APSiswaNavbarV2

redesain-navbar Portlet

BelajarPintarV3

Peta Belajar Bersama

Halo, Sobat Pintar! Sebelum memahami materi ruang lingkup biologi, simak peta belajar bersama dulu, yuk, supaya kita bisa lebih terbayang kira-kira apa saja, sih, yang akan dipelajari di materi Ruang Lingkup Biologi. Check this  out!

Kajian Biologi I

 

Ada beberapa objek kajian yang perlu Sobat Pintar ketahui sebelum mempelajari biologi lebih dalam lagi.

Tingkat Atom dan Molekul

Penemuan mikroskop elektron yang mampu memperbesar objek biologis hingga 500.000 kali ternyata bermanfaat besar bagi kajian biologi loh, Sob! Para ahli biologi kini mampu menyingkap organisasi kehidupan hingga tingkat molekuler, dimulai dari atom, molekul, hingga makromolekul. Biasanya, tubuh organisme mengandung molekul yang tersusun atas atom karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), dan nitrogen (N), contohnya seperti karbohidrat, protein, lipid, dan asam nukleat.

Molekul adalah hasil persenyawaan beberapa unsur yang melakukan metabolisme. Kajian pada tingkat molekul meliputi:

  1. Berbagai jenis molekul yang menyusun tubuh makhluk hidup (protein, karbohidrat, lemak, asam nukleat, dan vitamin).
  2. Fungsi dan peranan molekul-molekul dalam menunjang suatu organisme serta proses sintesisnya.

Tingkat Sel

Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil dari makhluk hidup. Molekul organik, atau lebih umum disebut sebagai biomolekul, biasanya akan menyusun organel sel. Sebagai contoh pada membran sel terdapat bilayer fosfolipid yang tersusun atas kepala hidrofilik (mengandung kolin dan fosfat) serta ekor hidrofobik (tersusun atas gliserol dan rantai hidrokarbon). Organel sel ini kemudian memiliki fungsi tertentu seperti membran sel yang befungsi untuk menyeleksi zat yang keluar masuk sel, mitokondria yang berperan dalam respirasi seluler, hingga ribosom untuk sintesis protein.

Sumber Gambar: Research gate

Kajian pada tingkat sel meliputi:

  1. Morfologi dan jenis-jenis sel.
  2. Berbagai macam organel penyusun sel (inti sel, mitokondria, retikulum endoplasma, ribosom dan membran sel) dan fungsinya.
  3. Fungsi berbagai macam sel dan metabolisme yang terjadi di dalam sel.
  4. Transportasi zat ke dalam dan ke luar sel, serta cara sel bereproduksi atau membelah diri.

Tingkat Jaringan

Jaringan adalah kumpulan beberapa sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Kajian pada tingkat jaringan meliputi:

  1. Berbagai macam jaringan (jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan epidermis dll) dan fungsinya.
  2. Komponen-komponen penyusun jaringan serta pembentukan dan perkembangan jaringan.
  3. Kultur jaringan dan kelainan pada jaringan.

Tingkat Organ

Organ adalah kumpulan beberapa jaringan yang memiliki fungsi tertentu. Kajian pada tingkat organ meliputi:

  1. Asal-usul dan perkembangan organ, jenis-jenis organ tubuh beserta fungsinya.
  2. Komponen penyusun organ, kelainan yang terjadi pada organ dan transplantasi organ.

Tingkat Jaringan, Organ, dan Sistem Organ

Organisasi kehidupan pada tingkat ini hanya terjadi pada organisme multiseluler (bersel banyak) karena pada organisme uniseluler (hanya terdiri dari satu sel) aktivitas selnya sudah diatur oleh sel itu sendiri.

Kajian Biologi II

Tingkat Sistem Organ

Sistem Organ adalah sistem yang disusun oleh organ-organ yang saling berinteraksi dan melaksanakan fungsi di dalam tubuh. Kajian pada tingkat sistem organ meliputi:

  • Berbagai macam sistem dan fungsinya dalam mendukung kehidupan.
  • Cara kerja sistem, serta kelainan-kelainan atau gangguan yang terjadi pada sistem.

Tingkat Individu

Individu adalah makhluk hidup tunggal yang tinggal di suatu daerah. Kajian pada tingkat Individu meliputi:

  • Jenis-jenis organisme serta kedudukannya secara taksonomis.
  • Cara memperoleh makanan, berproduksi, bergerak, mempertahankan diri dan beradaptasi terhadap lingkungan.

Tingkat Populasi

Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang berada pada waktu dan tempat yang sama. Kajian pada tingkat populasi meliputi:

  • Perkembangan populasi, angka/jumlah kelahiran (natalitas), angka/jumlah kematian (mortalitas), perpindahan atau imigrasi.
  • Kompetisi atau persaingan antar anggota dalam memperebutkan pasangan, makanan dan tempat.

Tingkat Ekosistem

Ekosistem adalah sekumpulan makhluk hidup dengan benda mati dalam suatu kesatuan tempat hidup yang mempunyai hubungan timbal-balik. Kajian pada tingkat ekosistem meliputi:

  • Jenis ekosistem, komponen biotik (makhluk hidup) dan abiotik (benda mati) penyusun ekosistem.
  • Fungsi masing-masing komponen dalam ekosistem.
  • Hubungan timbal-balik antara makhluk hidup dengan lingkungan, rantai makanan, serta jaring-jaring makanan.

Tingkat Bioma

Bioma adalah sekelompok hewan dan tumbuhan yang tinggal di suatu lokasi geografis tertentu yang wilayahnya jauh lebih luas dibandingkan dengan ekosistem. Tingkat bioma meliputi kajian:

  • Berbagai macam bioma yang ada di dunia.
  • Ciri-ciri iklim yang terpengaruh (misalnya curah hujan, kelembaban, suhu dan angin).

Sekarang coba kerjakan latihan untuk menguji pemahaman Sobat Pintar ya...

Apabila ada yang perlu didiskusikan, kita bisa diskusikan bersama di kolom komentar.

Latihan 1

Objek formal biologi adalah....

A. makhluk hidup

B. lingkungan hidup

C. struktur, fungsi, dan interaksi makhluk hidup 

D. bioma, ekosistem, dan komunitas

E. manusia dan hewan

Latihan 2

Berdasarkan struktur organisasi kehidupan, makhluk hidup dibedakan menjadi beberapa tingkatan mulai dari tingkat molekul, sel, jaringan, hingga bioma. Berikut ini yang merupakan contoh makhluk hidup tingkat organisasi jaringan adalah....

A. Bakteri

B. Virus

C. Alga

D. Protozoa

E. Porifera

Latihan 3

Sekelompok peneliti melakukan pengamatan terhadap perilaku sekumpulan harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). Pengamatan yang dilakukan oleh kelompok ini dilakukan pada tingkat....

A. ekosistem

B. komunitas

C. populasi

D. individu

E. bioma

Latihan 4

Kultur jaringan tumbuhan termasuk eksperimen yang dilakukan pada tingkat....

A. ekosistem

B. populasi

C. jaringan

D. organ

E. sel

Latihan 5

Prinsip biologi yang digunakan untuk memberantas hama yang mengganggu tanaman adalah mengembangkan….

A. insektisida anorganik

B. pestisida organik

C. insektisida

D. pestisida

E. urea

Latihan 6

Pilihlah jawaban yang benar!
Seorang ahli biologi tengah melakukan ekspedisi yang bertujuan menggolongkan tanaman paku. Ahli biologi tersebut melakukan metode jelajah di suatu hutan dan membawa buku kunci determinasi. Sebagai langkah awal penggolongan, ahli biologi tersebut harus memperdalam pengetahuan tentang ... 

A.

fisiologi
 

B.

anatomi
 

C.

morfologi
 

D.

genetika
 

E.

etiologi

Cabang Ilmu Biologi I

Biologi adalah ilmu pengetahuan yang sangat luas sehingga sangat banyak cabang ilmu biologi yang Sobat Pintar bisa tekuni agar menjadi ahli dalam bidang masing-masing yang Sobat Pintar minati.

Berdasarkan Objek Kajiannya, keilmuan berikut mempelajari tentang:

  1. Zoologi: hewan.
  2. Botani: tumbuhan.
  3. Mikrobiologi: mikroorganisme.
  4. Bakteriologi: bakteri.
  5. Virologi: virus.
  6. Mikologi: jamur.
  7. Parasitologi: parasit.
  8. Ikhtiologi: ikan.
  9. Malakologi: moluska.
  10. Ornitologi: burung.
  11. Entomologi: serangga.
  12. Fikologi: alga atau ganggang.

Berdasarkan Struktur dan Fungsi Makhluk Hidup, keilmuan berikut mempelajari tentang:

  1. Sitologi: sel.
  2. Histologi: jaringan.
  3. Morfologi: bentuk atau ciri luar makhluk hidup.
  4. Fisiologi: fungsi kerja tubuh.
  5. Anatomi: tentang bagian-bagian tubuh.

Cabang Ilmu Biologi II

Berdasarkan Tema Pokoknya, keilmuan berikut mempelajari tentang:

  1. Evolusi: perubahan makhluk hidup dalam jangka waktu yang lama.
  2. Genetika: pewarisan sifat.
  3. Ekologi: hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya.
  4. Etologi: perilaku dan cara hidup hewan.

Berdasarkan Objek dan Tema Pokoknya, keilmuan berikut mempelajari tentang:

  1. Genetika manusia: pewarisan sifat pada manusia.
  2. Ekologi tumbuhan: hubungan timbal balik antara tumbuhan dan lingkungannya.
  3. Ekologi hewan: hubungan timbal balik antara hewan dan tumbuhan.

Yuk... Sobat Pintar, kita lanjut ke materi berikutnya. Jangan lupa coba dikerjakan latihan soalnya.

Latihan 1

Contoh cabang Ilmu Biologi berdasarkan  objek dan tema pokoknya adalah....

A. Ekologi dan Genetika Manusia

B. Genetika Manusia dan Morfologi

C. Morfologi dan Ekologi

D. Ekologi Tumbuhan dan Anatomi

E. Ekologi Tumbuhan dan Ekologi Hewan

Latihan 2

Ilmu tentang burung disebut....

A. Sitologi

B. Zoologi

C. Limnologi

D. Herpetologi

E. Ornithologi

Latihan 3

Salah satu peran biologi di bidang konservasi adalah pengelolaan sumber daya alam dengan memperhatikan....

A. pertanian monokultur

B. terpenuhinya kebutuhan manusia

C. peningkatan daya guna hutan

D. terjaganya kelestarian flora dan fauna

E. kelestarian sumber air

Latihan 4

Salah satu contoh manfaat biologi yang berdampak positif dalam bidang kedokteran adalah....

A. terciptanya virus baru dan bayi tabung

B. penyebaran penyakit antraks dan transplantasi organ

C. terciptanya virus baru dan transplantasi organ

D. bayi tabung dan penyebaran penyakit antraks

E. bayi tabung dan transplantasi organ

Latihan 5

Seorang peneliti mengamati lingkungan X, Ia menemukan bahwa banyak bayi yang terlahir cacat. Setelah ditelusuri, hal tersebut terjadi karena masyarakat mengalami kekurangan gizi serta lingkungannya yang kurang terjaga. Kasus tersebut berhubungan dengan bidang studi....

A. parasitologi

B. ginekologi

C. teratologi

D. genetika

E. fisiologi

Langkah-langkah Metode Ilmiah


 

Sobat, metode ilmiah biasanya dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang ada di lingkungan kita, coba Sobat Pintar cermati permasalahan lingkungan pada gambar berikut!

Langkah-langkah dalam melakukan metode ilmiah adalah sebagai berikut:

1. Mengidentifikasi masalah

Masalah adalah sesuatu (persoalan) yang harus diselesaikan. Masalah yang akan diteliti dapat diperoleh dari pengamatan sehari-hari masalah yang ada selanjutnya kita buat suatu rumusan sehingga disebut rumusan masalah. Rumusan masalah merupakan suatu pernyataan rinci, lengkap, dan jelas mengenai ruang lingkup yang akan diteliti.

2. Membuat hipotesis

Hipotesis adalah dugaan atau “jawaban” sementara mengenai suatu hal atau permasalahan yang akan dibuktikan kebenarannya melalui data-data atau fakta-fakta hasil penelitian. Hipotesis dapat dibagi dua, yaitu :

Hipotesis Alternatif (H¹)

Hipotesis alternatif adalah hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh antara variabel yang satu dengan variabel yang lain. Sebagai contoh: pemberian pakan ubi jalar berpengaruh secara signifikan terhadap kadar glukosa darah mencit model diabetes.

Hipotesis Nol (H°)

Hipotesis nol adalah hipotesis yang menyatakan tidak ada pengaruh antara variabel antara variabel yang satu dengan variabel yang lain. Sebagai contoh: lama penyinaran tidak berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah stomata tanaman kacang merah.

3. Merancang Percobaan

Percobaan atau eksperimen merupakan salah satu langkah dalam metode ilmiah yang berfungsi untuk mendapatkan data yang digunakan untuk membuktikan apakah hipotesis kita dapat diterima atau ditolak.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan percobaan, yaitu: lokasi penelitian, alat dan bahan yang digunakan, metode kerja, unit percobaan, perlakuan, variabel dan pengamatan.

Langkah-langkah metode ilmiah


Selain fenomena alam di lingkungan, permasalahan sosial juga bisa dijadikan topik penelitian Sobat, coba cermati gambar berikut ini!

Nah, sebelum Sobat mencoba menentukan tahapan metode ilmiah dari kasus gambar di atas, kita pelajari dulu langkah berikutnya setelah kita selesai merancang percobaan.

4. Mengolah Data Pengamatan

Dari hasil percobaan, akan diperoleh data. Data, yaitu nilai-nilai hasil pengamatan atau pengukuran yang selanjutnya akan diolah menjadi sebuah karya tulis ilmiah ataupun makalah. Terdapat 2 jenis data, yaitu:

•  kuantitatif yang disajikan dalam bentuk angka dan biasanya membutuhkan alat bantu ukur, misal: jumlah daun tanaman kacang tanah pada pengamatan pertumbuhan hari ke-8, panjang dan berat daun pada hari ke-6, biasanya data kuantitatif disajikan dalam bentuk tabel, grafik atau diagram angka.
•  kualitatif, berdasarkan pengamatan dengan 5 indera, misal: uji organoleptik (rasa, tekstur, aroma) yoghurt pada fermentasi hari ke-2, dimana penyajian data kualitatif biasanya dalam bentuk uraian kalimat, skema, dan gambar.

5. Membuat Kesimpulan

Dalam membuat kesimpulan, peneliti harus memperhatikan hipotesis yang akan diajukan serta data-data yang diperoleh dari hasil penelitian. Data-data penelitian yang telah dianalisis digunakan untuk menguji hipotesis mana yang diterima sehingga kita dapat menarik kesimpulan dengan benar. Biasanya, kesimpulan ditulis berdasarkan tujuan penelitian.

6. Mengomunikasikan Hasil Penelitian

Salah satu kewajiban peneliti adalah membuat laporan atau penelitian yang dikerjakannya. Laporan penelitian merupakan karya tulis ilmiah sehingga harus ditulis dengan aturan tertentu serta menggunakan bahasa dan kosa kata ilmiah yang baku.

Secara garis besar laporan hasil penelitian berisi: pendahuluan, tinjauan pustaka, hipotesis, metode penelitian, hasil dan pembahasan, kesimpulan dan saran, daftar pustaka, dan lampiran.

Sobat Pintar bisa mengaplikasikan metode ilmiah dalam kehidupan sehari-hari dengan mengamati fenomena-fenomena alam, sosial, dan ekonomi di sekitar kita.

Keselamatan Kerja Laboratorium


 

Sobat Pintar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum, saat, dan setelah bekerja di laboratorium.

Berikut beberapa hal yang harus dilakukan pada saat di laboratorium:

  1. Selama bekerja di laboratorium harus mengenakan jas laboratorium.
  2. Setiap pengguna laboratorium harus menjaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan laboratorium.
  3. Dilarang bekerja sendirian di laboratorium.
  4. Dilarang bersenda gurau di laboratorium.
  5. Dilarang bermain-main dengan peralatan laboratorium dan bahan kimia.
  6. Sebelum bekerja di laboratorium siapkan buku kerja dan alat tulis.
  7. Pelajari dengan seksama jenis percobaan, jenis bahan, jenis peralatan, dan cara membuang limbah sisa percobaan.
  8. Dilarang makan, minum, dan merokok di dalam laboratorium.
  9. Jagalah kebersihan meja percobaan.
  10. Setiap peneliti harus mencatat semua kegiatan dengan selengkap-lengkapnya.
  11. Gunakan peralatan kerja khusus, seperti kacamata pengaman, untuk melindungi mata.
  12. Dilarang memakai sandal atau sepatu terbuka atau sepatu berhak tinggi.
  13. Biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, terutama setelah melakukan percobaan.
  14. Apabila terjadi kecelakaan yang berkaitan dengan bahan kimia, laporkan segera kepada asisten.
  15. Matikan keran air dan aliran listrik sebelum meninggalkan laboratorium.

Gimana Sobat Pintar sudah tahu kan sekarang? So, hati-hati ya jika kalian sedang berada di laboratorium.

Berikut alat-alat keselamatan kerja di laboratorium:

  1. Jas laboratorium
  2. Kain lap yang tahan panas dan tidak mudah terbakar
  3. Sarung tangan tahan panas
  4. Masker
  5. Kacamata pelindung
  6. Ruangan khusus untuk pemakaian bahan kimia berbahaya
  7. Peralatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (PPPK)
  8. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Sobat Pintar harus sangat berhati-hati dalam bekerja di laboratorium ya...

Jangan lupa selalu memakai alat pelindung diri sebelum memulai pekerjaan di laboratorium.

Latihan 1

Langkah pertama dalam metode ilmiah adalah....

A. Merumuskan masalah

B. Mengumpulkan data

C. Mengajukan hipotesis

D. Merumuskan hokum

E. Melakukan observasi

Latihan 2

Untuk membuktikan hipotesis harus melakukan....

A. Percobaan

B. Penafsiran

C. Penelitian

D. Perkiraan

E. Melakukan observasi

Latihan 3

Ketika terdapat kecelakaan dalam penelitian, maka diharuskan bagi para peneliti untuk menyiapkan....

A. jas laboratorium

B. peralatan PPPK

C. kacamata pelindung

D. sarung tangan

E. masker

Latihan 4

Dalam penelitian, eksperimen dilakukan untuk menguji....

A. pengumpulan data

B. rumusan masalah

C. latar belakang

D. kesimpulan

E. hipotesis

Latihan 5

Suatu cara yang sistematis yang digunakan oleh para ilmuwan untuk memecahkan masalah kehidupan disebut....

A. eksperimen ilmiah

B. metode ilmiah

C. praktek ilmiah

D. sikap ilmiah

E. kerja ilmiah

redesain-navbar Portlet