redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Pengertian Paragraf

Pengertian Paragraf

Paragraf merupakan sebuah kumpulan dari kalimat kalimat yang berisi tentang satu ide pokok atau gagasan utama. Sebuah paragraf yang baik akan memberikan bantuan pembaca serta penulis dalam membuat artikel yang baik serta memperbaikinya. Tanpa adanya sebuah keteraturan dalam menyampaikan ide atau gagasan dalam paragraf sebuah artikel atau karya tulis akan membuat tulisan yang anda buat tidak terasa dan akan membingungkan pembaca dan bahkan penulisnya untuk tetap mengembangkan artikelnya.

Deifinisi yang lainnya, Paragraf merupakan penyusun dari semua artikel atau karya tulis. Banyak pelajar yang menganggap bahwa pengertian paragraf mempunyai batasan dalam panjang kalimat yakni : paragraf merupakan kelompok kalimat yang sedikitnya terdiri atas lima kalimat dan bahkan ada yang mengartikan paragraf sebagai setengah dari halaman.

Dalam Lunsford dan Connor dijelaskan bahwa paragraf adalah sebagai kumpulan kalimat atau group of sentences atau satu kalimat yang membentuk sebuah unit. Panjang dan tampilan sebuah bagian dari karya tulis ilmiah bukanlah kriteria dari sebuah paragraf. Sebaagai contoh singkat, sebuah paragraf dalam gaya penulisan jurnalistik bisa terdiri atas satu kalimat yang cukup panjang (dari titik ke titik) . Oleh sebab itu, pengertian paragraf yaitu suatu kalimat atau grup kalimat atua kelompok kalimat atau gabungan kalimat yang menggagas satu ide pokok.

Fungsi Paragraf

Apa Saja Fungsi dari Paragraf ?

1. Berfungsi untuk mengekspresikan gagasan dalam bentuk tulisan dengan memberikan suatu bentuk pikiran dan perasaan dengan serangkaian kalimat yang tersusun secara logis dalam suatu kesatuan.

2. Berfungsi untuk menandai peralihan gagasan baru bagi karangan yang terdiri beberapa paragraf, ganti paragraf berarti ganti pikiran juga.

3. Berfungsi untuk memudahkan dalam pengorganisasiaan gagasan bagi yang menulis dan memberikan kemudahan pemahana bagi pembacanya

4. Berfungsi untuk memudahkan dalam pengembangan topik karangan ke dalam satuan unit pikiran yang lebih kecil.

5. Berfungsi untuk memudahkan dalam pengendalian variabel, terutama karangan yang terdiri dari beberapa variabel.

Latihan

Bacalah teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 1-2.

Handphone merupakan alat komunikasi yang populer di semua kalangan. Handphone atau sering disingkat HP tidak lagi merupakan alat komunikasi yang hanya dimiliki oleh kalangan menengah atas. Kini hampir setiap rumah memiliki HP. Alat ini menjadi populer karena mudah untuk berkomunikasi. Selain itu harganya bervariatif dan relatif terjangkau. Tidak hanya di kota, kini orang-orang di desa pun sudah menggunakan HP untuk komukasi.

Ide pokok paragraf di atas adalah ....

A. Hp tidak hanya digunakan di kota, tetapi juga di desa

B. Handphone merupakan alat komunikasi yang populer

C. Harga hp bervariatif dan relatif terjangkau untuk orang desa maupun kota

D. Hp tidak lagi merupakan alat komunikasi yang hanya dimiliki oleh kalangan menengah atas

E. Kegunaan banyak dari HP

Latihan

Kalimat utama paragraf di atas adalah ....

A. Tidak hanya di kota, kini orang-orang di desa pun sudah menggunakan hp untuk komukasi

B. Handphone merupakan alat komunikasi yang populer di semua kalangan

C. Handphone mudah dibawa, harganya bervariatif, dan relatif terjangkau

D. Handphone merupakan alat komunikasi yang populer di desa

E. Handphone merupakan alat komunikasi yang populer di kota

Ciri-Ciri Paragraf

Ciri – Ciri Paragraf

Sobat pintar setelah kalian mengetahui tentang pengetian dari paragraf kini mari kita pelajari tentang ciri-ciri sebuah paragraf. Adapun ciri-cirinya sebagai berikut:

1. Peletakan kata dalam kalimat pertama ke dalam sebanyak lima spasi bagi jenis karangan yang biasa.

2. Menggunakan pikiran utama yang dinyatakan dalam kalimat utama atau kalimat topik.

3. Setiap paragraf menggunakan suatu kalimat topik dan selebihnya adalah sebuah kalimat pengembang yang memiliki fungsi untuk menjelaskan, mendeskripsikan, atau menerangkan pikiran utama yang ada dalam kalimat utama.

4. Menggunakan pikiran penjelas yang dituangkan dalam kalimat penjelas. Kalimat penjelas tersebut mempunyai isi tentang detail-detail dari kalimat utama. Paragraf bukanlah sekumpulan dari kalimat topik. Paragraf hanya berisikan 1 kalimat topik dan terdapat beberapa kalimat penjelas. Setiap kalimat penjelas tersebut berisi tentang detail yang spesifik dan tidak mengulang pikiran penjelas yang lainnya.

Syarat-Syarat Paragraf

Apa Saja Yang Menjadi Syarat-Syarat Paragraf ?

Paragraf yang baik ialah paragraf yang dapat menyampaikan pikiran dengan baik kepada para pembaca. Adapun syarat dari sebuah paragraf ialah mempunyai kesatuan, kepaduan dan kelengkapan.

1. Kesatuan (Unity)

Yang dimaksud kesatuan yakni suatu paragraf harus dibangun dengan satu pikiran yang jelas. Satu pikiran tersebut diuraikan ke dalam bentuk pikiran pokok dan beberapa pikiran jelas. Hubungan pikiran yang satu dengan pikran lainnya menandakan bahwa paragraf tersebut sudah mempunyai kesatuan

2. Kepaduan (Koherensi)

Kepaduan terwujud dari hubungan kompak antar kalimat pembentuk paragraf. Kepaduan yang baik terjadi jika hubungan timbal balik antar kalimat wajar dan mudah dipahami. Ada beberapa cara supaya paragraf mempunyai kepaduan yang kompak, yakni dengan memakai kata ganti, kata penghubung, serta perincian dan urutan pikiran.

3. Kelengkapan

Suatu paragraf dikatakan lengkap jika berisi kalimat-kalimat penjelas yang cukup untuk menunjang kalimat pokok.

Latihan

Yang bukan merupakan ciri-ciri paragraf yaitu ?

A. Peletakan kata dalam kalimat pertama

B. Menggunakan pikiran utama

C. Setiap paragraf menggunakan suatu kalimat topik

D. Menggunakan pikiran penjelas

E. Kepaduan terwujud dari hubungan kompak antar kalimat pembentuk paragraf

Unsur-Unsur Paragraf

Apa Saja Yang Menjadi Unsur dalam Paragraf ?

1. Topik / gagasan utama

Topik atau gagasan utama yaitu unsur yang paling penting karena unsur inilah yang menjadi jiwa atau isi dari keseluruhan paragraf. Unsur – unsur ini biasanya berupa masalah atau gagasan pengarang yang ingin disampaikan kepada para pembacanya.

2. Kalimat Utama

Unsur pembangun paragraf yang kedua adalah kalimat utama. Kalimat ini adalah kalimat yang mengandung suatu gagasan utama yang diletakan secara tersirat. kalimat utama adalah sebuah kalimat yang sifatnya umum. Hal ini dikarenakan supaya dapat dikembangkan kembali dengan kalimat – kalimat penjelas.

3. Kalimat pendukung

Kalimat pendukung yaitu suatu kalimat yang mengandung gagasan – gagasan penjelas. Kalimat ini mempunyai fungsi untuk menguatkan atau mendukung gagasan utama yang ada pada kalimat utama dengan cara memberikan data berupa fakta, contoh, opini, dan lain – lain.

4. Transisi

Supaya menjadi sebuah paragraf yang padu, kalimat – kalimat di dalam paragraf disusun dengan menggunakan transisi atau konjungsi. Ada dua macam konjungsi yang biasa dipakai, yakni konjungsi antar kalimat dan konjungsi intra kalimat.

a. Konjungsi intra kalimat yaitu kata sambung yang menghubungkan antara induk kalimat dan anak kalimat.

Contohnya yaitu “dan”, “tetapi”, “karena”, “agar”, dan lain sebagainya.

b. Konjungsi antar kalimat yaitu sebuah konjungsi yang menghubungkan antara kalimat – kalimat yang ada di dalam paragraf.

Contohnya yaitu ; “Lagi pula”, “Oleh karena itu”, “Terlebih lagi”, “Namun”, “Disamping itu”, dan lain – lain.

5. Penegas

Unsur yang terakhir yaitu penegas. Unsur ini tidak terlalu penting di dalam sebuah pargraf karena tidak semua paragraf mempunyai penegas. Fungsi dari penegas ini yaitu untuk menambah daya tarik sebuah paragraf , menghindari kebosanan saat membacanya, dan sebagai penegas atau pengulang gagasan utama.

Jenis-Jenis Paragraf

Jenis-Jenis Paragraf

A. Jenis-jenis paragraf berdasarkan tujuannya :

1. Paragraf Eksposisi

Paragraf eksposisi ialah paragraf yang berisikan paparan dari sebuah masalah atau suatu peristiwa.

Contohnya : Perlombaan yang sedang berlangsung di adakan oleh ketua RT daerah setempat. Warga masyarakat yang hadir sangat antusias dalam mengikuti kegiatan berbagai jenis lomba yang di adakan. Lomba yang di adakan sangat beragam mulai dari makan kerupuk, tarik tambang, dan sebagainya.

2. Paragraf Deskripsi

Paragraf deskripsi ialah paragraf yang berisikan penggambaran keadaan atau suatu peristiwa dengan memakai kata-kata sehingga pembacanya seolah-olah dapat merasakan, melihat, serta mengalami langsung kejadian tersebut.

Contohnya : Gerhana matahari nampak dilangit yang sangat indah. Cahaya matahari yang bersinar membentuk cincin sempurna. Keadaan gerhana matahari tersebut terjadi pada pukul 15.00 WIB. Banyak orang yang ikut melihat gerhana matahari tersebut, ada yang melihat dari bawah pohon, teras rumah, dan sebagainya.

3. Paragraf Argumentasi

Paragraf argumentasi ialah paragraf yang berisikan cara meyakinkan para pembaca hingga pembaca dapat menerima gagasan dari sang penulis.

Contohnya : Bekerja dengan giat adalah salah satu kunci dari kesuksesan. Seseorang yang memiliki niat yang kuat dalam bekerja akan dapat mengatasi berbagai masalah yang di timbulkannya. Dengan usaha dan niat yang besar, pastilah seseorang tersebut dapat meraih sukses dalam bekerja. Jangan takut untuk gagal dan jadikan kegagalan tersebut menjadi sebuah jalan menuju kesuksesan.

4. Paragraf Persuasi

Paragraf persuasi ialah paragraf yang berisikan bujukan guna mempengaruhi para pembaca supaya mengikuti pendapat dari sang penulis. Paragraf tersebut hampir sama dengan paragraf argumentasi. Bedanya paragraf persuasi dengan paragraf argumentasi adalah paragraf argumentasi berupa fakta sedangkan paragraf persuasi berupa kalimat himbauan serta harapan dari penulis.

Contohnya : Bekerja dengan giat ialah kunci dari kesuksesan. Sebab orang yang rajindalam bekerja dapat mempunyai banyak ilmu yang dapat di pelajarinya serta dapat untuk di terapkan dalam pekerjaannya tersebut. Seperti seorang sales yang menjajakan dan menawarkan suatu barang ke rumah-rumah warga sekitar. Dengan menjajakan barang seperti tersebut, sales dapat mengerti apa yang warga sekitar inginkan. Dan dari data yang di peroleh sales tersebut, ia dapat mengubah barang jualnya menjadi sebuah barang yang banyak warga sekitar suka dan akhirnya barang tersebut banyak di beli. Oleh sebab itu, dengan giat bekerja dan tekun dapat menambah peluang untuk menjadi sukses.

5. Paragraf Narasi

Paragraf narasi ialah paragraf yang berisikan cerita masalah atau suatu kejadian, sehingga para pembaca dapat terhibur atau terharu atas peristiwa yang sedang terjadi tersebut.

Contohnya : Pada hari senin kemarin, kami melakukan kegiatan pendakian ke gunung Bromo. Kami berjumlah 8 orang, 4 orang pria dan 4 orang wanita. Kendaraan yang digunakan adalah bus ekonomi jurusan Bromo. Kami menikmati indahnya perjalanan karena kami disuguhkan pemandangan indah berupa pepohonan yang rimbun dan sangat hijau.

B. Jenis-jenis paragraf berdasarkan letaknya :

1. Paragraf Deduktif

Paragraf deduktif ialah paragraf yang letak ide kalimat pokoknya terdapat di awal paragraf.

Contohnya : Tidur ialah keadaan dimana makhluk hidup untuk dapat beristirahat secara alami. Tidur adalah cara setiap makhluk hidup untuk dapat beristirahat dan memulihkan tenaganya. Tidur sangatlah di butuhkan, hal ini karena pada saat tidur organ dalam tubuh akan merileksasi serta dapat membuat tubuh menjadi sehat dan bugar kembali.

2. Paragraf Induktif

Paragraf induktif ialah paragraf yang letak ide kalimat pokok terdapat di akhir paragraf.

Contohnya : Seseorang yang lelah akan tidur guna menghilangkan lelah dan untuk membugarkan tubuhnya kembali. Tidur sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, sebab dari aktivitas tidur tersebut tubuh merelaksasi dan mendetoksifikasi secara alami serta dapat menyeimbangkan metabolisme dalam, oleh karena itu setiap makhluk hidup sangat memerlukannya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tidur ialah keadaan dimana makhluk hidup untuk dapat beristirahat secara alami.

3. Paragraf Campuran

Paragraf campuran ialah paragraf yang letak ide kalimat pokok terdapat di awal dan ditegaskan kembali di akhir paragraf.

Contohnya : Tidur ialah keadaan yang di alami makhluk hidup untuk beristirahat secara alami. Tidur sangatlah bermanfaat bagi kesehatan tubuh, hal ini karena dari aktivitas tidur tersebut tubuh akan merelaksasi serta mendetoksifikasi tubuh secara alami, oleh karena itu setiap makhluk hidup sangat memerlukannya. Jadi kesimpulannya adalah tidur adalah keadaan dimana setiap makhluk hidup dapat beristirahat secara alami.

4. Paragraf Narasi

Paragraf narasi ialah paragraf yang tidak mempunyai suatu ide kalimat pokok yang artinya dalam paragraf tersebut semua kalimatnya di anggap sangat penting, sehingga tidak memiliki kalimat penjelas.

Contohnya : Semua makhluk hidup harus beristirahat guna menghilangkan lelah setelah melakukan aktivitas kesehariannya. Dengan tidur seseorang dapat menghilangkan rasa lelah secara alami. Dari tidur tersebut tubuh dapat mendetoksifikasi dan merelaksasi secara alami.

Tips Mencari Ide Pokok

Sobat Pintar Yuk Simak Tips Mencari Ide Pokok

1. Baca bacaan dengan saksama dan pahami isinya

2. Buatlah pertanyaan di dalam hati “paragraf itu membahas apa?”

3. Buatlah jawaban atas pertanyaanmu tadi.

4. Tulislah ide pokok sesuai jawaban yang sudah disimpulkan

Latihan

Bacalah Paragraf berikut dengan cermat!

(1) Ratusan batu nisan berderet di Punggungan Dughla, 4.830 meter dari permukaan laut itu memuat nama pendaki puncak gunung itu. (2) Kabut tipis menyamarkan nama-nama yang dipahat di batu itu. (3) Berada di jalur utama pendakian Gunung Everest, deretan nisan tanpa jasad itu mencekam setiap pendaki yang hendak menjajal puncak tertinggi bumi. (4) Nama-nama itu adalah mereka yang hilang atau tewas di Everest sejak gunung ini pertama kali didaki. (5) Scott Fischer salah satu nama legende yang dipahatkan di batu nisan itu tewas bersama tujuh pendaki lain dalam tragedi Mei 1996.

Ide pokok paragraf tersebut adalah ....

A. Batu nisan tanpa jasad

B. Tewasnya tujuh pendaki

C. Kabut tipis di Gunung Everest

D. Deretan batu nisan di Gunung Everest

E. Gunung Everest

redesain-navbar Portlet