redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

Kelarutan (s)
Adalah jumlah maksimum zat yang dapat larut dalam sejumlah pelarut tertentu.
Kelarutan dapat dihitung:

 

Konstanta hasil kali kelarutan (Ksp)
Adalah tetapan kesetimbangan yang terdapat pada basa dan garam yang sukar larut. Pelarutan zat tergolong reaksi kesetimbangan yang terjadi antara zat padat dengan ionnya.
Bentuk umum konstanta hasil kali kelarutan:
Ksp = [Kation+][Anion]

Contoh:
Konstanta hasil kali kelarutan CaCO3 adalah:
CaCO3(aq) <==> Ca2+(aq) + CO32-(aq)
Ksp CaCO3 = [Ca2+][CO32-]

Konstanta hasil kali kelarutan akan berubah bila suhu diubah, dan tetap bila suhu tidak berubah.

Hubungan s dengan Ksp

Nilai konstanta hasil kali kelarutan dipengaruhi oleh nilai kelarutan zat.

Hubungan kelarutan dengan Ksp dalam berbagai jenis basa dan garam sukar larut:

Contoh:
Tentukan kelarutan AgCl jika diketahui Ksp AgCl adalah 1 x 10-10!

Jawab:
Ksp AgCl = 10-10 = s2
s AgCl = 10-5 M

Latihan 1

Kelarutan (khususnya untuk zat yang sukar larut) dinyatakan dalam satuan...

A. s

B. Ksp

C. mol.L–1

D. J

E. N

Latihan 2

Pada suhu tertentu, kelarutan AgIO3 adalah 2 x 10-6 mol/L, tentukan harga tetapan hasil kali kelarutannya!

A. 4 x 10-12

B. 6 x 10-12

C. 8 x 10-12

D. 4 x 10-13

E. 6 x 10-13

Latihan 3

Jika kelarutan Ag2CrO4 dalam air adalah s mol/L, hasil kali kelarutan Ag2CrO4 tersebut adalah.....

A. s2

B. s3

C. 2s3

D. 4s3

E. 16s4

Latihan 4

Jika hasil kali kelarutan Al2(SO4)3 dalam air adalah Ksp, maka kelarutan Al2(SO4)3 adalah.....

A.

B.

C.

D.

E.

Latihan 5

Diketahui Ksp Fe(OH)2 adalah 1,08 x 10-13, maka nilai kelarutan Fe(OH)2 adalah....

A. 1 x 10-3 M

B. 3 x 10-3 M

C. 3 x 10-5 M

D. 5 x 10-3 M

E. 5 x 10-5 M

Pengaruh Ion Senama

Kelarutan zat dipengaruhi oleh ion penyusun pelarut.

Kelarutan zat pada pelarut yang mengandung ion senama dengan zat akan memperkecil kelarutan karena menggeser kesetimbangan.

Contoh:
Kelarutan AgCl pada NaCl dipengaruhi ion Cl-,

Kesetimbangan bergeser ke kiri karena Cl- bertambah, sehingga lebih banyak AgCl yang mengendap dalam NaCl dibanding dalam air.

Nilai kelarutan ion senama dari zat yang dilarutkan diabaikan karena nilainya kecil, dan yang digunakan adalah konsentrasi ion senama dari pelarut.

Contoh:
Jika Ksp PbCl2 = 1,7 x 10-5 , berapa kelarutan PbCl2 dalam HCl 0,1 M?

Latihan 1

Kelarutan PbSO4 dalam air pada suhu tertentu adalah 1,4 x 10-4 mol/L. Massa PbSO4 yang dapat larut dalam 500 mL air adalah... (nyatakan jawaban dalam satuan miligram (mg))
(Ar Pb = 206; S = 32; O = 16)

A. 16,78 mg

B. 18,88 mg

C. 19,28 mg

D. 20,58 mg

E. 21,14 mg

Latihan 2

Sebanyak 0,7 gram BaF2 (Mr = 175) melarut dalam air murni membentuk 2 L larutan jenuh. Ksp dari BaF2 adalah....

A. 1,7 x 10-7

B. 2,2 x 10-5

C. 3,2 x 10-8

D. 4,5 x 10-5

E. 5,6 x 10-2

Pengaruh pH Larutan

Kelarutan zat juga dipengaruhi oleh pH larutan, yaitu dipengaruhi oleh ion OH-.

Zat-zat yang kelarutannya dipengaruhi oleh pH:

  1. Basa mudah larut dalam larutan netral dan asam.
  2. Garam dari asam lemah mudah larut dalam asam kuat.
  3. Garam dari basa lemah mudah larut dalam basa kuat.

Kelarutan basa pada pelarut basa akan memperkecil kelarutan karena menggeser kesetimbangan.
Contoh:
Kelarutan Fe(OH)2 pada NaOH,

Kesetimbangan bergeser ke kiri karena OH- bertambah, sehingga lebih banyak Fe(OH)2 yang mengendap dalam NaOH dibanding dalam air.

Kelarutan garam pada pelarut basa akan memperkecil kelarutan karena reaksi hidrolisis garam menggeser kesetimbangan.
Contoh:
Kelarutan BaCO3 pada NaOH,

Kesetimbangan bergeser ke kiri karena OH- bertambah, sehingga lebih banyak BaCO3 yang mengendap dalam NaOH dibanding dalam air.

Nilai kelarutan OH- dari zat yang dilarutkan diabaikan karena nilainya kecil, dan yang digunakan adalah konsentrasi OH- dari pelarut.
Contoh:
Larutan jenuh Mg(OH)2 memiliki pH 10. Tentukan kelarutannya dalam larutan dengan pH 12.

Meramalkan Pengendapan

Pengendapan terjadi pada suatu larutan yang telah jenuh.

Larutan yang telah jenuh oleh suatu zat masih mengalami pelarutan walau sudah ada endapan, namun laju pelarutan zat tersebut sebanding dengan laju pengendapan zat.

Konstanta hasil kali kelarutan juga dapat meramalkan pengendapan.
Bila dua larutan dicampurkan, maka akan terbentuk basa/garam yang akan larut/mengendap yang dapat dicek dengan kuosien reaksi (Qc). Kuosien reaksi (Qc) adalah nilai yang bentuk persamaannya sama dengan tetapan hasil kali kelarutan (Ksp).

Makna nilai kuosien reaksi:

  1. Jika Qc = Ksp, berarti larutan tepat jenuh (akan mengendap).
  2. Jika Qc < Ksp, berarti larutan tidak/belum mengendap.
  3. Jika Qc > Ksp, berarti telah terjadi pengendapan.

Reaksi pengendapan dari dua larutan merupakan pengenceran, sehingga nilai konsentrasi seluruh zat berubah.

Contoh:
Basa Mg(OH)2 mempunyai Ksp = 10-15. Apakah terbentuk endapan Mg(OH)2 jika 50 mL MgSO4 0,01 M dicampur dengan 50 mL NH4OH 0,1 M? (Kb NH4OH = 10-5 )

Jawab:

Ternyata Qc > Kc, maka telah terjadi endapan Mg(OH)2.

Latihan 3

Harga Ksp dari beberapa senyawa dan harga Qc yang diperoleh berdasarkan perhitungan ditunjukkan pada data sebagai berikut:

Endapan akan terbentuk pada senyawa....

A. Zn(OH)2 dan Al(OH)3

B. PbCrO4 dan Al(OH)3

C. PbCrO4 dan SrC2O4

D. Zn(OH)2 dan PbCrO4

E. SrC2O4 dan Al(OH)3

Latihan 4

Jika tetapan hasil kali kelarutan lebih besar dari hasil kali konsentrasi ion-ion dalam larutan maka yang akan terjadi adalah....

A. terbentuk endapan

B. larutan tepat jenuh

C. larutan pekat

D. larutan jenuh

E. tidak terbentuk endapan

Latihan 5

Kelarutan AgBr dalam air adalah 5 x 10-15 mol/L. Apabila pada temperatur yang sama, AgBr dilarutkan dalam larutan MgBr2 0,2 M, maka kelarutannya adalah....

A. 5,2 x 10-30 mol/L

B. 1,4 x 10-30 mol/L

C. 6,5 x 10-29 mol/L

D. 6,25 x 10-29 mol/L

E. 3,75 x 10-28 mol/L

Peta Belajar Bersama

Sobat, ini nih, ada Peta Belajar Bersama Kimia di bab kedelapan.

Yuk, mulai belajar bersama!

redesain-navbar Portlet