redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pengertian Larutan Penyangga

Larutan penyangga adalah suatu sistem larutan yang dapat mempertahankan nilai pH larutan agar tidak terjadi perubahan pH yang berarti oleh karena penambahan asam atau basa maupun pengenceran. Larutan ini disebut juga dengan larutan buffer atau dapar.

Larutan penyangga adalah:

Campuran asam lemah dengan garamnya atau basa konjugasinya.
Contoh:
CH3COOH dengan CH3COONa
CH3COOH dengan CH3COO-

Campuran basa lemah dengan garamnya atau asam konjugasinya.
Contoh:
NH4OH dengan NH4Cl
NH4OH dengan NH4+

Sifat larutan penyangga:

  • pH larutan tidak berubah jika diencerkan.
  • pH larutan tidak berubah jika ditambahkan ke dalamnya sedikit asam atau basa.

Larutan Penyangga Asam

Larutan penyangga asam dapat mempertahankan pH < 7, tersusun atas campuran:

  1. Asam lemah dan garamnya
    Contoh: CH3COOH dengan CH3COONa
  2. Asam lemah dan basa konjugasinya
    Contoh: CH3COOH dengan CH3COO

Larutan penyangga asam dapat dibuat dengan mereaksikan asam lemah dengan sedikit basa kuat. Reaksi tersebut akan menghasilkan garam atau basa konjugasi, menghabiskan basa kuat dan menyisakan asam lemah.
Contoh:
Larutan penyangga dari 100 mL H2CO3 0,3 M dan 100 mL NaOH 0,1 M,

Cara larutan penyangga asam menjaga pH:

  1. Pada penambahan asam (penambahan H+), kesetimbangan bergeser ke kiri, asam bereaksi dengan basa membentuk asam lemah.
  2. Pada penambahan basa (penambahan OH-), kesetimbangan bergeser ke kanan, basa bereaksi dengan asam membentuk air.

Konsentrasi H+ dalam larutan penyangga asam:

Contoh:
100 mL larutan penyangga mengandung 10 mmol H2S dan HS-. (Ka H2S = 1 x 10-6). Tentukan pH larutan:

  • pH larutan penyangga
  • Jika ditambahkan HCl 0,1 M 2 mL
    Asam akan bereaksi dengan HS- (basa)
  • Jika ditetesi KOH 0,1 M 3 mL
    Basa akan bereaksi dengan H2S (asam),

Latihan 1

Yang termasuk contoh campuran asam lemah dengan garam dari asam lemah adalah...

A. CH3COOH dengan NH4OH

B. H3PO4 dengan CH3COOH

C. CH3COONa dengan NaH2PO4

D. CH3COOH dengan CH3COONa

E. NH4OH dengan NH4Cl

Latihan 2

Yang termasuk sifat larutan buffer adalah....

A. pH larutan tidak berubah jika diencerkan

B. pH larutan encer jika berubah

C. pH larutan berubah menjadi padat jika dipanaskan

D. pH larutan berubah jika ditambahkan sedikit asam

E. pH larutan berubah jika ditambahkan sedikit basa

Larutan Penyangga Basa

Larutan penyangga basa dapat mempertahankan pH > 7, tersusun atas campuran:

  1. Basa lemah dan garamnya
    Contoh: NH3 dengan NH4Cl.
  2. Basa lemah dan asam konjugasinya
    Contoh: NH3 dengan NH4+

Larutan penyangga basa dapat dibuat dengan mereaksikan sedikit asam kuat dengan basa lemah. Reaksi tersebut akan menghasilkan garam atau asam konjugasi, menghabiskan asam kuat dan menyisakan basa lemah.
Contoh:
Larutan penyangga dari 250 mL NH3 0,1 M dan 100 mL HCl 0,1 M,

Cara larutan penyangga basa menjaga pH:

  1. Pada penambahan asam (penambahan H+), kesetimbangan bergeser ke kanan, asam bereaksi dengan basa membentuk asam lemah.
  2. Pada penambahan basa (penambahan OH-), kesetimbangan bergeser ke kiri, basa bereaksi dengan asam membentuk air.

Konsentrasi OH- dalam larutan penyangga basa:

Contoh:
100 mL larutan penyangga mengandung NH3 dan NH4Cl yang keduanya 0,1 M. (Kb NH3 = 10-5). Tentukan pH larutan:

  • pH larutan penyangga
  • Jika ditambahkan HCl 0,1 M 3 mL
    Asam akan bereaksi dengan NH3 (basa),
  • Jika ditetesi KOH 0,1 M 4 mL
    Basa akan bereaksi dengan NH4+ (asam),

Fungsi Larutan Penyangga

Larutan penyangga digunakan dalam:

  1. Analisis zat kimia dan biokimia
  2. Laboratorium bakteriologi
  3. Kultur jaringan
  4. Obat tablet dan cair
  5. Cocok tanam hidroponik

Larutan penyangga terdapat dalam tubuh manusia yang berfungsi menjadi keseimbangan pH tubuh, terdapat pada cairan intrasel dan cairan ekstrasel (misalnya darah dan air liur).

Macam-macam larutan penyangga dalam tubuh:

  1. Penyangga fosfat tersusun atas H2PO4- dan HPO42- dan berada pada seluruh cairan tubuh.
    Pada penurunan pH tubuh
    HPO4-(aq) + H+(aq) --> H2PO4-(aq)
    Pada kenaikan pH tubuh
    H2PO4-(aq) + OH-(aq) --> HPO4-(aq) + H2O(l)
  2. Penyangga karbonat tersusun atas H2CO3 dan HCO3- dan berada pada darah.
    Pada penurunan pH tubuh
    HCO3-(aq) + H+(aq) --> H2CO3(aq)
    Pada kenaikan pH tubuh
    H2CO3(aq) + OH-(aq) --> HCO3-(aq) + H2O(l)
  3. Penyangga hemoglobin tersusun atas HHb dan HbO2 dan berada pada darah.
    Kesetimbangan hemoglobin
    HHb(aq) + O2(aq) --> HbO2(aq) + H+(aq)

Tanpa larutan penyangga, tubuh manusia dapat mengalami asidosis dan alkalosis yang menyebabkan kerusakan jaringan dan organ.

Latihan 3

Diketahui pasangan pasangan larutan berikut.

  1. NaF dan HF
  2. HCOOH dan HCOONH4
  3. NH3 dan NH4Cl
  4. HCl dan MgCl2

Pasangan yang merupakan larutan penyangga terdapat pada nomor ....

A. 1 dan 2

B. 1 dan 3

C. 2 dan 3

D. 2 dan 4

E. 3 dan 4

Latihan 4

Tentukan pH larutan apabila 400 ml larutan NH4OH 0,5 M dicampur dengan 100 ml larutan NH4Cl 0,5 M! (Kb NH4OH = 1,8 x 10-5)

A. 9 – log 7,2

B. 8 + log 7,2

C. 9 + log 7,2

D. 8 – log 7,2

E. 10 – log 7,2

Latihan 5

100 mL larutan HF 0,2 M (Ka = 10-5) dicampur dengan 800 mL larutan NaF 0,25 M. Berapakah pHnya ?

A. 6

B. 7

C. 8

D. 9

E. 10

Peta Belajar Bersama

Sobat, ini nih, ada Peta Belajar Bersama Kimia di bab ketujuh.

Yuk, mulai belajar bersama!

redesain-navbar Portlet