redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pengertian Menulis Karya Ilmiah

Apa Sih Yang Dimaksud Karya Ilmiah ?

Karya ilmiah merupakan laporan tertulis dan yang diterbitkan, yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

Apa sobat pintar masih bingung dengan penjelasan diatas, jika masih coba baca penjelasan berikutnya.

Karya ilmiah disusun harus berdasarkan fakta, bersifat objektif, tidak bersifat emosional dan personal, dan tersusun secara sistematis dan logis. Bahasa yang digunakan di dalam suatu karya ilmiah ialah bahasa Indonesia yang baku yang sesuai dengan kaidah Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Selain itu, juga terdapat kohesi dan Bersifat straight forward artinya harus ada kohesi atau kebergantungan antar kalimatnya pada setiap paragraf dalam setiap bab. Bersifat straight forward artinya langsung ke sasaran. Tulisan ilmiah tidak berbelit-belit, tetapi langsung ke penjelasan.

Tujuan Karya Ilmiah

Apa Saja Tujuan Karya Ilmiah ?

Tujuan Karya Ilmiah

Karya tulis ilmiah dikemukakan berdasarkan pemikiran, kesimpulan, serta pendapat atau pendirian penulis yang dirumuskan setelah mengumpulkan dan mengolah berbagai informasi sebanyak-banyaknya dari berbagai sumber. Sobat pintar perhatikan tujuan dari karya ilmiah sebagai berikut :

1. Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.

2. Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.

3. Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.

4. Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.

5. Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.

Manfaat Menulis Karya Ilmiah

Sobat Pintar Ayo Pelajari Manfaat Menulis Karya Ilmiah

Manfaat Karya Menulis Ilmiah

Manfaat menulis karya ilmiah bagi penulis adalah berikut :

1) Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif

2) Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber

3) Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan

4) Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis

5) Memperoleh kepuasan intelektual

6) Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan

7) Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya

Kalau kurang paham sobat pintar bisa gunakan tombol diskusi ya.

Latihan

Selain memiliki sifat ilmiah, sebuah karya ilmiah hendaknya memiliki sifat sebagai berikut, yaitu....

A. Urut

B. Naratif

C. Sistematis

D. Agitatif

E. Deskriptif

Latihan

Pada dasarnya tulisan karya ilmiah bermanfaat bagi....

A. Penulis, Sampel Yang Diteliti, Dan Institusi

B. Peneliti Sendiri Dan Populasi Yang Dijadikan Obyek Penelitian.

C. Penulis Dan Pembaca Hasil Tulisannya

D. Penulis Sendiri Dan Masyarakat Umum

E. Peneliti dan Instansi

Apa Saja Langkah-Langkah dalam Membuat Karya Ilmiah ?

Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah

Sebelum menulis Karya Ilmiah sobat pintar harus tau dulu langkah-langkah yang harus dilakukan menulis karya ilmiah jenis apa. Langkah-langkah menulis karya ilmiah dibagi menjadi beberapa bagian yaitu :

1. Memilih Topik dan Tema

Pengertian topik dan tema sering terbolak-balik. Wahab (1994:4) menyebutkan bahwa yang dimaksud topik adalah bidang medan atau lapangan masalah yang akan digarap dalam karya tulis atau penelitian. Dalam hal ini, topik yang masih terlalu luas harus dipersempit lagi menjadi sebuah tema.

2. Mengumpulkan Bahan

Setelah memilih topik dan menentukan tema penulisan, mulailah mengumpulkan bahan. Bahan bisa didapatkan dari berbagai media cetak maupun elektronik. Kumpulkan bahan-bahan yang relevan dengan topik dan tema yang akan kamu tulis. Bahan yang sudah terkumpul tersebut dapat kamu manfaatkan untuk memperkaya pengetahuan penulismu, serta sebagai landasan teoretis dari karya tulis tersebut.

3. Merencanakan Kerangka Penulisan

Tahap atau langkah selanjutnya adalah merencanakan susunan kerangka penulisan. Wahab (1994:29) menyebutkan ada tiga alasan penulis perlu menyusun kerangka penulisan. Tiga hal tersebut adalah:

(a) penyusunan kerangka dapat membantu penulis mengorganisasikan ide- ide penulis

(b) penyusunan kerangka mempercepat proses penulisan

(c) penyusunan kerangka dapat meningkatkan kualitas bahasa

4. Penulisan Karya Ilmiah

(a) Diksi/pilihan kata

(b) Kalimat-kalimat dalam paragraf harus saling mendukung (tidak ada kalimat sumbang; yang tidak mendukung ide pokok dalam paragraf)

(c) Setiap paragraf mengandung satu ide pokok yang dikembangkan dalam beberapa ide penjelas

(d) Bahasa mengikuti kaidah yang berlaku

(e) Ejaan dan tanda baca harus diperhatikan

(f) Ada keterpaduan antara paragraf satu dengan paragraf berikutnya

5. Penyuntingan, Revisi, dan Draf Final

Setelah kerangka dikembangkan menjadi beberapa paragraf dengan memperhatikan beberapa aturan yang berlaku, langkah berikutnya adalah penyuntingan. Dalam hal ini, penyuntingan dapat dilakukan oleh kamu sendiri (penulis), atau dapat juga dengan bantuan orang lain.

Penggunaan Bahasa dalam Karya Ilmiah

Sobat pintar dalam menulis suatu karya ilmiah tentu bahasa yang digunakan harus baik dan benar. Oleh sebab itu, dalam penulisan karya Ilmiah memiliki Syarat –syarat Kebahasaan, yaitu :

1) Baku

Struktur bahasa yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia baku baik mengenai struktur kalimat maupun kata. Demikian juga, pemilihan kata/istilah, dan penulisan sesuai dengan kaidah ejaan.

2) Logis

Ide atau pesan yang disampaikan melalui bahasa Indonesia ragam ilmiah dapat diterima akal.

3) Kuantitatif

Keterangan yang dikemukakan dalam tulisan dapat diukur secara pasti.

4) Tepat

Ide yang diungkapkan harus sesuai dengan ide yang dimaksudkan oleh penutur atau penulis dan tidak mengandung makna ganda.

5) Denotatif

Kata vang digunakan dipilih sesuai dengan arti sesungguhnya dan tidak melibatkan perasaan karena sifat ilmu itu objektif

6) Ringkas

Ide dan gagasan diungkapkan dengan kalimat pendek sesuai dengan kebutuhan, pemakaian kata seperlunya, tidak berlebihan. tetapi isinya bernas.

7) Runtun

Ide diungkapkan secara teratur sesuai dengan urutan dan tingkatannya baik dalam kalimat maupun dalam paragraf.

Latihan

Hal pertama yang harus disiapkan oleh seorang penukiskarya ilmiah adalah....

A. Menentukan Judul

B. Menentukan Topik

C. Memilih Sampel

D. Memilih Jenis Uji Statistik

E. Mencari Hasil

Kerangka Penyusunan Karya Ilmiah

Yuk Belajar Cara Membuat Laporan Karya Ilmiah

Sebelum menyusun sebuah laporan karya ilmiah, penting bagi sobat pintar mengetahui kerangka penyusunan laporan tersebut. Perhatikan hal-hal di bawah ini:

1. Judul

2. Lembar Pengesahan

3. Abstrak/Ringkasan

4. Kata Pengantar

5. Daftar Isi

6. Daftar Tabel

7. Daftar Gambar

8. Daftar Lampiran

9. Daftar Istilah dan atau Daftar Singkatan [jika ada]

10. BAB I - Pendahuluan (latar belakang, identifikasi masalah, maksud dan tujuan, kegunaan, penelitian, kerangka pemikiran)

11. BAB II - Tinjauan Pustaka

12. BAB III - Bahan dan Metode Penelitian (bentuk penelitian, subjek penelitian, ukuran sampel, definisi operasional, variabel penelitian, prosedur penelitian, cara pemeriksaan/pengukuran, analisis data, tempat dan waktu penelitian, jadwal penelitian, alur penelitian)

13. BAB IV - Hasil Penelitian dan Pembahasan

14. BAB V - Kesimpulan dan Saran

15. Daftar Pustaka

16. Lampiran

Contoh Kerangka Penyusunan Karya Ilmiah

redesain-navbar Portlet