

C. PT Pegadaian

D. Bank Jabar

E. CV Makmur Jaya

Latihan 5

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Sektor yang boleh dikelola swasta adalah ....

A. keamanan nasional

B. politik luar negeri

C. moneter nasional

D. perdagangan

E. pertahanan nasional

Latihan 10

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Peranan BUMD terhadap peningkatan kemakmuran rakyat Indonesia antara lain ….

A. mencegah timbulnya monopoli oleh swasta

B. membantu pemerintah dalam ekspor nonmigas

C. meningkatkan perekonomian dan perkembangan daerah

D. memberikan pelayanan kebutuhan masyarakat terutama yang menyangkut hajat hidup orang banyak

E. membantu pemerintah membuka cabang produksi yang tidak ditangani pemerintah

Latihan 1

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Berikut ini merupakan fungsi dan ciri-ciri BUMN dan BUMS:

  1. Menjadi agen pembangunan
  2. Sebagai penghasil barang/jasa dari pemenuhan hajat hidup orang banyak
  3. Tujuan utama melayani publik
  4. Modal seluruhnya atau sebagian dimiliki oleh negara
  5. Karyawannya adalah pegawai perusahaan negara

Yang merupakan ciri-ciri dari BUMN adalah ...

A. (1), (2), dan (3)

B. (1), (3), dan (5)

C. (2), (3), dan (4)

D. (2), (4), dan (5)

E. (3), (4), dan (5)

Latihan 2

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Berikut ini ciri-ciri BUMN:

  1. Modalnya merupakan sebagian milik negara yang berbentuk saham
  2. Dalam kegiatannya tidak mencari laba
  3. Status perusahaan berupa badan hukum
  4. Dipimpin oleh seorang direksi
  5. Pegawainya berstatus sebagai pegawai negeri

Yang termasuk ciri-ciri persero adalah ...

A. (1), (2), dan (3)

B. (1), (3), dan (4)

C. (1), (4), dan (5)

D. (2), (3), dan (4)

E. (3), (4), dan (5)

Latihan 3

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Yang tidak termasuk dalam perusahaan BUMD adalah

A. BPD

B. Koperasi Daerah (KD)

C. PDAM

D. Perusahaan Daerah Angkutan Kota

E. PDRPH

Latihan 4

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Peran BUMD terhadap perekonomian Indonesia, kecuali …

A. Melakukan pembangun infrastruktur

B. mendorong masyarakat dalam bidang usaha

C. melakukan pemupukan dana untuk biaya pembangunan daerah

D. memenuhi kebutuhan barang dan jasa publik

E. sebagai perintis kegiatan usaha.

Latihan 5

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Perusahaan yang dimiliki negara disebut…

A. BUMN

B. BUMD

C. BUMS

D. koperasi

E. PT

Latihan 6

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Perusahaan yang bertujuan untuk membangkitkan perekonomian rakyat adalah …

A. a. BUMN

B. BUMD

C. BUMS

D. koperasi

E. PT

Latihan 7

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Perusahaan yang dibangun dari kekayaan daerah yang disisihkan disebut dengan …

A. BUMN

B. BUMD

C. BUMS

D. koperasi

E. Firma

Latihan 8

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri BUMN yaitu …

A. sumber modalnya dari saham-saham yang dijual pemerintah

B. bergerak di bidang produksi vital

C. berstatus badan hukum

D. selalu berusaha memperoleh laba atau keuntungan

E. melayani kepentingan umum.

Latihan 9

Kerjakan soal dibawah dengan tepat!

Di bawah ini yang termasuk jenis badan usaha menurut pemilikannya adalah ….

A. badan usaha agraris

B. badan usaha industri

C. badan usaha perdagangan

D. badan usaha jasa

E. badan usaha milik Negara

redesain-navbar Portlet